Minggu, 28 Juni 2020

A P A K A H C I N T A ?



Ini ditujukan untuk guru di rumah dan Guru di Sekolah  pada saat Virus corona melanda.

Cinta bukan paksaan, tapi Cinta lahir dari perasaan.  Kehadirannya juga  tidak pernah diundang. Jika Ia pergi,  harus kita relakan. Persahabatan biasanya  berakhir dengan percintaan , tetapi percintaan tidak pernah berakhir dengan persahabatan. Bersahabatlah kita dengan teman secara tulus, sepanjang hidupnya, maka  teman  akan tulus  bersahabat  kepada kita.

Cinta bukan mengajarkan kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan  mengajarkan menghinakan diri tetapi menghembuskan  kegagahan.  Kadangkala  kita menyadari  betapa perlunya cinta seseorang  terhadap kita di saat kita memerlukannya.

Jika ia sebuah cinta....ia tidak mendengar namun senantiasa bergetar
Jika ia sebuah cinta....ia tidak buta namun senantiasa melihat dan merasa
 Jika ia sebuah cinta....ia tidak menguji namun senantiasa menyiksa
Jika ia sebuah cinta.... ia tidak memaksa namun senantiasa kita harus berusaha
Jika ia sebuah cinta....ia tidak karena permintaan namun hadir karena kebutuhan
Jika ia sebuah cinta....ia tidak hadir dengan kekayaan namun hadir karena kesetiaan.
Jika ia sebuah cinta....menghampiri hati tanpa kata-kata
Jika ia sebuah cinta....tidak terucap dengan kata  namun senantiasa hadir dengan sinar mata

Jika kita seorang guru maka bersahabatlah dengan siswa secara tulus. Sepanjang hidupnya siswa akan tulus  bersahabat kepada kita gurunya. (dari buku “ Menjadi Guru Hebat : Prof. Dr.Suyatno, M.Pd)

Jika kita seorang guru, tersenyumlah kepada siswa, dia akan  memberikan cinta 100 kalinya sebagai pembalasan senyum kita. Kemudian, senyum guru akan disimpan dalam memori siswa paling dalam. Memori itu pada akhirnya dapat melejitkan  potensi diri siswa itu sendiri. Senyum adalah  multivitamin yang mampu menggairahkan kejiwaan Siswa.

Maka tersenyumlah terus sebelum dilarang dokter.  Tapi Ingat !!  Jangan tersenyum sendiri supaya orang  jangan mengira kita  “gila” !


Gambar Cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...