.
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Telah saya sampaikan dalam postingan sebelumnya, bahwa hal sangat penting dalam belajar menulis adalah membangun habit. Apabila habit atau kebiasaan menulis sudah terbentuk, maka proses menulis menjadi lancar dan mudah. Ketatabahasaan, pedoman kepenulisan dan berbagai perangkat aturan lainnya, bisa dipelajari sembari proses belajar.
Ada sangat banyak cara untuk membangun habit. James Clear mengenalkan empat hukum membangun habit, yang disebut sebagai The Four Laws of Behavior Change. Saya pernah menuliskan empat hukum ini dalam konteks tulis menulis. Silakan simak kembali di sini.
Pada postingan kali ini, saya akan mengulas hukum yang ketiga dari the four laws of behavior change tersebut. Clear menyatakan, hukum ketiga dalam membangun kebiasaan adalah “make it attractive”, jadikan kebiasaan menulis itu menjadi hal yang menarik.
Make it attractive, menjadikannya menarik
Segala sesuatu akan mudah menjadi habit, apabila menjadi aktivitas yang asyik dan menarik. Anda akan sangat sulit membuat sesuatu menjadi habit apabila hal itu terasa boring, dan tidak menarik bagi Anda. Melakukan sesuatu dengan terpaksa, membuat Anda malas mengulanginya.
Jika Anda ingin memiliki habit sebagai penulis produktif, jadikanlah kegiatan menulis itu menarik bagi Anda. Masing-masing orang punya cara sendiri untuk membuat menulis menjadi sesuatu yang menarik. Sebagian orang memberi ‘hadiah’ kepada dirinya sendiri, setiap hendak menulis atau setelah selesai menulis.
Agar menulis menjadi sesuatu yang menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi masing-masing.
1. Nikmati minuman kesukaan Anda
Ada penulis yang memberi hadiah dirinya dengan minum secangkir kopi kesukaan setiap kali hendak menulis. Ini adalah cara dia menjadi bersemangat, karena bisa meminum kopi ‘mahal’ sebelum menulis.
Sebagian yang lain membawa coklat panas kesukaannya, sebelum memulai menulis. Ada yang sangat senang dan bersemangat dengan jus jeruk segar. Semua membuat menulis menjadi menyenangkan dan mengasyikkan. Hadiah sederhana berupa minuman kesukaan, sudah memberikan motivasi tersendiri.
2. Lengkapi peralatan menulis
Kapan Anda merasa gagah saat naik gunung? Salah satunya, ketika Anda membawa peralatan yang lengkap. Berbagai peralatan membuat Anda semakin merasa asyik dan percaya diri.
Demikian pula dalam menulis. Anda akan merasa semakin asyik apabila memiliki peralatan untuk menulis. Sebagian orang memberi hadiah kepada diri sendiri dengan membeli laptop atau gadget baru, untuk sarana menulis. Dengan memiliki peralatan baru, akhirnya menulis menjadi asyik dan menarik.
Cara lainnya adalah dengan menyediakan tempat khusus untuk menulis. Ini yang sering saya sebut sebagai zona tempat menulis (ZTM). Sebuah pojok –di manapun, di mana Anda asyik menulis di tempat itu. ZTM tersebut Anda anggap sebagai tempat kerja, yang perlu Anda hias dan Anda lengkapi dengan peralatan ‘kerja’ berupa menulis.
3. Ciptakan suasana senyaman mungkin
Saat menulis, ciptakan kondisi dan suasana senyaman mungkin bagi Anda. Definisi nyaman ini akan berbeda-beda untuk setiap orang. Sebagian merasa nyaman saat dalam suasana hening sepi. Sebagian lainnya nyaman saat berada di tengah keramaian. Masing-masing Anda perlu mengenali, suasana nyaman seperti apa yang Anda perlukan untuk menulis?
Termasuk dalam menemukan ZTM –perhatikan, di manakah tempat yang memungkinkan bagi Anda untuk menulis secara lebih nyaman? Semakin Anda merasa nyaman, semakin asyik pula menulis Anda rasakan. Bahkan Anda akan merasakan rindu untuk segera menulis di zona tersebut. Anda ingin berlama-lema menulis, karena asyik.
4. Pilih tema yang asyik bagi Anda
Setiap orang memiliki kecenderungan yang berbeda dalam pemilihan tema menulis. Jika Anda menulis sesuatu yang seru atau asyik, maka menulispun menjadi asyik. Jika Anda menulis tema yang berat-berat, maka menulispun menjadi berat. Pilih tema yang ringan dan mengasyikkan bagi Anda.
Jika Anda seorang guru, menulis dunia pendidikan akan mengasyikkan bagi Anda. Jika Anda seorang ibu rumah tangga penuh waktu, menulis tentang mengasuh anak mungkin menjadi sangat mengasyikkan. Jika Anda seorang pebisnis, menulis berbagai hal terkait bisnis bisa sangat mengasyikkan.
5. Ciptakan ‘bonus’ yang menarik
Menulis bukan hanya aktivitas intelektual ataupun katarsis emosional. Menulis juga bisa mendatangkan banyak kemanfaatan praktis –yang sangat menyenangkan. Misalnya, melalui menulis bisa mendapatkan keuntungan baik material maupun nonmaterial. Ketika buku yang ditulis laris di pasaran, ini memberikan pemasukan keuangan yang signifikan.
Ketika naskah yang ditulis dimuat koran atau majalah, kemudian mendapat apresiasi berupa fee, tentu menjadi ‘bonus’ yang menyenangkan. Ada pula apresiasi berbentuk nonmateri, seperti ketika buku serial Wonderful Family dibedah di berbagai kota. Banyak peserta hadir untuk menikmati isi buku-buku tersebut, adalah ‘bonus’ yang menyenangkan bagi penulisnya.
Bagi Anda yang sudah terbentuk habitnya, maka aktivitas menulis itu sendiri sangat asyik dan menarik. Tidak perlu melakukan cara-cara khusus untuk membuat menulis menjadi menarik. Namun bagi Anda yang belum memiliki habit menulis, Anda perlu memikirkan cara, agar menulis menjadi sesuatu yang menarik bagi Anda.
Selamat menulis, selamat menginspirasi dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar