Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Maret 2021

#SelfTalk

 


Self Talk adalah curhat dengan diri sendiri menggunakan suara di dalam hati yang dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar. Entah itu ide, pertanyaan atau apapun yang ada dalam pikiran kita.Self Talk bisa positif bisa juga negatif tergantung kepribadian seseorang.

Pikiran  dalam hati bisa disuarakan secara  terus menerus sehingga menjadi sugesti dari kita  sendiri. Efek  Self Talk ini besar, jadi   harus hati-hati dalam berucap. Apalagi jika melakukan self talk hal yang negatif. Self talk negatif  bisa  menjatuhkan diri sendiri yang akhirnya membuat kita  jadi pesimis  atau bisa  saja justru menurunkan kesehatan mental. Misal:  Duh!! Aku bodoh banget sih!.  Aku  pasti gagal!. Benar saja, karena ada rasa diri pesimis! Akhirnya gagal beneran.   Sebaiknya  kita ubah kata-kata  negatif  itu menjadi  self Talk yang positif seperti ini. Aku sudah  nyoba tapi gagal. Biar deh tak apa. Aku  harus terus belajar dan  berusaha  lebih baik lagi. Semangat!!. Dan jangan  ragu mengulangai kata-kata  positif tadi.  Itu  berpengaruh sekali untuk meyakinkan diri kita sendiri. Tentu  saja ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan untuk melakukan self Talk positif secara rutin.

 Jujur. Saat pandemi  ini bikin saya pribadi stress. Apa sih yang bisa saya lakukan! baca di Fb..menulis membahagiakan hati. Penasaran! Penulis?? Haa... ini aku suka “ harus bisa!! Pasti bisa, Yakin! Gayung bersambut, tawaran datang menulis jadi buku. @Bunda LilisSutikno.Yess!! Coba tulis...ragu.. batal kirim. Tulis lagi...ragu...aahh!!, jangan putus asa. Akhirnya ...kini dimasa pandemi saya sudah tulis 8  buku ber-ISBN  bersama penulis Hebat se-Indonesia. Masih ada yang lain  sementara proses dipenerbit.  Tak terbayangkan! Puji Tuhan! Memang sih, jika dibanding teman-teman yang lain, saya masih keciiillll sekali. Sekuku hitam! Tapi lumayan, bisa jadi ‘peninggalan’  untuk  anak cucu, cicit, cecet kalau kelak saya ‘tiada’. Oh! padahal  nenek dulu suka menulis to...hehe....Pandemi membawa berkah.Salam literasi!

Etiw@Waingapu, 16 Maret 2021

Minggu, 03 Januari 2021

AKM PERLU DIPERSIAPKAN SEJAK DINI

 


 

                Tidak lama lagi AKM dilaksanakan. Mas Mentri sudah  mengumumkan kurikulum baru. Bahkan Jadwal AKM pun sudah ada. Pemangku kepentingan tinggal siap melaksanakan.

Berbicara  tentang  pendidikan  tak akan pernah habis. Setiap  ganti menteri  ya ganti kurikulumnya. Jujur ..., hehe  kadang  saya pusing , pening dan bahkan stres.  Tapi mau bagaimana lagi?  Mau tidak mau. Siap tidak siap. Harus bisa!! Semangaaat!! 

Sebagai  murid (SD), siswa (SMP), peserta didik SMA) dan guru, ‘tidak’ mungkin  mengelak segala tantangan dan tuntutan dari proses dinamika pendidikan.  Kita harus  hadapi dengan optimis. Suatu saat  kita akan memetik buah-buah kebaikan untuk hidup  kita dan masa depan generasi  bangsa kita. “Pendidikan itu berakar pahit  tapi berbuah manis”, Aristoteles.

Tahukah anda  AKM?  AKM  (Asesmen Kompetensi Minimum) merupakan  penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan partisipasi positif pada masyarakat.

 Sedangkan tujuan AKM untuk mendapatkan informasi mengetahui  capaian siswa  terhadap ‘kompetensi’ yang diharapkan. Dan menghasilkan ‘informasi ‘ yang memicu perbaikan kualitas belajar mengajar.

AKM  mengukur #literasi membaca dan #numerasi sebagai hasil belajar kognitif. Yang mengikuti  asesmen adalah peserta didik. #Surveykarakter  mengukur sikap, kebiasaan, nilai (values) sebagai hasil belajar non kognitif. Yang mengikuti  survey adalah peserta didik dan guru. #Surveylingkunganbelajar, mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran. Yang mengikuti survey  adalah kepala satuan pendidikan.

Asesmen Nasional akan di gelar pada pekan pertama bulan  Maret 2021 untuk kelas 11 (SMA dan SMK) , pekan ketiga  bulan Maret 2021  untuk kelas 8 SMP/MTS. Bulan Agustus 2021 kelas 5 SD dan MI.

Sebagai Pembanding:

 

#UjianNasional

 

Pelaksanaan Ujian Nasional di akhir  jenjang.  Kelas 6 SD dan MI ,kelas 9 SMP/MTs dan SMA kelas 12.  Guru ‘tidak’ memiliki waktu lagi untuk  melakukan perbaikan kualitas siswa karena  harus ke jemjang selanjutnya. UN/US menguji beberapa mata pelajaran , Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dll.  Cenderung  menguji penghafalan.  Bagaimana  siswa menguasai materi? Siswa hanya menguasai konten dan  menghafal. Dunia saat ini tidak membutuhkan penghafal. Dengan UN efek stress terlalu tinggi, siswa harus menghafal rumus . Bukan hanya siswa yang  stres tapi guru dan orangtua juga stres. Ada juga kecurangan demi mengejar nilai.  Nilai UN menjadi tolok ukur keberhasilan siswa.

 

             #AKM

 

Sasaran kelas 5 SD dan MI  kelas 11 SMP dan MTs  dan 12 SMA/MA dan SMK.

Di sini dimaksudkan guru ‘ada’  waktu untuk  memperbaiki karena  di tengah   jenjang. Selama  setahun  kesempatan siswa memperbaiki penilaian.  Hasil AKM  dilaporkan dalam empat  kelompok, yaitu :Perlu intervensi khusus, Dasar,Cakap dan mahir.

Pertama, penilaian kompetensi #literasi membaca. Teks informasi : teks yang bertujuan untuk  memberikan fakta data dan informasi dan teks fiksi teks yang bertujuan untuk memberikan pengalaman  mendapatkan  hiburan, menikmati  cerita dan melakukan perenungan kepada pembaca. Kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi dan mereflesikan.  Dari membaca level tersebut adalah menemukan informasi, interpretasi serta evaluasi dan refleksi.

Kedua, penilaian  #numerasi: bilangan, pengukuran dan geometri, data dan ketidakpastian, aljabar. Kemampuan  berpikir menggunakan  konsep, prosedur, fakta dan alat  matematika  untuk menyelesaikan  masalah sehari-hari. Memahami fakta, prosedur serta alat matematika. Siswa mampu menerapkan  konsep matematika  dalam situasi  nyata yang bersifat rutin dan yang dialami sehari-hari.  

 

Soal AKM  menguji #penalaran . Efek stress rendah. Soal AKM #tidakmonoton. Berikut ini merupakan 5 bentuk soal untuk AKM: pilihan ganda ( satu jawaban), pilihan ganda kompleks (bisa memilih beberapa jawaban), menjodohkan, Isian singkat dan Uraian.

Setelah melihat beberapa perbedaan semoga kita tertarik  dengan  terobosan mas mentri Nadim Makarin. Semoga para  guru dapat cepat beradaptasi dengan AKM ini. Sehingga memudahkan pula proses adaptasi para  siswanya. Selamat datang AKM. Siswa, guru dan Orang tua pasti Bisa!

Mari kita bersama belajar mandiri  demi  kemajuan pendidikan peserta didik kita. Tak ada kata terlambat  bagi  kita yang punya niat untuk mengubah sesuatu yang lebih baik khususnya pendidikan. Obat itu terasa pahit tapi diminum untuk menyehatkan.

Bukan saja peserta didik yang belajar, tetapi guru juga wajib terus  belajar. ”Long life Education”. Salam Literasi!.

 

 

Kamis, 17 Desember 2020

OM JAY , Tentang Menulis

 Menulislah 3 alinea saja. Itulah yang saya lakukan saat belajar menulis. Di alinea pertama saya menyapa pembaca, barulah kemudian saya bercerita, dan alinea terakhir saya tutup dengan kalimat yang menggoda pembaca.

Itulah yang saya ajarkan kepada kawan yang mau belajar menulis. Banyak orang yang bingung bagaimana cara memulai menulis. Bagi saya memulai menulis adalah dengan membuat 3 alinea.

Menulis itu sama dengan kita berbicara. Tapi bicara tak punya tanda baca. Menulis ada tanda titik dan koma bahkan tanda seru dan tanda tanya. Anda akan bingung bila kita salah menempatkan,.'”;:/?!@#$%^&*,.<>. Itulah tanda baca yang sulit untuk dibacakan secara lisan bila tak tahu maknanya.

Mulailah menulis dari menyapa pembaca. Misalnya, “selamat malam bapak ibu anggota wa group rumah virus literasi. Semoga selalu sehat dan bahagia”. Begitulah cara menyapa pembaca.

Alinea kedua adalah isinya. Biasanya mereka yang menulis berita selalu memakai rumus 5W dan 1H. Tapi buat mereka yang senang buat cerita tak perlu pakai rumus itu. Pakai panca indra saja untuk mulai menulis dari apa yang dirasakan, dilihat, diraba, dicium dan didengar.

Panca indra adalah alat-alat tubuh yang mempunyai fungsi untuk mengetahui keadaan luar. Alat indra manusia sering disebut juga dengan panca indra, karena terdiri dari lima indra yakni indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau/pencium (hidung), indra pengecap (lidah) dan indra peraba (kulit).

Anda bisa menggunakan panca indra dalam menulis cerita. Paling serem kalau menulis cerita horor. Mending menulis berita honor guru yang menyedihkan di masa pandemi. Itulah kisah yang menyayat hati.

Terakhir jangan lupa membuat kalimat penutup. Contohnya adalah naik ke mimbar tanpa persiapan, maka turun tanpa penghormatan. Buatlah kalimat yang membuat pembaca terkesan dengan pesan yang anda buat.

Begitulah menulis cerita dan berita. Anda harus membaca apa yang terjadi di sekitar anda. Tuliskan saja dulu dan edit kemudian. Lalu perhatikan apa yang terjadi padamu.

Minggu, 22 November 2020

Racun

 2. Contoh 2


Berikut disajikan contoh penulisan puisi yang diterbitkan di Koran Tempo tanggal 14 Desember 2014 sebagaimana dikutip dari Puisi-puisi Koran Tempo karya Ardy Kresna Crenata.


Racun Tikus

Karya : Felix K. Nesi


Boleh kau suatu hari

Bertandang ke petak terakhir

Dekat waduk bikinan lurah


Om Gabriel dan

Usi Ta’neo

Tentu menebar racun di situ


Buat kau pengerat padi

Dan jagoan hutan

Dan babi lupa pulang

Yang mengkhianati Tuannya


Ini obat pelemas

Dari ujung akar cendana

Pucuk pertama papaya

Kulit pohon lontar

Rumah lebah hutan

Dan jampi mantra kerajaan Insana


Agar tak lincah kau berlari

Agar tak kuat kau bernapas


“Hanya sebatang padi, Tuanku

Untuk lima biji mata

Dan istri yang mengandung”


Tapi anak kami banyak

Yang sulung mau jadi pastor

Yang bungsu belum jua merangkak


Tapi kau tak berbalas lagu

Pada orang dengan pentung

Maka larilah kau, Tuan

Sekencangnya larilah


(2014)


***

Rabu, 11 November 2020

Peserta Didik Kreatif, Pasti Keren !

 

Semangat Pagi !!

 

Peserta Didik Kreatif, Pasti Keren !

 

Untuk menjadi siswa yang kreatif,  bukan  seperti  hujan jatuh dari langit. Perlu Proses. Siapapun bisa menjadi menjadi siswa kreatif. Siapa mau!!, coba Buktikan sendiri.

Yang sebenarnya kreatif siswa itu sudah  dimulai sejak umur 2 tahun, Karena usia ini  kemampuan kognitif mereka  sudah berkembang  dan alur pikirannya  sudah mulai jelas.  Berbagai kegiatan kreatif mereka sudah bisa terlihat. Dari jenis kegiatan yang ia lakukan. Dari permainannya. Baik dirumah maupun di sekolah.

                Kreatif perserta didik ada diberbagai bidang. Antara  lain: Seni, olah raga  atau dalam  kehidupan sehari-harinya. Terlihat dari cara bermain atau memilih jenis kegiatannya. Dari situ juga bisa terlihat  bakat dari anak tersebut. Orang tua atau gurunya  tinggal membantu mengembangkan  bakat yang dimilikinya.

 

Berikut akan terlihat dari anak yang kreatif,

Di rumah,

Terlihat dari  gaya  bermain di rumah

Selalu melakukan  hal yang sama karena merasa senang

Merajuk  orang tua untuk membelikan sarana yang diperlukan

Berusaha untuk memperlihatkan potensinya

 

Di sekolah,

Dalam kegiatannya  dia melakukan tanpa beban dan  selalu merasa senang

Cepat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh gurunya

Menanggapi pertanyaan yang diberikan oleh guru

Bukan berarti hasil harus baik, tapi proses yang harus dijalani menyenangkan

Bersikap mandiri

 

#JadilahsiswayangkreatifSetelahPandemi

#Semuapunyajiwakreatifitaspastibisa!

#Tunjukkankreatifmupastikeren!

#SelamatBertemuLagiDiSekolah

#Semangat!

#SalamLiterasi

 

 

 

Selasa, 13 Oktober 2020

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Saat Pandemi Melanda.

 


Kita  melihat di medsos, fb atau WA,. Tentang  PJJ saat ini.  Terkhusus  siswa SD.  Anak  diajar oleh orang tuanya sendiri di rumah. Karena  orang tua merasa punya tanggung jawab,  yahh!, akhirnya mama  harus belajar. Berusaha belajar kembali  materi SD untuk anaknya.Setelah itu mengajar. Action di depan anaknya. Begitulah kira-kira.

Pada awal  kegiatan belajar mengajar antara  mama  dan anak begitu komunikatif dan penuh suka cita. Mesra. Biasa-biasa saja,  mereka masing-masing  saling  rukun. Karena anak  diajari  tidak cepat mengerti, pertama  masih  bisa di tegur dengan cara halus anak kesayangannya itu. Kemudian,  terus menerus anak  melakukan kesalahan dan tidak ngerti-ngerti, materi  yang disampaikan oleh ortunya.  Ortu  mulai kecewa.  karena,  yang di serap anaknya tidak sesuai dengan harapan orang tua.  Murkalah mama. Sapu pun diambilnya untuk persiapan memukul anaknya. Rasa takut, cemas,gugup dari anak sudah mulai timbul. Saling emosi pun mulai mereka rasakan.  Yachh! anak tambah stresss. Mamapun tidak kalah stress.  

Orang tua sudah  dengan penuh pengorbanan, merelakan waktu dan tenaga utk mengajari anak. Eh anak ndak ngerti-ngerti. Pussingg!! Kasihan.Ya, kasihan keduanya, ya ortu dan anak. Rasa bosan, jenuh mulai muncul. Kalau begini terus  apa sudah solusinya.

Baik kalau orang tua ada waktu, kalau orang tua tidak ada waktu. Bagaimana?

Bagi  guru pun mengalami kesulitan. Guru memberikan materi sudah memilih yang sederhana. Yang tidak menyulitkan siswa. Guru sangat memahami, karena merasa siswa harus   belajar mandiri. Tapi, itupun  siswa masih merasa sulit. Apalagi yang  mata pelajaran menghitung. Bagaimana  dengan  waktu yang terbatas bisa  menyelesaikan target kurikulum? Dengan waktu  pembelajaran  yang kurang , apakah  guru bisa memenuhi  beban mengajarnya. Atau  bagaimana  perhitungan beban mengajar. Mungkin ada pencerahan. Guru  juga jelas susah berkomunikasi dengan  orang tua. Baik kalau  siswa yang diampu sedikit. Guru mengajar bisa di atas lima puluh orang, kalau SMA sampai ratusan orang.

Pemerintah  memberikan solusi dalam hal ini,  Untuk Guru : ada guru berbagi ,  bimtek  daring,  webinar-webinar . Untuk Siswa  adanya  penyediaan  kuota  gratis,  belajar  dari rumah di TV RI, belajar di radio RRI (yang ada  TV dan radio) , lewat rumah  belajar.  Tapi? Apakah  solusi itu  sudah menjangkau untuk kita semua.  Apalagi di  kota kecil saya?  Apakah sudah efektif ?

Ini merupakan PR kita semua. Semoga  Pandemi cepat berlalu. Semoga pembelajaran segera  normal seperti  dulu. Apapun  upaya pemerintah  tidak  bisa efektif.  Guru,  Orang tua dan Siswa pusing semua. Salam literasi!.

 

Waingapu, 14 Oktober 2020

Minggu, 11 Oktober 2020

Berbeda -Tidak Mengapa - kan?

 

Mungkin ini suatu pemandangan yang berbeda bagi masyarakat pada umumnya. Agus sering mengajak anak perempuannya jalan-jalan berdua memakai motor yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga dan memakai setir mobil. Kedua tangan Lala---panggilan anak pertama Agus---melingkar di pinggang ayahnya.

Mungkin publik juga akan merasa aneh ketika melihat anak laki-laki mendorong kursi roda ketika di bandara atau sebuah gedung pameran. Kebersamaan mereka di depan publik tanpa rasa canggung, menandakan keluaga berbeda ini tidak menyisihkan diri dalam pergaulan. Mereka berbaur dan berinteraksi secara biasa saja. Sebab, "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?"

Kedua anak Agus tumbuh dengan optimal, dipenuhi limpahan kasih sayang orangtua. Hingga usia mereka remaja, tidak ada penolakan atau bully dari lingkungan sekolah dan teman-temannya. Anak-anak mereka sama saja dengan anak-anak yang memiliki orang tua normal. Mereka memiliki hak sama dalam hal pengakuan dari lingkungan, baik itu lingkungan sekolah atau lingkungan luar.

Keluarga ini adalah keluarga islami, tentu pengajarannya juga berdasarkan ajaran agama Islam. Anak-anak mereka juga sekolah di sekolah Islam swasta. Agus hanya ingin anak-anaknya menjadi anak yang shalih, berbakti dan berguna bagi orang tua, masyarakat, dan agamanya.

Dalam buku ini kisah kebersamaan mereka di depan publik ditulis secara terbuka. Dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat luas --terlebih anak-anak, bahwa keterbatasan orang tua adalah kelebihan bagi mereka.

Daftar Pustaka
Sri Rohmatiah, Kalau Berbeda, Lalu Kenapa? Wonderful Publishing, Yogyakarta, 2020

HALAMAN :
  1. 1
  2.  
  3. 2

Senin, 10 Agustus 2020

Saat Corona , Bertindak kreatif yang bermanfaat

 


Suharnan (2005) mengemukakan bahwa kreatifitas disebut juga sebagai berpikir kreatif (creative thinking), yaitu proses berpikir seseorang atau aktivitas kognitif seseorang dalam menghasilkan ide-de yang baru dan bermanfaat . Saat Pandemi datang, kita sedih. Apalagi melihat, mendengar tentang berita di TV, di Medsos. Saya adalah seorang ASN (guru) , dimana waktu itu saya  selalu membayangkan, betapa bahagianya  jika saya  bisa menghirup  udara pagi di rumah setiap hari. Aktifitas di rumah yang bebaasss, setiap hari.  Ternyata  Tuhan memberikan jawaban. Hari pertama, kedua ketiga  selama sekitar 3 minggu, terasa  jenuh, Bosan .  Seiring berjalannnya waktu, akhirnya  kita bisa menikmati indahnya “ Di rumah Saja”. Hal-hal yang  tidak pernah kita bayangkan, akhirnya  bisa terjadi. Hasil dari “ hanya di rumah saja”  kita bisa  lebih kreatif,,  misal berkebun sayur, hasil di jual mendapatkan uang,  masak-masak, “nasi bakar” kita posting di medsos, teman-tman  pesan kita antar, uang lagi, masuk, Ikut  KMO ( Kelas Menulis Online), yang tadinya hanya iseng, akhirnya menghasilkan tulisan-tulisan sederhana yang kita posting di fb,ada yang coment, like, saya begitu senang, dari  you tube,sampai ratusan , ada yg like  bahkan sudah ada subscribe  dari hati yang  paling dalam begitu membanggakan saya. Ternyata  saya yang slama ini merasa “ tak berharga” bisa menginspirasi banyak orang.  Ini  fakta saya rasakan, hasil kreatif  bermanfaat. Kebetulan dirumah saya ada  7 orang anak sekolah yang “numpang” di rumah. Pak Menteri  menganjurkan Saat Pandemi Mereka belajar di rumah ( BDR). Akhirnya saya pun bisa menerapkan pembelajaran yang  tujuan mngarahkan untuk mmunculkan kreatif siswa. Dimana pembelajaran itu  tidak diprolh di skolah tapi akan sangat berguna  untuk bkal hidup mreka  yang akan datang.

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

Kenangan hari pertama Usaha

 

 

Mengingat tanggung jawab berat,

Ana-anak ‘titipan’  tinggal di  rumah

Mereka semua sekolah, SMP.SMA.SMK bahkan ada juga yang  kuliah...

Anak-anak dari keluarga,

Mereka  numpang ,

Diterima  berattt!! Ya, berat sekali sebenarnya.....

Tak di terima  ‘betapa....’  orang bilang apa....

Mereka  menganggap kami 2 orang kerja, pasti gajinya  besar

 

Mereka tak pernah mengerti...

Iya mereka pasti kurang mengerti

Kalau kita juga  punya kebutuhan,  punya  kerinduan,

Ingin ketenangan, kedamaian, menikmati yang ada.......

 

Rumah kami   biasa tapi ada teman yang menganggap rumah saya  seperti asrama

rasa hati ini kadang, antara, sedih, menangis, terharu, bangga campur tertawa...

yaaa,,,,seperti nano-nano...

 

Setiap hari saya berdoa,

Tuhan....cukupkan  makanan  untuk hari ini

bersama-sama  anak-anak yang tinggal bersama kami

 

Mungkin orang lain pun tak pernah percaya,

Pergumulan hati,  perasaan yang saya alami...

 

Tuhan Maha tahu,...Tuhan  paling tahu...

Berkat Tuhan selalu ada

Iya, berkat  selalu ada terus menerus tak pernah putus

Karena ternyata kami  tak pernah kekurangan..

Kami selalu  dicukupkan....

 

Ternyata mereka yang membawa berkat

Kusayangai mereka semua

 

Tuhan, berilah selalu  kelonggaran hati

Lapangakan dadaku ini

Jauhkan dari kesesakan

Agar semua berjalan lancar tanpa kendala

Bersama anak-anakku yang di luar kandungan

Semoga mereka  tetap belajar, berhasil menuju cita-citanya.........

 

Trimakasih semua...

Semuanya yang  mungkin secara tak sengaja..

Ternyata ikut andil  menyumbang anak-anak kami

Dengan cara memberi produk rumahan dari kami

Terkhusus Bp/Ibu Sambudi.....yang  sampai pesan 190  paket,...Wow, Sejarah dalam hidup!

Hasil karya tangan mereka yang kurang trampil, ternyata membawa hasil.

....sekali lagi Trima kasih  sudah  berpartisipasi memberi “sedekah anak Soleh”

 

Salam.

 

Selamat siang,

Hari Minggu

Waingapu, 19 Juli 2020

 

 

 

 

 

Rabu, 29 Juli 2020

Pentingnya Saintifik dan Problem Solving




Matematika  perlu diberikan  kepada  semua siswa mulai dari TK,  karena  dengan matematika  bisa untuk membekali  kemampuan  berpikir logis, analitis , sistematis , kritis dan kreatif. Kemampuan   kerja sama dan diskusi juga  perlu dalam pelajaran ini.

Matematika  bukan untuk di hafal, tetapi harus  dipahami  melalui pembelajaran  yang benar yaitu pembelajaran Saintifik. Melalui pembelajaran Saintifik  peserta didik diajak untuk   menemukan konsep matematika  sendiri.  Dengan cara demikian  konsep yang telah dipelajarai  akan terekam kuat  dalam memori siswa.

Untuk meningkatkan  kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan ketrampilan  memahami masalah,,dengan model matematika, menyelesaiakan masalah  dan menafsirkan solusi
Jadi,  tujuan utama mempelajari matematika adalah  agar siswa mempunyai kemampuan  memahami masalah,  miliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. 

Mari anak-anak  kita  belajar matematika  dengan baik dan serius, Semoga dengan rajin belajar matematika  siswa ( TK,SD,SMP, SLTA )menjadi  lebih kreatif untuk menjawab tantangan jaman  di abad 21 , era globalisasi saat ini dalam penguasaan  ilmu pengetahuan dan teknologi.

Terkhusus pembelajaran #Daring  saat Pandemi covid – 19 ini.
1.       Kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah ( Critical thinking  dan problem solving)
2.       Kreativ dan inovatif (creativity and innovation)
3.       Komunikasi ( communication)
4.       Kolaborasi ( collaboration) ………………………yang keempatnya biasa disebut 4C      
        
       Terkhusus dalam pembelajaran #Daring saat  pandemi  covid -19 ini,.....dimana harus siap menggunakan 'teknologi '  itu

#Salam Literasi
#DariGuruMatematika



Selasa, 21 Juli 2020

LATIHAN PRAMUKA

Halo                 : Hai

Hai                  : Helo

Apa kabar            : Sehat , Fantastis, Luar biasa  , Yes!  Yes!  Yes !

Kenalan               :

Nama                      :

Sependek orangnya :

Mata pelajaran :

Pendidikan :

Keluarga: Suami, anak :

 

Senyum  anak  bangsa : Chieeeeee….

 

Permainan :

 Siswa  membentuk  lingkaran , mengambil  bunga  yang  yang berwarna  merah , taruh  masing – masing  dibawah ujung kaki , itu  dianggap  kebunnya. Tunjuk  tangan menyukai  : Alpokat  ,  pisang  atau Jeruk.

Mereka  saling memperhatikan yang  mempunyai  kesukaan  yang  sama , pemandu  cerita2  kemudian  ujung2nya  mengatakan . Alpokat ! , nah  dengan itu  masing-masing peserta  harus  berpindah ke t4  yang kebunnya  sama,  sama untuk  buah  yang  lain .

Peserta  yang  terlambat  masuk kebun   berarti  dihukum dan dapat  sangsi.

 

Menyanyi:

Gula2  sama  santan , e  selalu  manise  2x

Manise3x e  selalu  manise  2x

 

Sambil  berkeliling   dalam  lingkaran  berjalan  sambil  menepuk  punggung  teman di depannya  :   - hujan  rintik-rintik  - mencangkul,   mengemburkan  tanah- menanam  pohon – jadi !  Jadi !

 

Dalam  lingkaran  menghitung  semua  jumlah  peserta, sebutkan keras  untuk  yang kelipatan  4  jongkok  , yang tidak  jongkok    berarti  kena  hukuman .

 

Apa  kabar, apa   kabar , kawanku  !

Gembira !  gembira  !  hai !

 

Cerdas  .

1. Emosional   : Olah  hati

2. Emosional   : Olah  rasa

3. Intelektual   : Olah  pikir

4. Kinestetis    : Olah  raga

 

Belajar

5 1  1 234321

Ini  namanya  jari jempol  2x

344432432171224321

Apa kata  jari  jempol  sayang . kalau  belajar  jangan  ngobrol

 

Tunjuk    ---à   ngantuk

Tengah   --à    lengah

Klingking --à  nungging

Manis  --à  Nangis

 

Perkenalan :

Nama  saya  :  Nona

Trima kasih  nona : nama saya lince

Trima kasih  Nona dan lince nama  saya Ani

Trima kasih Nona , lince  dan ani nama  saya Domi

Dst

 

Kumpulkan  siswa  yang  hobi  suatu  mata  pelajaran :

Membuat  kartu:

Matematika, kesenian , PPKN, Olah raga , IPA, Bahasa  Inggris

Siswa  disuruh  membuat alasan mengapa  ia  menyukai  pelajaran  itu

Pembuat  suatu  persetujuan :

Apa kita  setuju  kalau  Ujian  Nasional  di hapuskan  ?

org. 4 orang ,  kelipatan nya  dst,  ---à  membuat  kesimpulan.

 

11111511167

Halo kawanku, halo apa kabar

51115111 , 77671

Cium kiri, cium kanan   , ganti yang lain

 

 

Permaina  Tupai  dan Pohon

Yang 2  jadi pohon   berhadapan  tangan  dan  berhadapan,  ( sebagai  pohon ), tupai   menyusup di tengah  tengah, pemandu  cerita2      ujung2  omong  Tupai !  tupai  harus  berpindah  di pohon yang  lain, yang  tidak pindah  berarti  dihukum,      begitu  juga  sebaliknya  untuk  pohon.

 

SDM  Pemandu

Sikap,  suasana pelatih.  Kebersihan,  kenyamanan,  keramahan, keakraban, senyuman, pngalaman,  pelayanan.

 

Permainan :

Peserta  dibuat  berbanjar:  6  orang  , dibisiki

I                              II

Macip tatusta         Macip Captusta

 

Saya  lihat,  saya  dengar, saya  pikir , saya  rasa,  saya Bisa  Sukses  !!!!

 

Kampoang nan Jauh Di mato

 

Kampuang nan jauh  di Mato

Gunuang sangsai baku liliang

Saki senang samo2  diraso

Den Takana Jo kampoang

Reff:   Takana Jo kampuang

            Indoak ayah adiak Sadonyo

            Raso Mainbau imbau  denai pulang

            Den  Takana  jo Kampuang

 

Suwe  Ora jamu, jamu  godong tela , suwe ra ketemu, ketemu pisan   dadi gela

      - 11 -                                                                                                tambah tuwa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Minggu, 12 Juli 2020

Pembelajaran Matematika Berbasis TIK, Asyik !





Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sekarang ini, salah satunya adalah perkembangan teknologi internet yang semakin murah dan mudah didapatkan. Teknologi internet saat ini  dengan mudah dapat diperoleh misalnya, dengan sambungan telepon kabel rumah, kita bisa mendapatkan koneksi internet melalui telkomnet instan atau telkom speedy. Bahkan dengan HP sederhana pun kita bisa  mengakses internet dan bisa mencari  berbagai informasi yang kita  butuhkan. Mulai dari anak kecilpun sekarang ini sudah bisa mengakses internet di warnet-warnet. Hal itu bisa terlihat  anak-anak SD yang menjadi pelangganan setia warung internet (warnet).

Perkembangan telekomunikasi seluler merupakan alternatif lain yang sangat mudah dan menguntungkan, karena dengan menggunakan perangkat telepon seluler  atau HP kita juga bisa mendapatkan koneksi internet di manapun kita berada.Tentunya selama kita berada di dalam daerah yang mempunyai jaringan sinyal. Dengan begitu akan memberikan keuntungan pada kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu pembelajaran yang berbasis TIK.  Internet dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif.

Beberapa waktu lalu kami mengikuti kegiatan camping Pramuka  selama 4 hari  di sebuah kampung terpencil di wilayah kecamatan Lewa Tidahu kabupaten sumba Timur. Di tempat itu kami tidak bisa melakukan sms, telpon, bermain fb ataupun mengakses internet karena tidak ada jaringan akses. Sedih memang!  Kami tidak bisa menghubungi siapapun padahal banyak hal yang perlu dikomunikasikan kepada orang lain, akhirmya kami dan teman-teman mencari daerah ketinggian bahkan naik pohon untuk mendapatkan jaringan. Jadi Sebegitu pentingnya jaringan akses di jaman sekarang?  

            Hasil  penelitian  tentang  pengaruh pembelajaran berbasis computer terhadap pengajaran dan  pembelajaran  seperti  dilaporkan  oleh Roblyer, dkk (2002)  mengemukakan   bahwa: a. Aplikasi  komputer memiliki efek yang signifikan terhadap  efektifitas pembelajaran pada  semua kelas/jenjang. b) Aplikasi komputer memiliki efek signifikan  paling tinggi  pada bidang sains terutama pada  matematika. c) penggunaan computer dapat meningkatkan sikap siswa terhadap sekolah dan terhadap materi pelajaran dan  d) penggunaan computer dapat meningkatkan kreatifitas siswa.
Pembelajaran berbasis TIK tersebut memeberikan keuntungan dan kemudahan bagi peserta didik yang mengalami keterbatasan waktu dan ruang, sehingga mereka  tetap bisa menikmati pengajaran. Bagi siswa yang ingin maju dan ingin lebih mendalami mata pelajaran yang disukai dia tinggal akses di internet. Dengan Internet bisa sebagai pengganti  sistem pengajaran. Kehadiran internet bersifat suprementer dan pelengkap pembelajaran.

Pembelajaran Matematika berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi menggunakan multimedia seperti komputer, internet, video dan lain-lain yang dikembangkan telah berdampak pada pembelajaran Matematika menjadi lebih berkesan dan bermakna bagi peserta didik. Kesiapan infrastruktur dan sumberdaya manusia sangat diperlukan agar pembelajaran Matematika berbasis TIK dapat berjalan dengan baik dan hendaknya mengakomodasi pendekatan konstruktifisme. Pelaksanaan pembelajaran ini menguntungkan bagi guru karena pembelajaran menjadi lebih mudah, efektif, dan efisien sedangkan bagi siswa dapat meningkatkan motivasi belajar, kreativitas dan menyenangkan.

Jika dalam  pembelajaran, kita menggunakan  LCD, Internet, Video  maka keuntungan bagi siswa  adalah sebagai berikut :Pertama : Yang jelas dengan internet memiliki keunggulan yaitu informasi  akurat, lebih luas  cepat dan tepat dan proses pembelajaran tidak dibatasi oleh tempat dan waktu. Jadi jika pembelajaran yang disampaikan oleh guru  belum dipahami secara baik, siswa bisa lebih  leluasa buka materi sendiri di internet di rumah atau dimanapun.Kedua : Dalam  penyampaian materi bisa diketahui seluas-luasnya, bahkan disajikan dengan animasi-animasi yang menarik sehingga  siswa lebih konsentrasi  merasa lebih asyik dan menikmati.Ketiga: Jika disajikan dalan bentuk video dapat memberikan gambaran yang lebih baik untuk konsep-konsep abstrak  dalam matematikaKeempat : Adanya tampilan yang menarik Siswa merasa  lebih senang  sehingga meningkatkan motivasi belajarnya.

Pembelajaran  berbasis TIK mampu mempermudah dalam penyampaian materi pelajaran. Dengan TIK pembelajaran matematika dapat berlangsung dengan efektif, efisien, menyenangkan dan menambah motivasi belajar siswa. Memang, untuk bisa melaksanakan pembelajaran  matematika berbasis TIK diperlukan persiapan infrastruktur, sumber daya manusia yang cukup. Tapi dewasa ini infrastruktur bukan lagi kendala utama, karena mayoritas pengguna jasa pendidikan khususnya guru  sebagian besar  telah menguasai Teknologi informasi. Hal ini dibuktikan bahwa sekarang ini hampir setiap perangkat pembelajaran diwajibkan  menggunakan jasa komputer baik yang menggunakan bahan ajar Word, power point ataupun dengan  berbagai animasi supaya para siswa  lebih tertarik dalam mengikuti pelajaran.

Penelitian De Porter mengungkapkan manusia dapat menyerap suatu materi sebanyak 70% dari apa yang dikerjakan,50% dari apa yang didengar dan dilihat (audio visual),sedangkan dari yang dilihatnya hanya 30%, dari yang didengarnya hanya 20%, dan dari yang dibaca hanya 10%.  Misalnya suatu percobaan membutuhkan waktu lama, sedangkan waktu PBM terbatas atau materi  sebenarnya sulit untuk diperlihatkan dan dieksplorasi oleh siswa. Pada saat seperti inilah diperlukan alat bantu pengajaran, salah satunya adalah pembelajaran berbasis TIK (komputer multimedia). Pembelajaran berbasis TIK adalah suatu kegiatan belajar mengajar di mana guru memanfaatkan TIK (seperti slide presentasi yang diproyeksikan melalui LD projector, multimedia interaktif, dll)

Sistem pendidikan dewasa ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berbagai cara telah dikenalkan serta di gunakan dalam proses belajar mengajar (PBM) dengan harapan pengajaran guru akan lebih berkesan dan pembelajaran bagi murid akan lebih bermakna. Sejak beberapa tahun belakangan ini teknologi informasi dan komunikasi telah banyak digunakan dalam proses belajar mengajar, dengan satu tujuan mutu pendidikan akan selangkah lebih maju seiring dengan kemajuan jaman.

Dalam  menyiapkan materi pembelajaran kami biasa mengambil materi dengan cara Download dari internet atau saling tukar bahan ajar antar teman yang mempunyai bahan ajar Power Point atau hasil download dari internet yang menarik. Di SMA negeri 2 Waingapu, siswa yang  sering meminta kami  supaya  menggunakan LCD ketika mengajar. Mereka mengatakan mengunakan LCD lebih asyik dan materi pelajaran  lebih dimengerti serta lebih yang jelas, dan siswa  tidak mengantuk, katanya. Oleh karena itu  saya merasa lebih baik dan nyaman jika kita dalam mengajar menggunakan LCD. Selain itu dengan menggunakan LCD  para siswa lebih memperhatikan dan lebih mudah menyerap ilmu yang diberikan serta guru juga lebih mudan dan percaya diri dalam mengajar.

Dengan menerapkan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, internet, diharapkan  dapat memotivasi belajar siswa. Selain untuk meningkatkan sumber daya manusia, guru menjadi tertantang untuk lebih banyak belajar  dan belajar  mengikuti kemajuan  jaman. Sekarang ini kita sudah memasuki era  modern, kota metropolitan, seharusnya kita jangan  mau ketinggalan zaman. Mari kita maju terus, move on memegang semboyan “ Long Life Education. “Semoga”

Penulis
Ledwina Eti Wuryani. S.Pd
Guru SMA Negeri 2 Waingapu




















Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...