Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2022

NASIB…..SIAPA TAHU?

 


Tak pernah kubayangkan sekecil apapun

Tak pernah kumimpikan setitikpun

Tak pernah aku harap sedikitpun

 

Aku hanya orang yang terbuang

Orang  tak berharga dan tahunya ongkang-ongkang,

sering dilihat dengan sebelah mata oleh seseorang

 

Sebagai manusia punya naluri

Punya hati dan nurani

Ada rasa empati walau tak dihargai

 

Doa, dan hanya bisa doa untuk orang yang membenci

Tetesan airmata yang kadang membasahi pipi

Sedih!! Tapi itu bukanlah solusi

Jadi  orang harus bisa menghibur diri

 

Damai dengan pribadi

Tenangkan hati

Sampaikan pada bapa surgawi

Dialah segalanya paling mengerti

 

Fobamor, 19 April 2022

 

Kamis, 02 September 2021

PUISI KEMERDEKAAN

 


Oleh : Ledwina Eti Wuryani

 

Dulu!, Bendera Holand yang berkibar di tanah kita!

Berkibar  di atas langit  bumi tercinta  Indonesia,

Jantung bagai teriris sembilu,  Sesak!  rasa hati di dada,

Para pahlawan  berjuang bertarung nyawa,!

 

Dengan semangat membara  demi merebut tanah tercinta,

Rela berkorban nyawa  sebagai taruhannya

Banyak sudah  para pahlawan kita  gugur di medan perang!

Demi baktinya kepada Negeri tercinta

 

 

Kini,  Kita sekarang sudah  merdeka!!

Kebebasan memanggil setiap jiwa,

Hati lega, bendera kita berkibar  gagah perkasa!,

Mari!! , isi kemerdekaan ini dengan  inspirasi, inovasi dan karya!

 

 

Kerahkan segenap  jiwa raga  dan  tenaga kita,

Merdekakan dari kemiskinan, pendidikan dan kemanusiaan,

Dengan semangat  membara dan bernyala-nyala!

Gaungkan prestasi Indonesia ke Seluruh Dunia!

.

 

Wahai Indonesia..... Hai Indonesia!

Tak kan pernah lupa, trimakasih pahlawan bangsa,

Merdeka!!!  .....Merdeka!!

Tanah air Indonesia pasti Jaya!

 

                                                                Waingapu, 5 Agustus 2021

 

 

 

Rabu, 25 Agustus 2021

Puisi Telelet Antologi



  

KRITIS DITERJANG CORONA

Oleh : Ledwina Eti

 

Kusimpan goresan ini

Mengukir sebuah karya seni

Di sebuah puisi telelet terkini.

 

Kita tak pernah tahu dari yang Esa

Aku tak tahu pula umur kita tersisa

Hanya bisa pasrah pada yang kuasa

PadaNya saja kita  ungkapkan rasa.

 

Sedih, perih,  kini suamiku terpapar

Aku, anak-anakku juga terkapar

Mencekam pandangan nanar

Anggota badan terasa onar

Wajah  layu tak bersinar.

 

Sedih,sakitnya luar biasa

Badan letih rasa tersiksa

Harapan sirna,  putus asa

Ingin marah tapi tak kuasa

Oh TuhanKU   aku harus bisa

Semangat  kuat dan sentosa.

 

Derita ini membuat aku menangis

Apalagi saat badan lunglai dan kritis

Gelisah, susah tidur hanya meringis

Menahan sakit hingga hati terkikis

Sesak nafasnya hampir habis.

 

Ujian,  diterimalah dengan rela

Iklas hati jangan buat tercela

Dunia menghadapi pratala

Sanggupkan menolak bala.

 

Refleksi dari hati terdalam

Agar tak rasa dalam kelam

Ungkapan syukur dan salam.

 

 

Waingapu, 23  Agustus 2021

 

 


 

 

 

 

 

HIDUP DITANGAN TUHAN

OLEH : Ledwina Eti

 

Saat  hati terasa  tak tenang

 Tuhan terasa jauh di awang-awang

Damai  tak ada, apalagi kasih sayang.

 

Hati  seolah terasa kering kerontang

Pikiran  tak nyaman terasa melayang

Tak tentu arah yang jelas jadi tegang

Roh jahat selalu terbayang-bayang.

 

Terasa hidup hampa tak bermakna

Hidup percuma dan  tak ada guna

Cita-cita, harapan semua sirna

Hidup seolah tak berwarna

Hambar tak ada pesona.

 

Aku mencoba  kuat

Menatap  penuh semangat

Menjadi orang beriman dan taat

Bersujud kepada Tuhan agar selamat

Berdoa, berpengharapan  sebagai umat

Untuk hidup kekal, bekal menuju akhirat.

 

Bahagia jika  hidup dalam Kasih Tuhan

Hati sukacita  dan  rasanya selalu nyaman

Sejahtera, bahagia dan  penuh kedamaian

Penuh syukur,  tenang dalam pengharapan

Hanya kepadaMU yang selalu kurindukan.

 

Saat kudengar sangkakala menggema

Suara kecapi turut berbunyi bersama

Dengan kedua tangan sujud kuterima

Tak pandang  kita semua sama.

 

Trimakasih bisa hidup dalam Dia

Damai sejahtera membuatku bahagia

Senyum penuh syukur dan hati  selalu ceria.

 

 

 

 


Waingapu, 24  Agustus 2021

 

 

 

 

 

IBUKU

Oleh  : Ledwina Eti

 

Ibu  lahir ke dunia  tanggal  tujuh belas

Bulan Agustus 45  saat Indonesia terbebas

Saat pahlawan lega tugasnya tuntas.

 

Lahir bayi kecil mungil yang tangguh

 Rasa merdeka membuat hati teguh

Gembira membuat bugar tubuh

Lahir  selamat tak mengeluh.

 

Panjang umur diberkati

Terus bersyukur dihati

Tersenyum dengan pasti

Saudara menaruh simpati

Kepadamu ibu aku kan berbakti.

 

Kini hatimu dipenuhi dengan cinta

Tak  lupa memberi nasehat dan cerita

Membuat kita semua ada suka cita

Rasa damai sejahtera setiap kita

Terpancar aura terlihat nyata

Hati sejuk teduh dan tertata.

 

Ibu mengajariku  berbagi

Mandiri  dan jangan grogi

Rendah hati tapi bersinergi

Agar bisa hidup smart berenergi

Tak boleh sombong apalagi unjuk gigi.

 

Keluarga kami dibuatnya selalu ceria

Saling melengkapi dan saling setia

Hingga  terwujud keluarga bahagia

Sebagai warga negara Indonesia.

 

Merdeka!!  Kusampaikan Selamat

Ibuku dan ibu pertiwi agar  tetap  Sehat

Untuk Indonesia maju dan  penuh semangat.

 

 


 

 

Waingapu, 17  Agustus 2021




 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamis, 05 Agustus 2021

 

PUISI  KEMERDEKAAN

Oleh : Ledwina Eti Wuryani

 

Dulu!, Bendera Penjajah yang berkibar di tanah kita!

Mengepak di atas langit tanah Indonesia,

Jantung bagai teriris sembilu,  Sesak!  rasa hati di dada,

Para pahlawan  berjuang bertaruh nyawa, tapi pengorbanan itu tak sia-sia!

 

Kini,  Kita sekarang sudah  merdeka!!

Kebebasan memanggil setiap jiwa,

Hati lega, bendera kita berkibar  gagah perkasa!,

Mari!! , isi kemerdekaan ini dengan  inspirasi, inovasi dan karya!

 

 

Kerahkan segenap  jiwa raga  dan  tenaga kita,

Merdekakan dari kemiskinan, pendidikan dan kemanusiaan,

Dengan semangat  membara dan bernyala-nyala!

Gaungkan prestasi Indonesia ke Seluruh Dunia!

.

 

Wahai Indonesia..... Hai Indonesia!

Tak kan pernah lupa, trimakasih pahlawan bangsa,

Merdeka!!!  .....Merdeka!!

Tanah air Indonesia pasti Jaya!

 

                                                                Waingapu, 5 Agustus 2021

 

Sabtu, 10 Juli 2021

Kata Bijak 1

 

 

1.      “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan  hilang di dalam masyarakat  dan dari sejarah. Menulis adalah  bekerja untuk keabadian.” (Pramoedya Ananta Toer)

 

2.      “ Menulis adalah sebuah keberanian  yang tidak dimiliki semua orang” (Pramoedya Ananta Toer)

 

3.      “Semua orang akan mati, kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak” ( Ali Bin Talib)

 

4.      “Penulis tidak pernah dilahirkan, tetapi dia diciptakan. Bakat menulis tidak selalu dibawa sejak lahir, tetpi tumbuh oleh satu motivasi dan gagasan”.( Bambang Trimansyah)

 

5.      Pendidikan  adalah  paspor ke masa Depan, karena besok  milik  mereka  yang mempersiapkannya hari ini  ( Malcioln X )

 

6.      Mulailah dari mana  kau berada.  Gunakan apa  yang kau punya. Lakukan apa yang kau bisa.  ( Arthur Ashe)

 

7.      Belajarmemang tidak selalu mudah tapi  ini saatnya  kita berinovasi, ini  saatnya  kita bereksprimen , ini saatnya kita mendengar hati nurani dan belajar  dari Covid-19 agar kita  menjadi masyarakat  dan bangsa yang  lebih baik  di masa depan. Untuk  pertama kalinya  guru- guru melakukan pembelajaran lewat online, menggunakan  tool baru dan menyadari  bahwa sebenarnya  pembelajaran bisa terjadi dimanapun  ( Nadiem makarim)

 

8.      Akibat pendemi ini, orang tua  jadi sadar sulitnya tugas guru mengajar  secara efektif. Hal ini, menurutnya  berdampak positif, sehingga  menimbulkan  rasa empati antara orang tua dan guru  yang mungkin sebelumnya kerap diabaikan. ( Nadiem makarim)

 

9.      Pendidikan adalah senjata, yang  efeknya  tergantung  pada siapa  yang memegang di tangannya dan pada siapa itu  ditujukan. ( Joseph  Stalin)

 

10.  Pendidikan adalah  senjata paling ampuh yang kamu  gunakan  untuk mengubah  Dunia   ( Nelson Mandela)

 

11.  Kegunaan pendidikan  adalah untuk  mengejarkan seseorang  untuk  berfikir  dengan intensif dan kritis. Kecerdasan  dan karakter itulah  tujuan pendidikan  sesungguhnya. ( Martin Luther King Jr)

 

12.  Kemajuan kita  sebagai bangsa  tidak  bisa lebih  cepat  daripada  kemajuan  kita dalam  pendidikan. Pikiran manusia adalah  sumber  daya  Fondamental kita.

 

13.  Menulisklah apa yang diinginkan  dan menulislah  yang bisa ditulis. Jangan  sampai menulis yang tidak  bisa  ditulis,  sehingga bermanfaat. ( Mario Teguh, Mr Brams)

 

14.  Menulislah supaya  engkau menemukan  banyak teman menulis.  Menulislah untuk menemukan sahabat pembaca setiamu.

 

15.  Teruslah bersemangat  untuk memantaskan diri menjadi  pribadi  yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani. Terus belajar dengan banyak sumber. Banyaklah membaca buku. Karena kita tidak mungkin  bisa menulis  jika kita malas membaca. Jadilah sebaik-baiknya manusia yang bisa  memberi manfaat untuk banyak orang.  ( Namim AB Ibnu Solihin)

 

16.  Yakin dan percayalah, siapapun bisa jadi apapapun. Asalkan mau berusaha dan berdoa. Kunci utamanya adalah  percaya diri, teruslah menulis dan  jangan berhenti menulis. Wujudkan cita-cita  untuk menerbitkan buku. Jangan  sampai lingkar setan kebuntuan menghantui kita sebagai penulis. ( Muhammad Firman Suwarya)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karenamu Covid-19

 


 

Kemarin kita  masih bersama

Saling tersenyum dan berbagi tawa

Berkumpul bercanda bersama

Terasa indah

 

Sekejap kini semuanya berubah

Saya takut  terasa menghantui

Ini  karena  kesobongan

Dan  nafsu sehat kita di dunia ini

 

Reff

Kadang tak mampu hadapi

Cobaan yang Tuhan berikan ini

Kepintaran seakan binasa

Semua tak berdaya

 

Ini teguran Tuhan untuk kita

Tiada yang mampu   menolaknya

Tunduk sembah mohon ampun sebab dia

Tuhan di atas  segalanya

 

Oh Tuhanku, jika memang ini hukumanmu

Jangan Engkau memberi melebihi batas kemampuanku

Kami manusia  rapuh dan lemah  tak berdaya

Ampunilah semua  dosa dan salah

Biarkan semuanya berlalu

Dari dunia ini selamanya

 

Tuhan Tidak Tidur

 

Tuhan  Tidak Tidur

Oleh: AHOK

 

 

Apapun juga

Kenyataan yang mesti kuterima

Walau  sukar kumenjalaninya

Karena Tuhan  yang punya kuasa

Di atas jalan manusia

 

Reff

Dan imanku berkata Tuhan tidak tidur

Kau yang menjaga hidupku sempurna

Selama kusetia Engkaulah Tuhan yang

Menyelesaikannya bagiku, yang berharap padamu

 

Apapun juga kenyatan yang mesti kuterima

Walau sukar ku kan menjalaninya

Karena Tuhan Yang punya kuasa

Di atas jalan manusia

 

Haaa ....Huuuu...Hooo......

 

Selasa, 22 Juni 2021

Kehidupan


 Oleh : Ledwina Eti 

Hidup, mati kita  sudah di atur olehNya
Manusia bisa berencana, tapi semua Tuhan yang menentukan
Isi hidup ini untuk hal yang bermanfaat
Semoga semakin  menjadi berkat  bagi sesama

 
Tuhan.... kami manusia lemah
Tapi kami  percaya Tuhan selalu membimbingku setiap waktu
Di setiap detak jantung
Dan setiap helaan nafasku
 
Menjadi yang tebaik itu penting, tapi berbuat baik jauh   lebih penting
Kita  sadari Kebaikan bisa cepat  terlupakan
Tapi  janganlah berputus asa......
Tuhan selalu beserta kita

 
Kebahagiaan Hidup bukan tentang apa yang  kamu miliki
Tapi  bisa menghargai apa yang ada padamu saat ini
Bukan siapa yang terbaik
Tapi tentang siapa yang  mau dan rela   berbuat  baik
 
Kadang  kita memaksakan diri  supaya terlihat baik
Padahal terlihat baik belum tentu  baik
Kebaikan itu baik  dari hati ......
membekas di hati dan akan selalu  diingat dalam  hati

 
Semua  orang  pada umumnya ingin dikatakan baik
Tetapi  tidak semua orang   rela berbuat  baik
Hanya orang yang peduli dengan sesamanya
Yang rela  berkorban ... itu yang namanya orang baik
 
Hingar bingar dunia menjanjikan kenikmatan
Ada saja orang yang terlena hingga lupa daratan
Tetapi ...... itu sementara saja
Ya,,, itu hanya sementara

 
Kebaikan  yang kita  taburkan kadang menyakitkan
Tapi  yang baik itu tetaplah abadi
Semoga  hari-hari hidupmu bertabur kebaikan
Agar  bisa mempesonakan Tuhan
 
Tuhan tidak melihat  seberapa berartinya  hidup  di dunia
Tapi sejauh mana kebaikan yang kita taburkan untuk sesama
Yang Kita buat dan yang kita lakukan untuk mereka
Percayalah.  Apa yang kita lakukan akan selalu dilihatNya

 
Jika Memang kita pernah berbuat salah
Melukakan hati Tuhan
Pertanggung jawabkan!
Mohon padaNya ampunan untuk dosa kita,  
 
Besar harapan ketika  hidup mengharuskan untuk pulang
Kita sudah diselamatkan, disucikan
Itu akan membuat hidupmu akan tenang dan Nyaman
Baik di dunia dan hingga di tempat keabadian.

 

Waingapu,  Rabu 23 Juni 2021

 

 Koleksi pribadi

ATM

Jumat, 18 Juni 2021

Anakku.... buah hatiku

 


Oleh : Mama  Ledwina Eti Wuryani

 

Kamu  masih punya mimpi

Untuk  kamu  yang  ‘kini’ sedang berjuang  kuatkanlah hatimu

Berdirilah dan teruslah  melangkah

Saya  percaya  kamu  ‘pasti bisa!’  melewati semuanya

Jangan  pernah  berpikir untuk  mundur

 

 

Percayalah Tuhan   tahu kita mampu

Ia  tidak pernah mencobai  melebihi batas kemampuan kita

Oleh karena itu  ia membiarkan kita  dicobai, supaya kau lebih dewasa

Supaya  kita mulai belajar  arti sebuah ketegaran.

 

Kita sedang menghadapi badai

Janganlah bergeming

Yakinlah,....badai pasti berlalu

 

Selalu ada cahaya  yang menghalau kegelapan

Jangalah putus asa....

Itu  sudah biasa  dalam hidup,  ‘biasa!’

Setiap orang mempunyai kesusahannya sendiri

 

Kamu  yang masih punya mimpi

Masa depan  sudah ada di depan matamu

Terus...dan terus berjuang..., jangan kasih kendor...kejarlah mimpimu!!!

 

Kalau mimpi  itu sudah terwujud,

Jika jatuh...akan jatuh diantara  bintang-bintang,

Kami semua akan senang,  deraian air mata riang

Semua  orang menantimu pulang  dengan kemenangan!

Bapa,..mama.....kakanda...dan para saudara...

 

Mereka akan senang, bangga atas  keteguhan hatimu

Dengan ketegaran, semangat, usaha dan kerja kerasmu dalam memwudkannya

Tuhan  tak pernah lelah melindungi,  mendampingimu.....memberkatimu....

Hingga kau  mewujudkan cita-citamu

Ingat....kami terus menunggumu

 

Berjuanglah...dan terus berjuang

Kami selalu menemanimu  didalam iman dan harapan

Dalam perhatian dan  untaian doa

Sukses Anakku...........

Salam sehat selalu..........

 

Mama, Waingapu 16.53 Jumat 18 Juni 2021

Senin, 31 Mei 2021

MEMAAFKAN

 

Motivasi Iman

 

 

#MEMAAFKAN

Memaafkan  menyembuhkan rasa sakit
Memaafkan mudah dikata-kata
Tapi sulit dalam tindakan
Sering kita  gagal memafaatkan sesama
 
Karena gengsi dan masalah  harga diri
Kita menganggap dengan  tidak memberi maaf...
Kita menyembuhkan rasa  sakit
Dan menghukum orang yang  menyakiti kita
Padahal sebenarnya  justru hal itu akan membuat  luka batin kita
Semakin sakit...

 
Membuka pintu maaf itu ibarat obat bagi kehidupan
Pahit Rasanya, tapi menyembuhkan
Hanya dengan membuka  pintu maaf
 kita membebaskan hati dari rasa sakit
 
Dua hal akan kamu dapatkan saat kamu memaafkan ...
Kamu telah memulihkan hatimu
Dan Hati dia yang bersalah

 
Orang yang paling sabar diantara kamu
Ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain
Meski Dia berkuasa untuk membalasnya
Orang yang paling cepat  melupakan kesalahan orang lain
Adalah orang yang paling bahagia

 
Tuhan telah lebih dahulu memaafkan kesalahan
Dosa kita
Kita harus saling memaafkan
belajarlah  untuk memaafkan
Karena memaafkan menyembuhkan Rasa sakit
 

 

Anakku Permataku 2

 Doa dan Asa


Sepenuh hati
Aku  mencintaimu 
Membanggakanmu,
Ingin  menyanjungmu

Kamu sudah  dewasa
Ijasah  sarjana sudah ada, artinya  kompetensi pasti punya
Waktu dan peluang begitu  banyak tersedia secara nyata
Tinggal siap ‘kemauan’ , ‘tenaga’ dan siap  ‘kerja’

Jangan suka  tunda-tunda 
Jangan sia-siakan waktu yang ada
Tunjukkan  dengan bukti nyata,
Pasti bisa! Bisa! Pasti bisa!

Dengan  hati dan semangat kerja,
Kemauan  untuk berusaha
Berdoa! ,  yakinkan! Diri
Tuhan  menuntun, mendapingi,  membimbing  dengan pasti 


Kesuksesan itu akan diperoleh bagi orang yang mempersiapkan hari ini
Jangan tunggu  besok atau nanti
Bersikap mandiri, semangat dan segera eksekusi
Usaha apa yang cocok di hati  secara pribadi

Tuhan......
Seluruh  rencana apapun harus ada campur tangan Tuhan sendiri
Kami mohon dengan rendah hati,
Datanglah Engkau ya Tuhan untuk anakku, permata hatiku
Agar dia bisa Kerja, punya usaha,  jadi pelayanan  dengan niat suci 
Terkhusus untuk orang-orang di sekitarnya yang harus dihidupi
Dicukupi, dinafkahi .......biar kadang  bikin sakit hati, tapi  semoga jangan benci

Sayangi, cintai dengan penuh rasa di hati
Supaya Tuhan  terus mengiringi langkahmu setiap hari...ya setiap hari..
Dijauhkan dari halangan, rintangan yang berarti 
Agar  mandiri dari saat ini  hingga  saatnya nanti.


Doa ibu, untuk anak yang  belum dapat pekerjaan yang jelas
Semoga  ada rasa :

Percaya Diri     :  Merasa mampu melakukan
Motivasi             :  Ingin melakukan
Usaha     :  Ingin bekerja keras
Tanggung jawab     :  Melakukan apa yang benar
Inisiatif             :  Bergerak melakukan tindakan
Ketekunan     :  Menyelesaikan apa yang telah dimulai
Kepedulian     :  Menunjukkan kepedulian terhadap orang lain
Kerjasama kelompok  :  bekerja dengan yang lain
Akal sehat     :  Menggunakan  penilaian yang baik
Pemecahkan masalah :  Membuat apa yang diketahui dan apa yang dapat dilakukan
                                           menjadi   tindakan
Fokus     :  Berkonsentrasi  dengan memikirkan tujuan
Bisa dipercaya.

Waingapu,   1 Juni  2021




A n a k   k u


Anakku.........
Aku sering merasa  ingin marah karena kecewa
Atau mungkin aku pernah melukai hatinya ?
Ada sikap dan tingkah  lakumu yang kurang berkenan dihati

Tapi jujur........
Ada  rasa  takut  kau pergi....meninggalkan orang tua sendiri,
Hidup itu tak lama, 
Hidup orang tua  hanya untuk anaknya , masa depannya
Aku ingin melihat kamu berhasil, 
agar dimasa tua ini .....orang tua tenang walau hiudp  bersahaja
asalkan anaknya kelak bahagia

Tuhan.....
Jika dia berjodoh, 
Semoga Tuhan memberikan Istri  yang baik hatinya
Bisa membawa diri, membanggakan orang tua
Sehingga tak mengecewakan keluarga
Semoga!


Waingapu, 21 Mei 2021


Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...