Saudara- saudari terkasih berjumla Kembali bersama Saya Romo Antoro dalam renungan harian,
Rabu , 2 Juni pekan biasa ke-9. Semoga kita bersama keluarga selalu dalam keadaan baik sehat dan bersemangat.
Saudara-saudaraku yang terkasih kita akan merenungkan Injil Yesus Kristus menurut Markus, Bab 12 ayat 18 sampai 27 Maret.
Kita mengawali renungan kita dengan tanda kemenangan Kristus
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Pada suatu hari datanglah kepada Yesus beberapa orang saduki yang berpendapat bahwa ‘ tidak ada’ kebangkitan. Mereka Bertanya kepadanya, Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita. Jika seseorang yang mempunyai saudara laki-laki mati dengan meninggalkan Seorang Istri tetapi tidak meninggalkan anak saudaranya harus kawin dengan istrinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya. Ada 7 orang bersaudara yang pertama kawin dengan seorang wanita lalu mati tanpa meninggalkan keturunan, maka yang kedua mengawini dia tetapi juga mati tanpa meninggalkan keturunan, demikian juga yang ke-3 dan begitulah seterusnya ke tujuh- tujuhnya tidak meninggalkan keturunan akhirnya wanita itu pun mati. Pada hari kebangkitan bilamana mereka bangkit Siapakah yang menjadi suami wanita itu. Sebab ke tujuh-tujuhnya telah beristrikan dia.
Jawab Yesus kepada mereka,” Kalian sesat Justru karena kalian tidak mengerti kitab suci maupun kuasa Allah sebab dimasa kebangkitan orang mati orang tidak kawin atau dikawinkan. Mereka hidup seperti malaikat di surga". Mengenai kebangkitan orang mati Tidakkah kalian baca dalam kitab Musa yaitu dalam berita tentang semak berduri bahwa, Allah bersabda kepada Musa, Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Allah bukanlah Allah orang mati melainkan, Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat.
Demikianlah Injil Tuhan. Terpujilah Kristus.
Saudara-saudaraku yang terkasih , semoga kita bersama keluarga komunitas kita selalu dalam keadan baik tetap sehat dan bersemangat.
Saudara-saudaraku yang terkasih
Setelah kemarin masalah pajak. Kini giliran kelompok Saduki mempersoalkan masalah kebangkitan orang mati. Pertanyaan orang saduki bermaksud untuk menguji dan mempertentangkan Yesus dengan kelompok orang Farisi. Apa yang terjadi setelah kebangkitan bagi perempuan yang bersuamikan 7 orang bersaudara. Yesus mengatakan bahwa tidak ada perkawinan setelah kebangkitan melainkan hidup seperti malaikat di surga.
Surga merupakan sebuah situasi dimana Allah Bapa bersemayam Yesus naik ke surga artinya dia pergi kepada Bapa dan bersemayam dalam roh dan terang yang tak terhampiri. Terlepas dari Yesus berarti terlepas dari surga, sebab hanya Yesus yang pergi kepada Bapa dan menyediakan Surga itu bagi kita.
Saudara-saudara yang terkasih berkaitan dengan kebangkitan orang Saduki tidak percaya akan adanya kebangkitan. Yesus menegaskan bahwa Allah Israel adalah Allah orang hidup bukan orang mati. Abraham, Ishak dan Yakub adalah bapak-bapak bangsa Israel masih hidup dalam roh karena Allah mereka adalah Allah yang hidup.
Saudari-saudara yang terkasih kita semua sebagai orang Katolik kebangkitan merupakan pengharapan untuk kembali bersatu dengan Allah melalui Yesus Kristus putranya dialah satu-satunya jalan menuju kepada Bapa di surga. Dialah satu-satunya yang bangkit dari kematian dan mengalahkan maut sehingga kita memiliki pengharapan akan kebangkitan.
Aku adalah Kebangkitan dan hidup
yang percaya padaku akan hidup dan tak akan mati selamanya
Semoga saudari-saudara sekalian, keluarga keluarga orang-orang yang kita doakan, mereka yang sakit, yang menderita, seluruh tugas belajar, pekerjaan, usaha serta karya pelayanan kita, dibimbing dilindungi dan diberkati oleh Allah Yang Mahakuasa.
Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar