Selasa, 21 Juli 2020

Membuka  suatu usaha  tentu ada sesuatu  yang akan dicapai , apakah  hanya ingin mengisi kesibukan saja  atau ingin  agar dapat mempertahankan  hidup ataukah  ingin mendapatkan  laba usaha  sehingga  bisa  hidup  berkecukupan  bahkan  hidup yang mewah. Hidup adalah  perjuangan,  maka dari itu  kita harus punya penghasilan, punya usaha , punya  rencana masa depan.

Untuk menjawab  masalah di atas maka  di SMA Negeri 2 Waingapu menerapkan Mata Pelajaran Muatan Lokal ( Mulok )pp bagi siswa kelas XI  dan Kelas XII dengan  Tata Boga, hal ini dipilih  agar kelak siswa dapat memenuhi  kebutuhan  hidup dimasa depan seandainya setelah  lulus SMA siswa tersebut  tidak lagi melanjutkan sekolah ke Jenjang yang lebih tinggi ( Perguruan tinggi )  agar bisa mempunyai penghasilan  dari wirausaha Boga, misalnya membuka usaha kue, Makanan ringan, rumah makan atau bahkan mungkin  Restoran.

 Pendidikan ketrampilan  masih terbatas  jumlahnya. Disamping itu  Ketrampilan Tata Boga  termasuk materi yang mudah dan  semua orang bisa melakukannya. dalam tuntutan Industri   atau  dunia usaha  diharapkan agar  siswa  mempunyai  kompetensi professional  di dalam  bidang Tata Boga dan  selain itu untuk  modal pribadi mandiri  kelak  juga  diharapkan  akan mampu  membuka usaha  dalam  bersaingan hidup yang akan  datang. 

            Materi pembelajaran  dan penilaian  yang  diterapkan disini meliputi

 1. Membersihkan  lokasi  area  kerja  dan  peralatan

 2. Mengelola  dan menyiapkan makanan

 3. Menyiapkan  membuat bumbu  dan bahan

 4. Mengolah masakan

5.  Peralatan dan  metode dasar  pengolahan

6.  Mengolah  dan  menyajikan hasil masakan.

            Misal  siswa akan membuat  suatu  menu makanan,  siswa perlu   merancang  anggaran yang diperlukan, bahan yang diperlukan, bagaimana cara mengolah  dan menyajikan  supaya menarik dan mempunyai  nilai jual,  hal ini perlu adanya  kreatifitas  siswa itu  sendiri.

Dengan menjual hasil kerja dari siswa  berarti siswa juga mulai belajar tentang  wira usaha . Wira Usaha dapat diartikan orang yang mempunyai semangat , sikap perilaku dan kemampuan kewirausahaan. Kewirausahaan  yaitu semangat, sikap, perilaku  dan kemampuan seseorang  dalam menangani usaha  dan atau  kegiatan yang mengarah pada upaya  mencari, menciptakan  menerapkan cara kerja, teknologi dan  produk  baru  dengan meningkatkan  efisiensi  dalam rangka  memberikan  pelayanan yang lebih baik  dan atau memperoleh keuntungan  yang lebih  besar ( Umi sukamti  Nirbito, 2000:58) lebih lanjut Thoby Matis ( 1995:2) mengemukakan  bahwa kewirausahaan selalu tidak terpisahkan dari kreatifitas dan inovasi . Inovasi tercipta karena adanya  daya kreatifitas  yang tinggi. Kreatifitas adalah kemampuan untuk  membawa sesuatu yang baru ke dalam kehidupan ( Webster). Kreatifitas merupakan sumber yang penting dari kekuatan persaingan, karena lingkungan cepat  sekali  berubah sehingga  untuk dapat memberikan respon terhadap perubahan manusia harus kreatif. Berwira usaha , yakni menjual hasil  mendapatkan keuntungan ( laba) . Hal ini siswa  perlu dilatih untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan , skill  dalam mengolah produk dan pelayanan, mempelajari berbagai karakteristik  konsumen, memahami  permasalahan  secara  nyata di  lapangan dan belajar membentuk diri dalam hidup bersosialisi dalam masyarakat.

Dari  Pembelajaran ini  diharapkan dapat mengantarkan  siswa  untuk memasuki  gerbang wirausaha  di bidang boga yang tidak terlepas  pula dengan tuntutan dunia usaha  dan industri. Dengan  demikian  dari hasil pembelajaran  ketrampilan ini juga  diharapkan  dapat masuk dan memenuhi  tuntutan pasar  kerja ataupun  membuka usaha sendiri.

Seorang wirausaha memiliki cirri-ciri  tertentu dan terdiri dari 13 ciri yaitu :

  1. Keinginan  kuat untuk berusaha
  2. Ketahanan untuk gagal
  3. Percaya diri
  4. Mandiri
  5. Mampu mengelola  resiko
  6. Perubahan dipandang sebagai kesempatan
  7. Tolerasi terhadap perbedaan

 

  1. berinisiatif dan memiliki kemauan untuk maju
  2. bBerorientasi mendetail dan perfeksionis
  3. Mampu Menghargai  waktu
  4. Kreatif
  5. Berpandangan luas
  6. Memiliki banyak Motivasi

 

Dari pendapat tersebut dapat  disimpulkan  bahwa untuk  menumbuhkan motivasi  berwirausaha  dibutuhkan  adanya   dorongan  dari dalam diri (maksud, keinginan, hasrat, rasa senang, perhatian, ketertarikan dan kecenderungan)  yang menjadi  penggerak, semangat, sikap, perilaku, kemampuan dan kreatifitas dalam mengelola dan mengembangkan  usaha. Tentu saja tidak terkecuali usaha Jasa Boga,  sehingga memperoleh hasil yang lebih baik dan atau keuntungan yang lebih besar, sehingga akan membawa ke kehidupan yang lebih baik pula nantinya, itu harapan.Semoga!

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...