Dadi Wong urip ki sing
semeleh,
aja grusa-grusu,
alon-alon wae
nandangi gawean sing ana,
ning aja
klemat-klemet lho…
pagawean dilakoni
kanti becik ben ketitik
aja ngudoroso rana-rene,
apa maneh omong
elekke wong liyo.
tentremke ati,
ditoto supaya adem,
luwih becik
meneng,
ben ayem dan
temata
Nyambut gawe
iku digawe seneng
Ra usah njungkir-njempalik,
Engko awake lara
kabeh,
Wong liyo sing seneng melu prihatin
Lah!!
Sing ora seneng
karo awake dewe ming nggenguyu.
Ngrasakke
gawean rasane ra ana entekke,
Apa meneh yen
dioyak-oyak wektu,
Atine bingung,
Rasane kemrungsung,
Ra iso turu, ra
enak mangan,
Sing luwih prehatenake,
pingin nesu-nesu,
Lembene mecucu
lan rai sing ayu dadi elek kaya wong
dungu.
Wancine pada
ndongakake,
Noto ati, noto
roso , ojo lali matur nuwun karo sing murbeng dumadi
Apa meneh kabeh
menungso saya suwe saya tuwo
Jembararake segorone
nang ati,
Cedakke Swargane,
Gusti Ora sare,
Gusti tansah paring
kawelasan sadayo menungso
Kawula nyuwun tinebihno
saking panggoda
Saha linuwarno
kawula saking piawon.
Catatan :
Ternyata menulis itu mengasyikkan
Menulis itu
menghibur hati
Saat hati gelisah, pikiran buntu dan suntuk
Dengan menulis berubah lega.
Keluhan jangan
disampaikan dengan kata-kata,
Tuliskan saja,
tuangkan dalam aksara.
Goresan pena
itu akan jadi kenangan,
Jadi karya nyata
bahwa kita ada,
Semua manusia
pasti punya cerita
Suka cita, ceria,
bahagia bahkan tawa ria
Duka cita, derita, hari lara
Ada saatnya
panik, ada juga rasa lega
Itu silih
berganti bagai putaran roda,
Saat aku menerima
tantangan menulis 70 hari,
Aku ragu,
Apakah mungkin
aku mampu!!
Maju mundur-maju
lagi, mundur lagi!
Niat!!, Niat!!,
Nekat, “Klik!!” siap bergabung,!
Akhirnya…..
Ini adalah
tugas yang terakhir,
Naskah yang
ke-70
Trimakasih
Tuhan,
Terus bersyukur
tak pernah henti,
Bahagianya jika
selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal,
Sehingga semua
bisa selesai pada waktunya,
Trimakasih
teman teman penulis seantero negeri.
Tim solid di
PMA, Ibu kanjeng, Ibu Lilis, Ibu Dian, Pak Dail, Ma’ruf, Ibu Aam, Ibu Mey Dearly, pak
Made Jimat, Pak Miswan. Pak Sigit, Ibu Muslihatun, Ibu Sri Yatmini, Ibu Panca
Lukita ….pokoknya semuanya yang tak bisa kusebut satu per satu,
Engkau semua
sudah memotivasi,
Semua sudah menyemangati,
Hingga tuntas
tugasku ini…
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 70
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
#
Waingapu,jumat15juli 2022
Minggu, 10 Juli 2022
A70. Sinau sing ora nang sekolahan
Sabtu, 09 Juli 2022
A69. Cerita Lucu
Ketimun.
Pulang kuliah
rambu hamu terasa capek dan haus setengah mati,
Setelah tida
sampai di kos,
Tiba-tiba terlihat ketimun yang sudah di iris-iris di
atas meja,,,
Disamping
ada sambal pula…
Waii… asyik ni!,
“Haus begini
ada yang nikmat!” katanya.
Dia makan lahap irisan ketimun sampai habis.
Rambu Maya,
teman kosnya keluar dari kamar,
Dia bermaksud
mau buang ketimun itu.
Heeeiii !! mana ketimun yang disini tadi?!, serunya
kepada Rambu Hamu,
Saya sudah
makan habis!!, jawabnya.
Kau
Tahu!!, ini bekas saya pakai untuk usap
mukaku yang jerawat ini , kaki dan tanganku biar segar!! Kenapa kau makan???!!
Haokkkkssss!! Rambu Hamu
korek mulutnya berusaha untuk mengeluarkan ketimun yang sudah ditelannya.
Sambal kacang
Saat bertamu di kampung, badan terasa capek dan lapar,
Bagaimana tidak!
Jalan naik
turun gunung, lembah.
Kami berlima datang ke teman untuk melayat
Teman dekat kami
ayah kandungnya meninggal,
Ternyata
rumahnya jauuuuh sekali dipedalaman.
Sampai dirumahnya, muka sudah kamomos.
Kotor penuh debu,
Kami saling balihat dan jadi ketawa!!
Selesai memberi
penghormatan
Di rumah duka tempat jenasah disemayamkan
Kami dijamu makan.
Makannya lezat yaitu
daging, sayuran dan sambal kacang
Sambal kacang itu terasa beda di lidah,
Pokoknya rasa
aneh tapi lezat.
Selesai makan, saya sakit perut,
Saya diantar
‘nona’ dibelakang melewati dapur,
Sekumpulan orang lagi, sibuk dan didepanya
Terlihat
setumpunk kacang tanah
“Saya tanya pada nona tadi, Kok rasanya sambal kacang tadi enak sekali, bagaima cara masaknya?”
Dia bilang,
orang-orang yang didapur tadi yang kunyah-kunyah kacang tadi, kemudian
ditaruh santan kental dan pake bumbu kampung!,
Haahhh!!!, aku
terperanjat!
Aku terus lari
ke depan bermaksud mau memberi tahu temanku yang makan sambal kacang paling
banyak.
Aku Hamil
Mak!! Mana bapak?
Tidak ada!??, jawab mamaknya Sari.
Mak aku mau omong penting sama mamak. Boleh ya?!
Sari : Maaf, sebelumnya mamak jangan marah….
Mamak : Omong ge.
Sari: “Aku hamil mak…
Mamak: (kaget) . Apa!!! Apa kau bilang??
Sari: (gemetaran) , aku hamil, mak.
Mamak: ( marah besar mata melolot dan geleng-geleng
kepala) Hamill?l!!!!
Sari: Iya!!, Hamill!!
Mamak: Aaahhh!!, kau bercanda kah?? Pi sana, kau pasti kecapaian, istirahat sanaaa…!!
( kata mamaknya sambil mendorong
anaknya supaya pergi dari hadapannya)
Sari : Tapi
akhir-akhir ini saya suka makan yang asam-asam.
Mamak : ( terlihat lebih murka) . Kau masuk Angin!! Nih!! Oles lehermu dengan minyak
Angin!! Seru mamaknya yang terlihat jengkel.
Sari : (tersedu-sedu) Hiks, hiks, Tapi kenapa saya
suka makan yang asem-asem, mak???
Mamak : ( dengan kesal dan teriak)
Mamak akan tempeng kamu!! Mana
kau laki-laki bisa hamil, SARIfudinnn!!!!
Laki mana yang bisa melahirkan??! Lewat mana coba!!
Sari : (meringis)
Pastor naik haji.
Pada satu
hari hujan deras ,
pak haji dan seorang pastor yang bersahabat akrab pergi naik bis bareng.
Pas naik bis
pak haji bilang. Bismillah.
Eh!, Pastornya nyeletuk …
“maaf Ji bukan
bismillah, ini bis kota!
Pak hajipun
ketawa, hahahaa….
Bisa aja lu
pastor!.
Pas dalam
perjalanan tiba-tiba petir menyambar,
Keras banget.
Pastorpun kaget dan bilang… Halleluya!!
Eh, pak Hajipun
langsung balas nyeletuk..
Maaf pastor,
itu bukan Haleluya tapi ‘Halilintar!’
Pastorpu jadi
ngakak…
“hahaha,…..
“Satu sama ni yeee!”
Waktu sudah sampai di tujuan dan turun dari bis,
ternyata disitu banjir.
Pastor pun
minta tolong sama pak Haji.
“Ji,
tolong gendong goa dong!.
Lu enak pake
sendal !!
Nah gua, susah
nih pake sepatu kalo basah ??!
Pak Hajipun
dengan iklas menggendong sahabatnya itu.
Tapi pastor itu
ketawa-ketawa terus.
Kenapa lu
ketawa?
Tanya pak haji.
Ha ha ha,
“Soalnya baru
kali ini ada pastor naik haji!”
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 69
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
# Waingapu,jumat15juli
2022
A68. Apakah pelajaran matematika ditakuti siswa?
Pelajaran
matematika itu identik dengan berhitung.
Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia, matematika adalah ilmu tentang bilangan,
hubungan antara bilangan dan prosedur
operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah mengenai bilangan.
Matematika merupakan ilmu universal yang berperan penting dalam berbagai disiplin dan mengembangkan daya pikir siswa. Namun, masih banyak siswa yang
menganggap matematika adalah pelajaran yang
‘sulit’. Ada juga yang menganggap
matematika itu ‘momok’ yang menakutkan. Matematika tidak menarik, abstrak dan susah dimengerti. Dengan
anggapan begitu mereka jadi tersugesti. Dampak dari hal itu akhirnya siswa tidak tertarik untuk belajar.
Setiap ada materi yang ‘tidak paham’
dibiarkan, tanpa bertanya. Akibatnya materi semakin banyak makin banyak pula
yang tidak ‘jelas’ atau tidak ‘mengerti’..
PR
dari guru tak kerja. Materi yang tidak paham tak mau bertanya. Catatan
asal-asalan, bahkan salah mencatat karena tidak teliti. Dengan gurunya tidak
suka. Ada saja siswa yang ingin menghindar jika jadwalnya adalah matematika. Ia
berusaha
mbolos . Ya?!! Mana akan bisa?
Dengan
berbagai ‘pernyataan’ diatas apa yang harus dilakukan supaya ‘bisa’.
Ada beberapa penyebab dasar kesulitan siswa menurut Cooney
(1975),yaitu:
1.
Faktor Phisiologis
Dampak phisiologis dan kesulitan
belajar misal terganggu penglihatan. Terganggu pendengaran. Ada juga gangguan
neurologis. Yaitu gangguan karena sistem koordinasi syaraf. Hal ini berdampak
gangguan dalam menerima dan
mengembangkan bahan ajar bagi siswa,
2.
Faktor Sosial
Tidak semua orang tua peduli terhadap keberhasilan anaknya. Ada
orang tua yang peduli berlebihan ada pula orang tua yang ‘cuek’ atau tak pernah
memperhatikan anaknya. Begitu pula faktor kepedulian di kelas atau di sekolah.
Itu juga berpengaruh terhadap kelancaran atau kesulitan belajar siswa. Jadi lingkungan belajar di sekolahpun
merupakan salah satu faktor sosial.
3.
Faktor Emosional
Siswa yang sering gagal dalam
matematika mudah berfikir ‘tidak’ rasional. Mereka punya perasaan takut, cemas, benci pada
pelajaran matematika. Akibatnya siswa kurang perhatian terhadap pelajaran matematika. Mereka jadi mudah mengalami depresi mental ,
emosional akibatnya ‘kurang minat’ membaca buku matematika. Malas berlatih
soal-soal dan tidak menyelesaikan PR yang diberikan oleh guru.
4.
Faktor Intelektual
Akibat rendahnya tingkat kecerdasan yang dimiliki siswa akan berdampak pada keslitasn
memahami materi. Siswa jadi kesulitan
menguasai konsep, algoritma dan prinsip matematika. Mungkin sudah
berusahanuntuk mempelajari, karena memang
tingkat kecerdasannya kurang, ya
akhirnya susah memahami.
5.
Faktor Pedagogik
Kurang tepatnya seorang guru dalam
mengelola pembelajaran juga merupakan faktor kesulitan belajar siswa. Guru
yang kurang memperhatikan kemampuan awal
yang dimiliki siswa akan menyebabkan apa yang diajarkan ‘sulit’ dipahami. Cara
guru memilih pendekatan dalam mengajar
dan ‘kecepatan’ guru dalam menjelaskan
konsep matematika akan berpengaruh
terhadap ‘daya serap’ siswa. Guru yang tidak menggunakan struktur pengajaran matematika dengan baik akan
membingungkan siswa. Guru yang ‘kurang’
memberikan motivasi belajar pada siswa
serta kurang mengelola PR dengan baik,
akan menyebabkan siswa ‘kurang’ tertarik
belajar matematika.
Dalam
upaya menanggulagi kesulitan
belajar siswa perlu kerjasama antara
guru, siswa dan guru BK ( Bimbingan konseling). Begitu pula orang tua dan
kepala sekolah berperan dalam mananggulangi kesulitan belajar
siswa. Salah satu tugas pokok
guru adalah membantu siswa dalam
menyerap secara optimal ilmu
pengetahuan yang dipelajari. Jika hal ini belum terjadi maka kesulitan yang dihadapi siswa perlu disadari oleh guru. Guru membantu untuk
memecahkan masalah ini dengan pendekatan
yang relevan dan perlu upaya yang
optimal.
Bagi
siswa kesulitan yang dihadapi perlu diatasi dengan usaha yang kuat dari diri
siswa. Sebab upaya guru seperti apapun
juga tidak dapat membuahkan hasil jika motivasi siswa untuk memecahkan kesulitannya tidak tumbuh dari dalam diri
siswa itu sendiri.
Dialog
merupakan cara terbaik untuk mengetahui kesulitan siswa, Cara tes
tertulis kadang tidak memberikan gambaran yang jelas tenang sumber kesulitan siswa. Namun
keterbukaan siswa dan kejelian guru dapat
berguna bagi guru dalam mengembangkan strategi untuk menentukan ‘bagaimana’ yang masih belum
dikuasai oleh siswa. Dengan berbagai cara pendekatan ternyata belum berhasil,
maka perlu dikaji lagi pendekatan apa yang lebih sesuai untuk membantu
memecahkan kesulitan belajar siswa.
Sebagai kesimpulan dari uraian diatas adalah guru perlu lebih jeli dalam mencari
penyebab kesulitan belajar siswa. Guru
matematika perli lebih menyadari dan
melaksanakan misinya secara tepat dalam
mengelola pembelajaran matematika. Siswa
diharapkan termotivasi dan senang dengan pelajaran matematika.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 68
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
#Selasa,13Juli2022
Jumat, 08 Juli 2022
A67. Kuliahku demi orangtua tercinta
Lulus SMA Selvanus ‘terpaksa’ kuliah yang tidak sesuai dengan cita-citanya.
Ia bercita-cita mengambil jurusan Management. Ternyata orang tua tak setuju. Dia dimarahi dan dipaksa mamanya untuk kuliah Teknik
Arsitektur. Mamanya keras!. Mama akan usir dari rumah kalau tidak mau kuliah
itu. Bapaknya sependapat. Kalau tidak mau
bapaknya turut serta tak mau membiayai. Kompak sekali kejahatan orang
tua selvanus. Sebagai anak berbakti dari pada berkelai maka ia manut saja kemauan orang tua.
Selvanus kuliah dijalani dengan setengah hati dan
keterpaksaan. Sudah enam tahun lebih belum lulus. Dia tetap saja santai. Antara jengkel campur marah orang tua tak mau
peduli lagi. Demi kesetiaannya sebagai anak baik ternyata dia bisa ‘sadar’. Ia terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang
kuliah untuk membayar mata kuliah yang
tertunda. Untuk menghilangkan penat ia
sering foto-foto lingkungan. Cari orderan apa saja yang penting dapat uang. Tujuh tahun lamanya akhirnya lulus Sarjana Arsitektur (S.Ars).
Betapa gembiranya Papa Mamanya.
Usai wisuda dibelikan mobil Nissan second hand. Mobil dipakai untuk
mengajak mama bapanya foto ke
Studio dengan adiknya laki-laki. Setelah
itu makan-makan di restoran mewah di Jogya. Tiba di rumah ijazah Arsitektur
di serahkan ke mamanya. "Terima kasih, Ma...saya sudah kuliahkan sesuai
permintaan Mama. Ini ijazah saya
serahkan. saya tidak mau jadi tukang insinyur.
Saya mau jadi pedagang pinggiran dengan krombong. Mamanya ternganga mendengar ucapan anaknya.
Kepala bagai disambar petir di siang bolong.
Bapak dan mamanya tak mampu berucap. Mau
bagaimana lagi.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 67
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
# WaingapuRabu13Juli
2022
A67. Kuliahku demi orangtua tercinta
Lulus SMA Selvanus ‘terpaksa’ kuliah yang tidak sesuai dengan cita-citanya.
Ia bercita-cita mengambil jurusan Management. Ternyata orang tua tak setuju. Dia dimarahi dan dipaksa mamanya untuk kuliah Teknik
Arsitektur. Mamanya keras!. Mama akan usir dari rumah kalau tidak mau kuliah
itu. Bapaknya sependapat. Kalau tidak mau
bapaknya turut serta tak mau membiayai. Kompak sekali kejahatan orang
tua selvanus. Sebagai anak berbakti dari pada berkelai maka ia manut saja kemauan orang tua.
Selvanus kuliah dijalani dengan setengah hati dan
keterpaksaan. Sudah enam tahun lebih belum lulus. Dia tetap saja santai. Antara jengkel campur marah orang tua tak mau
peduli lagi. Demi kesetiaannya sebagai anak baik ternyata dia bisa ‘sadar’. Ia terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang
kuliah untuk membayar mata kuliah yang
tertunda. Untuk menghilangkan penat ia
sering foto-foto lingkungan. Cari orderan apa saja yang penting dapat uang. Tujuh tahun lamanya akhirnya lulus Sarjana Arsitektur (S.Ars).
Betapa gembiranya Papa Mamanya.
Usai wisuda dibelikan mobil Nissan second hand. Mobil dipakai untuk
mengajak mama bapanya foto ke
Studio dengan adiknya laki-laki. Setelah
itu makan-makan di restoran mewah di Jogya. Tiba di rumah ijazah Arsitektur
di serahkan ke mamanya. "Terima kasih, Ma...saya sudah kuliahkan sesuai
permintaan Mama. Ini ijazah saya
serahkan. saya tidak mau jadi tukang insinyur.
Saya mau jadi pedagang pinggiran dengan krombong. Mamanya ternganga mendengar ucapan anaknya.
Kepala bagai disambar petir di siang bolong.
Bapak dan mamanya tak mampu berucap. Mau
bagaimana lagi.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 67
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
# WaingapuRabu13Juli
2022
67. Pesan Hidup
Hidup ini untuk
senang
Jangan dibuat
sedih
Hidup ini
dinikmati
Jangan dibuat
stres
Hidup ini
dijalani dengan santai saja
Jangan terburu-buru
seolah besok tak ada waktu
Jujur… aku
bukan siapa-siapa
Tapi, dadang saya
merasa sibuk,
Saya merasa tak
mampu dalam menjalankan tugas,
Tugas yang satu
belum habis
Sudah menunggu
tugas yang berikut,
Seolah waktu
yang diberikan Tuhan 24 sehari
Tidaklah cukup.
Seolah hari-hari
dipenuhi dengan pekerjaan,
Tugas, tanggungjawab
yang tak ada henti,
Hingga hanya senyum
tak sempat,
Karena selalu berkutat
dalam rutinitas,
Muka kusut jadi kelihatan tua,
Tidak ada
percaya diri karena banyak beban,
Nenek mau
kemana? Seorang anak SMP tiba-tiba memanggilku
Aku kaget
antara sedih dan lucu.
Padahal aku
belum ada cucu….
Ada sih, dari
keluarga suami karena dia anak bungsu,
Anak kandung
sendiri belum nikah, jadi cucu hanya merindu,
Kan rajin
berdoa semoga cepat ada cucu sebelum ajal menjemputku.
,
Tuhan …
Berikan panjang
umurku
Selalu dekat denganmu
Bersyukur selalu
Dan bisa
bermanfaat untuk sesamaku
Mampu menjadi
penyalur berkatmu,
Saya tahu,
Engkau akan
menuntunku dari waktu kewaktu.
Semoga aku
terus mengikut jalanmu,
Amin.
Perenungan
Ketika
Tuhan memberikan berbagai kesulitan dan ujian bagi kita, sesungguhnya Tuhan
sedang membentuk kita menjadi
manusia yang lebih berkualitas. Tetapi jika kita menyadari, kita pasti akan merasakan
bahwa kesulitan dan ujian itu sebagai
beban berat sehingga kita jadi sering mengeluh dan berputus asa.
Kita harus yakin bahwa sesudah kesulitan pasti ada
kemudahan. Hari tidak selamanya malam, fajar pasti akan menyingsing dan
matahari akan memberi pencerahan.
Pada
saat yang tepat pasti kita akan dapat merasakan kepuasan. Kebahagiaan dan kesuksesan akan bisa diraih setelah
berhasil melewati segala bentuk kesulitan dan kegagalan.
Tanpa
kesulitan dan kegagalan, kesuksesan yang kita raih akan terasa hambar dan tidak
berkesan. Kemudahan dan kenyamanan dalam hidup menyebabkan kita menjadi statis.
Tidak ada variasi hidup dan
menyebabkab kemandegan untuk
mengembangkan kreativitas dan mengasah mental.
Kesulitan
adalah obat mujarab agar kita tetap dinamis dalam mengembangkan kreativitas. Tak perlu mengeluh. Orang-orang yang suka
mengeluh ketika dihadapkan dengan
berbagai persoalan dan selalu
mengharapkan bantuan orang lain dalam mengatasi kesulitan hidupnya, akan menjadi manusia lemah dan tidak pernah menemukan
kesuksesan sejati.
Percaya
atau tidak itu tergantung kita yang
menjalani. Tetap semangat!! Hidup itu
anugerah yang harus dijalani.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-67
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Waingapu Selasa 12Juli2022
Kamis, 07 Juli 2022
A65. Perenungan Hidup.
Saat
aku mengikuti penguburan Bapak kandung dari teman saya pak Deni. Yaitu bapak
Drs, John Hina Makambombu. Ada tulisan
yang begitu mengesankan hatiku. Ini adalah sebuah bahan perenungan bagi setiap
kita. Kata-katanya begitu indah dan ‘mengena’ dihati. Dengan
perenungan ini agar dalam hidup
kita yang semakin tua kita harus semakin arif, semakin bijaksana. Kita
serahkan semua kepada Tuhan. Kita tak
pernah tahu Tuhan akan panggil kita. Maka dari itu berbuat
baiklah. Bersikaplah seolah-olah besok
kita akan mati. Agak lambat menyimak,
inilah perenungan pak John yang sempat kudengar.
Jangan bangga dengan mobil mewah yang kita punya, karena mobil mewah kita yang terakhir adalah mobil jenasah.
Jangan sombong dengan
tempat tidur kita yang mahal, karena
tempat tidur kita yang terakhir adalah peti mati
Saat kita sedang
jaya, kita merasa banyak teman,
Waktu kita
berkuasa, kita percaya diri melakukan apa saja.
Saat kita tak
berdaya baru barulah kita sadar,
Siapa saja sahabat
kita yang sejati?!
Waktu kita sedang
jatuh kita baru sadar
Siapa saja teman
yang memperalat kita dan memanfaatkan kita
Saat kita sedang
sakit baru kita tahu
Sehat itu sangat
penting jauh melebihi harta.
Karena itu,
Sebgai manusia
kita harus banyak memberi dan saling membantu.
Kini kita sudah masuk usia tua ,
kita belum tahu
kalau masih banyak yang belum kita kerja
Karena saat ajal
mau menjemput, kitapun sadar bahwa banyak waktu terbuang sis-sia
Oleh karena
itu hiduplah lebih berharga
Saling menghargai,
Saling membantu,
Saling memberi.
Saling mendukung
dan saling mencintai
Renungkan……
Sabar adalah pilihan terbaik
Marah tidak akan
menyelesaikan masalah
Mengalah bukan
berarti kalah
Dan Diam mungkin itu yang terbaik
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-65
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Waingapu Senin 11Juli2022
A64. MERDEKA BELAJAR
Pengetahuan sekilas tentang merdeka belajar. Merdeka belajar berarti merdeka belajar untuk siswa dan merdeka mengajar untuk para guru. Sebagai guru saya bertanggung jawab dan merindukan bisa mengajar dengan baik. Saya penasaran dengan kurikulum baru tentang ‘merdeka belajar’. Jadi guru harus terus belajar, walaupun sudah mengajar. Kalau tidak belajar pastinya ketinggalan jaman. Jadi guru gaptek. Saya bisa malu didepan siswaku terlihat bodoh karena tak mau belajar.
Guru
dulu berbeda dengan guru sekarang. Dulu
belum ada internet seperti
sekarang. Jaman dulu guru yang aktif dan cari referensi. Nah sekarang??! Semua
bisa dipelajari lewat internet.
Browshing, googling. Tanya saja
Mbah google. Mbah Google itu super cerdas.
Dalam
waktu dekat ini adalah tahun pelajaran baru.
Saat peserta didik duduk di kelas
baru dijenjang yang lebih tinggi. Mereka
sudah naik kelas. Proficiat yang naik
kelas dan lulus. Yang masih tertinggal jangan berkecil hati. Hanya suksesmu
tertunda sedikit. Tetap semangat !. Terus
belajar kejar ketinggalan.
Guru
dan siswa saling menyemangati. Siswa
terus belajar. Gurupun belajar. Guru harus mempersiapkan diri dalam mengajar untuk tahun pelajaran 2022/2023 ini
Apa
yang perlu kita Siapkan?
Ada 5
hal yang wajib disiapkan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar:
Pertama,
Guru harus menyiapkan kelas
Guru
diharapkan sedini mungkin mengenali karakteristik siswa sejak awal, Menyiapkan
dan memotivasi siswa untuk belajar lebih baik, Guru mampu menghadirkan
materi yang baru yang lebih menarik dan up to date ( kontekstual dan aksi
nyata). Guru siapkan siswa terlibat dalam proses pembelajaran guru menjadi
pemimpin pembelajaran di kelas. Guru bukan satu-satunya sumber belajar maka siswa dibebaskan/diberi
kemerdekaan seluas-luasnya untuk mencari sumber, menemukan dan memperluas wawasan
dengan bimbingan guru, Guru mampu memberikan feed-back atau umpan balik yang
responsif terhadap siswa.
Kedua,
Guru membuat perangkat pembelajaran
Guru
harus memahami struktur dan materi secara detail. Menyusun
alur tujuan pembelajaran , contoh ATP (Alur Tujuan Pembelajaran). Membuat
rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis
modul ajar yang memuat: Fase dan kelas, Identitas guru, Profil pelajar
pancasila, Modul ajar dan atau ringkasan
materi ajar, Media pembelajaran, Skenario pembelajaran. Guru juga menyusun
aktivitas pembelajaran. Kegiatan remidi, Kegiatan pengayaan, Model pembelajaran.
Untuk IKM ini tidak kalah penting adalah Asesmen ( Numerasi
dan Literasi). Membuat pertanyaan pemantik
untuk siswa agar bisa menjawab kritis dan representatif. Yang terakhir, guru sangat perlu merancang
evaluasi untuk menguji pemahaman
siswa.
Ketiga,
Membuat Media Pembelajaran
Seorang
guru profesional mempunyai kegiatan
utama, yakni: Menyiapkan media modelling orang atau tokoh atau individu (orang)
dalam pembelajaran. Menyiapkan media cetak brosur, poster, panflet dsb. Menyiapkan
media visual : media yang bisa dilihat
dengan baik dan berfungsi serta
mendukung proses pembelajaran. Perlu juga menyiapkan media audio visual supaya kegiatan belajar
mengajar bervariasi dan membuat siswa
bergairah untuk belajar. Apalagi untuk era global saat ini sebagai
guru wajib hukumnya menyiapkan media digital, dengan laptop atau
komputer. Pembelajaran berbasis IT dan
aplikasi. Misal melaui Zoom, guru
mengirimkan link bahan ajar, memberikan alamat2 materi yang akan diajarkan.
Jika perlu siswa diwajibkan mempunyai HP android. Siswa diberikan
motivasi untuk selalu aktif mengikuti pertemuan-pertemuan baik melalui daring
ataupun luring.
Keempat,
menyiapkan Alat penilaian/evaluasi pembelajaran.
Pada
Kurikulum Merdeka guru perlu menyiapkan asesmen diagnostik (
sebuah asesmen yang dilakukan secara spesifik
untuk mengidentitikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan siswa,
sehingga pembelajaran dapat dirancang
sesuai dengan kompetensi dan kondisi
siswa. Dalam evaluasi Merdeka belajar juga perlu Asesmen formatif
( merupakan sebuah penilaian yang dilakukan
untuk mendapatkan informasi mengenai proses pembelajaran
yang sudah dilakukan). Evaluasi yang terakhir adalah menyiapkan asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada
setiap akhir satu satuan waktu. Penilaian Asesmen sumatif
mencakup lebih dari satu pokok bahasan
yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah dapat berpindah dari suatu unit pembelajaran ke unit pembelajaran
berikutnya. Pelaksanaannya biasa pada
akhir semester atau akhir tahun.
Kelima,
meninjau ulang Materi ajar
Sebagai
guru tentunya perlu meninjau kembali
materi ajar yang telah diberikan kepada peserta didik. Apalgi jika
ternyata materi itu belum dipahami oleh peserta didik. Hal
ini bisa terlihat dari hasil evaluasi
yang diberikan. Dengan begitu guru perlu
mendalami lagi secara optimal tentang materi itu. Baik mendalami identitas tema
atau pokok bahasan materi yang
diajarkan.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-64
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Waingapu,Minggu10Juli2022
Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan
RUANGMENULIS 4 SEPTEMBER 2022 3 MIN READ Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...
-
Menulislah buku, karena buku adalah jendela dunia, biar semua orang bisa menikmati dunia dari karyamu. Kegiatan menulis seharusnya adal...
-
Resume ke : 2 ( Karena saya lambat bergabung) Tanggal : Rabu, 26 Mei 2021 Tema : Mengapa Perlu Menulis...
-
Tugas 4 : Kelas Menulis On Line _*Ledwina Eti Wuryani / Materi Video 4 dan 5/KMO BASIC BATCH 33*_ ______*______*______*______*___...