Dulu,
Kita sebagai guru membayangkan
alangkah bahagianya kalau ada libur
panjang
Pasti kita akan senang
Gaji lancar tak usah capek-cape ke sekolah untuk datang
Bisa tiduran, pasti enak
kalau hanya di rumah saja, tenang
!
Akhirnya pak mentri memberikan
pencerahan
Nanti siswa akan diterapkan “Merdeka
belajar” dengan
“online”
Bayar iuran komite, tak usah repot ada gopay
Terima rapot tak perlu ke sekolah, ada gosend
Guru tak perlu ke sekolah, Dosen
tak perlu ke kampus
Siswa dan mahasiswa belajar di rumah saja. Aman!.
Belajar bisa dimana saja, kapan saja, suka-suka.
Dulu, kita tanggapi dengan tertawa, hahaha....asyiknya,.
Terbuktilah sekarang,
Corona datang
Saatnya kini guru harus berperan
Bagaimana kita mengadakan
pertemuan supaya siswa “ tidak “ tegang
Guru bertanggung jawab untuk mencari solusi
Kita buat kolaborasi guru, siswa dan orang tua
Kita harus sepakat untuk saling bekerja sama
Demi kemajuan anak bangsa
Guru jadi fasilitator dan Orang tua yang mensuplai dana sementara
Siapa tahu nanti ada
sumbangan pulsa data bagi siswa
Syarat utama HP androit harus
punya
Yang penting, bagaimana itu barang harus ada
Lah !! kalau tidak punya ?!!
Usahaa!! Entah pinjam siapa
saja yang rela....., orang tua, kakak, tantenya boleh juga tetangga!
Mayoritas siswa kami anak numpang di orang
Karena nasib mereka yang kurang beruntung, orang tua bukan orang berada
Tapi, kalau libur begini pastilah mereka pulang ke orang tuanya.
Di kampung tempat dia tinggal sinyal tak ada,
Apapun, dengan cara bagaimana
harus berusaha
Jika cari sinyal, mereka naik gunung,
panjat pohon tertinggi di
kampungnya,....
itupun belum tentu bisa.
Ada sih..., guru datang ke rumah
siswa,
Apa itu efektif??
Peserta didik kami bukan semua
orang kota
Mayoritas anak kampung
terbelakang yang nun jauh disana
Bahkan ada yang menuju kampungnya
harus naik kuda
Ini fakta, bukan rekayasa.
Tidak percaya ???
Mari kita buktikan saja!!
Bagaimana dengan guru yang sudah tua seperti saya ?
Baik kalau hanya sepuluh, dua
puluh,siswanya ,,,lahh kalau seratusan????
Harus naik turun gunung Keliling kampung, ratusan
siswa yang kita bina
Bisa stress!, bisa gila !!!
Tenaga, sarana....darimana?
Haus, lapar dan capek yang
ada.... bisa saja mati di jalan tiba-tiba...
Sedih memang!,
Kita juga punya tanggung jawab
keluarga yang harus kita cukupkan makan dan minumnya.
Tapi, kami tetap tahu diri tanggung jawab pribadi
Sebagai guru yang di gaji,
Semua jadi pembelajaran yang
sangat berharga bagi kami
Jujur....pasti kita akan buat yang terbaik untuk anak negeri.
Anak bangsa yang sangat kita cintai.
Untukmu peserta didikku....
Terpaksa kita harus berpisah
untuk semetara waktu
Walau hati terasa rindu
Sekarang kita wajib ikut serta menjawab tantangan globalisasi
Pembelajaran milenial ala
digital yang kreatif, inovatif dan
aplikatif
Lewat aplikasi zoom Kita harus bertemu
Melalui google classroom
kemajuan prestasimu dipantau
Dengan googleform jawabanmu kau pacu
Betapa indahnya pembelajaran baru
Mengasyikan bagi kamu yang ingin maju
Dengan semangat dan antusiasmu
akan bisa mewujudkan mada depan yang indah bagimu
Karena Keberhasilanmu yang Kelak untuk membahagiakan keluarga, anak dan cucumu
Maafkan,
Kami terpaksa tak bisa
menjangkau semua siswa
Sebagian Siswa susah dipantau , mereka sudah
terpencar ! entah kemana.......
Data alamat ada, tapi di kampung
yang nun jauh di sana,
bisa puluhan kilometer dari tempat kami berada.
Pembelajaran sudah sebulan berjalan tertatih-tatih dan dengan apa
adanya,
Walau sudah kolaborasi guru ,
siswa dan orang tua,
Tapi mau bagaimana lagi ??
Yah, wajib kita jalani dengan penuh senyum dan suka cita . Semoga !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar