Sabtu, 27 Juni 2020

S e m u t


Efek   di rumah saja,  dalam menghalau  rasa galau, menahanan  rindu bertemu  siswa dan teman guru . Aku duduk di teras  rumahku , Kulihat  seekor semut  mendekat di telapak kakiku.

Iseng,  saya  letakkan butiran gula di dekatnya. Happ!!. Umpan saya  terendus oleh penciuman sang semut, dia mendekati dan mencoba  mengangkat butiran gula tadi, sendirian,  namun tubuhnya langsung sempoyongan,  saya amati  terus semut  itu, ......eh!!  tubuhnya sampai terbalik,  mungkin ia tak kuat menahan  beban itu , saking beratnya.  Ia berusaha  menstabilkan tubuhnya.   Tapi Ia  pantang menyerah. Ia tetap berusaha  terus mencoba  mengangkat  potongan gula itu  sekuat tenaga. Setelah sekitar  setengah meter   berjalan ia terbalik lagi, dg susah payah   si semut membalikkan lagi tubuhnya ke atas, lalu mengangkat  potongan gula itu dipikulnya  merayap ke dinding. Ya, ia berhasil merayap naik dan terus naik,  dibalik pintu terpele pot  bunga besar sebelah  luar  ruang  tempat  tidur anakku. Setelah sampai   tempat yg dituju ternyata  temannya banyak di situ  segera menghampiri  dan mereka langsung berkerumun menikmati  bersama-sama  makanan yang dibawa temannya itu, pastinya mereka  suka cita,  temannya  tentunya   tidak tahu bahwa makanan itu diperoleh dengan kerja sangat keras, banting tulang dan penuh cucuran keringat.

Terkadang  kita  mengalami  peristiwa  seperti semut tadi,  dihadapkan tugas atau tanggung jawab yg terasa sangat berat. Alangkah baiknya jika kita dapat belajar  dari semut  tadi,  mencoba bertahan dan pantang menyerah bahkan bisa  tuntas sampai tujuan. Bukan hanya sekedar mengeluh dan mengeluh saja.

Yah!!,  pada awalnya  mungkin sangat sulit dan merasa putus asa, tapi jika kita mampu bertahan dg gigih, rela bekerja  lebih  keras  lagi dan pantang menyerah , kita akan bisa mengatasi semua itu dan menikmati buahnya. Persis seperti  semut tadi, bisa  mengangkat potongan gula yang besarnya  hampir sama dengan ukuran tubuhnya. Tanpa mengeluh, terus berjuang dan berjuang terus !   Semoga !

#Teruslah kita berjuang tanpa mengeluh! pasti akan ada hasilnya, Tuhan beserta kita

#Jaga Kesehatan

#DiRumahSaja

#Berdamailah dengan Apu Corona

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...