Pengetahuan sekilas tentang merdeka belajar. Merdeka belajar berarti merdeka belajar untuk siswa dan merdeka mengajar untuk para guru. Sebagai guru saya bertanggung jawab dan merindukan bisa mengajar dengan baik. Saya penasaran dengan kurikulum baru tentang ‘merdeka belajar’. Jadi guru harus terus belajar, walaupun sudah mengajar. Kalau tidak belajar pastinya ketinggalan jaman. Jadi guru gaptek. Saya bisa malu didepan siswaku terlihat bodoh karena tak mau belajar.
Guru
dulu berbeda dengan guru sekarang. Dulu
belum ada internet seperti
sekarang. Jaman dulu guru yang aktif dan cari referensi. Nah sekarang??! Semua
bisa dipelajari lewat internet.
Browshing, googling. Tanya saja
Mbah google. Mbah Google itu super cerdas.
Dalam
waktu dekat ini adalah tahun pelajaran baru.
Saat peserta didik duduk di kelas
baru dijenjang yang lebih tinggi. Mereka
sudah naik kelas. Proficiat yang naik
kelas dan lulus. Yang masih tertinggal jangan berkecil hati. Hanya suksesmu
tertunda sedikit. Tetap semangat !. Terus
belajar kejar ketinggalan.
Guru
dan siswa saling menyemangati. Siswa
terus belajar. Gurupun belajar. Guru harus mempersiapkan diri dalam mengajar untuk tahun pelajaran 2022/2023 ini
Apa
yang perlu kita Siapkan?
Ada 5
hal yang wajib disiapkan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar:
Pertama,
Guru harus menyiapkan kelas
Guru
diharapkan sedini mungkin mengenali karakteristik siswa sejak awal, Menyiapkan
dan memotivasi siswa untuk belajar lebih baik, Guru mampu menghadirkan
materi yang baru yang lebih menarik dan up to date ( kontekstual dan aksi
nyata). Guru siapkan siswa terlibat dalam proses pembelajaran guru menjadi
pemimpin pembelajaran di kelas. Guru bukan satu-satunya sumber belajar maka siswa dibebaskan/diberi
kemerdekaan seluas-luasnya untuk mencari sumber, menemukan dan memperluas wawasan
dengan bimbingan guru, Guru mampu memberikan feed-back atau umpan balik yang
responsif terhadap siswa.
Kedua,
Guru membuat perangkat pembelajaran
Guru
harus memahami struktur dan materi secara detail. Menyusun
alur tujuan pembelajaran , contoh ATP (Alur Tujuan Pembelajaran). Membuat
rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis
modul ajar yang memuat: Fase dan kelas, Identitas guru, Profil pelajar
pancasila, Modul ajar dan atau ringkasan
materi ajar, Media pembelajaran, Skenario pembelajaran. Guru juga menyusun
aktivitas pembelajaran. Kegiatan remidi, Kegiatan pengayaan, Model pembelajaran.
Untuk IKM ini tidak kalah penting adalah Asesmen ( Numerasi
dan Literasi). Membuat pertanyaan pemantik
untuk siswa agar bisa menjawab kritis dan representatif. Yang terakhir, guru sangat perlu merancang
evaluasi untuk menguji pemahaman
siswa.
Ketiga,
Membuat Media Pembelajaran
Seorang
guru profesional mempunyai kegiatan
utama, yakni: Menyiapkan media modelling orang atau tokoh atau individu (orang)
dalam pembelajaran. Menyiapkan media cetak brosur, poster, panflet dsb. Menyiapkan
media visual : media yang bisa dilihat
dengan baik dan berfungsi serta
mendukung proses pembelajaran. Perlu juga menyiapkan media audio visual supaya kegiatan belajar
mengajar bervariasi dan membuat siswa
bergairah untuk belajar. Apalagi untuk era global saat ini sebagai
guru wajib hukumnya menyiapkan media digital, dengan laptop atau
komputer. Pembelajaran berbasis IT dan
aplikasi. Misal melaui Zoom, guru
mengirimkan link bahan ajar, memberikan alamat2 materi yang akan diajarkan.
Jika perlu siswa diwajibkan mempunyai HP android. Siswa diberikan
motivasi untuk selalu aktif mengikuti pertemuan-pertemuan baik melalui daring
ataupun luring.
Keempat,
menyiapkan Alat penilaian/evaluasi pembelajaran.
Pada
Kurikulum Merdeka guru perlu menyiapkan asesmen diagnostik (
sebuah asesmen yang dilakukan secara spesifik
untuk mengidentitikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan siswa,
sehingga pembelajaran dapat dirancang
sesuai dengan kompetensi dan kondisi
siswa. Dalam evaluasi Merdeka belajar juga perlu Asesmen formatif
( merupakan sebuah penilaian yang dilakukan
untuk mendapatkan informasi mengenai proses pembelajaran
yang sudah dilakukan). Evaluasi yang terakhir adalah menyiapkan asesmen sumatif adalah penilaian yang dilakukan pada
setiap akhir satu satuan waktu. Penilaian Asesmen sumatif
mencakup lebih dari satu pokok bahasan
yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah dapat berpindah dari suatu unit pembelajaran ke unit pembelajaran
berikutnya. Pelaksanaannya biasa pada
akhir semester atau akhir tahun.
Kelima,
meninjau ulang Materi ajar
Sebagai
guru tentunya perlu meninjau kembali
materi ajar yang telah diberikan kepada peserta didik. Apalgi jika
ternyata materi itu belum dipahami oleh peserta didik. Hal
ini bisa terlihat dari hasil evaluasi
yang diberikan. Dengan begitu guru perlu
mendalami lagi secara optimal tentang materi itu. Baik mendalami identitas tema
atau pokok bahasan materi yang
diajarkan.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-64
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Waingapu,Minggu10Juli2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar