Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Resume. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2021

BLOG ADALAH SARANA MENGAJAR DAN BELAJAR

 




Resume ke                   : 24
Tanggal                       : Rabu, 16 Juni    2021
Tema                           : Blog adalah  sarana mengajar dan belajar
Nara Sumber               :  Nani Kusmiyati,  S.Pd.,MM.,CTMP
Moderator                   : Ibu   Aam Nurhasanah
Pertemuan ke-20 Gelombang  18

Mulai Menulis  hal-hal  yang kau  ketahui. Tulislah tentang pengalaman  dan perasaanmu sendiri.
JK. Rowling

Hari ini memasuki pertemuan ke-27 , Narasumbernya adalah seorang  Mayor yang terjun dalam dunia kemiliteran. Beliau adalah  Nani Kusmiyati, S.Pd., M. M. CTMP, ditemani  moderator cantik Ibu Aam Nurharasah, S.Pd, Ibu Nani adalah alumni kelas belajar menulis gelombang 8.

Kita  simak profilnya. Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP, Lahir di Kediri, 12 September 1966. Lulusan S1 Bahasa Inggris di UIA (Universitas Islam Assyafiiyyah) Pondok Gede dan S2 MSDM di UPN Veteran Jakarta. Berpangkat Mayor TNI AL. Dinas pertama di Disminpersal (Dinas Personel TNI AL) selama 5 tahun, kemudian di Pusdiklat Bahasa selama 8 tahun, selanjutnya berdinas di Dinas Pendidikan TNI AL selama 20 tahun. Saat ini berdinas di Lemhannas, Jabatan Kasubbag Kerma Multilater Luar Negeri.

Mulai belajar menulis di bulan Maret 2020 dengan Om Jay dan beberapa guru dibawah PGRI. Sangat menyenangi literasi karena selain dapat mengekspresikan ide juga mendapat teman dan keluarga baru. Selain belajar dari group Om Jay juga belajar dari the writers dengan Om Bud (Budiman Hakim) dan Kang Asep Herna.

Mengikuti Lomba Blog di bulan Februari 2021. Hasil tulisan selama 28 hari dijadikan buku dengan penerbit YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan) dan menjadi buku Solo pertama yang dimiliki. Mengikuti pembelajaran menulis dengan Jejak Warna selama bulan Ramadhan, 30 hari dan dijadikan buku solo kedua dan masih dalam proses editing. Dua artikel dipilih Jejak Warna untuk dijadikan E-book Antologi. Saat ini bu Nani sudah mempunyai 30  buku antologi. Wow, keren!!

Motto:Belajarsepanjanghayat.Hp.081398870636Emails:nani1navy@gmail.comnani2teacher1navy@gmail.comIG:nanikusmiyatiFB:nanikusmiyatiBlog:https://naniku2020.blogspot.comhttps://thewriters.id/admin/posthttps://terbitkanbukugratis.id/nani-kusmiyati/02/2021/

  

Ibu Mayor adalah  guru bahasa inggris di TNI. Nota bene yang di ajar adalahpersonel militer dan PNS di lingkungan TNI, khususnya TNI AL. Mereka mayoritas sudah menikah dan usianya tidak muda lagi. Namun mereka masih semangat untuk belajar dengan berbagai tujuan.

Ada yang belajar karena persiapan sekolah atau misi di luar negeri atau ada yang ingin mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan kursus bahasa Inggris menjadi salah satu syarat untuk mengikuti pendidikan tersebut. Atau bahkan ada yang ingin menjadi guru bagi putra putrinya di rumah sehingga dapat membantu mereka dalam memecahkan persoalan bahasa Inggris.

Jika melihat kondisi demikian para siswa yang cenderung heterogen dalam usia, background pendidikan, pangkat dan jabatan. Kadang-kadang heterogen dalam hal kemampuan bahasa Inggris mereka. Untuk mencari calon siswa dengan kemampuan homogen di lingkungan TNI cukup susah karena mereka yang minat belajar bahasa Inggris yang diijinkan instansinya, tidak banyak. Adakalanya mereka yang mengikuti kursus bahasa karena kewajiban.Namun sebagai guru, beliau harus menciptakan suasana yang dapat diterima siswa-siswanya.

Dengan mengikuti group menulis seperti bapak ibu saat ini, banyak manfaat yang bisa kita petik sebagai guru dan sebagai penulis pemula. Menulis di blog baru saya mulai ketika pandemi covid di tahun 2020, pada saat beliau belajar menulis dengan group 8 yang diprakasai oleh om Jay, dan menghadirkan para narasumber hebat dari kalangan akademia, penulis dan penerbit.


Sejak mengikuti  pelatihan menulis pikiran  mulai terbuka bahwa menulis di blog memiliki banyak manfaat bagi guru dan penulis pemula. Seperti topik  sekarang, ”Blog adalah sarana mengajar dan belajar.”Topik diatas sudah beliau  aplikasikan selama setahun baik di kelas maupun online. Pada awal masa pandemi,  beliau menjadikan blog sebagai sarana mengajar  dan tentunya menjadi sarana belajar bagi siswa secara daring atau online.

Pada awal mulai membuat blog beberapa siswa  menemui beberapa kendala dalam hal teknologi. Orang tua lebih suka yang praktis-praktis dan masih belum terbiasa dengan membuat blog. Jika mereka harus mengetik untuk menyelesaikan homework mereka, cukup disimpan di PC atau Laptop mereka dan mengirimkan tugas melalui WhatsApp.

Karena kelas heterogen dalam usia, kebanyakan dari siswa yang muda-muda sudah piawai dalam hal teknologi namun mereka belum terbiasa menulis di blog. Pada saat membuat blog pertama kali minta mereka mencari contoh di youtube. Dan yang sudah berhasil membuat blog kemudian  mengajari teman-teman sekelasnya. Akhirnya mereka bisa membuat blog dengan berbagai desain. Bahkan lebih bagus dari blog milik gurunya.

Blog sebagai salah satu media untuk menyimpan materi ajaran yang kemudian di share ke group whatsapp. Beliau juga meminta mereka mengerjakan tugas di blog dan share link blog ke group whatsapp. Teman-teman mereka dapat memberi komen tentang isi dari blog  teman-teman mereka. Bu Nani juga mengoreksi melalui blog. Di hari berikutnya apa yang mereka kerjakan didiskusikan di kelas atau di whatsapp. Sebagai guru tentunya  tidak mau terjebak dengan homework-homework yang diberikan. Tugas guru harus membaca cepat dan menggaris bawahi kalimat atau kata juga grammar yang kurang tepat.  Kumpulkan dengan kesalahan-kesalahan teman-teman lainnya dan dibahas secara umum di kelas atau melalui whatsapp. 

Penggunaan blog sebagai media belajar sangat bermanfaat. Pada awalnya menulis di blog karena terpaksa selanjutnya mereka menjadi terbiasa. Kemampuan menulis dalam bahasa Inggris mereka meningkat. Sedangkan kemampuan speaking mereka juga bertambah karena bu nani sebagai guru meminta mereka untuk merekam suara mereka  dan di share di group (jika daring). Jika belajar dengan tatap muka, mereka diminta untuk bicara di depan kelas. Bagi level Dasar, mereka boleh membawa drafnya dan dibaca di depan kelas.

Yang sedang beliau tekuni sekarang adalah mengikuti kelas WCS (Writer Class School). Pematerinya dari anak-anak muda yang berbakat dalam bidang literasi. Jika tidak mengumpulkan tugas bisa mendapat surat peringatan pertama. Surat peringatan itu maksimal 3 kali. Jika sudah 3 kali akan dikeluarkan dari group. Jelas hal ini akan menanamkan motivasi menulis yang luarbiasa.

Sang Mayor mengatakan bahwa "Cara melahirkan karya yaitu dengan menulis di blog atau di media sosial lainnya, mengikuti project menulis buku antologi dan menerbitkan buku dengan tulisan sendiri". 

Motivasi lain yang didapatkan oleh sang Mayor datang dari pemateri kelas WCS yaitu Kak Muktar yang mengatakan bahwa: " Tulislah apa yang kamu pikirkan, lakukan dengan hati tenang. Lakukan saja, maka banyak cara yang akan kamu temukan untuk menyelesaikannya", "Rutinitas akan membuat hal sulit menjadi biasa". .

Inilah materi  yang sarat pengetahuan dan sangat menginspirasi.  Disajikan oleh sang Mayor Nani Kusmiyati , S.Pd., M. M. CTMP. Saya jadi termotivasi untuk mengenalkan  blog pada  peserta didik.

Trimakasih Mayor  untuk materinya sudah menggugah semangat saya  untuk  terus menulis. Salam Literasi!

 

Waingapu, kamis 17 Juni 2021

 

Selasa, 15 Juni 2021

MENULIS BUKU AUTOBIOGRAFI

  

 



Resume ke : 23
Tanggal         : Selasa  , 15 Juni    2021
Tema  :  Menulis  Buku Autobiografi
Nara Sumber :  Bp Suparno, S.Pd, M.Pd
Moderator      : Ibu Maesaroh 
Pertemuan ke-20 Gelombang  18

Setiap kita pasti punya cerita yang berbeda. Semoga hidup  bisa selalu menabur cinta dan harapan. Karena kita tak pernah tahu kapan Tuhan akan membawa kita pada keabadian yang  sempurna.  Harapan  besar pastinya  ketika kita  pulang dengan rasa bangga, karena kita  telah mengisi  kehidupan  dengan kemenangan dan cinta.

Materi  malam ini dibawakan oleh    Bapak Suparno, S.Pd., M.Pd. tentang "Menulis Buku Autobiografi. Dengan moderator Ibu ketua menulis gelombang 18, yaitu Ibu Maesaroh, M.Pd.

Sebelum pemaparan materi kita mengenal  lebih dulu Bapak  Narasumber kita, beliau adalah Bapak Suparno, S.Pd, M.Pd. TTL: Magetan, 25 Juli 1966. Pekerjaan: kepala SMP 2 Karangrejo Magetan. Riwayat pendidikan D3 ( IkIP Surabaya’ 1989), S1 (Univ. Widya Mandala, Madiun ,1996), S2 (UNIPA Surabaya, 2008). Selain sukses dalam pendidikan dan kariernya sebagai kepala sekolah  beliau juga sukses dalam menerbitkan buku. Dalam bukunya beliau menuliskan hal-hal yang bersifat motivasi dan inspirasi. Seperti motivasi ibadah, bekerja dan belajar. Selain itu beliau juga sudah menulis buku autobiografinya yang berjudul " Perjuangan Hidupku ". Bercerita tentang kehidupan sendiri.

Sebagai pembukaan beliau mempersilahkan peserta berkunjung ke blog , tulisannya indah, ringan dan  menginspirasi, karena  saya terkesan maka saya sertakan tulisan beliau :

Haus menulis lapar membaca

Tulisan saya memang ringan-ringan saja. Tidak yang tinggi tinggi. Saya tidak  bercerita tentang langit, mendung,  bintang- bintang, bulan dan matahari. 
Karena saya bukan dilevel  itu,  saya hanya menulis  disekitar  saya, tentang pasir atau debu  yang menempel  di kulitku. Barangkali  ada butir pasir atau debu  yang bermanfaat.  
Tadi pagi saya naik  sepeda motor dari Dindik ke SMP  Takeran,  saya sering disalip sepeda motor atau mobil, ada yang nyalipnya  sopan ada yang tidak sopan. Orang  orang  itu  mengendarainya  terlalu kencang. 
Saya lihat speedometer saya ternyata menunjukkan  angka 40 - 50 km / jam. 
Ternyata  bukan mereka  yang terlalu  kencang,  tetapi saya yang terlalu pelan.
Kadang saya berfikir  terhadap orang yang dinilai kemajon. Barangkali  bukan kemajon, tapi kita  yang terlalu dibelakang, terlalu  tertinggal. Karena tidak bisa mengikuti  akhirnya memberikan  stikma kemajon.
Orang yang berfikir  maju,  walaupun  dikatakan  kemajon, sebaiknya  lanjut  saja. Kalau  terpengaruh  dengan perkataan  orang yang tertinggal,  maka kemajuan yang sudah di ambang finish  akan berhenti.
Sebaliknya  orang yang tertinggal mau introspeksi  diri,  mengapa  mereka  bisa lari  kencang, sedangkan saya tidak?
Untuk  itu  harus berani  memutuskan  untuk  belajar.  Belajar  tidak semuanya harus di sekolah,  atau bangku  kuliah. Tapi bisa dengan cara membaca dan menulis.  
Sayangnya  kualitas membaca kita  di urutan ke 60 dari 61 negara.  Artinya  kemampuan  membaca kita masih rendah. Kita hanya mau membaca  tulisan tulisan di WA, tapi kalau  dihadapkan  pada tulisan  di buku,  lebih-lebih  buku  yang tebal  maka  mata kita sudah langsung ngantuk. Perut terasa mual.
Tapi kalau ditekad  terus maka ngantuknya hilang, mualnya  berubah jadi haus dan lapar. Haus menulis,  lapar  membaca.

    Kita tidak tahu berapa  umur seseorang.  Kita juga tidak tahu  kapan ajal  menjemput. Menulislah  buku  biografi  agar  anak  cucu  tahu  sejarah perjalanan  kehidupan kita. Dari sejarah  perjalanan  kehidupan kita,  anak  cucu bisa belajar  betapa   perjuangan yang luar biasa untuk  mencapai  kesuksesan . Suatu  saat  pasti  ada diantara  anak  cucu kita  yang cinta pada ilmu  pengetahuan dan ingin tahu  sejarah  perjalanan  kehidupan  nenek moyangnya. Di saat itu  buku   biografi  sangatlah  berharga. Menulislah  buku  biografi  sebelum ajal menjemput , agar namamu dikenang  anak  cucumu  dan orang-orang  setelahmu.  

    Awalnya Pak Parno mengira bahwa hanya orang-orang populer dan yang  mempunyai jasa-jasa bagi negeri ini yang bisa ditulis dalam buku biografi. Ternyata pendapat itu keliru. Sukses itu bukan hanya milik orang kaya.  Belajar itu tidak harus pada orang ternama.  Tapi pada siapa saja yang di situ ada hikmah.  Semua orang  boleh Sukses. Semua orang berhak kaya.Termasuk menulis buku  biografi, siapa saja boleh menulis biografinya. Tulisan kita akan menemui takdirnya masing-masing.

    Mengawali materi  sebagai motivasi beliau mengutip tulisan dari rektor IKIP Surabaya bernama Prof. Dr. Budidarma dalam tulisannya beliau menuliskan " Kita ini orang-orang biasa maka untuk mencapai sukses, harus berjuang luar biasa, belajar luar biasa, bekerja luar biasa dan berdoa luar biasa " . Sebenarnya bukan hanya anak cucu yang akan bisa belajar dari buku autobiografi. Tapi siapa saja yang membaca dan siap mendapatkan tambahan pengetahuan atau pengalaman.  Mereka akan bisa belajar dari buku yang merupakan amal jariyah. Apabila jika kita sudah meninggal kemudian buku kita dibaca oleh banyak orang. Pembaca  setia kita  akan terinspirasi untuk melakukan hal-hal yang baik.  Misal  menjadi rajin bekerja, rajin belajar, banyak berdoa.  Dengan  begitu  kita  akan mendapatkan pahala.

 Cara menyusun buku biografi itu mudah sekali karena apa yang akan kita tuliskan itu sebenarnya sudah pernah kita alami. Kita mengingat kembali. Kita tuangkan  kisah kita yang menarik, yang mengesankan , membahagiakan ataupun yang mendukakan hati. 

Menurut para pakar menulis, seorang penulis itu bisa menuliskan apa yang dilihat, apa yang didengar, apa yang dialami. Dan menulis buku biografi ini menulis apa yang dialami sehingga lebih mudah dan cocok sekali bagi penulis pemula.

 Sebaiknya sebelum menulis buku autobiografi bacalah terlebih dahulu buku biografi orang ternama dari hasil membaca tersebut kita bisa mengetahui apa saja yang baik untuk dituliskan di dalam buku biografi itu. Jangan  hanya satu buku  tetapi minimal  3 buku sehingga  kita memiliki  pembanding yang baik. Jangan  hanya  orang-orang  ternama,  tetapi  juga  membaca  buku  biografi orang-orang  yang selevel  dengan kita. Sehingga  kita tidak  berkecil  hati  untuk  menuliskan  perjalanan  hidup  kita.

Menurut pak Suparno, langkah-langkah menulis autobiografi adalah sebagai berikut:

1. Membuat Outline atau kerangka tulisan.

 Fase Kelahiran, Fase Balita,Fase TK,Fase SD,Fase SMP,Fase SMA,Fase Kuliah,Fase BekerjaFase ,Menikah dan seterusnya. Banyak hal yang bisa dituliskan atau dikembangkan menjadi tulisan atau naskah buku. Outline di atas merupakan salah satu contoh yang bisa dikembangkan dalam buku autobigrafi. Untuk mendapatkan  hasil tulisan yang baik hendaknya  kita  membaca rujukan-rujukan  biografi orang-orang ternama  sebagai sumber belajar  paling tidak 1-3 buku supaya tulisan kita ada kemanfaatannya juga untuk orang lain.

2. Membuat jadwal menulis.

Dalam tahap ini sangat dibutuhkan komitmen dalam menulis. Jangan sampai jadwal yang sudah ada diabaikan atau dibiarkan terbengkalai dengan beragam alasan.  Saya masih kewalahan dalam menetapkan jadwal menulis. Meskipun saya tetap berusaha menghasilkan tulisan dalam waktu-waktu tertentu, apalagi ketika saya bekerja. Saya berusaha membagi waktu untuk bekerja dan menulis. Karena ketika sampai di rumah, waktu banyak dihabiskan dengan anak-anak. Ketika malam pun sama. Kadang-kadang mencuri waktu untuk ikut belajar. Tapi semangat untuk menulis tetap menggelora.

3. Melengkapi data pendukung

Agar tulisan baik  dan menarik , sebaiknya dilengkapi dengan data pendukung. Data pendukung yang dimaksud bisa berupa gambar, video, buku diary, foto, dan sebagainya.

4. Mengembangkan outline menjadi tulisan

Outline itu sangat penting,  Di tahap ini, kita mulai menulis outline yang telah dibuat. Tulislah ide-ide yang muncul dalam pikiran kita. Biarkan pikiran menyatu dengan tulisan. Tuliskan semua ide yang muncul. Jangan sekali-kali berusaha mengedit tulisan saat menulis, karena mengedit akan memperhambat jalannya inspirasi atau pengembangan tulisan 

kita.Menulislah seperti air yang mengalir yaitu menulis bebas tanpa ada yang membatasi.Kembangkan tulisan sesuai dengan outline yang telah dibuat, sehingga  tulisan menjadi lengkap. Setelah menulis semua sejarah perjalanan hidup, baca kembali tulisan yang dibuat.Jika ada yang kurang, lengkapi dan kembangkan menjadi tulisan yang menarik  dan enak dibaca tentunya.

5. Mengedit

Setelah selesai menulis  dibaca kembali, kemudian diedit bagian-bagian yang salah, yang tidak jelas atau ada bahasa yang kurang bisa dipahami. Jika perlu jangan hanya dibaca ulang 1 kali  tapi beberapa kali sehingga kita  merasa puas. Perhatikan diksi, struktur kalimatnya atau mungkin jangan sampai  tulisan belum sesuai dengan KBBI.

6. Memilih editor

Setelah selesai pengeditan personal, minta bantuan teman atau seseorang yang ahli dalam mengedit atau editor langsung  untuk mengedit tata bahasa, ejaan, dan sebagainya.

7. Membuat cover buku

Buatlah cover buku yang bisa menarik minat pembaca untuk melirik buku kita. Tentunya yang sesuai dengan isi buku yang ditulis. Sebaiknya seimbangkan antara isi buku dengan covernya,  sehingga pembaca benar-benar puas terhadap keduanya

8. Kata Pengantar

Usahakan kata pengantar ditulis oleh orang-orang hebat atau terkenal. Kita merasa puas,  buku yang diterbitkan bisa membawa keberkahan baik secara pribadi maupun bagi orang lain. 

9. Kirimkan ke Penerbit

Setelah semuanya beres, kirimkan ke penerbit yang dipercaya memberikan keberuntungan. Cetakannya bagus, harga terjangkau, waktunya  cepat, servis memuaskan dan lain-lain.

Catatan : 

 Dalam menulis buku biografi tidak ada batasan tertentu atau kode etik yang  penting  tidak ada unsur  sara, tidak  menjelek-jelekkan  orang lain yang membuat tersinggung  sehingga  lecet  hatinya dan  luka persaannya. Tulislah  yang mengandung hikmah saja,  karena buku  kita akan  dibaca  orang hingga hari kiamat.

Mengemas tulisan pada buku biografi agar tidak seperti curhatan hati  namun bisa menjadi pelajaran hidup bagi yang membacanya sebenarnya tidak ada ketentuan, yang penting menarik, ada hikmah bagi pembacanya berupa ilmu. Motivasi  bagi penulis buku  autobiografi,  Dia akan berjuang  menjalani  hidup  dengan perbuatan  yang baik, yang suatu  saat akan dituliskan  dalam buku  biografinya.

Sukses itu bukan milik orang kaya, jika ingin menulis autoboigrapi menulislah sebagai bentuk hadiah untuk diri sendiri. Tulislah perjalanan hidup kita yang amat penting. Agar kita menjadi inspirasi untuk orang lain. Seperti kisahnya Chairul Tanjung. Jangan  menunggu  populer  baru menulis,  karena banyak orang populer  karena menulis  juga,  Empu Walmiki,  JK Rowling,  Omjay, Mas Dr. Naim,  Mas Dr. MUCH  Khoiri , Pak Kyai Akbar  , Mas Dr. Imron Rosidi, Om Jay, Ibu Kanjeng, Pak Eko Indrajit,   dan lain-lain.
Perjalanan hidup antara satu orang dengan orang lain tidak sama, begitu pula keberuntungan dan keberhasilan yang diraih. Dengan usaha, doa, dan harapan maka yang dicita-citakan akan terwujud

Dalam tulisannya, bapak Suparno biasanya menuliskan hal-hal yang bersifat motivasi. 
Berikut adalah tulisan motivasi beliau, yaitu : Motivasi beribadah yang bertujuan agar menjadi orang kaya di surga,  Motivasi Bekerja yang bertujuan membuat kaya dari segi ekonomi,Motivasi Belajar yang bertujuan agar kaya dengan pengetahuan.

Trimakasih Pak Suparno untuk ilmunya yang luar biasa. Bapak adalah orang baik hati dan komitmen tinggi terbukti , walaupun  istri sedang sakit karena sudah ‘janji’, beliau  tak mau ingkar janji. Hebat. Bisa  menjadi contoh bagi kita semua. Selau ‘rela berbagi iklas memberi’. Semoga Istri bapak  lekas sembuh.

Semoga kita selalu bisa menulis dalam kondisi apapun, kalau kita terus berlatih dan membiasakan diri untuk menulis , tulisan kita akan semakin sempurna. Jadikan menulis adalah Habit, agar kita  semakin rajin menulis dan terus semangat  hingga  akhir hayat. Semoga!

“Sukses itu bukan milik orang kaya”.  Jika ingin menulis autoboigrapi menulislah sebagai bentuk hadiah untuk diri sendiri. Tulislah perjalanan hidup kita yang menarik, yang terkesan  dikala sedih dan gembira. Agar kita menjadi inspirasi untuk orang lain. Seperti kisahnya Chairul Tanjung." Trimakasih bu Maydearly, catatan ini sangat berarti untuk memotivasi menulis autobigrafi saya nanti. 

Hidup itu  bagai orang yang naik sepeda, Kita harus terus mengayuh agar tak jatuh.


Waingapu,  15 Juni 2021.


Kamis, 10 Juni 2021

MENULIS ITU MUDAH

 

 



Resume ke : 20
Tanggal : Rabu , 9 Juni    2021
Tema  : Menulis itu Mudas
Nara Sumber :  Bp Dr Ngainun Naim
Moderator     : Ibu Maesaroh
Pertemuan ke-20 Gelombang  18

Setiap orang bisa menjadi Penulis. 
Terus belajar menulis, menulis dan jangan bosan menulis.

Belajar menulis  biar saja tulisannya masih berantakan. Namnya belajar, teruskan saja. Kita latihan tertib, disiplin dan hilangkan  rasa malas. Latihan  yang terus menerus akan semakin  terampil. Kita harus punya  kemauan, tekat  maka ketrampilan menulis akan  menyusulnya. Apapun  profesi kita  bisa saja menjadi penulis. 

Apalagi  yang berprofesi sebagai guru (Akademisi) , ini  sangatlah penting karena  menulis itu sendiri alat untuk  menyebarkan ilmu pengetahuan.  Agar kita  bisa percaya  diri  dalam menulis jangan  buat alasan,  jangan pula berhenti melemahkan diri sendiri,  lakukan saja, beranikan diri untuk menulis tak perlu takut salah. Latihan-latihan dan terus disiplin latihan .  Jangan kasih  kendor

Pertemuan ke 24 malam ini Tema yang diangakat adalah ‘Menulis itu mudah”.  Narasumber pak Ngainun Naim dan Moderator baru yang cantik ibu Maesaroh. Bu Mae adalah peserta pelatihan gelombang – 18 yang sudah membukukan  resumenya. Luar biasa, kerenn!!  Bu Mae yang selalu terdepan kini sudah membuktikan karya.  Menerima Mahkotanya  berupa buku. Semoga  peserta lain segera mengikut  jejak  para senior, yaitu  Om Jay, Ibu Kanjeng, Ibu Aam, Cak Inim,  dan  para penulis hebat yang lain.  Terus semangat. Semoga!.

Profil Narasumber malam ini adalah Dr. Ngainun Naim, TTL. Tulung Agung  19 Juli 1975, Alamat kantor IAIN  Tulung Agung Jl. Mayor  Sujadi Timur 46 Tulung Agung 66221, Alamat Rumah Prakan RT 11 RW 04   Trenggalek.  No HP.  081 311 124 546 email  naimmas22@gmail.com  Pendidikan S1, STAIN, S2 Studi Islam Universitas Islam Malang  ( UNISMA), S3 Studi Islam UIN Sunan kalijaga, YK  lulus tahun 2011. Karya buku ada 27 lebih.. Wow..

 


Benarkah menulis itu mudah?

Mari kita simak penjelasan bapak Ngainun berikut ini.

Kenapa bapak Ngainun memilih tema tersebut? Alasan nya adalah supaya para peserta pelatihan mau dan mampu menulis. Kunci nya cukup dua, ‘mau’ dan ‘mampu’. Jika ingin menjadi penulis? Maka kita harus menulis dan terus menulis. Apapun kendalanya semangat menulis tidak boleh  kendor. Sehingga menjadi penulis bukan hanya  di mimpikan tapi harus  ada ‘bukti’  yaitu adanya hasil karya  berupa  tulisan. Bila perlu tiap hari  harus menulis.  Sebenarnya banyak orang mampu menulis tapi karena kesibukkan akhirnya tidak menulis. Jadi alangkah bagusnya apabila mau dan mampu diseimbangkan sehingga bisa menghasilkan tulisan-tulisan. 

https://youtu.be/LxSY0y8MPjI

Tema yang beliau sampaikan malam ini adalah tema buku beliau yang diterbitkan tahun 2021. Judul buku beliau adalah ‘Menulis Itu Mudah’ : 40 Jurus Jitu Mewujudkan Karya. Jurus yang dimaksud antara  lain adalah:   

1. Membaca.
 Dengan banyak membaca, seseorang akan dengan mudah menulis atau sebaliknya orang yang jarang membaca akan mengalami kendala dalam menulis. mari kita jadikan membaca sebagai kebiasaan ( Reading is habit) bila perlu paksakan diri untuk membaca. Sehingga membaca menjadi bagian dari diri kita.

    Kebiasaan memang harus dibangun. Terutama dalam membiasakan membaca. Jadikan membaca sebagai kebutuhan sehingga tiada hari tanpa membaca. Sebenarnya saya juga menyadari, bahwa saya termasuk orang yang kurang membaca. Membaca sih membaca, kadang-kadang tidak mendapatkan poin terhadap yang dibaca. Tapi akan berbeda sekali dengan membaca novel, apalagi genrenya romantis. Bisa-bisa saya menghabiskan waktu membaca sampai novel tersebut tamat. 

    Sebenarnya membaca juga asik, apalagi membaca buku  terbaru Omjay Berguru Di Negeri Panda. Tulisan beliau memang bagus. Ada seriusnya dan ada juga lelucon nya. Yang paling berkesan itu ketika muncul istilah pendekar dan menderita HIV. Pokoknya seru. Pengalaman-pengalaman selama berada di sana membuat kita serasa ikut bersama beliau. 

    Menurut Pak Ngainun, ‘membacalah dan menulislah setiap hari’. Dengan membaca menulis menjadi mudah, dengan seringnya membaca dan menulis maka membaca dan menulis menjadi kebiasaan. Bila sudah terbentuk kebisaan seperti itu, maka akan sulit ditinggalkan. Bila sulit ditinggalkan maka membaca dan menulis sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Keseimbangan antara menulis dan membaca adalah membaca membantu memunculkan ide-ide baru dalam setiap tulisan yang ditulis. Dengan demikian, menulis menjadi mudah.

2. Konsisten Menulis 5 Paragraf Sehari
Menulis lima paragraf sehari adalah langkah yang diterapkan oleh Pak Naim dalam menjaga konsistensi beliau dalam menulis, dengan begitu beliau selalu menghasilkan tulisan tiap hari. Banyak hal yang bisa ditulis beliau. Meskipun tulisan beliau tidak diposting di blog tiap hari. Kesibukkan beliau akhir-akhir ini adalah menulis artikel. Jadi menulis akan mudah kalau rajin membaca dan menulis akan mudah kalau punya target.

3. Memilih Tulisan Yang kita Kuasai
Menulis mudah bila kita menguasai apa yang ditulis. Menulis akan menjadi sulit billa kita tidak menguasai apa yang kita tulis. Beliau berpesan tulislah hal-hal sederhana yaitu hal-hal yang kita lakukan atau yang kita ketahui atau tulislah pengalaman-pengalaman yang pernah dialami sehingga menulis menjadi mudah seperti mengalirnya air. 

4. Membangun kebiasaan produktif. 
Kalau sudah berniat untuk menjadi penulis maka biasakan membuka pikiran, hati dengan mendengar, mencatat dan mengolah sehingga menjadi sebuah tulisan. Artinya adalah kita harus merekam apa yang kita temukan, apa yang kita dengar, apa yang kita lihat, apa yang kita alami, kemudian kita kumpulkan dan diolah menjadi tulisan. Secara tak langsung kita telah melakukan penelitian sederhana  yang diawali dengan melakukan observasi, mengumpulkan data, mengolahnya, menganalisa, dan menyatukan mereka menjadi tulisan.

5. Memiliki media untuk  mengekspresikan tulisan. 
Banyak cara untuk mengekspresikan tulisan kita. Salah satunya melalui WA. Manfaatkan WA sebagai sarana belajar melatih menulis. Story WA misalnya bisa diisi dengan kalimat-demi kalimat ayng nantinya dapat dikembangkan menjadi artikel utuh.  Begitupula dengan facebook. Buatlah status facebook yang bermanfaat yang dapat menginspirasi orang lain dalam menulis. Semakin panjang status yang kita buat maka akan semakin bagus.

6. Tertib  dan disiplin menulis resume Pelatihan menulis  di blog
Buku menulis itu mudah merupakan buku yang ditulis dari kumpulan resume-resume yang kemudian diolah dan dikembangkan sehingga bisa dibukukan. Jadi, isilah blog secara rutin. Dari kumpulan tulisan yang ada di blog bisa dikumpulkan menjadi buku. 

7. Menulis secara ngemil. 
Maksudnya adalah menulis sedikit demi sedikit sehingga menjadi kumpulan tulisan singkat. Selanjutnya baru di olah sehingga menjadi tulisan yang bagus. 

8. Menulis tanpa beban.
Tulislah apa yang ada dipikiran. menulislah sebebasnya. Menulislah sesuka hati sehingga tidak ada tekanan ataupun beban. Dengan demikian tulisan akan berkembang dengan baik.

9. Menulis adalah menulis dan menulis tidak mengedit. 
Maksudnya adalah menulislah sepanjang mungkin tanpa mengedit kesalahan-kesalahan yang muncul. Dengan terus menulis, ide-ide akan bermunculan untuk dituliskan sehingga tulisan bisa dikembangkan dengan baik. Apabila menulis sambil mengedit, maka kita akan kehilangan ide dan menulis akan tersebdat-sendat. 

10. Luangkan waktu, jangan menunggu waktu luang. 
Sempatkanlah waktu dalam satu hari sekitar 20 atau 30 menit. Dengan meluangkan waktu, kita akan bisa mampu menulis tanpa diganggu kesibukan lainnya. Menurut saya sendiri, komitmen menulis ini memang penting sehingga tidak ada alasan untuk tidak menulis. 

Menurut pak Ngainun, menulis itu melibatkan tiga unsur yaitu;
Kegiatan menulis terbagi menjdai 3 yaitu : 1) Pre-writing Yaitu saat  kita bersiap  menulis draf, mencari sumber bacaan atau yang lian. 2) Mulai menulis 3). Proses editing.

    Ketiga unsur tersebut dilakukan secara terpisah. Dengan demikian tidak terjadinya pencampuran atau kekacauan ketika dalam tahap menulis. Ketika menulis, menulislah sesuka hati dengan demikian tulisan akan berkembang dengan baik. Proses editing akan dilakukan ketika tulisan telah jadi. Tinggal baca berulang-ulang, sampai benar-benar merasakan sudah pas atau belum.  Setelah menulsinya selesai  kita baca ulang  sambil mengedit  jangan sampai ada kalimat yang  belum bisa dipahami, Kata-kata yang kurang pas. Ejaan yang belum sesuai dengan KBBI,  atau  bahkan  hurtf dalam kata yang kurang. Setelah dibacara berulang-ulang dan  kita penulis sudah merasa  sudah bagus menurit kita  siap di ekspot atau di posting.  Di blog, di FB, instaagram atau media sosial yang yang  lain. 

    Dalam menulis  jika sudah di post, untuk  ditanggapi atau tidak  oleh pembaca itu tidak penting. Yang penting kita  sudah  menyelesaikan tugas kita. Kita  sudah menulis  sesuai dengan kemampuan kita. Ini sudah merupakan awal yang  baik. Menulis itu Mudah , tetapi  tidak semua orang berasi menulis. Kita bersykur, kita adalah salah satu orang yang sudah berani menulis. Semoga berkat keberanian ini bisa memacu nyali kita untuk terus menulis. Merasa menulis itu adalah kebutuhan. Menulis adalah Habits dan membuat  terus semangat di sepanjang hayat.

Nara sumber berpesan “Marilah terus menulis. Pokoknya  menulis. Tak perlu peduli mutu. Bangun tradisi  menulis nati  mutu akan mengikuti kalau kita semakin banayk berl;atih rutin dan terus menerus. Manfaat menulis  terlalu Banayk, yakinlah Menulis akan  membawa Berkah. Menulislah terus  setiap hari dan  buktikan  apa yang akan terjadi  kata OM Jay. Salam

Semoga kita akam cepat memperoleh mahkotanya dari menulis.


# Waingapu,  kamis 10 Juni 2021



Senin, 07 Juni 2021

MEMBUAT DESAIN COVER BUKU


 







Resume ke         : 20
Tanggal              : Senin, 7 Juni   2021
Materi                : Membuat  Desain  Cover Buku
Nara Sumber     :  Bp Achmad Najiullah Thaib (Ajinatha)
Moderator          :  Ibu. Aam Nurhasanah
Pelatihan Belajar Menulis Gelombang : 18

Materi ini sangat menarik untuk disimak , yaitu tentang membuat desain buku. Ini peserta  diharapkan untuk punya basic IT. Membuat desain  jika ditangani ahlinya pastilah  sangat menarik dan kata pak Ajinata  hanya butuh sekitar 30 menit saja. 

Sebelum lanjut ke Materi sebaiknnya kita mengenal dulu sang desainer buku. Beliau adalah Pak Ajinata ( Achmad Najiullah Thaib). Putra Jambi kelahiran, 28 Oktober 1959. Meski tidak menyelesaikan pendidikannya di IKJ pada jurusan design, beliau mumpuni dibidang tersebut. Selain menggeluti dunia grafis, beliau juga berkarir didunia entertaimen, dan goalnya adalah sebagai Nominasi Penata Artistik Terpuji – Sinetron “Berkah”. Beliau juga berkarier  didunia. Mantap!. 

Pada tahun 1987, pak Aji mengawali karier sebagai desainer Grafis.  Beliau  mendirikan usaha periklanan dan masih tetap menjalani kariernya sebagai design grafis. Karier beliau kemudian terjun kedunia perfilman sebagai ‘Art Director’  sejak tahun 1992 - 2018. 

Untuk mengetahui lebih jelas lagi silahkan kunjungi web beliau di Here's the link to the file:

https://terbitkanbukugratis.id/ajinatha/02/2021/rahasia-dapur-mendesain-cover-buku-di-yptd/

Profesi sebagai desainer pak Aji belajar secara otodidak. Setiap orang pasti  punya talenta/ bakat  yang dianugerahi oleh  Tuhan.  Kita  punya kewajiban mensyukuri dan mengasahnya. Dari bakat yang beliau punya   beliau  sekarang  sukses menjadi seorang art director. Beliau ramu sendiri semua materi untuk kebutuhan sebuah produksi film dan  menghasilkan maha karya yang  bisa dibanggakan.  Karya beliau tidak kalah hebatnya dengan para designer yang memiliki pendidikan formal.  Beberapa aplikasi tentang design graphic termasuk canva juga beliau pelajari  secara otodidak.

Beliau mendarmabaktikan diri di YPTD sebagai Design Cover Buku para Guru Menulis, baik pemula maupun professional. Untuk bisa melihat pengalaman/cerita beliau tentang sepak terjangnya didunia design grafis silakan kunjungi webnya melalui link 

https://terbitkanbukugratis.id/ajinatha/03/2021/belajar-komputer-grafis-secara-otodidak/

https://terbitkanbukugratis.id/ajinatha/02/2021/rahasia-dapur-mendesain-cover-buku-di-yptd/
Beliau juga menerima pesanan pengerjaan design grafis dari luar.


Sebagian  kecil karya  beliau terlihat di gambar di bawah:


Dari desaian di atas menurut beliau  judul dan isi buku harus mampu sy terjemahkan kedalam cover.Makanya beliau lebih senang kalau menyerahkan sepenuhnya pada ahlinya. Dengan begitu Pak Ajinatha  leluasa menuangkan idenya. Kalau didikte sejak awal, hasilnya bisa lama dan kurang menarik. Karena kadang beliau  sulit mencerna keinginan yg tidak sesuai dengan sinopsisnya. Sebuah cover jadi bagus karena aspek warna, ilustrasi dan komposisi. Dan itu guidenya adalah ‘taste’. Taste itu sesuatu yang sangat menunjang dalam proses. Buku ini lebih berat, karena desainernya  juga harus memperhatikan detail warnanya disamping isi bukunya.

Selanjutnya pak Aji memberitahu bagaimana  cara membuat design  melalui Canva. Tutorialnya belum ada. Canva adalah sebuah aplikasi  yang dimulai  lewat basic computer grafis. Mengoperasikan Canva  bisa dengan Hp atau  komputer. Tampilannya adalah sebagai berikut:






Pemilihan typhography adalah hal yang  penting juga. Typography harus sesuai dengan ruh isi buku. Hal yang elementer dalam desain.  Desainer  harus memahami filosofi judulnya terlebih dahulu. Setelah itu baru  mencari illustrasi yang  mewakili filosofinya.

Contoh desain sertifikat dari Canva



Contoh pada buku yang berjudul Getar Rindu  di Bilik Kalbu. Secara filosofi, bulan dan ranting kering adalah simbolisme dari perasaan rindu.

Rasa, intuisi harus dimaksimalkan dalam memahami sinopsisnya. 

Siapa saja bisa menjadi disainer yang penting mau belajar. Modal kita punya citra rasa seni dan kreativitas dan mau mengolah rasa dan intuisi untuk memperindah karya desainnya. IT itu bisa dipelajari. Tidak ada ilmu yg tidak bisa dipelajari. Asal ada kemauan dan tidak mudah menyerah.

Bila kau tak sanggup menahan  lelahnya belajar berarti  kau harus sanggup   merasakan  perihnya kebodohan. ( Imam Safi’i)

Sebenarnya jika cukup waktu para peserta pelatihan ingin praktek membuat Cover, jika ditulis dan dijelaskan tanpa praktek akan sulit.  Semoga kami bisa belajar  lewat video tutorialnya untuk materi  membuat cover dengan Canva atau aplikasi yang lain. Sebaiknya jangan “On The Spot,” hari ini dibutuhkan, dan hari itu baru dipesan, karena itu sangat merepotkan. Dan Semua data yang dikirim sudah dicermati, dan dikoreksi dengan benar. Semua untuk kelancaran pengerjaannya. Imformasi yang beliau butuhkan adalah:  Judul Buku, Nama lengkap penulis, dengan segala gelar dan jabatannya, itu kalau memang penulis ingin memuatnya”.

Pendidikan  formal tidak  menjamin untuk jadi ahlinya. Terus belajar sendiri  secara otodidak  tidak  kalah hebatnya dengan yang  sekolah formal. Terbukti sang desainer hebat pak Ajinata kini sukses dengan  karya-kar yang nyta.  Pendidikan formal bukanlah kunci  untuk sukses. Kemauan untuk belajar itu yang akan menjadikan sukses. 

Teruslah belajar dan jangan berhenti.  Long life learning. Jangan tunggu nanti atau besok, mulailah dengan  sekarang untuk belajar dengan aplikasi Canva.  Ketika akan mencoba dan memulai  langkah baru  fokuskan pikiran kita. Niatkan bahwa  langkah itu akan kita  mulai “sekarang”.  Tidak boleh ada alasan  untuk mencoba hal potisif. Ketika menunda, berarti  langkah itu  ‘tidak akan’ pernah terjadi. Karena kalau ditunda  biasanya ‘lupa’  bahwa  tempo hari kita pernah  merencanakan sesuatu.

Salam Literasi! Terus semangat  semoga selalu jadi orang yang bermanfaat.

Waingapu, Selasa 8 Juni 2021


Rabu, 02 Juni 2021

Menyambut Era Digital Skill

 


Resume ke         : 19
Tanggal               : Rabu , 3 Juni    2021
Tema                   : Menyambut Era  Digital  dengan Sklill
Nara Sumber       :  Bp Wijaya Kusuma ( Om Jay )
Moderator           : Ibu  Rita Wati 
Pertemuan ke-20 Gelombang  18

Menulis  adalah Sebuah  kreatifitas, kecakapan atau ketrampilan.  Bila kita menguasai  secara detail  pengerjaan tulis menulis,  maka  kecakapan  itu akan berbanding lurus  dengan kecepatan pengerjaan.  Apa lagi sekarang  adanya digital, semua  akan bisa  lebih mudah,  lebih cepat.  Asal kita  mau belajar, belajar dan  berusaha. 

Abad 21 persaingan semakin tajam. Individu yang tidak membekali diri dengan kompetensi yang memadai harus siap terpinggirkan. Sekarang jaman milenial, Era Digital. Mau maju ? ya  belajar!.  Long Life learning. 

Malam ini.  Berhubung  Narsum  pak Sampurno  berhalangan hadir akhirnya  Om Jay yang mengganti.  Dengan pergantian ini tidak menyurutkan semangat peserta  dalam mengikuti pelatihan. Trimakasih banyak  Om Jay sang   pakar  Bloggger    rela berbagi iklas memberikan ilmunya  kepada kita. Temapun jadi ganti  yang tadinya yaitu tentang ‘Langkah Kreatif dalam menulis”. Diganti  dengan “ Menyambut Era  Digital  Skill”. 

Om jay  seorang guru,  Youtuber, penulis blogger  dan  masih banyak sekali  kegiatan yan   beliau tekuni.  Apalagi yang bergerak dibidang Digital, beliau pakarnya. Om Jay juga  penggagas  pelatihan  menulis bersama orang-orang  hebat yang sekarang  sudah sampai gelombang 18. Dari pelatihan  ini sudah melahirnya banyak sekali penulis hebat.   Semenjak beliau mengenalkan blog dan membangun tulisan dalam blog, disitulah beliau mulai membangun literasi digital. Dengan membangun literasi digital dunia mulai mengenal Om Jay. Beliau juga  seorang pembicara, namanya dikenal  di koran-koran,  di You Tube,  dan di TV DAI.

Digital Skill sangat diperlukan oleh penulis. Kreatifitas dan imajinasi bisa kita kembangkan apabila kita hidup dalam dunia digital. Bahkan kita dapat dengan mudah menguasai dunia apabila kita menguasai digital skill.

Disebutkan dalam video youtubenya bahwa untuk menguasai dunia kita membutuhkan 5K diantaranya:1. Konvergensi2. Kolaborasi3. Kontextual4. Konten Kreatif5. Konentvitas

Agar lebih  memahami paparan dari beliau, silahka simak video  dan  materi dibawah ini. 


Sebagian buku-buku  hasil resume  yang sudah terbit dari  peserta pelatihan.

Berkisah tentang pengalamannya dalam menulis buku, beliau menyebutkan bahwa banyak sekali cara kreatif yang bisa kita lakukan dalam mengembangkan digital skill. Dibawah ini merupakan panduan bagaimana cara meningkatkan digital Skill. 

Selanjutnya beliau memaparkan  4 langkah mudah dalam menguasai Digital Skill diantaranya:

1. MEDSOS  : Sebagai seorang warganet kita harus mampu memanfaatkan media sosial sebagai media       pembelajaran yg mendukung kita sebagai guru

2. SEM : artinya kita harus belajar search engine marketing. Dimana kita harus mampu membangun personal      branding.

3. ANALYTIC :Analytic adalah kemampuan menganalisa atau menganalisis berita. Sehingga kita tahu ini berita  bohong atau hoaks.

4. CONTENT  : Content dimana kita harus belajar membuat informasi baru di internet. Salah satunya dengan menjadi     blogger dan mengelola blog dengan baik.

Trimakasih banyak  OmJay, penjelasan.  Ilmunya sangat  berguna bagi  kami peserta.  Padat, jelas  dan sarat makna.  Materi malam ini  benar-benar menambah wawasan dan membuat  lebih semangat  untuk jadi penulis  sejati.

Banyak  orang  berpikir  bahwa  menulis  buku atau menulis karya adalah sesuatu  yang sangat susah.  Akhirnya  tidak  banyak orang mau  menuliskan ilmu  dan pengalamannya dalam  bentuk tulisan. Nah ini pesan dari Om Jay, menulislah setiap  hari dan  buktikan apa yang akan  terjadi. Menulis  saja  nanti tulisan kita akan  menemukan  takdirnya. 

Suatu pesan akan berguna jika disampaikan  dalam bentuk  tulisan dan dibagikan, bukan  disimpan untuk diri sendiri. 

Share kebaikan dengan tulisan dan karyamu. 

Mari!!  Tingkatkan kemampuan menulis  untuk membangun budaya literasi digital.  Kalahkan rasa takut dan malas. Tumbuhkan  rasa percaya diri  menulis dan terus menulis. Salam Literasi.

Waingapu,  2 Juni 2021


Senin, 31 Mei 2021

KOMITMEN MENULIS DI BLOG



Resume ke : 18
Tanggal : Rabu , 31 Mei   2021
Tema  :  Komitmen Menulis Di Blog
Nara Sumber :  Bp Dedi Dwigama
Moderator     : Ibu  Sri Sugiastuti, M.Pd
Pertemuan ke-20 Gelombang  18

Harimau  mati meninggalkan belangnya, gajah mati meninggalkan gadingnya, kita manusia  jika sudah tiada meninggalkan kebaikan ( meninggalkan tulisan di blog)

Setiap orang  akan bisa kalau biasa. Kadang saya  merasa  tidak mampu melakukan sesuatu. Ada rasa takut  rasa minder dan  tidak percaya  diri. Tapi  saya  yakin,  jika kita  mau belajar. Tetap semangat  dan komitmen. Tidak malu bertanya , Yakin!. Semua akan bisa diatasi dengan baik.

Komitmen menulis di blog. Istilah  ini  adalah ‘kekinian’ bagi sebagian orang termasuk saya. Sebuah kemajuan Era Digital yang seharusnya guru  tahu dan bisa. Walaupun  saya kira masih banyak juga  guru yang belum menguasai  dan mengerti istilah blog.  

Nara sumber kali ini  sungguh hebat. Seorang  Dedi Dwitagama. Segudang prestasi, segudang kegiatan dan organisasi, seorang guru matematika, blogger, Trainer,  Narasumber , Motivator, Inspirator dan masih banyak lagi  kegiatan beliau yang membuat kita  terkagum-kagum. Wow.!!!  Sungguh  hebat. Saya salut, kagum dan sangat mengapresiasi. Begitu gigih dan semangatnya  dalam berkarya. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat  buat sesama,  kata dan  motto hidupnya.

Menulis di blog hendaknya sesuai dengan karakter,  kesukaan, style atau sesuai dengan hoby masing-masing pribadi. Blog dibuat menarik, enak dibaca  dan tidak membosankan sehingga  pengunjung tidak  bosan dan merasa tertarik untuk jalan-jalan dan kemudian  dengan senang hati meninggalkan jejaknya.

Ini sebagian blog beliau jika  ingin mengunjunginya. 
http://dwitagama.blogspot.com
Belasan blog , https://dedidwitagama.wordpress.com/
kompasiana https://www.kompasiana.com/dwitagama,
Pak Dedi mulai membangun blognya sejak tahun 2005. Berisi 4269 artikel dan sebanyak 1.949.208 viewers. 


Setelah  para peserta  berselancar di  blog  pak Dedi akhirnya kita diberi  kesempatan bertanya dan beliau yang menjawab langsung dengan renyah namun berisi. Banyak  hal yang bisa kita ambil hikmahnya untuk menambah wawasan kita tentang blog,   point-poin   penting itu sebagai berikut:

1. Apakah Kiat sukses menjadi blogger ?

Kiat sukses blogger itu bermacam-macam sesuai target pribadi pembuatnya, secara umum blogger sangat bahagia.  Jika tulisannya dibaca orang dan saat searching topik tertentu. Blognya tercantum pada halaman pertama pencarian.  Sukses karena menghasilkan uang banyak.  Sukses krn menghasilkan buku banyak. Diundang jadi pembicara kemana-mana, dan seterusnya.  Jika  kita konsisten menulis membuat tulisan jadi menarik  dan minat pembaca semakin banyak

2. Tulisan seperti apakah sejatinya yang cocok untuk ditulis dalam blog?

Semua tulisan bisa dimuat di blog, sesuai minat, sesuai keperluan atau sesuai mood  ... krn blog itu milik  kita , suka-suka  kita  aja ... (kita yang memiliki blog tersebut : Red)

3. Apakah untuk pemanis tulisan di blog, perlu ditampilkan gambar, foto, video dll. Selain sekadar tulisan ?.

Gambar dan video sebaiknya perlu disertakan pada setiap posting kita.  Itu membuat sangat menarik perhatian dan mempermanis penampilan blog kita.  Ini contoh penampilan blog kompasiana pak Dedi.

4. Bagaimana  menumbuhkan komitmen menulis blog?

Sesuai dengan topik bahasan malam ini yaitu komitmen menulis di blog. Duluuu....Sebagai blogger pemula yang benar-benar baru mengenal dunia blog,  Pak Dedi masih belum tertantang untuk menulis. Selama belajar menulis Pak Dedi  hanya baru bisa menjadi penulis musiman. Namun ketika  menulis di blog dan ada yang berkomentar serta melihat pengunjungnya lumayan banyak, rasa percaya diri mulai tumbuh dalam menulis.

Statistik pengunjung memang bisa membuat percaya diri blogger lebih meningkat, komitmen yang dibuat harus dipenuhi secara kontinu, misalnya,  berkomitmen menulis satu posting setiap bulan .... ya usahakan setiap tanggal tertentu tulisan  wajib tayang (wordpress dan kompasiana bisa menjadwal kapan tulisan  akan ditayangkan) ... saat kita punya banyak ide, punya waktu, bisa menulis sekaligus lima posting dan menayangkan selama lima bulan ke depan, andai  sibuk ke depannya ... komitmen tetap terlaksana karena ada tabungan posting ... ini contoh salah satu blog pak Dedi

Awalnya di tahun 2005 Beliau punya satu blog isinya macam-macam ... kayak berantakan gitu, lalu buat blog pendidik khusus 'ocehan' Pak Dedi tentang pendidikan https://dedidwitagama.wordpress.com/, dokumentasi ngamen  yang dikumpulkan  https://trainerkita.wordpress.com/, hasil hunting foto sy sbg fotografer https://fotodedi.wordpress.com/, saat pengen uji nyali yang diposting https://fotodedi.wordpress.com/, gemar kerupuk dan mendokumentasikannya di https://mykerupuk.wordpress.com/ ... masih banyak lagi sih yang lain

5. Kapan saatnya  menulis  blog yang baik untuk pembelajaran  peserta didik?

How do I manage? prinsipnya  ingin hidup bermanfaat buat sesama ... dan bisa memanfaatkan  kata pak Dedi. Waktu  utk hal-hal yang baik, jadi saat menjemput anak, istri, ... di tempat parkir menulis dengan HP sambil dengar musik di mobil, atau di ruang tunggu bandara  posting sebanyak mungkin artikel dengan  dijadwalkan sesuai komitmen beliau. Ternyata efeknya luar biasa. Beliau  keliling Indonesia kecuali Manado dan beberapa negara di dunia, berawal Jepang, ASEAN hingga Korea.

Jika mengajar di SMP atau SLTA gampang, gunakan blog utk berkomunikasi dengan murid, pasang embed youtube materi pelajaran, kasih linknya di blog  untuk masuk ke soal dengan google form, kasih juga link daftar hadir di blog, maka semua murid  akan terpaksa masuk ke blog  dan mengerjakan tugas yg kita berikan ... mereka cukup diberi link posting yg sudah disiapkan ... ini contohnya https://dedidwitagama.wordpress.com/2021/05/24/latian-soal-anuitas/

ini contoh komitmen beliau di blog pendidik, posting setiap hari, sdh ada 24 posting yg terjadwal utk 24 hari ke depan

6. Apa saja  tips untuk menjaga komitmne menulis di blog? 

Tips menjaga komitmen: 1. Jangan mikirin mutu tulisan, tulis aja apa yang mau anda tulis. 2. Tak perlu di edit, langsung aja posting ... kalo ada perbaikan baru edit. 3. Balas komentar yang bagus, komentar yang jelek bisa diedit atau buang aja.

7. Bagaimana tips agar tulisan kita di blog memikat orang untuk membaca?

1). Pak Dedi menulis tak terjadwal, kapan aja ada ide, tulis pake HP, kapan saya saya lagi suka menulis, saat menunggu itu menyenangkan sekali buat nulis, saat mengajar ya  ngajar aja ... 15 menit sebelum absen pulang beliau nulis satu posting. Pak Dedi  hobby mancing tapi gak maniak, kalo pas lagi mancing ya gak psoting, cuma foto" aja, dan saat sempat fotonya diposting di blog dengan keterangan satu alinea.  Beliau  hoby menyanyi ... saat karaoke or mines one,  divideokan terus upload di you tube dan pasang embednya di blog, saat jadi nara sumber bawa fotografer, pilih foto yg bagus up load ke blog ... 

2). Tulis aja apa yang kita mau tulis, nanti statistik akan kasih tahu mana tulisan yang digemari pembaca.  Yang pasti karena mereka butuh info itu .... kalo mau terus nulis lagi yg banyak hitsnya silahkan ... kalo saya tak mau didikte pembaca. Tulis aja apa yg  mau ditulis.  Soal ada yang baca atau ngga  ga peduli ... tapi sering jadi mengejutkan dan bikin bahagia karena ternyata tulisan saya dibaca orang.  Coba anda search Guru Bodong Nafsu TKD.  Yang beliau  tulis sambil erosi ternyata ada yg datang ke saya merespon secara pribadi mengatasnamakan teman-temanya ... supriseeeeed!!!

Kuncinya: Tulis aja apa yang mau anda tulis, sekali" tengok statistik, nanti anda akan tahu tulisan anda yg mana yang paling digemari pembaca. Kerjakan, nikmati dan lupakan ... kalau kemudian diundang jadi pembicara itu bonus, kerjakan dengan baik, dokumentasikan dan lupakan, kerjakan yang lain untuk memberi manfaat pada semesta, happy deh!!

8. Bagaimana kiat untuk menulis yang bagus. Dan bagaimana membagi waktu menulis di tengah tugas kerja yang padat?

Menulis bagus itu karena jam terbang, mulailah menulis, lakukan berulang-ulang, maka tulisan anda pasti akan lebih baik, cara membagi waktu: selesaikan tugas yang datang lebih dulu, setelah selesai menulislah, tak perlu diedit ... langsung ditayangkan, saat suami dan anak" su tidur ibu bisa manuis satu dua paragraf, beri foto, dan judul, langsung tayangkan ... atau saat selesai mengajar or ketika menunggu rapat dimulai, menulis lebih baik daripada baca WA group yg isinya banyak hoax, semoga bermanfaat!

9. Apa Tipsnya supaya konsisten menulis di blog,  Bagaimana cara menulis niche yg tepat utk blog baru dan Bagaimana cara desain blog agar tampil menarik?

Tulis apa yg menjadi passion anda, maka itu akan jadi nice yang bagus.  Lakukan sepenuh hati berulang-ulang maka anda akan jadi ahli .... desain blog menarik sangat relatif sesuai selera; lihat blog" orang yang bagus. Kalo anda suka buat blog buat  tampilan  blog yang menurut anda bagus.  Lakukan ATM, Amati, Tiru dan Modifikasi ... kalo sudah bosan, ganti sesuai selera .... blogwalking bisa bikin anda jadi tahu blog yang bagus, silaturahmi kalo kata org muslim ... 

10. Bagaimana kesan sebagai blogger dan apabila punya banyak  blog  bagaimana merawatnya?

Malam ini blogger pemula  blogger  tuwir, blogger yang blognya mati suri dan para  pemimpi jadi blogger hebat terusik hatinya. Virus ngeblog Om Dedi mulai merasuk. Dan saya yakin akan bermunculan blogger keren di gel 18 ini

Blog bisa jadi warisan yg mengaplikasikan pribahasa  Harimau Mati meninggalkan belang, Gajah mati meninggalkan  Gading ... guru meninggal meninggalkan blog yang terus dibaca orang dan pahalanya terus mengalir mengantar pemiliknya ke surga ... setelah didunia mengantar pemiliknya keliling Indonesia dan dunia ...

Beliau punya 4 blog dan 1 lagi yang wordpress....Sayang beliau  tidak bisa fokus ke semuanya. Terkesan pilih kasih. 

Gimana caranya supaya semuanya sehat dan terawat ?

Sebaiknya fokuskan setiap blog pada anglenya masing-masing, misalnya: satu berisi cerpen, kedua bahan ajar, ketiga resep, keempat busana, dsb .... usahakan isi terus sesuai fokus, tapi saat ada yang di luar fokus  bisa posting dimana saja ... usahakan sebulan sekali muncul posting baru ... umumnya, jika sebulan terakhir masih ada posting, umunya blog seseorang dianggap aktif. seperti punya rumah, satu buat sehari-hari, satu lagi di puncak sebagai  villa untuk istirahat refreshing, rumah ke tiga di kampung untuk bercengkrama saat mudik lebaran, boleh satu dibali khusus ketik mau berjemur di pantai  ... kalo tak diisi kan sayang, agar tak mubazir kita harus sempatkan menikati rumah" itu, happy deh

11. Saya suka dan sangat suka untuk terus menulis, namun ada kendala penglihatan saya yang berkurang ketika berhadapan dengan HP atau Laptop yang berakibat, kepala menjadi pusing 

Saya nggak tahu apa bapak juga mengalami hal yang sama, jika sama.
 Bagaimana cara mensiasatinya ?

Gampang katanya ...  pakai saja HP, bapak ngeblognya pake note book atau Personal komputer, kalo masih pusing juga ... coba minta tolong istri, anak, saudara, tetangga, murid atau siapa saja yg penting kesukaan bapak menulis ada buktinya dan bisa dibaca orang lain ... kalau sudah  banyak  dibikin buku deh. Asyik kan!

Mungkin bapak ada masalah di mata ... ke dokter mata atau optik pak ... beli kaca mata yang pas ... supaya tidak pusing  lagi .... kalau masih pusing juga, begini pak .... bapak nulis pake pulpen, terus difoto ... fotonya ditayangkan di blog .... siapa tahu ada penerbit yg tertarik ... belum ada tuh blog yang isinya lembaran tulisan tangan .... bapakke bisa jadi sing pertama ngetop deh.

12. Aplikasi apa yang bagus digunakan ketika nulis di HP.

Itu selera,  pake wordpress  juga bisa.

    Tak terasa waktu  sudah habis, para peserta  begitu antusias  menyimak materi dari pak Dedi yang pembawaanya asyik,  renyah  dan daging semua, kata om jay. Dengan begitu memantapkan  kita  untuk lebih rajin  menulis di blog.  Teruslah menulis. Menginspirasi dan  bermanfaat  bagi sesama. 

Mulailah darimana kau berada. Gunakan apa yang kau punya. Lakukan apa yang kau bisa.
- Arthur Ashe -

Salam Literasi. 

 

Sabtu, 29 Mei 2021

POIN BUKU PADA KENAIKAN PANGKAT PNS

 

Resume ke     : 18
Tanggal          : Rabu , 28 Mei   2021
Tema              :  Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS
Nara Sumber  :  Bp Imron Rosidi
Moderator      : Bp Sucipto Ardi
Pertemuan ke-17 Gelombang  18


Guru yang ingin  mengajukan kenaikan pangakt/golongan  harus melakukan kegiatan  pengembangan keprofesian secara berkelanjutan  (PKB) bagi guru. PKB adalah pengembangan  kompetensi guru yang dilaksanakan  sesuai dengan kebutuhan, secara bertahap dan berkelanjutan  untuk meningkatkan profesional guru. 

PKB  dibagi 3 unsur Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah dan karya Inovatif. Publikasi ilmiah  dapat dilakukan  dengan ,1) Presentasi di forum ilmiah, 2) Melaporkan hasil penelitian, 3) menyusun yinjauan ilmiah, 4) mengajukan  tulisan ilmiah populer ,5) Menulis dan memublikasikan  artikel ilmiah, 6) Memerbitkan buku pelajaran, 7)  Menyusun modul/diktat, 8) Menerbitkan buku dalam bidang pendidikan, 9) menerbitkan karya terjemahan dan 10) Menyusun buku pedoman guru. 

Nara Sumber kali ini adalah Bapak Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd. Materi yang dibawakan adalah : Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS. Beliau seorang asesor  kenaikan pangkat Jawa Timur. Beliau adalah  koordinator dari tim Penilai angka kredit. Lahir di Surabaya pada 10 Juni 1966. Banyak tulisan beliau yang menang dalam ajang kompetisi. Juara 2 dan 3  lomba penulisan buku tingkat  nasional. Juara 2  keberhasilan Guru (LKG). Terpilih  sebagai peserta  pertukaran tokoh  masyarakat Indonesia Amerika, Penulis artikel terbaik  versi majalah Media Jatim selama 2 tahun berturut-turut. 

Ada dua jenis buku untuk kenaikan pangkat Bagi guru PNS.

A. PUBLIKASI  ILMIAH

4 macam buku berjenis publikasi Ilmiah

1. Buku Penelitian

Sebuah  buku yang digubah dari lapotan penelitian  dalam bentuk buku yang jika diedarkan secara nasional akan memperoleh angka kredit 4

2. Buku pelajaran

Buku yang ditulis guru dan ber ISBN lengkap. Buku memiliki jenjang SD,SMK, SMA/SMK. Untuk penyusunan buku yang bisa dinilai AK-nya mata pelajaran SD  kelas 1-3 dan kelas 4-6, Jenjang SMP kelas 7-9 dan jenjang SMA kelas 10- 12.  Buku teks pelajaran yang ditulis oleh guru jika lolos penilaian  oleh BNSP memperoleh angka kredit 6. Buku teks  yang dicetak ileh penerbit dan ber-ISBN angareditnya 3. Sedang buku teks yang tidak ber ISBN angka kreditnya 1. 

3. Buku Pengayaan

3.1 Modul / Diktat harus dibuat per semester  dengan tujuan  agar  peserta didik  

dapat belajar sendiri  dan agar peserta didik dapat lebih  mudah memahami materi. Angka kreditnya (AK):  Jika digunakan hanya di sekolah AK 0,5, di tingkat kabupaten AK 1 dan jika digunakan di tingkat provinsi  AK 1,5.

3.2 Buku Pendidikan

Buku Yang berisi  pengetahuan terkait  dengan bidang pendidikan. 

Buku yang dicetak dan diterbitkan ber-ISBN memiiki AK 3 dan jiga tidak beriISBN memiliki AK 1,5

3.3 Buku Terjemahan

Merupakan tulisan yang dihasilkan dari penerjemah buku pelajaran atau buku dalam bidang  pendidikan dari bahasa asing ke bahasan Indonesia atau dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia. Atau sebaliknya. Buku ini dimaksudkan untuk  membantu proses pembelajaran. Pengajuannya dengan  mengirimkan file terjemahannya dan buku aslinya. AK 1.

4. Pedoman Guru

Merupakan makalah  yang berupa rencana kerja guru dalam 1 semester. Karya sederhana untuk mempermudah memberikan materi  kepada peserta didik. Kerya  bida dibuat pada kertas HVS A4 dan tidak perlu dibukukan, cukup dijilid saja. AK 1,5.


B. KARYA INOVATIF

1. Buku Kumpulan Cerpen. 

Jenia buku ini haruslah karya sendiri dengan kriteria 5 cerpen kategori sederhana dan lebih dari 10 cerpen dikategorikan kompleks/lengkap.

•Apabila ditulis solo AK 100 % point 4
•Apabila terdiri dari 2 orang penulis AK 60% ( penulis Utama) dan 40% (penulis pembantu)
•Apabila terdiri 3 orang penulis maka pembagian AK 50% (penulis utama) , penulis pembantu masing-masing 25%
•Apabila terdiri dari 4 orang penulis 40% (penulis utama) , penulia pem,bantu masing-masing 20%.

2. Buku Kumpulan Puisi

Buku jenis  ini harus ditulis  dengan kriteria  20 puisi atau lebi kategori sederhana (AK 2) dan lebih dari 40 puisi kategori kompleks AK 4

(pembagian AK seperti pada kumpulan puisi)

3. Novel,  naskah drama/film atau cerita bergambar (komik) yang diterbitkan ber-ISBN , AK 3 dan tidak ber-ISBN AK 1.

Seorang PNS golongan III naik ke gol IV walaupun mempunyai  4 buah  buku ber ISBN jika  belum punya  buku hasil penelitian  maka tetap tidak bisa memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat. Untuk kenaikan pangkat ke jenjang berikut PNS hendaknya memenuhi 3 syarat  PKB yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. 

Untuk kenaikan pangkat dari golm IVc ke golongan IVd harus menerbitkan 1 buku pelajaran atau buku pendidikan dan wajib ber-ISBN, syarat lain harus mengikuti sidang  untuk mempresentasikan  bukunya di depan para yuri atau dewan penilai serta  wajib mengikuti UKG  kenaikan jenjang. Ini berlaku hanya untuk kenaikan golongan dari IVc ke IVd.

Pemaparan materi yang beliau sajikan betul-betul menambah wawasan. Penyajian  yang lengkat dan syarat pengetahuan.  Tentang Angka kredit yang semual  kurang paham. Karena penyaji adalah ahlinya maka akhirnya kita  bisa mengerti. 

Sebenarnya tahun  2021 ini kalau saya sudah punya  PTK dan jurnal bisa mengusulkan kenaikan pangkat ke IVc, hehe.... Semoga bukan hanya mimpi tapi  jadi kenyataan. Trimakasih banyak  Bapak Narsum, Trimakasih ilmunya. Semoga bisa  jadi bekal  untuk kita  para PNS yang  akan naik pangkat. 

Menulis itu ternyata  sangat penting. Mulailah dengan  niat yang tulus untuk menulis.  Terus semangat dan jangan kasih kendor agar cepat naik pangkat  apalagi PNS. Saran beliau semangat  untuk menulis dan tambah dengan kegemaran untuk penelitian. Marilah jadi guru yang terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. Semoga!. 


Semangat berkreasi, berinovasi dan mengembangkan diri. 

Waingapu, 28 Mei 2021.




Rabu, 26 Mei 2021

TEKNIK PROMOSI BUKU





Resume ke : 17
Tanggal : Rabu , 26 Mei   2021
Tema  :  Teknik  Promosi   Buku
Nara Sumber :  Akbar Zainudin 
Moderator     : Aam Nur Hasanah
Pertemuan ke-17 Gelombang  18


Pertemuan kali ini  disampaikan  oleh narasumber hebat Bapak Akbar Zainudin. Siapa tak kenal beliau? Seorang penulis buku ‘Man Jadda Wajada’. Buku sudah sampai  cetakan ke-13, beredar 55.000 eks.  Best Seller. Setelah Man Jadda Wajada pak Akbar sudah  menulis 15 buku dari tahun 2010 sampai sekarang. Wow..

Buku yang berjudul UKTUB berisi tentang  panduan Menulis Buku dalam 180 hari. Ini buku panduan menulis dari A sampai Z. Buku ini ada 150an alamat penerbit yang bisa dikirimi naskah, anggota IKAPI.

 


Apa yang perlu  kita lalukan sebelum menulis?

Yang perlu dilakukan sebelum menulis adalah menentukan target audiens atau pembaca kita siapa. Karena strategi untuk anak-anak tentu saja berbeda dengan strategi untuk remaja, demikian juga untuk orang tua. 

Strategi pemasaran, termasuk buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu Product (Strategi Produk), Price (Strategi Harga), Place of Distribution (Distribusi), dan Promotion (Promosi). 

1. STRATEGI PRODUK.

Ini sebenarnya lebih banyak menjadi tanggung jawab penerbit. Kita sebagai penulis lebih banyak memberikan masukan kepada penerbit siapa target pembaca kita dan apa kebutuhan mereka terhadap buku kita. Dengan demikian, konsep buku yang akan diterbitkan nanti menyesuaikan dengan kebutuhan dari target audiens.

2. STRATEGI HARGA. 

Menentukan harga buku juga biasanya menjadi tanggung jawab penerbit. Pada dasarnya penentuan harga buku, ada dua strategi. Pertama, adalah harga buku secara umum. Kedua adalah buku dijual dengan harga premium (lebih mahal dibandingkan buku biasa).

Harga buku bisa dijual lebih mahal jika mempunyai nilai tambah dibandingkan dengan buku-buku yang lain. Misalnya hard cover, ditambah bonus-bonus (voucher seminar, workshop, dan lain-lain)

3. STRATEGI DISTRIBUSI

Distribusi secara umum dibagi menjadi dua: distribusi tradisional dan distribusi non tradisional. Distribusi tradisional adalah melalui toko-toko buku, baik toko-toko buku jaringan nasional maupun toko buku lokal. 

Sedangkan distribusi non tradisional, di antaranya adalah: 

•Melalui MLM (Multilevel Marketing)
•Melalui Penjualan Langsung
• Melalui Marketplace/e-Commerce (Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll).

4. STRATEGI PROMOSI

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan.

Pertama, Launching buku. 

Adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. 

Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

Kedua, Bedah Buku. 

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita.Yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.

Ketiga, melakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita.

Jika buku tentang  motivasi dan menulis. Maka secara berkala  pak Akbar menyelenggarakan seminar dan diklat terkait motivasi dan menulis. 

Keempat, membangun komunitas. 

Komunitas yang perlu dibangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. 

Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. Bapak Akbar membangun banyak komunitas, ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Saya share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya saya bentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom.

Kelima, membangun jaringan reseller.

Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. Pak Akbar  juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

Keenam, jualan di marketplace. 

Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita. Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

Ketujuh, memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku. 

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.


Pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. 

3 Ketrampilan yang bisa membantu proses penjualan buku

  1. Keterampilan berbicara yang baik di depan umum (public speaking). Agar pada saat kita ada acara ataupun rekaman di Medsos dan YouTube, menjadi menarik bagi calon pembaca.
  2. Kemampuan copywriting (membuat kata menarik untuk promosi dan penjualan). Ini salah satu keterampilan paling penting untuk menjual pada Abad 21. 
  3. Pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana memanfaatkan media sosial seperti YouTube, WA, IG, Facebook, Zoom, Webex, Google Meet, dan sebagainya. Karena eranya sekarang seperti itu. Kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik, hidup akan lebih mudah.

 Kita berhenti  menganggap diri kita tidak mampu, tidak bisa. Kita bisa kalau kita yakin bahwa kita bisa. Kita mampu kalau kita yakin bahwa kita mampu. 

Berani saja mulai menulis. Keberanian memang tidak menjamin kesuksesan, tetapi percayalah hanya orang-orang berani yang akan sukses. 

Menulis itu tentang keterampilan. Semakin rajin dilatih, semakin hebat tulisan kita. Berhenti ikut banyak seminar dan pelatihan kalau tidak pernah latihan. Buat apa?

Buat target, bikin rencana, jalankan, dan evaluasi. Buat rencana baru lagi, targetkan, evaluasi lagi. Begitu seterusnya. Gagal? Coba lagi. Gagal lagi? Coba lagi, lagi dan lagi. Sampai kapan? Sampai berhasil.

Materi dari pak Akbar  betul menunjukkan  kualitas diri beliau.  Pantas saja kalau  buku yang beliau tulis  laris manis, Jadi Best seller.  Semoga  saya,  penulis pemula   ikut jejaknya. Harapan!.   Biar  sudah lanjut usia boleh dong  bermimpi....  harus terus belajar menulis kepada para  pakar   seperti beliau.  Menyesal baru sadar sudah tua  baru  kenal menulis.  Kini  yang muda-muda  sudah  menjadi penulis hebat. Proficiat!.

Jika  kamu tidak tahan   dengan lelahnya belajar, maka kamu harus  tahan dengan perihnya kebodohan ( Imam Safi’i). 

Kita tak boleh patah semangat, terus belajar!. Ikuti  pola 3M. Menulis , menulis dan  terus menulis.  Pinjam kata-katanya bu Aam: Menulislah agar hidupmu bermakna. Menulislah agar  hidupmu berwarna. Menulislah hari ini, agar kau dikenal esok hari.  Salam Literasi     

Jika ingin menghubungi pak Akbar:

YouTube: Akbar Zainudin
IG: @akbarzainudin
Twitter: @akbarzainudin
FB: AkbarZainudinMJW
WA: 0857-1195-6118

Salam literasi.


Salam Blogger Inspiratif.
Ledwina Eti Wuryani , Waingapu NTT

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...