Rabu, 29 Juli 2020

Yang lain segitu, Biarlah aku segini Saja.




Setiap  sore anak-anak yang tinggal bersama saya  mengambil uang  dari  makanan yang dititipkan di beberapa warung. Ide kreatif saja  karena anak-anak  tidak ke sekolah tapi BDR ( Belajar di rumah). Mereka butuh makan,  supaya mereka  belajar untuk  mencari penghasilan. Yang penting halal.
 Anak saya menyampaikan  bahwa warung yang  dititipi  makanan hanya mengembalikan  sisa  yang tidak laku, tanpa memberikan uang.

Emak itu bilang : “Maaf ya hari ini saya  belum bisa kasih uang, karena uangnya kepake. Kalau besok mau titip boleh, tidak juga  tidak apa-apa. Anak saya pulang kemudian lapor ke saya. Ya tak apa-apa , aman saja.

Tiga  hari  kemudian si emak  itu datang kerumah malam malam dan berkata  kepadaku: “ Ibu trima kasih ya  atas kesabaran dan kebijaksanaannya,  saya baru bisa membayar  nasi yang dititip  selama 3 hari yang lalu. Waktu itu saya sedang ada masalah, puji Tuhan  sekarang masalah  sudah selesai. Saya  belajar dari  ibu  yang tidak  bercerita ke orang-orang,  bahwa saya  punya hutang pada ibu.  Sekali lagi trimakasih ya bu…..

Emak itu meneteskan air mata,  saya jadi  terharu, sedih sekaligus bangga akan sikap ibu yang begitu tulus dan jujur kepadaku. Kecil yang kita buat ternyata terasa besar bagi yang membutuhkan.
Setelah emak itu pulang, saya merenungkan ternyata  saya bisa belajar banyak akan arti #kesabaran dan #ketabahan. Hasilnya sangat luar biasa.

Saat 3 hari selang, sebelum  si emak membayar hutangnya…sungguh tak terduga, bisa saja  ‘ada’ orang baik  memesan nasi yang tak tanggung-tanggung  jumlahnya,  190  bungkus dan teman lain 20  bungkus. Luar biasa!, Trimakasih banyak  ibu, teman2,  sudah menjadi penyalur berkat  untuk anak-anak yang tinggal bersama kami,  Trimakasih  Tuhan, memang  rejeki tak akan salah alamat.   Ini adalah hasil   buah kesabaran  yang diberikan kepada Tuhan.

Memang, bahagia itu sederhana, selalu #bersyukur untuk  seberapapun yang diberikan oleh Tuhan.
Kesabaran dan Ketabahan hasilnya ternyata  “luar biasa”. Rejeki anak Soleh.


#Salam
#Selamatsiang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...