Terinspirasi dari postingan-postingan di Fb, dari anak-anak, para remaja, emak-emak bahkan bapak-bapak. yah pokok nya semua deh. Akhirnya bisa saya katakan bahwa menuangkan tulisan, mengirimkan gambar, mengirim curhatan, mengirim nasehat, atau bahkan hanya sekedar selvi itu ternyata #Membahagiakan Hati.
Kita bisa baca, dari kata-kata mereka, ada yang #sedang terlalu bahagia, setengah bahagia, sedikit bahagia, kurang bahagia. Ada yang curhat, yang menginspirasi, bertutur tentang nasehat bahkan ada juga yang ‘maki’ karena kesal dengan seseorang teman pribadi. Ada yang memposting kelahiran, masa kecil, remaja, ulang tahun, menikah bahkan sampai yang meninggal Dunia. Begitu beragam, kompleks dan itu yang membuat hidup itu ternyata #Penuh Makna. Hidup bagai roda, kadang suka cita, kadang duka cita, derita dan bahagia. Pasti kita pernah mengalaminnya. Itu semua adalah Tuhan punya kerja. Kita harus bisa menerima. Kita hanya berencana, tapi tetap Tuhan yang menentukan semuanya.
Dari postingan itu pasti kita berharap, kalau kita sedang gembira teman- teman yang lihat/baca media itu juga ikut gembira dan jika kita dalam keadaan duka lara, nestapa pastilah teman fb kita turut berduka, bela sungkawa, prihatin dan memberikan kekuatan, bahkan penghiburan bagi kita. Pastilah setelah kita memposting hati terasa lega. Hati terasa bahagia. Mari kita rajin memberikan kabar tentang kita, minimal kita semua jadi tahu kalau kita masih #ada.Bahkan kita bisa tahu dia sedang apa, alamat dimana, bagaimana kabar beritanya, bagaimana juga keadaannya.
Masih bernafas berarti masih berkarya.Tak sengaja saja melihat salah satu postingan siswa kita, Rian Huruta, murid kesayangan, yang di Taiwan untuk menjemput masa depannya disana dan sehat wal afiat adanya. Dan banyak saudara teman-teman lain yang sudah berpuluh- puluh tahun tak jumpa. Dimana saja : ada di jawa, Sumatra, kalimantan dst.. bahkan yang di ujung dunia. Saat ketemu mereka, walau hanya di fb saja, hati terasa bahagia sekaligus bangga. Minimal kita bisa mengucapkan “selamat”, “proficiat” , selamat malam, selamat pagi atau selamat sore/malam . Bisa tertawa, bercanda di dunia maya.
Trimakasih FB jasamu tiada tara untuk kami.
Benarlah kalau ternyata menulis, memberitakan, memposting keberadaan kita itu membahagiakan hati. Saya menulis ini tujuan untuk diri sendiri, siapa tahu ternyata berguna untuk orang lain. Pasti kita merasa ada kebanggaan ‘tersendiri’ .
Mari kita menuliskan kabar kita,
terserah orang menganggap
tulisan kita bagus atau tidak, menarik atau tidak, terbaca atau tidak, siapa tahu tulisan kita bisa bermanfaat untuk orang banyak. Apalagi di saat-saat seperti ini, saat tante Corona ada di sekitar kita. Dari pada
di rumah saja. Bosan, jenuh siapa tahu
ketemu saudara-saudara kita yang berada di nun Jauh di sana.....bahkan
yang di ujung dunia.... ! Pasti kita akan bahagia bisa ketemu teman dan saudata dan tahu kabar kita dan mereka.
Itu menurut saya .
Bagaimana Menurut anda?
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar