Oleh : Romo Antoro
Pekan biasa ke-10. Semoga kita semua dalam keadaan baik, sehat dan tetap bersemangat.
Saudari-saudara yang terkasih hari ini kita bersama-sama akan merenungkan injil yesus Kristus menurut Mateus. Bab 5 ayat 1 – 12.
Marilah kta mengawali renungan kita dengan tanda kemenangan kristus. Demi nama bapa Putra dan Roh Kudus. Amin.
Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit sebab melihat orang banyak , setelah ia duduk datanglah murid-muridnya kepadaNya lalu Yesus mulai berbicara dan dan menyampaikan ajaran ini kepada mereka. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah karena merekalah yang empunya kerajaan Sorga.
Berbahagialah orang yang berduka cita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah-lembut karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hati karena mereka akan mendapatkan kemurahan. Berbahagialah yang suci hatinya karena mereka akan melihat Allah.
Berbahagilah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran karena merekalah yang empunya kerajaan Surga.
Berbahagialah kalian. Karena demi aku, kalian dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat
Bersukacita dan bergembiralah, sebab besarlah ganjaranmu di Sorga. Sebab para nabi sebelum kalian pun telah dianiaya. Demikianlah Injil Tuhan. Terpujilah Kristus.
Saudari saudara yang terkasih apa kabar hari ini, semoga kita bersama keluarga selalu dalam keadaan sehat, baik dan tetap bersemangat.
Saudari saudara yang terkasih.
Dalam bacaan hari ini Yesus tampil sebagai Musa baru dengan kotbah, warna baru seperti kotbah Musa di gunung Sinai. Kotbah di gunung Sinai tentang 10 perintah Allah. Yang ke-6 isinya dimulai dengan kata Jangan. Kotbah di bukit ini Mateus menunjukkan bagaimana Yesus memberikan pesan kepada para muridnya. Pesan yang disampaikan adalah tugas yang harus diwartakan kembali oleh para muridnya. Kotbah dibukit adalah Iktisar ajaran Yesus. Kalau kita memperhatikan Sabda jangan dikoreksi menjadi sabda bahagia kita berbahagia karena Allah saat ini menyertai kita sampai akhir jaman.
Saudari saudara yang terkasih. Sabda bahagia memuat harapan akan kebaikan yang akan kita peroleh. Yang miskin dihadapan Allah akan memperoleh kerajaan Allah, yang berduka cita akan dihibur yang lapar dan haus akan dipuaskan, yang murah hati akan memperoleh kemurahan. Yang Suci hatinya akan melihat Allah. Yang membawa damai akan disebut anak Allah. Yang dianiyaya karena kebenaran akan memilki kerajaan Sorga.
Semua ajaran Yesus ini menunjukkan bahwa setiap orang yang tekun dan setia dalam melakukan perbuatan baik yang hatinya terarah menuju kepada Allah dan cintanya diwartakan kepada sesama akan mendapatkan ganjaran penebusan dan kebahagiaan pada hari ini. Dan dijamin pada hari yang akan datang. Orang yang melaksanakan perintah dan kehendak Allah disebut Yesus sebagai orang yang berbahagia.
Saudari saudaraku yang terkasih Yesus ingin membangun sebuah konsep hidup yang optimistis. Kalau sebuah kehidupan dibangun atas dasar ‘jangan’. Akan melahirkan orang yang pesimis karena perintah jangan akan hidup dalam hukuman belaka. Orang melakukan sesuatu karena terikat akan hukum . Apa yang dikatakan oleh hukum taurad ditaati. Apa yang dilarang oleh hukum taurad tidak boleh dilanggar.
Kata berbahagia sejajar artinya dengan gembira dan suka cita. Dengan sabda bahagia yesus ingin menekankan bahwa bentuk pelaksanaan kehendak Allah harus datang dari hati yang tulus dan iklas. Semuanya dilakukan demi kemuliaan Tuhan dan demi kebahagiaan sesama.
Suadari saudaraku yang tekasih, tentu kita tidak terlepas dari berbagai persoalan hidup tantangan dan godaan dunia. Tetapi kita menjalankan semuanya dan berserah kepada Tuhan. Kita akan menjadi pemenang dalam hidup ini dengan kata lain menjalankan segala kebaikan dengan bahagia akan memotivasi kita untuk melakukannya secara benar, sabar, penuh perjuangan. Apapun kesulitan yang akan kita hadapi.
Singkirkanlah penghalang sabdamu
Cairkanlah hatiku yang beku
Dan bimbinglah kami dijalanMU
Semoga bapak ibu, Sdr/i, orang-orang yang kita doakan. Yang sakit yang menderita seluruh tugas belajar pekerjaan usaha serta karya pelayanan kita dibimbing dilindungi dan diberkati oleh Allah Yang Maha kuasa. Atas nama Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar