Cara Menjadi Penulis
Resume : 2
Tgl Pertemuan : Senin , 5 April
2021
Tema : Cara
Menjadi Penulis
Nara Sumer : Ibu Dra Sri Sugiastuli, M.Pd
Moderator : Ibu
Aam Nurhasanah, S.Pd.Gr.
Gelombang : 18
TIPS MENJADI PENULIS
Dra Sri
Sugiastuli, M.Pd
Pertemuan ke 2 Pelatihan Belajar menulis dimulai pukul 20.00
WITA. Saat Itu suasana tempat tinggalku Sumba Timur, NTT masih mencekam karena dilanda Bencana Badai Seroja 2021.
Saya membuat resume 2 hari berikut tanggal
7 malam setelah listrik menyala. Sinyalpun
sangat tidak stabil. Sabaarrr, Tidak menyurutkan semangat!. Maaf curhat.
Profil Nara Sumber : Ibu Dra Sri Sugiastuli, M.Pd (Ibu kanjeng) ,
lahir di Semarang 8 April 1961. Kini
Beliau usia 60 tahun. Berarti saat Purna bakti. Beliau adalah seorang penulis,
Blogger, Motivator, selain tugas
dinasnya Sebagai seorang kepala Sekolah
SMK Tunas pembangunan 2 Surakarta.
Dalam usia yang tidak lagi muda, tapi semangat
ibu masih membara dan luar biasa. Beliau
wanita tangguh, Kartini milenial.
Pejuang pendidikan dan Literasi. Terbukti dari banyak karya yang beliau buat dan banyak buku yang beliau tulis. Ada
beberapa buku yang sudah ada ditangan
saya, trimakasih ibu.
Menjelang usia 50 tahun, ibu
meneruskan hobinya menulis lewat internet
dan komputer. Saat mahasiswa pasca
sarjana , beliau harus sering bergumul
dengan buku sebagai referensi yang
beliau butuhkan . Sejak itulah beliau
aktif bermedsos hingga akhirnya beliau
aktif ngeblog dari tahun 2009 dan
sangat rajin mengisi blog kroyokan bernama kompasiana selama 2 tahun.
Proses berikutnya , ibu
kanjeng memiliki dunia literasi. Beliau
mengikuti beberapa komunitas
seperti Ibu-ibu doyan nulis, Emak
blogger, menjadi anggota kearsipan dan
perpustakaan di Solo. Tahun 2010 beliau
mengikuti lomba blog dan menjadi juara
ketiga ketika buah hati sakit. Berkah Sang buah Hati yang sakit.
Seorang penulis harus
selalu punya semangat. Walau usia
lanjut masih aktif (ulama). Better late than never, lebih
baik terlamabt dari pada tidak sama
sekali. Biar sudah tua Jangan kalah
dengan yang muda.
Menurut bu kanjeng Ide menulis juga bisa diperoleh dari hasil merenung, kepekaan terhadap kondisi sekitar, atau rasa empati terhadap rekan yang berduka. Dalam menulis agar tulisan lebih enak dibaca , beliau menyarankan agar di bawah sub judul diawali dengan kata-kata bijak, penggalan hadist atau ayat Al-Qur'an.
Tujuan menulis setiap penulis
akan berbeda sesui dengan segmen pasarnya.
Ibu Kanjeng menuturkan bahwa tujuan menulis adalah m sebagai ‘terapi jiwa’. Melawan lupa. Selain itu juga sebagai sedekah ilmu untuk motivasi kaum hawa. Berdakwah
lewat tulisan dengan apa yang beliau
lihat, pikirkan dan dengarkan. Tulisan sebagai alat ekspresi terhadap capaian tokoh-tokoh yang menginspirasi. Sertakan keyakinaN
bahwa rencana Tuhan akan indah
pada waktunya. Biarlah tulisan kita menemukan takdirnya. Di dalam tulisan
kita harus ‘menebar pengetahuan’, ‘mengideologikan kebenaran’,
‘mengingat makna’ dan ‘menghimpun
gagasan’.
Setiap penulis memiliki karakter yang berbeda. Bagaikan
seorang desainer yang merancang dan membuat baju. Dengan seringnya
berlatih penulis akan menemukan karakter
tulisannya sendiri. Penulis adalah
Dirigen tergantung irama lagu yang kita inginkan dan dengungkan.
Melihat dan membaca buku-buku dan blog beliau saya sungguh kagum
karena berisi begitu lengkap dan berisi tetang tulisan-tulisan
yang amat berkualitas. Ringan, asyik dan
enak dibaca. Bertema humaniora, traveling, humor, opini, artikel, parenting dll. Dan yang
paling berkesan adalah pentigraf. Selanjutnya ibu kanjeng menyatakan bahwa untuk menjadi penulis harus melewati berbagai proses. Kecintaan beliau terhadap menulis berawal dari SD, remaja, mahasiswa hingga sekarang.
Dalam menulis Out line sangatlah
penting. Out line biasanya berupa
beberapa sud judul atau urutan bab. Sebelum membuat Out lin, kita harus
menyiapkan materi yang dipakai untuk
mendukung tulisan. Out line bisa berupa kata-kata bijak, data statistik, teori,
gambar atau refleksi pribadi.
Ada 3 langkah yang dapat
dilakukan untuk membuat out line
yaitu : 1. Memilih topik,2. Tentukan sifat tulisan, refelksif, persuasit,
informatif , hasil penelitian, atau
kombinasi dari hal-hal di atas. 3. Harus ‘fokus’ pada satu tema . penulis harus
menjaga pikiran supaya tidak bercabang
ke hal yang lain.
Terimakasih Ibu, untuk ilmu yang
diberikan. Semoga ibu selalu sehat dan
terus berkarya dan menebar inspirasi
bagi kita semua. Mau jadi penulis ya harus mentaati 3M, Menulis, menulis dan terus
menulis.Salam Literasi!
Ledwinaetiwuryani@gmail.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar