Selasa, 05 April 2022

STRESS MENANGGUNG MALU

 


Oleh : Ledwina Eti Wuryani

 

Pak Minggus adalah seorang guru  hebat. Sudah lima tahun berturut-turut sekolahnya menjadi juara umum setiap lomba Hardiknas tingkat  Kabupaten. Untuk meningkatkan  karirnya pak   Minggus dimutasi ke SMA . Sekolah  Favorit  melalui  seorang tokoh masyarakat. Pak Minggus  membuktikan jago  lagi 3 tahun berturut-turut  SMA baru itu.  Atas bimbingannya bisa menjuarai Karya Tulis Ilmiah ( KIR) hingga  tingkat Nasional dan mendapat  juara 1. SMA  1 tempat pak Minggus mengajar  semakin terkenal dan  jadi bahan pembicaraan  masyarakat. .

 

Nama Pak Mingguspu jadi terkenal.  Singkat cerita  ada deal-dealan agar dirinya  diangkat menjadi kepala sekolah negeri di SMA bonafidnya dan  disetujui. temannya "Pak Minggus tidak pernah ikut Tes Calon Kepala Sekolah, maka tidak sah sebagai kepala sekolah ." Protes beberapa teman guru. Pak Minggus mulai  gusar, maka jurus 3D (Duit, Dekat, Dekeng) digunakan. Demi ambisinya  dia lakukan dengan segala cara.  Pada tahun ke-2 sukses mendapat juara 1 provinsi pelaporan keuangan. Ambisi pun terus  menggelora.

Karier Pak Minggus  berjalan mulus.  Berkat lobi-lobi  dan  menyogok  akhirnya  dia  bisa menjadi Kepala Dinas Provinsi. Woww!!  Keren abis!.  Namun sayang. Akhirnya …….. dia tersandung masalah. Pak Minggus  harus menghadapi kenyataan pahit.  Pak Minggus   terbukti menyelewengkan keuangan Negara. Pak Minggus harus  mendekam dipenjara 5 tahun lamanya.  Dia juga  dipecat  dari PNS. Setelah 5 hari dipenjara ternyata pak Minggus ditemukan  bunuh diri dengan minum racun. Anak dan istrinya pinsan mendengar kabar pak Minggus meninggal mendadak.

                                                                                                Waingapu, 7 April 2022

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...