Tampilkan postingan dengan label Pelatihan Besama Pa Naff. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan Besama Pa Naff. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Juni 2021

JURUS MENULIS DAHSYAT ALA KOTAK KANAN

 

 

Resume ke : 4
Tanggal : Selasa, 1 Juni   2021
Materi  : Jurus menulis dahsya ala otak kanan
Nara Sumber :  Bp Firdaus Al Muqaddas, MH
Moderator     :  Yulianti, S.Pd
Pelatihan Daring Via  WAG : Menulis  bersama pak Naff. (MBPN)


Semangat  untuk berjuang  murni tanggung jawab  kita pribadi. Walau pun seribu  orang mendorong  kita untuk  bersemangat , kalau diri kita  sendiri memilih  untuk  berputus asa  dan menyerah  ketika  mengalamai kegagalan , maka  dorongan  dari seribu  orang tersebut  tidak akan  membuahkan  hasil apapun.

Suatu pesan akan  berguna  jika disampaikan dalam bentuk tulisan dan dibagiakan,  bukan untuk disimpan Sendiri.  

Share Kebaikan  dengan tulisan dan karyamu 

Kali  ini  pembelajaran disampaikan oleh Nara Sumber  hebat. Bapak Firdaus Al Muqaddas, MH.  Dosen, Aktivis dan Penulis,  dan punya segudang buku.  Keren. Beliau adalah  seorang kepala sekolah di salah satu SD di Sumatra Barat. 

Materi  yang akan disampaikan adalah  tentang "Jurus Menulis Dahsyat Ala Otak Kanan".

Aktivitas sehari hari,1. Dosen IAIN Batusangkar2. Ketua Yayasan Sepakat Maju Insan Kamil Batusangkar (SMP IT,  MA IK,  Pondok alQuran)3. Sekretaris Yayasan  Lintau Madani (SD IT) 4. Editor,  Penulis dan Reviwer Beberapa Jurnal Nasional

Organisasi yang beliau ikuti :1. Wakil Ketua KNPI Tanah Datar2. Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah3. Ketua Garuda Keadilan TD4. Pemuda Lintas Agama5. Wakil Ketua Tapak Suci Muhammdiyah TD. 

Karya Ilmiah beberapa tahun  terakhir :1. Pemuda emas2. Fikih Munakahat Sebelum dan Sesudah Nikah3. Peradilan di Zaman Nabi4. Fikih Kontemporer Isu Isu Kesehatan 5. Panduan Praktik Ibadah6. Menuju Shalat Khusuk7. Pemikiran Satria Efendi dlm Pembaharuan HukumPerdata Islam di Indonesia 8. Menikmati Proses dg Hati9. Menjaga Hati10. Hati Hati dg hati jika punya hati11. Bersemi di musim pandemi12. Wanita dalam persimpangan13. Hak asuh anak dalam tinjauan hukum Islam14. Biografi Ulama Hadis abad 2-3 H15. Apakah pemudah itu aktivis16. Untuk apa shalat? 17. Menata Langkah Pemimpin 18. Pemuda inspiratif19. Tafaqquh dalam alQuran20. Hukum keluarga Islam21. Dan lain lain yang sudah publis maupun belum.

Menulis itu suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan/informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis menggunakan tiga komponen yg harus sinergis,  yaitu gerak otot,  otak dan hati. Menulis merupakan nikmat yang besar dari Sang Maha Esa serta pelantara adanya saling memahami diantara manusia sebagai kemampuan memberikan ungkapan melalui lisan. Seandainya tidak ada budaya tulis menulis niscaya akan hilang pengetahuan itu dari muka bumi. Menulis alat penyambung estafet ilmu pengetahuan dari umat ke umat,  generasi ke generasi, masa ke masa sehingga pengetahuan tetap terjaga dan terlindungi.

Ada beberapa jenis tulisan yang dibuat oleh penulis yaitu:

  1. Fiksi jenis naskah yg ditulis berdasarkan imajinasi ataupun khayalan pengarang.  Biasanya berhubungan dg karya sastra spt novel, puisi, drama, cerpen 
  2. Non fiksi jenis naskah yg ditulis berdasarkan data dan fakta ataupun kebutuhan nyata, seperti buku buku pelajaran, pendidikan,  artikel,  esai,  agama dan referensi 
  3. Faksi jenis tulisan yg ditulis berdasarkan  data dan fakta namun disajikan dalam bentuk kisah sepertt,  diary,  memoar,  biografi dan kisah kisah zaman dahulu.

Selanjutnya, model mengemas tulisan terbagi atas:

1.How to yaitu naskah berisi petunjuk praktis /tips, contoh food combining. 
2.Self-help yaitu naskah panduang untuk diri sendiri, contoh merawat motor anda. 
3.Biografi /autobiografi yaitu naskah berisi riwayat atau sejarah hidup tokoh.  Contoh hijrah menuju cahaya riwayat KH Jujun Junaedi
4.Referensi yaitu naskah yg berisi materi pelajaran atau pelatihan, contoh fikih,  hukum, dan lain-lain. 
5.True story yaitu naskah yang berisi kisah nyata tentang suatu peristiwa  yang menarik, contoh laskar pelangi.

Pak Firdaus menjelaskan kaitan antara otak kanan dengan menulis. Otak kanan sangat membenci yang namanya serba runut dan serba-serbi. Otak kanan biasanya imajinatif, impulsif,  dan kreatif. Bahasa sederhananya,  orang otak kanan adalah yg unik dan punya kelainan. Jika ia menulis ia sering keluar dari kebiasaan banyak orang. Aneh, nyeleneh dan meledak-ledak. Otak kiri pakai IQ kalau otak kanan pakai EQ.

Sebelum melanjutkan ketahap selanjutnya, Pak Firdaus meminta peserta untuk menulis atau membuat judul cerita atau tulisan dengan menggunakan kata kunci: Masuk,  Sorga, dan Dosa. 

Group diam sejenak sambil menunggu judul yang dibuat oleh peserta. Beberapa menit kemudian, moderator menshare beberapa judul yang sudah dikirim oleh peserta. Dari 3 kata kunci tadi, sebagian besar peserta menulis judul berdasarkan ala otak kiri. Menurut pak Firdaus, salah satu contoh judul ala otak kanan adalah "Masuk Sorga Karena Dosa". Dari judul tersebut orang akan bertanya dan semakin penasaran dengan cerita dari judul tersebut. Penulis otak kanan itu penulis penuh dengan keunikan.

Menurut pak Firdaus, prinsip dalam menulis itu ketika kita sudah tiada tulisan kita masih dibaca orang. Setiap orang bisa melakukan kebaikan sebab tulisan itu ketika kita sudah tiada pahala masih bisa mengalir untuk kita. Maka menulis lah,  sebelum nama ditulis dibatu nisan. Dalam islam kita mengenal kalau nampak kemungkaran rubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu rubahlah dengan lisan, dan jika tidak mampu maka kutuk dalam hati dan berdoa. Ketika saya kuliah saya memahami bagi saya merubah dengan tangan itu ya dengan tulisan.

 Satu peluru bisa menembus satu kepala tapi satu tulisan bisa menembus ribuan kepala. 

Akhirnya sampai juga dipenghujung waktu, pak Firdaus menutup kelas malam ini dengan kata-kata penyemangat. 

"Didalam cahaya Mu aku belajar mencintai, dalam keindahan Mu aku belajar menulis. Ikatlah ilmu itu dengan menulis karena menulis, suara takkan pernah ditelan angin. Bagi saya tidak penting disebut penulis,  pengarang atau sastrawan yang penting terus menulis berkaya lalu dengan rendah hati terus belajar".

Semangat adalah kunci Apabila  kita ingin memulai  langkah  menuju kesuksesan. Untuki itulah  awalilah  hari-hari  kita dengan senantiasa berdoa Agar Tuhan selalu menganugerahkan semangat pada kita.

Trimakasih  ilmunya  Pak Firdaus,  Semoga  bisa selalu membangkitkan semangat untuk  terus  belajar menulis pada  para penulis hebat seperti Bapak. Salam Literasi.

Kerja keras  tak akan mengkhianati hasil.
Waingapu,  2 Juni 2021


Menulis Cepat dan Tepat Di Media Daring dan Luring

 

PELATIHAN MENULIS Seri : Menulis Cepat dan Tepat di Media Daring & Luring

Tema                    :    Menulis Cepat dan Tepat di Media Daring & Luring
Narasumber   : Catur Nurochman Oktavian,
               Ketua Departemen Litbang PB PGRI


Menulislah seperti berbicara

Share Kebaikan dengan tulisan dan karyamu

Banyak orang berpikir bahwa menulis buku atau menulis karya adalah sesuatu yang sangat susah, sehingga tidak banyak orang yang menuliskan ilmu dan pengalamannya dalam bentuk tulisan.

Melalui pelatihan menulis opini tersebut di patahkan.  Ternyata menulis tidaklah sesulit yang terlihat.  Bahkan pada pelatihan ini disampaikan bahwa menullis semudah berbicara.

Tentu saja , seorang penulis tidak bisa langsung bisa mahir dan pintar dalam membuat suatu karya.  Ada beberapa orang yang memang sudah memiliki bakat dalam merangkai kata sehingga tulisannya akan selalu enak di baca dan mudah dipahami.  Tetapi cara menulis, bagaimana memilih diksi yang benar juga penulisan srutktur kalimat yang baik tentu saja perlu banyak belajar.

Penulis sendiri baru berani membuat suatu karya dalam bentuk buku setelah mengikuti banyak pelatihan bagaimana menuls dengan baik dan benar.

Bagi seorang pemula seperti penulis, tentu saja mengikuti banyak pelatihan bisa digunakan untuk membekali diri bagaimana membuat suatu karya.

Suatu pesan akan berguna jika disampaikan dalam bentuk tulisan dan dibagikan, bukan disimpan untuk diri sendiri

Pembelajaran yang dibagikan oleh narasumber adalah sebagai berikut :.

TIPS MENULIS CEPAT DAN TEPAT DI MEDIA LURING DAN DARING

1.       Mengalahkan rasa takut dan malas yang menjadi  musuh utama penulis


Rasa malas adalah penghambat bagi penulis, bagaimana mau menulis cepat jika rasa malas menguasai kita.  Seringkali untuk menghindari dikatakan malas kita berargumen bahwa kita terlalu sibuk dan tidak punya waktu dalam menulis, padahal itu hanya menutupi rasa malas yang sedang menghampiri kita.

Berikutnya yang menjadi musuh penulis khususnya penulis pemula adalah perasaan  takut.
Mengapa menjadi musuh utama? Karena biasanya kita merasa takut tulisannya jelek, takut dicela, takut tulisannya sudah basi, dan takut takut lainnya. Ini yang menghambat kita dalam memulai sebuah tulisan.

Untuk mengatasi rasa takut menulis adalah dengan menulis. Menulis saja terus menerus. Kalahkan rasa takut bahwa tulisan pertama kita jelek.
Lebih baik menghasilkan tulisan yang buruk (dapat diperbaiki) daripada tidak menghasilkan sebuah tulisan (ini tidak dapat diperbaiki). Menumbuhkan rasa percaya diri menulis adalah dengan terus menulis.

Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil

2.       Menjadi  Pengamat dan Pencatat yang baik
Seorang penulis yang baik biasanya adalah pengamat dan pencatat yang baik. Karena terbiasa mencatat apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan, kemudian dituangkan menjadi sebuah tulisan, maka seorang penulis akan menulis meski tidak membawa alat perekam, alat tulis, maupun laptop.
Mencatat di benaknya dapat dilakukan di mana saja. Di kantin, di kantor, di kafe, bahkan ketika di atas motor yang sedang dikendarainya atau di balik kemudi mobil yang sedang disetirnya.

Bagaimana mengatasi rasa malas?

Setiap penulis yang baik tentu tidak membutuhkan “mood”. Tidak ada alasan tidak menulis, karena tidak ada mood. Mood harus disingkirkan dari benak Anda jika menghambat kerja otak dalam menulis.Bayangkan Anda seorang yang bekerja menghasilkan tulisan seperti wartawan, kolumnis, dan redaktur majalah. Jika mereka bekerja mengandalkan mood, tentu karirnya akan tamat seketika.

Jangan Menulis bergantung pada Mood

3.       Menulislah dengan simpel dan apa adanya.
Isaac Asimov, seorang penulis fiksi ilmiah yang memiliki reputasi bagus, mengakui bahwa cara ia menulis adalah “simpel dan apa adanya”.Saya garis bawahi. Menulislah dengan simpel dan apa adanya.
Menulis hal yang aktual dan sesuai dengan gaya selingkung media yang akan dituju, menjadi kunci sebuah tulisan diterbitkan
Seperti dikatakan asimov tadi, seorang penulis yang baik, maka ia dapat menulis dengan cepat.
Perlu diingat, bahwa setiap orang yang mampu mengerjakan sesuatu dengan baik, maka ia dapat melakukan lebih cepat dibandingkan orang yang tidak bekerja secara baik.
Menulislah dengan simpel dan apa adanya mengandung maksud, jadilah dirimu sendiri ketika menulis.

Menulis adalah sebuah kecakapan atau keterampilan.Bila Anda menguasai secara detail pengerjaan tulis menulis, maka kecakapan itu akan berbanding lurus dengan kecepatan pengerjaan.

4.       Mulailah menulis dari sesuatu yang anda suka
Bagaimana caranya menemukan gaya atau menjadi diri sendiri ketika menulis?Tentu dengan perbanyak menulis dan membaca untuk mempelajari gaya tulisan orang lain atau copy the master
Mulailah menulis dari sesuatu yang Anda suka.Kalau suka traveling, tuliskan kisah perjalanan Anda. Tentu Anda akan lebih mudah menuliskan sesuatu yang disukai. Tuturkan segala yang ada secara sederhana dengan cara Anda. Salah satu yang membuat seseorang tidak mampu menghasilkan tulisan yang baik adalah karena mencoba memasukkan kata atau kalimat yang membuat pembaca tidak paham pesan apa yang dimaksud dalam tulisan itu.

Jangan paksakan diri dengan menulis sesuatu yang berlebihan di luar gaya Anda

5. Tulisan harus jelas dan mudah dipahami pembaca
Menulis itu untuk dibaca. Oleh karena itu, pesan dalam tulisan harus jelas dapat dipahami oleh pembaca. Jika menulis dengan kalimat yang tidak simpel, maka tujuan pesan Anda dalam tulisan tidak tersampaikan. Bahkan hanya membuat kening pembaca berkerut.
Menulislah seperti berbicara. Ketika berbicara kepada teman, tentu tidak ada keinginan Anda menggelembungkan kata atau kalimat dengan bahasa yang berlebihan. Ketika berbicara kepada orang lain, tentu sedapat mungkin menggunakan bahasa yang dapat mudah dipahami, iya kan?

Salah satu kesalahan penulis dalam menghasilkan tulisan yang baik adalah ketika mencoba memasukkan kata atau kalimat yang membuat pembaca tidak paham pesan apa yang dimaksud dalam tulisan itu.

Pesan bagi penulis pemula :

Mengapa Anda masih ragu menghasilkan draf tulisan yang pertama? Biarkan tulisan yang dihasilkan jelek, karena Anda masih punya banyak waktu untuk memperbaiki draf tersebut.

1) Setiap media memiliki gaya selingkung masing-masing sesuai kebijakan redaksinya. Misalnya,             kita perlu mengetahui, berapa jumlah kata dalam artikel yang bisa dimuat di media itu, dan aturan          penulisannya. Atau rubrik apa saja yang tersedia di media tersebut. Tidak usah kuatir tulisan kita             ditolak dan dianggap jelek. Perbaiki lagi kekurangannya, dan terus kirim lagi.


2) Banyak faktor mengapa tulisan tidak diterima redaksi. Mungkin tulisan tidak aktual? Atau space             dalam edisi penerbitan sudah penuh.

Biarkan tulisan yang dihasilkan jelek, karena Anda masih punya banyak waktu untuk memperbaiki draf tersebut. Draf tulisan yang jelek masih dapat diperbaiki daripada tidak ada draf sama sekali.

Pembelajaran dari hasil diskusi :

  1. Cara membuat tulisan yang baik adalah hindari menulis kalimat yang panjang dan berulang-ulang  dengan makna yang sama
  2. Tulisan akan menjadi penting jika pesan dan informsi yang dibutuhkan oleh pembaca bisa            tersampaikan dengan baik dan jelas
  3. Menulislah dengan tema yang kita sukai dan sukai
  4. Gaya Selingkung adalah  gaya, batasan, sesuai jati diri, penciri media itu. Sesuai dengan kebijakan  redaksi masing masing. Misal, ada media yang membatasi bahwa tulisan yang akan dimuat di  medianya
  5. Mengatasi rasa takut menulis adalah dengan menulis. Menulis saja terus menerus. Kalahkan rasa  takut bahwa tulisan pertama kita jelek. Lebih baik menghasilkan tulisan yang buruk (dapat            diperbaiki) daripada tidak menghasilkan sebuah tulisan (ini tidak dapat diperbaiki). Menumbuhkan   rasa percaya diri menulis adalah dengan terus menulis.
  6. Cara mengelola konsentrasi yang efektif adalah dengan melakukan yang Anda sukai. Lakukan      pekerjaan yang Anda cintai. Gairah dan fokus pada sesuatu yang kita sukai, cintai akan lebih tinggi  dibandingkan sesuatu yang kita tidak sukai. Maka menulislah dari sesuatu hal kecil yang Anda sukai. Fokus pada sesuatu yang kita senangi, akan menambah motivasi kita lebih baik. Passion
  7. Agar tulisan sesuai dengan harapan pembaca adalah dengan cara menulislah seperti Anda sedang  berbicara. Ketika Anda berbicara kepada teman, tentu tidak ada keinginan Anda                              menggelembungkan kata atau kalimat dengan bahasa yang berlebihan. Ketika Anda berbicara      kepada orang lain, tentu sedapat mungkin menggunakan bahasa yang dapat mudah dipahami.        Tipsnya. Menulislah dengan kalimat yang tidak panjang-panjang.
  8. Teknis menulis cepat , ada beragam teknik yang dilakukan penulis.Ada yang senang memulainya  dengan membuat kerangka tulisan, ada yang menuliskan kerangka seperri spider web.Ada pula      penulis yang langsung menuangkan dari pikirannya ke dalam tulisan.Namun biasanya setiap artikel  memiliki kerangka Judul, lead (pendahuluan), isi, dan penutup. Pilih sesuai dengan gaya dan yang   disukai.
  9.  Pentingnya motivasi dalam menulis. Motivasi narasumber dalam menulis dimulai dengan rasa        suka. Passion. Ada kenikmatan dan kebahagiaan bisa berbagi inspirasi, motivasi, pengetahuan       melalui tulisan. Awalnya saya suka menulis lirik lagu dan puisi, lalu menulis artikel populer,   cerita   anak, karena dulu pernah menjadi guru TK juga.Menulis keseharian perilaku anak didik   di prasekolah sungguh menggemaskan. Menyenangkan.Saat ini menjadi redaktur pelaksana    sebuah  majalah, maka menulis menjadi suatu pekerjaan. Hampir tiap hari dituntut menulis.
  10.  Caranya agar tulisan kita tetep nyambung atau konsisten dengan tujuan awal ketika kita mulai       menulis, karena terkadang tidak langsung selesai dan terjadi Writer’s Block. Agar tetap konsisten,  maka kita dapat membaca tulisan tulisan orang lain yang sejenis atau dari buku bacaan sebagai referensi. Sehingga ada ide-ide yang kita bisa gali lebih lanjut. Yang jelas dalam menulis dilarang  keras plagiat. Mengambil begitu saja karya orang lain tanpa dicantumkan sumbernya. Ini yang  dilarang. Tapi kalau mengembangkan ide dari tulisan orang lain, sah-sah saja.
  11. Penulis yang baik biasanya adalah pengamat yang baik. Bagi yang suka mendengar atau                kecerdasan audionya lebih, maka ketika mendengar sesuatu, maka siapkan catatan. Catat poin        penting yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Atau pembicaraan direkam, kemudian barulah        dituliskan. Banyak jalan menuju roma, banyak cara untuk menghasilkan karya

Info : Jika ingin tulisan dimuat di majalah silahkan kirim ke email majalah.suaraguru@@gmail.com
Sampaikan pesan dan informasi dengan cara yang mudah dimengerti


Waingapu,  2 Juni 2021


Sabtu, 29 Mei 2021

MENULIS MAKIN ASYIK LEWAT BLOG


 



Tanggal : Rabu , 29 Mei   2021
Materi  : Menulis Makin Asyik di blog
Nara Sumber :  Bp Raimundus Brian Setiawan, S.Pd
Moderator     : Darma Aswita, M.Pd
Pelatihan Daring Via  WAG : Menulis  bersama pak Naff.

    Dunia sekarang ini sudah memasuki era  revolusi 4.0. Era Globalisasi. Era Milenial. Segala aspek kehidupan manusia yang berperan penting adalah internet. Pendidikan harus  mengikuti perkembangan  zaman yang ter up to date. Pembelajaran blog merupakan pilihan untuk memberi pengalaman yang mengasyikan dan menyenangkan.  Hal ini juga merupakan pembelajaran bagi siswa di Era Teknologi terkini.

     Malam ini sebagai narsum adalah Bapak   Raimundus Brian Setiawan, S.Pd. Seorang guru, penulis dan blogger. Beliau biasa dipangil pak Brian  mengajar di SDN Sumur batu 01 Jakarta. Pak Brian dan Pak Naff (pemrakarsa MBPN) satu alumni dari pelatihan  menulis yang diprakarsai Om Jay ( Bp Wijaya Kusumah, M.Pd) Gelombang 4, bulan maret 2020. Pada pelatihan tersebut peserta wajib menulis di blog. 

    Materi  malam yang dibawakan Pak Brian, seorang blogger hebat.  Bagaimana  asyiknya  menulis melalui  blog’. Didampingi moderator cantik Darma Aswita, M.Pd. Menulis di blog merupakan salah satu cara menyenangkan agar kita dapat konsisten menulis.Jika kita sudah ada keinginan untuk menulis, maka langkah selanjutnya ya menulis. Tidak perlu berpikir apakah orang lain akan suka atau tidak dengan tulisan kita. Setiap ada ide, langsung tulis. 

    Jadi bagi penulis pemula, konsep yang ditanam adalah menulis untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Karena menulis butuh banyak latihan. Untuk bisa menulis perlu percaya diri. Agar kita percaya diri, maka kita harus menanamkan keyakinan bahwa tulisan kita bagus setidaknya bagi diri sendiri.

    Media tempat menulis ada banyak. Mulai dari buku diary, Microsoft word, facebook, Instagram, hingga blog. Namun menurut saya, blog merupakan media yang cocok untuk latihan dan menjaga konsistensi menulis. Mungkin narasumber lain juga berpendapat seperti itu. Terlihat bahwa sebagian besar narasumber memiliki blog. Karena blog memang media yang menyenangkan untuk menulis.

Karakter blog yang merupakan media online membuat tulisan kita dapat muncul di internet. Khususnya di halaman pencarian google. Beliau sendiri senang jika mengetik suatu kata kunci di google, muncul blog milik sendiri.

Sebagai contoh, ketika mengetik di google "Membukukan tulisan di blog"


Blog pertama Pak Brian  www.praszetyawan.com dibuat tahun 2009. Puji Tuhan sampai sekarang masih nulis di blog tersebut.

Sebelum pembahasan lebih lanjut, bagi yang punya instagram silakan follow di http://instagram.com/brianprasetyawan/

Bisa juga kita berteman di facebook https://www.facebook.com/brianpraszetyawan

Mengapa menulis di blog itu asyik ?

Blog memiliki fitur-fitur yang membuat kita semangat menulis

1. Statistik Jumlah Pengunjung

Blog dapat menampilkan jumlah pengunjung yang membaca tulisan kita. Tentu membuat semangat ketika jumlah pengunjung terus meningkat.

Menjadi motivasi tersendiri untuk menulis, karena kita senang kalau banyak orang berkunjung ke blog dan membaca tulisan kita.Setiap postingan bisa terlihat berapa jumlah pembacanya

fitur statistik juga menampilkan jumlah pengunjung blog secara keseluruhan

2. Fitur Komentar

Fitur komentar memungkinkan kita berinteraksi dengan pembaca postingan blog.

Tentu menyenangkan ketika tulisan kita dikomentari orang lain. Hal tersebut menjadi sebuah apresiasi tersendiri. Dengan memberi komentar kita dapat saling support dan memberi semangat. Komentar berupa saran tentu juga menyenangkan karena kita jadi bisa belajar meningkatkan keterampilan menulis

 



3.  Fitur label (kategori).

Kita dapat mengelompokkan tulisan berdasarkan tema tertentu. Jadi jika tema tulisan blog kita beraneka ragam, dapat dikelompokkan menggunakan label. Misalnya tulisan dengan label puisi, jika di klik akan muncul seluruh tulisan puisi saja. Sehingga tulisan-tulisan kita tersimpan rapi dan mudah dicari.  Itulah hal-hal yang membuat menulis di blog menyenangkan  walaupun di pelatihan ini tidak diwajibkan membuat blog, 

Cara   membuat blog



setelah tulisan dipublikasikan, tentu kita ingin menshare tulisan blog ke WA atau media sosial lainnya. maka kita perlu mengcopy link postingan blog. Bagaimana caranya ?


 


Ketika suatu tulisan sudah dipublikasikan di blog, kadang kita terpikir untuk mengeditnya. Apakah tulisan blog bisa di edit ?

 


agar menarik pilih template.
caranya: 
1. masuk ke blogger.com
2. klik menu "tema"
maka akan muncul berbagai pilihan template blog yang disediakan oleh blogger,com
tinggal pilih saja. klik template yang ingin dipilih.


Supaya blog kita dibaca orang lain, share tulisan blog kita tersebut ke media sosial. WA, Facebook, Instagram, share ke grup ini  ( Kelas WAG  Kelas menulis bersama pak Naff)
selain itu juga tentu dengan rajin membuat tulisan baru supayapengunjung senang jika blognya update terus.

Bagaimana cara mengelompokkan tulisan yang random di blog sesuai dengan dengan tema?


ada tulisan LIHAT DISINI! Nanti di klik muncul artikel 
Bagaimana cara membuatnya tu pak ?
muncul seperti ini. Tempel link yang ingin dituju. Klik terapkan

Agar keinginan menulis bisa diwujudkan, maka silakan coba menulis di blog. Harapannya dengan menulis di blog, konsistensi menulis bisa terjaga. Narasumber menjadi penanggung jawab agar para peserta  rajin mengupdate tulisan blog. Adanya grup pelatihan ini tentu bagus untuk bisa saling mendukung dengan berkomentar ke setiap blog. Semoga semangat menulis menjadi terjaga hingga akhirnya  bisa  mendapatkan  mahkotanya  yaitu menerbitkan buku. Oh  betapa  bangganya terwujud.

Trimakasih Narasumber Hebat, Pak Brian dan moderator cantik, Ibu Wita. Trimakasih  ilmunya menambah wawasan kita, terkhusus di kelas MBPN. Teruslah berkarya, rela berbagi iklas memberi,  Jadilah  motivator dan terus menginspirasi. Semua akan bisa  kalau sudah biasa. Salam literasi. 


Waingapu, 29 Mei 2021  23.20 wita



Kamis, 27 Mei 2021

MENGAPA PERLU MENULIS ?

 

Resume ke     : 2 ( Karena saya lambat bergabung)
Tanggal          : Rabu, 26 Mei   2021
Tema              :  Mengapa Perlu Menulis
Nara Sumber  :  Endah Winarsih, S.Pd
Moderator      :   Rahmi Hidayati, M.Pd
Pelatihan Daring Via  WAG : Menulis  bersama pak Naff.

Dalam suasana  malam yang indah tepat jam 21.00 WITA  saya mulai menyimak Pelatihan  daring via WAG ‘Menulis Bersama Pak Naff (MBPN). Bagi saya ini resume ke- 2 karena saya  lambat bergabung.  Pelatihan   malam  ini  bersama narasumber hebat  ibu Endah Winarsih, S.Pd dan Moderator hebat  Ibu Rahmi Hidayati, M.Pd.

Sebelum kegiatan dimulai bu Endah mengawali dengan sebuah pantun.
Jalan jalan ke Sumatera Barat
Nampak orang membeli tomat
Ayok Bapak/Ibu hebat 
Karna akan dapat ilmu yang bermanfaat

jawabanku
Jalan ke pasarlama membeli minyak
Ternyata habis karena karena datang lambat
Biar sudah manula  berusaha menyimak
Penuh semangat karena mimpi ingin jadi penulis hebat 

Profil Narasumber
Nama : Endah Winarsih, S. Pd


Riwayat pendidikan :
SDN Kandangan 121 Surabaya,SMPN 14 Surabaya,SMAN 2 Sragen,S1 FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta 

Karya tunggal:
1. Diary Sang Pendidik (2020) 2. Nyanyian Kerinduan (2019) 3. Trilogi Aku, Kamu dan Dia (2021) 4. Model-model Pembelajaran Seru PBM IPS (2019) 5. Strategi menjadi Guru yang Kreatif (2020) 6. Tips Menulis buku bagi Pemula. (2020)7. My Beauty Indonesia (proses terbit) 

Buku karya bersama :
1. Guru Tanpa Kelas (2019)2. Pembelajaran Terbaik Di Kelas (2019)3. Anti Mati Gaya di Rumah (2019)4. Sang Pembelajar Sejati (2019)5. Jiwa Sejati (2019)6. Menulis Tanpa Beban (2019)7. Guru Milenial Menjawab (2019)8. Belajar di Dunia Maya (2019)9. Writer's Block (2019)10. Catatan Kaki (2019)11. 470 Kilometer (2019)12. Awalnya Aku Menulis (2019)13. Guru Covid (2019)14. Ramadhan Era Pandemi (2019)15. Musim Ketiga (2020) 

Komunitas yang diikuti :
MGMP PPKN SMA Surabaya ,MGMP IPS Sejarah Surabaya,Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),SPAK Indonesia (Saya  Perempuan Anti Korupsi),PD Naomi Surabaya,KSGN,Divisi pelayanan Tunas Remaja GBT Imanuel

Pengalaman Mengajar
1. SMA Giki 3 Surabaya2. Cita Hati Christian School Surabaya3. SMA PETRA 2 Surabaya
4. SMA Kristen Anak Panah Surabaya5  SMA Mawar Sharon Christian School Surabaya. 

Blog yang dikelola
1. Blog menulis https://endahwin04.blogspot.com/
2. Blog pembelajaran https://endahwin01.blogspot.com/
3. Blog Rohani  https://inteam01.blogspot.com/

MENGAPA KITA PERLU MENULIS BUKU?

Semua orang bisa menulis !!
Menulis sama serunya dengan hobby yang lain. Yang menjadi hal penting adalah dengan menulis kita bisa menghasilkan karya. Menerbitkan buku adalah impian bagi banyak orang termasuk ibu Endah. Sejak kecil beliau  suka sekali pelajaran bahasa Indonesia khususnya kegiatan mengarang. Hasil karangannya tidak dikumpulkan akhirnya berserakan dan hilang tanpa kesan. Coba dulu ibu kumpulkan pasti sudah jadi banyak buku ya. Buku adalah kumpulan dari tulisan yang terserak, kata pak Tamrin Dahlan dari YPTD.

Dunia literasi saat ini menjadi sesuatu yang sangat penting. Budaya menulis sudah menjadi kebutuhan bagi semua orang.  Terbukti banyak orang untuk menunjukkan ‘eksistensinya’ dengan cara membuat postingan di media sosial. Misal, dengan membaca  face book pribadinya  pembaca akan bisa melihat  kualitas pribadinya. Entah dari karya atau tulisannya.

Sungguh sayang sekali ketika tulisan yang bagus hanya dijadikan postingan sesaat yang akan hilang seperti angin berhembus. Menulis itu adalah kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh semua orang. Yang membedakan adalah apakah tulisan kita berkualitas dan layak tayang atau tidak. Kemampuan menulis harus ditimbulkan dari diri sendiri. Dengan motivasi yang kuat,  tentu kita akan bisa menulis dengan baik. 

Menulis adalah sebuah keberanian yang tidak  dimiliki semua orang.
 (Pramudya Ananta Toer)

Jadi kita beruntung menjadi salah satu yang ‘berani’ menulis. Kegiatan menulis akan menjadi bermanfaat jika bisa menghasilkan sesuatu yang baik yang diwujudkan dalam bentuk buku. Supaya buku bisa dinikmati banyak orang, buku tersebut harus dipublikasikan.  Buku disarankan memiliki standar ISBN. Selain  untuk poin juga untuk koin. Buku nanti akan menemukan takdirnya. Menulislah terus dan buktikan apa yang akan terjadi, kata Om Jay blogger Indonesia. Buku Juga bisa untuk  kenaikan pangkat bagi ASN. 

Sungguh sangat miris ada banyak orang suka menulis hoaks. Tulisan yang menebar kebencian. Tulisan yang membuat pembaca jadi resah. Alhasil berakibat disintegrasi sosial. Hendaknya kita  menulis itu menebar kebaikan, menginspirasi untuk masyarakat, bukan sebaliknya. 

Menulis sama dengan kita berkata-kata. Perlu ada pemilihan kata yang tepat ketika kita menulis.  Kata-kata yang salah akan menimbulkan dampak yang salah pula. Rangkaian kata itu memiliki suatu kekuatan. Jangan remehkan sebuah kata. Kata bisa membawa kebaikan sebaliknya kata juga akan membawa suatu kehancuran. 

Peserta pelatihan bisa membaca di linknya bu Endah  ttg Kekuatan sebuah Kata
https://endahwin04.blogspot.com/2020/06/kekuatan-sebuah-kata.html

Mengapa perlu menulis? 
Supaya apa yang ingin kita sampaikan pada masyarakat bisa tersampaikan. 
Supaya kemampuan menulis kita terasah dan bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas
Supaya kita bisa meninggalkan jejak yang bisa diwariskan pada generasi  berikutnya
Supaya tulisan yang bermanfaat bisa dinikmati banyak orang. 

Langkah Awal yang harus di siapkan untuk membuat tulisan adalah memiliki tujuan yang jelas sehingga buku yang ditulis sesuai dg tujuan. Setelah itu sesuai dengan standar kepenulisan yaitu:
1. Menentukan tema yang ingin ditulis
2. Mencari ide sesuai dg tema
3. Menentukan jenis tulisan
4. Menyusun kerangka
5. Membuat bahan tulisan
6. Buat target penyelesaian buku

Tujuan utama membuat buku akan menjadi motivasi yang kuat dalam menghasilkan sebuah  karya. 

Dari hasil belajar menulis bersama dalam suatu grup menulis yang  diikuti bu Endah adalah  mendapatkan banyak pembelajaran dari para penulis senior yang dirangkum dalam blog:
https://endahwin04.blogspot.com/2020/05/motivasi-menulis-dan-berprestasi.html

Dengan motivasi yang benar kegiatan menulis juga akan membawa kita ke prestasi-prestasi berikutnya.  Banyak reward yang bisa kita dapatkan tidak sekedar hanya mendapatkan piala dan medali dari hasil ikut kompetisi. Tetapi reward sesungguhnya adalah rasa syukur yang tak terkira karena bisa memiliki talenta yang bisa mendatangkan banyak kebaikan. 

Untuk bisa menjadi penulis tentu butuh waktu untuk menulis. Dan yang membuat kita gagal menulis adalah kesibukan kita sendiri. Sering kali kesibukan yang banyak menjadi alasan kita untuk tidak menulis. Semua  mengalami hal yang sama, yaitu biasa  menunda-nunda untuk membuat suatu tulisan.

Kesibukan pekerjaan dan kegiatan sosial yang sangat padat ternyata benar-benar menyita waktu sehingga kadang waktu yang sangat sedikit seringkali dipakai hanya untuk istirahat.  Tentu saja jika kita mengikuti rutinitas seperti ini maka kita tidak akan produktif dalam kegiatan menulis.Perlu konsisten yang amat tinggi untuk tetap produktif, meski harus dengan memaksa diri sendiri untuk menggerakkan jari supaya bisa menghasilkan suatu tulisan. Sharing dari para senior penulis lagi-lagi membangkitkan saya untuk segera berkarya. 

Ringkasan di blog bu Endah
https://endahwin04.blogspot.com/2020/05/sibuk-sibuk-tetap-menulis-sstm-36.html 
Kapan kita harus menulis? 
Jawabannya segera... Jangan tunda... 
Ciptakan karya....

Di awal pelatihan kita sudah belajar dan dibekali motivasi mudahnya menulis selanjutnya kita juga belajar memiliki mental seorang penulis dan hari ini kita belajar tentang mengapa harus menulis. Harapan kita semua dari hasil belajar di forum ini kita semua bisa benar-benar menghasilkan karya buku. 

Menurut Ibu Endah  menulis sama dengan berbicara....akan mempengaruhi orang yang sedang mendengar pembicaraan kita atau yang membaca tulisan kita. Bermanfaat atau tidak tergantung pada reaksi dari orang yang membaca tulisan kita.  Kalau menulis adalah sarana kita untuk berbagi hal baik dengan orang lain, mengapa tidak kita menulis?

Hal penting juga adalah perhatikan kutipan (citation) ketika menulis statemen orang lain. Seperti saat ini kita me-resume pelajaran dari banyak mentor dan narasumber. Tentu statemen yang disampaikan ada yg sudah ditulis di buku karya. Artinya statemen/teori tersebut sudah dipublikasikan. Jika kita menggunakan statemen atau teori yang sama maka penulis harus menuliskan sumbernya juga. Karena jika tidak menulis sumber (resource) kita akan dianggap sebagai 'plagiat'. Ibu Endah pernah menggunakan quote yg ditulis oleh rekan penulis yg lain maka wajib minta ijin dan menulis nama penulis tersebut di quotes cantumkan di blog.  Plagiarisme adalah salah satu bentuk pelanggaran serius. Jadi sebagai penulis kita harus lebih hati-hati dalam membuat tulisan apalagi jika akan di publikasikan dalam bentuk buku. 

Mari kita perhatikan cara kita menulis dan apa yang kita tulis sampai pada cara membuat tulisan yang sesuai dengan etika penulisan. Kegiatan menulis bisa kita gunakan sebagai hobby dan sekaligus terapi untuk kita bisa berpikir kreatif dan kritis. 

Untuk Peserta Pelatihan yang memberikan feedback yang baik dan yang akan mendapatkan reward berupa buku adalah :

1. Eti Astiwi 2. Mudaris Wati 3. Posmauli Devita 4. Sukma

Dan gift khusus yang teristimewa buat Bunda Lilis yang selalu memberi dukungan yang luar biasa. Ibu guru Cantik (Bunda Lilis) juga motivator bagi kita semua, terkhusus di grup ini. Salam Bunda.

Trimakasih ibu Endah untuk Ilmunya. Sangat bermanfaat!. Sukses untuk Ibu. Teruslah berkarya dan bermanfaat bagi sesama. Salam Literasi. 

Trimakasih banyak saya adalah salah satu yang  dapat  hadiah  dari ibu. Trimakasih, Trimakasih terus semangat  untuk mengukir mimpi jadi penulis.

Waingapu, 26 Mei 2021


Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...