Minggu, 03 Juli 2022

A59. HIDUP DAN PENGABDIAN

 

  

Di bukit karang  itu,

Dijalan bebatuan dengan penuh tebaran debu,

Aku menjalani tugas ‘pengabdianku’

Berpacu dengan waktu

Tak kenal lelah walau ada rasa sendu

 

Dari daerah konflik di Dili

Karena merdeka akhirnya dimutasi

Di kota waingapu sampai kini

Ada tangis, ada sedih dan ada juga yg menyakiti,

Ada tawa, canda dan yang membuat hati berseri.

 

Semua itu harus dilalui,

Kenangan itu akan terus terpatri dalam sanubari

Goresan pena ini sebagai bukti,

Bahwa kita pernah sehati,

Dalam kebersamaan  dan pertemanan yang sejati,

 

Kutulis dalam lembaran  ini

Semoga terus akan dikenang saat kupensiun nanti

Bahkan sampai aku tak ada lagi,

Ini karya nyata goresan penaku sebagai bukti

Bahwa aku pernah ada dimuka bumi ini.

 

 

 

 

 

 

#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 59
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
# Waingapu, Selasa 5 Juli  2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...