Oleh : Cahyadi Takariawan
Salah satu bahan yang mudah Anda tuliskan adalah pengalaman baru. Sebuah pengalaman baru –dalam hal apapun—akan cenderung menjadi sesuatu yang berkesan. Jika hal itu berkesan, akan mudah untuk dituliskan.
Pilih satu pengalaman baru, lalu bikinlah poin-poin pentingnya untuk ditulis. Misalnya pengalaman baru melaksanakan shalat Idul Adha secara virtual. Shalat dari rumah masing-masing, namun imam dan khatib live melalui youtube.
Poin-poin apa saja yang ingin saya tuliskan? Penuhi unsur 5 W dan 1 H yang biasa dalam juralistik.
- What – apa nama kegiatannya?
- Why – mengapa dilakukan kegiatan tersebut? Apa alasannya?
- When – kapan kejadiannya? Hari, tanggal, jam kejadian.
- Who – siapa panitia penyelenggaranya? Siapa imam dan khatibnya? Siapa saja jama’ahnya?
- Where – di mana ditayangkan? Channel youtube apa? Dari kota mana ditayangkannya?
- How – bagaimana shalat virtual itu dilakukan? Bagaimana cara atau teknisnya?
Setelah itu mulailah menulis poin demi poin. Tidak perlu panjang, yang penting setiap hari Anda rutin menulis. Untuk menjaga habit menulis, agar terus terasah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar