Resume
ke : 24
Tanggal
: Rabu, 16 Juni 2021
Tema :
Blog adalah sarana mengajar dan belajar
Nara
Sumber : Nani Kusmiyati, S.Pd.,MM.,CTMP
Moderator :
Ibu Aam Nurhasanah
Pertemuan
ke-20 Gelombang 18
Mulai
Menulis hal-hal yang kau
ketahui. Tulislah tentang pengalaman
dan perasaanmu sendiri.
JK.
Rowling
Hari ini memasuki pertemuan ke-27
, Narasumbernya adalah seorang Mayor
yang terjun dalam dunia kemiliteran. Beliau adalah Nani Kusmiyati, S.Pd., M. M. CTMP, ditemani moderator cantik Ibu Aam Nurharasah, S.Pd,
Ibu Nani adalah alumni kelas belajar menulis gelombang 8.
Kita simak profilnya. Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M.,
CTMP, Lahir di Kediri, 12 September 1966. Lulusan S1 Bahasa Inggris di UIA
(Universitas Islam Assyafiiyyah) Pondok Gede dan S2 MSDM di UPN Veteran
Jakarta. Berpangkat Mayor TNI AL. Dinas pertama di Disminpersal (Dinas Personel
TNI AL) selama 5 tahun, kemudian di Pusdiklat Bahasa selama 8 tahun,
selanjutnya berdinas di Dinas Pendidikan TNI AL selama 20 tahun. Saat ini
berdinas di Lemhannas, Jabatan Kasubbag Kerma Multilater Luar Negeri.
Mulai belajar menulis di bulan
Maret 2020 dengan Om Jay dan beberapa guru dibawah PGRI. Sangat menyenangi
literasi karena selain dapat mengekspresikan ide juga mendapat teman dan
keluarga baru. Selain belajar dari group Om Jay juga belajar dari the writers
dengan Om Bud (Budiman Hakim) dan Kang Asep Herna.
Mengikuti Lomba Blog di bulan
Februari 2021. Hasil tulisan selama 28 hari dijadikan buku dengan penerbit YPTD
(Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan) dan menjadi buku Solo pertama yang dimiliki. Mengikuti
pembelajaran menulis dengan Jejak Warna selama bulan Ramadhan, 30 hari dan
dijadikan buku solo kedua dan masih dalam proses editing. Dua artikel dipilih
Jejak Warna untuk dijadikan E-book Antologi. Saat ini bu Nani sudah mempunyai
30 buku antologi. Wow, keren!!
Motto:Belajarsepanjanghayat.Hp.081398870636Emails:nani1navy@gmail.comnani2teacher1navy@gmail.comIG:nanikusmiyatiFB:nanikusmiyatiBlog:https://naniku2020.blogspot.comhttps://thewriters.id/admin/posthttps://terbitkanbukugratis.id/nani-kusmiyati/02/2021/
Ibu Mayor adalah guru bahasa inggris di TNI. Nota bene yang di ajar adalahpersonel militer dan PNS di lingkungan TNI, khususnya TNI AL. Mereka mayoritas sudah menikah dan usianya tidak muda lagi. Namun mereka masih semangat untuk belajar dengan berbagai tujuan.
Ada yang belajar karena persiapan sekolah atau misi di luar negeri atau ada yang ingin mengikuti jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan kursus bahasa Inggris menjadi salah satu syarat untuk mengikuti pendidikan tersebut. Atau bahkan ada yang ingin menjadi guru bagi putra putrinya di rumah sehingga dapat membantu mereka dalam memecahkan persoalan bahasa Inggris.
Jika melihat kondisi demikian para siswa yang cenderung heterogen dalam usia, background pendidikan, pangkat dan jabatan. Kadang-kadang heterogen dalam hal kemampuan bahasa Inggris mereka. Untuk mencari calon siswa dengan kemampuan homogen di lingkungan TNI cukup susah karena mereka yang minat belajar bahasa Inggris yang diijinkan instansinya, tidak banyak. Adakalanya mereka yang mengikuti kursus bahasa karena kewajiban.Namun sebagai guru, beliau harus menciptakan suasana yang dapat diterima siswa-siswanya.
Dengan mengikuti group menulis seperti bapak ibu
saat ini, banyak manfaat yang bisa kita petik sebagai guru dan sebagai penulis
pemula. Menulis di blog baru saya mulai ketika pandemi covid di tahun 2020,
pada saat beliau belajar menulis dengan group 8 yang diprakasai oleh om Jay,
dan menghadirkan para narasumber hebat dari kalangan akademia, penulis dan
penerbit.
Sejak mengikuti pelatihan menulis pikiran mulai terbuka bahwa menulis di blog memiliki banyak manfaat bagi guru dan penulis pemula. Seperti topik sekarang, ”Blog adalah sarana mengajar dan belajar.”Topik diatas sudah beliau aplikasikan selama setahun baik di kelas maupun online. Pada awal masa pandemi, beliau menjadikan blog sebagai sarana mengajar dan tentunya menjadi sarana belajar bagi siswa secara daring atau online.
Pada awal mulai membuat blog beberapa siswa menemui beberapa kendala dalam hal teknologi.
Orang tua lebih suka yang praktis-praktis dan masih belum terbiasa dengan
membuat blog. Jika mereka harus mengetik untuk menyelesaikan homework mereka,
cukup disimpan di PC atau Laptop mereka dan mengirimkan tugas melalui WhatsApp.
Blog sebagai salah satu media untuk menyimpan materi ajaran yang kemudian di share ke group whatsapp. Beliau juga meminta mereka mengerjakan tugas di blog dan share link blog ke group whatsapp. Teman-teman mereka dapat memberi komen tentang isi dari blog teman-teman mereka. Bu Nani juga mengoreksi melalui blog. Di hari berikutnya apa yang mereka kerjakan didiskusikan di kelas atau di whatsapp. Sebagai guru tentunya tidak mau terjebak dengan homework-homework yang diberikan. Tugas guru harus membaca cepat dan menggaris bawahi kalimat atau kata juga grammar yang kurang tepat. Kumpulkan dengan kesalahan-kesalahan teman-teman lainnya dan dibahas secara umum di kelas atau melalui whatsapp.
Penggunaan blog sebagai media belajar sangat bermanfaat. Pada awalnya menulis di blog karena terpaksa selanjutnya mereka menjadi terbiasa. Kemampuan menulis dalam bahasa Inggris mereka meningkat. Sedangkan kemampuan speaking mereka juga bertambah karena bu nani sebagai guru meminta mereka untuk merekam suara mereka dan di share di group (jika daring). Jika belajar dengan tatap muka, mereka diminta untuk bicara di depan kelas. Bagi level Dasar, mereka boleh membawa drafnya dan dibaca di depan kelas.
Yang sedang beliau tekuni sekarang adalah mengikuti kelas WCS (Writer Class School). Pematerinya dari anak-anak muda yang berbakat dalam bidang literasi. Jika tidak mengumpulkan tugas bisa mendapat surat peringatan pertama. Surat peringatan itu maksimal 3 kali. Jika sudah 3 kali akan dikeluarkan dari group. Jelas hal ini akan menanamkan motivasi menulis yang luarbiasa.
Sang Mayor mengatakan bahwa "Cara melahirkan karya yaitu dengan menulis di blog atau di media sosial lainnya, mengikuti project menulis buku antologi dan menerbitkan buku dengan tulisan sendiri".
Motivasi lain yang didapatkan oleh sang Mayor datang dari pemateri kelas WCS yaitu Kak Muktar yang mengatakan bahwa: " Tulislah apa yang kamu pikirkan, lakukan dengan hati tenang. Lakukan saja, maka banyak cara yang akan kamu temukan untuk menyelesaikannya", "Rutinitas akan membuat hal sulit menjadi biasa". .
Inilah materi yang sarat pengetahuan dan sangat
menginspirasi. Disajikan oleh sang Mayor
Nani Kusmiyati , S.Pd., M. M. CTMP. Saya jadi termotivasi untuk
mengenalkan blog pada peserta didik.
Trimakasih Mayor
untuk materinya sudah menggugah semangat saya untuk
terus menulis. Salam Literasi!
Waingapu, kamis 17 Juni 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar