Bila kita renungkan kehidupan ini
Kita semua sama
Di mata yang kuasa
Tidak yang rendah dan tidak ada yang
tinggi
#Hendaknya kita:
Saling berbagi,salingmemberi
saling membantu
saling menghormati
saling mengerti
Secara pribadi saya berfikir, dan saya
tahu bahwa harta itu hanya ‘titipan’ dari Tuhan.Titipan yang diberikanTuhanjugaberbeda-beda.
Ada yang banyakada
juga yang sedikit. Kita takbolehIri, tetapkitaSyukuri
.DenganselalubersyukurpadaTuhanitu yang membuatkitaselalubahagia. Masing-
masingkitapunyatalentajugaberbeda-beda
,Cumakitabisapekaatautidakuntukmenfaatkantalentatersebut.
Sifatmanusiaberbeda.
Ada berbagai sifat manusia : jujur, setia, adil, pemaaf, murah hati, rendah hati dll.Kepribadianmanusiajugaberbeda-bedaadayang sanguinis (optimis, aktifdan social),
plegmatis ( santaidandamai), koleris ( pemarah, cepattersinggung) danmelankolis ( analitis , bijakdantenang)
Dari berbagai
perbedaan diatas akhirnya manusia mengembangkan dirinya dalam mengarungi ziarah hidup ini. Saya rasa tidakadamanusia yang menolakhidupbahagia, mapan, punyaharta
yang cukupbahkanlebih. Kekayaan manusiapun bukan jatuh dari langit.
Kekayaan hidup itu didasarkan dari kerja keras, jerih lelah dan berusaha. Menggunakantalentakita yang diberikanTuhankepadakita,
makarejekiituada. Yang kitatabur,
itu pula yang dituai.
Pergumulanbagisayadanpastinyajugabeberapatemansaya,
secaraumumsemuamanusiamempunyai kebutuhan hidup. Kebutuhansetiap orang jugaberbeda-beda,
tergantungtingkatekonomi. Kita akuikalau yang kaya semuaakantercukupibahkanbisamemberi.
Nah, kalauekonomipaspasan, misalsepertisayabagaimana?. Kadangorang hanyamemandang #dariluarnyasaja.
Merekatidaktahupergumulanmasing-masingkeluargaberbeda-beda,
tergantungbagaimanamenyikapinya.
Ada
keluarga yangterlihathidupnyaserbaberkecukupan
, terkadang ada saja kebutuhan
yang tidak terduga dan harus dipenuhi. Namun, ketika kondisi ekonomi sedang
tidak stabil, maka “berhutang” lazim menjadi pilihan.Dalam utang
piutang, bagi yang berhutang
harus punya #tanggungjawab untuk membayarnya. Bagi yang “meminjamkan”, butuh kepercayaan danpunya ‘harapan’ bahwa
nanti sang peminjam akan ‘melunasinya’.Tapi terkadang perjanjian
utang piutang nggak berjalan sesuai harapan. Misalnya, pemilik utang telat
melunasi. Bahkan saat ditagihpun susahnya minta ampun. Mereka ada yang ‘malas tahu’, ‘cuek’, buangmukabahkanadajuga yang ’
marah-marah’.
Ya memberi pinjaman atau piutang orang memang dapat membantu
orang lain yang sedang membutuhkan. Jadikitaharussalingmembantu. Sudahbaikhatiuntukmemberibantuan,
bukannyaberterimakasih ,eh!! Kadangsedih,
prihatinmenghadapi orang yang
sifatnyasepertiini. Kita yang
membantuperasaan, tetapi yang dibantu?? Kita
berniatmencarisedikittambahanpenghasilankarenatuntutanekonomikita yang
“besarpasakdaritiang”. Denganbegitu, akhirnyadengan modal-modalnyahabis.
Ada jugatemankitadatangdenganberbagaikeluhan,
bahkanada yang menangiskarenabetul-betulmerasakesulitan yang amatsangat. Kita
sebagaitempatcurhat, ‘tersentuh’ , ‘iba’ , ikutprihatin , hanyut dalam
kata-katanya , merasakan kesedihannya, akhirnyakita bantu. “Walaudenganperjanjian”, bahkan
diatas materai. Namun ketika lewat jatuh tempo dan
peminjam tidak segera mengembalikan, janji satu minggu saja, 2 minggu, sebulan , setahun bahkan ada yang puluhan tahun. Jadi ‘sesak’ rasanya, menjengkelkan bukan? Banyak
cerita biasanya ‘nggak jarang ‘ orang
yang berutang lebih ‘galak’ dari yang meminjami. Nah selain mencoba
menagih utang dengan cara halus, yadengancarahaluskoktidakpernahmerasaya.
Apalagidengancarakasar. Kita berikhtiar
lewat doa, semoga si dia adaperasaansedikituntukrela
melunaskan hutangnya.
Hal
inipastipergumulansetiap orang yang terlalu ‘percaya’ kepada orang lain,
terbuktidalampostinganteman-teman di fb,
akhirnyasayajugainginmencurahkaperasaanini. Semogamereka ‘tersentuh’ hatinya. Mari kitasalingberbagi,
salingmengertidansalingmenjagaperasaan. Kita hidupmasing- masingpunyakebutuhan,
Kita harussalingmembantu. Kaubutuhaku bantu, saatnyaakubutuhhendaknyakau bantu
aku.
Sekedarcurahanhati, semogatemansenasibikutmensuport,
terimakasihsebelumnya, semogainiperingatanbagikitasemua yang ‘merasa’.
Maafdanseribukali maafkan kalauinimenyinggungperasaankita. Sebenarnyataklayakuntukkitasampaikan ‘tapi ‘
karena ‘terpaksa’, yasangatterpaksa . #Salamdamai,
semogaTuhanmenyertaidanmelancarkanrejeki yang Diakehendaki.
#Hendaklahkitaselalurelamembayarhutangsupayalebihtenangdansiapduniaakherat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar