Sabtu, 29 Mei 2021

POIN BUKU PADA KENAIKAN PANGKAT PNS

 

Resume ke     : 18
Tanggal          : Rabu , 28 Mei   2021
Tema              :  Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS
Nara Sumber  :  Bp Imron Rosidi
Moderator      : Bp Sucipto Ardi
Pertemuan ke-17 Gelombang  18


Guru yang ingin  mengajukan kenaikan pangakt/golongan  harus melakukan kegiatan  pengembangan keprofesian secara berkelanjutan  (PKB) bagi guru. PKB adalah pengembangan  kompetensi guru yang dilaksanakan  sesuai dengan kebutuhan, secara bertahap dan berkelanjutan  untuk meningkatkan profesional guru. 

PKB  dibagi 3 unsur Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah dan karya Inovatif. Publikasi ilmiah  dapat dilakukan  dengan ,1) Presentasi di forum ilmiah, 2) Melaporkan hasil penelitian, 3) menyusun yinjauan ilmiah, 4) mengajukan  tulisan ilmiah populer ,5) Menulis dan memublikasikan  artikel ilmiah, 6) Memerbitkan buku pelajaran, 7)  Menyusun modul/diktat, 8) Menerbitkan buku dalam bidang pendidikan, 9) menerbitkan karya terjemahan dan 10) Menyusun buku pedoman guru. 

Nara Sumber kali ini adalah Bapak Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd. Materi yang dibawakan adalah : Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS. Beliau seorang asesor  kenaikan pangkat Jawa Timur. Beliau adalah  koordinator dari tim Penilai angka kredit. Lahir di Surabaya pada 10 Juni 1966. Banyak tulisan beliau yang menang dalam ajang kompetisi. Juara 2 dan 3  lomba penulisan buku tingkat  nasional. Juara 2  keberhasilan Guru (LKG). Terpilih  sebagai peserta  pertukaran tokoh  masyarakat Indonesia Amerika, Penulis artikel terbaik  versi majalah Media Jatim selama 2 tahun berturut-turut. 

Ada dua jenis buku untuk kenaikan pangkat Bagi guru PNS.

A. PUBLIKASI  ILMIAH

4 macam buku berjenis publikasi Ilmiah

1. Buku Penelitian

Sebuah  buku yang digubah dari lapotan penelitian  dalam bentuk buku yang jika diedarkan secara nasional akan memperoleh angka kredit 4

2. Buku pelajaran

Buku yang ditulis guru dan ber ISBN lengkap. Buku memiliki jenjang SD,SMK, SMA/SMK. Untuk penyusunan buku yang bisa dinilai AK-nya mata pelajaran SD  kelas 1-3 dan kelas 4-6, Jenjang SMP kelas 7-9 dan jenjang SMA kelas 10- 12.  Buku teks pelajaran yang ditulis oleh guru jika lolos penilaian  oleh BNSP memperoleh angka kredit 6. Buku teks  yang dicetak ileh penerbit dan ber-ISBN angareditnya 3. Sedang buku teks yang tidak ber ISBN angka kreditnya 1. 

3. Buku Pengayaan

3.1 Modul / Diktat harus dibuat per semester  dengan tujuan  agar  peserta didik  

dapat belajar sendiri  dan agar peserta didik dapat lebih  mudah memahami materi. Angka kreditnya (AK):  Jika digunakan hanya di sekolah AK 0,5, di tingkat kabupaten AK 1 dan jika digunakan di tingkat provinsi  AK 1,5.

3.2 Buku Pendidikan

Buku Yang berisi  pengetahuan terkait  dengan bidang pendidikan. 

Buku yang dicetak dan diterbitkan ber-ISBN memiiki AK 3 dan jiga tidak beriISBN memiliki AK 1,5

3.3 Buku Terjemahan

Merupakan tulisan yang dihasilkan dari penerjemah buku pelajaran atau buku dalam bidang  pendidikan dari bahasa asing ke bahasan Indonesia atau dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia. Atau sebaliknya. Buku ini dimaksudkan untuk  membantu proses pembelajaran. Pengajuannya dengan  mengirimkan file terjemahannya dan buku aslinya. AK 1.

4. Pedoman Guru

Merupakan makalah  yang berupa rencana kerja guru dalam 1 semester. Karya sederhana untuk mempermudah memberikan materi  kepada peserta didik. Kerya  bida dibuat pada kertas HVS A4 dan tidak perlu dibukukan, cukup dijilid saja. AK 1,5.


B. KARYA INOVATIF

1. Buku Kumpulan Cerpen. 

Jenia buku ini haruslah karya sendiri dengan kriteria 5 cerpen kategori sederhana dan lebih dari 10 cerpen dikategorikan kompleks/lengkap.

•Apabila ditulis solo AK 100 % point 4
•Apabila terdiri dari 2 orang penulis AK 60% ( penulis Utama) dan 40% (penulis pembantu)
•Apabila terdiri 3 orang penulis maka pembagian AK 50% (penulis utama) , penulis pembantu masing-masing 25%
•Apabila terdiri dari 4 orang penulis 40% (penulis utama) , penulia pem,bantu masing-masing 20%.

2. Buku Kumpulan Puisi

Buku jenis  ini harus ditulis  dengan kriteria  20 puisi atau lebi kategori sederhana (AK 2) dan lebih dari 40 puisi kategori kompleks AK 4

(pembagian AK seperti pada kumpulan puisi)

3. Novel,  naskah drama/film atau cerita bergambar (komik) yang diterbitkan ber-ISBN , AK 3 dan tidak ber-ISBN AK 1.

Seorang PNS golongan III naik ke gol IV walaupun mempunyai  4 buah  buku ber ISBN jika  belum punya  buku hasil penelitian  maka tetap tidak bisa memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat. Untuk kenaikan pangkat ke jenjang berikut PNS hendaknya memenuhi 3 syarat  PKB yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. 

Untuk kenaikan pangkat dari golm IVc ke golongan IVd harus menerbitkan 1 buku pelajaran atau buku pendidikan dan wajib ber-ISBN, syarat lain harus mengikuti sidang  untuk mempresentasikan  bukunya di depan para yuri atau dewan penilai serta  wajib mengikuti UKG  kenaikan jenjang. Ini berlaku hanya untuk kenaikan golongan dari IVc ke IVd.

Pemaparan materi yang beliau sajikan betul-betul menambah wawasan. Penyajian  yang lengkat dan syarat pengetahuan.  Tentang Angka kredit yang semual  kurang paham. Karena penyaji adalah ahlinya maka akhirnya kita  bisa mengerti. 

Sebenarnya tahun  2021 ini kalau saya sudah punya  PTK dan jurnal bisa mengusulkan kenaikan pangkat ke IVc, hehe.... Semoga bukan hanya mimpi tapi  jadi kenyataan. Trimakasih banyak  Bapak Narsum, Trimakasih ilmunya. Semoga bisa  jadi bekal  untuk kita  para PNS yang  akan naik pangkat. 

Menulis itu ternyata  sangat penting. Mulailah dengan  niat yang tulus untuk menulis.  Terus semangat dan jangan kasih kendor agar cepat naik pangkat  apalagi PNS. Saran beliau semangat  untuk menulis dan tambah dengan kegemaran untuk penelitian. Marilah jadi guru yang terus belajar dan meningkatkan kualitas diri. Semoga!. 


Semangat berkreasi, berinovasi dan mengembangkan diri. 

Waingapu, 28 Mei 2021.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...