Oleh : Ledwina Eti Wuryani
Pak Minggus adalah seorang guru hebat. Sudah lima tahun berturut-turut
sekolahnya menjadi juara umum
setiap lomba Hardiknas tingkat Kabupaten. Untuk meningkatkan karirnya pak Minggus
dimutasi
ke SMA . Sekolah
Favorit melalui
seorang tokoh masyarakat. Pak
Minggus membuktikan jago lagi 3 tahun berturut-turut SMA baru itu. Atas bimbingannya bisa
menjuarai
Karya Tulis Ilmiah ( KIR)
hingga tingkat Nasional dan mendapat juara 1. SMA 1 tempat pak
Minggus mengajar
semakin terkenal
dan jadi bahan pembicaraan masyarakat. .
Nama Pak Mingguspu jadi terkenal. Singkat cerita ada deal-dealan agar dirinya diangkat menjadi kepala sekolah negeri di SMA
bonafidnya dan disetujui. temannya
"Pak Minggus tidak
pernah ikut Tes Calon Kepala Sekolah, maka tidak sah sebagai kepala sekolah ."
Protes beberapa teman guru. Pak
Minggus mulai gusar,
maka jurus 3D (Duit, Dekat, Dekeng) digunakan. Demi ambisinya
dia lakukan dengan segala cara. Pada tahun ke-2 sukses mendapat juara 1
provinsi pelaporan keuangan. Ambisi pun terus
menggelora.
Karier
Pak Minggus
berjalan mulus. Berkat
lobi-lobi dan menyogok
akhirnya dia bisa menjadi Kepala Dinas
Provinsi. Woww!! Keren abis!. Namun sayang. Akhirnya …….. dia tersandung masalah. Pak Minggus harus menghadapi kenyataan pahit. Pak Minggus terbukti menyelewengkan keuangan Negara. Pak Minggus harus
mendekam dipenjara 5 tahun lamanya. Dia
juga dipecat
dari PNS. Setelah 5
hari dipenjara ternyata pak Minggus ditemukan bunuh diri dengan minum racun. Anak dan
istrinya pinsan mendengar kabar pak Minggus meninggal mendadak.
Waingapu, 7 April 2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar