Kamis, 30 September 2021

Eni Kusuma ‘TKW’ jadi penulis Best seller #9

 

oleh : Ledwina Eti Wuryani

Siang hari suasana  terik, gerah di dalam rumah juga panas. Iseng  kubuka HP saat  buka internet kubaca kisah yang sangat menginspirasi.  Saya terharu membaca artikel tentang Eni Kusuma seorang TKW asal Indonesia yang  bisa menjadi penulis buku best Seller. Luar biasa!!.

Siapa sih yang ingin jadi TKW? Kerja berat, jauh harus meninggalkan keluarga bahkan  tak sedikit  juga yang bernasib malang. Ada yang pulang  ‘tinggal nama’, dihukum mati  atau bahkan pulang dengan ‘tangan kosong’ karena jadi korban penipuan. Eni yang  hidup dari keluarga kurang beruntung. Dia tinggal di dekat TPA ( tempat pembuangan akhir)  di kota Banyuwangi, Sedari kecil berteman dengan sampah. Hari-hari  dimasa kecilnya menjadi seorang pemulung demi mencukupkan sesuap nasi untuk  makan  dan sekolah.

Di lingkungan seperti itu  yang membentuk  Eni kecil akrab dengan berbagai penyakit, kurap, kudis jamur dan penyakit kulit lainnya.  Iapun menderita gagap bicara, minderan dan tertutup. Beruntung dia bisa  menyelesaikan SMA. Untuk apa  Ijasah SMA jaman sekarang?  Jaman sekarang  sarjana saja kutemui sampai rela jadi  pelayan toko. Sebut saja  Anna namanya, dia  jadi pelayan toko di  Mitra Kencana. Saya ketemu kaget, dia juga sama  kagetnya. Padahal dia  kuliah di Jogya. Beberapa muridnya yang sudah  lulus sarjana belum dapat kerjaan mereka  kerja di toko. Yah!, tentunya daripada nganggur  sambil menunggu ada formasi dan lowongan kerja yang lebih baik.

Sebagai TKW di Hongkong kisah Eni pun tak menarik.  Nasib sama dengan TKW yang lain. Di balik sifatnya yang lugu tersimpan ‘mimpi’ . Akhirnya ia memilih jalur menulis. Sebagai pembantu rumah tangga ia kerja dari pagi hingga  larut malam. Dia berhenti kerja saat  semua penghuni rumah sudah  tidur. Sedih!!.

Berkat ingin membuktikan ‘mimpi’, ia berusaha  menyempatkan untuk menulis. Apa saja yang ia tulis, puisi, cerpen atau apa saja saat ide muncul dari pikirannya. Dia menulis saat menunggu anak majikannya  sekolah, sedang les atau saat berbelanja.  Tulisannya hanya berupa coretan-coretan  pena di atas lembaran-lembaran kertas. Saat ada kesempatan dia ketik ‘numpang’  di kantor pos atau perpustakan kota itu.  Kemudian dia bergabung di milis khusus TKW di Hongkong. Namanya Cafe de Kossta.  Tak disangka ternyata  tulisannya mendapat sambutan dari berbagai kalangan, termasuk penulis-penulis hebat.

Awal suksesnya Eni ada seorang pengurus milis Kossta yang dianggap guru dan senior mengiriminya buku  bestseller berjudul ‘Resep cespleng Menulis’. Karya  Edy Zakeus. Dia juga membaca di Pembelajar.com. Dari situ akhirnya dia semakin semangat untuk terus menulis.   Selain menulis dia menjadi komentator. Pertama  yang dia koment  adalah penulis hebat Jennie S Bev. Dari situ akhirnya menarik perhatian  para pengunjung  di situsnya. Dengan ‘mendompleng’ nama besar penulis hebat, Eni langsung mendapat  perhatian besar. Hingga artikel pertamanya dimuat di situs motivasi terfavorit saat itu.

Singkat cerita, akhirnya Eni ‘terkenal’  kini buku karyanya yang berjudul “Anda Luar Biasa!!! Mendapat endorsement  27 tokoh–tokoh ternama  mulai dari penulis, motivator, pengusaha dan aktitivis. Buku yang awalnya di cetak 3000 eks ternyata laku keras sehingga harus dicetak ulang  dan dicetak ulang lagi.

Kini , Eni yang  ‘mantan TKW’ dan ‘hanya’ berijasah  SMA banyak mengisi undangan sebagai publik speaker di berbagai tempat. Termasuk di kampus-kampus. Hebat ya!.  Siapa  yang suka menulis? Bagikan Yuk ! yang penasaran  googling aja di “Eni Kusuma”

Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tuliskan tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri. ( JK Rowling)

 

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah  (Pramoedya Ananta Toer)

Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh..... jauh kemudian hari. ( Pramoedya Ananta Toer )

#30harimenulis

#30haripunyanaskah

#siapataujadibuku

#alineakuchallenge - 9

#alineakuwriter

 

#alineakuLedwinaEti  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...