Kamis, 02 Juli 2020

Bersahabat Dengan kebahagiaan



Sering kita berfikir  bahwa kebahagiaan  akan kita raih  apabila kita  sudah mendapatkan  harta yang berlimpah ruah.  Kadang kita pun membayangkan , jika saya memiliki semuanya pasti saya akan bahagia. Kita Lihat mereka, yang punya mobil mewah, rumah  beberapa bahkan tanah dimana-mana. Pasti lah mereka bahagia. Akhirnya  kita  masuk dalam bayang-bayang, dunia khayal, dan alam seandainya.  Inilah yang membuat  ketenangan dan kebahagiaan menjauh dari kehidupan kita.

Kebahagiaaan selalu kita  rasakan saat kita dicukupkan makan dan minum, masih bisa menghirup udara segar, masih bisa  tidur walauppun hanya  di kasur yang sederhana, dan sebagainya. Kita juga memiliki  banyak teman yang menyayangi kita. Semua-muanya  itu adalah  hal yang patut kita terima dengan  penuh rasa  syukur.

Bahagia adalah kecerdasan emosi yang tidak dapat diungkapkan dengan sempurna melalui kata-kata. Bahagia  hanya mampu diuangkan dengan tindakan  nyata yang akan dirasakan oleh orang-orang  di sekitar kita. Jika kita bahagia tak perlu kita  sampaikan dengan kata-kata maka orang  akan merasakan bahwa kita sedang bahagia.

Kebahagian juga bisa kita belajar dari orang yang  ‘tidak’  kita sukai atau yang menyebalkan.  Pastilah akan ada hikmah dari kehidupan mereka. Dari mereka kita bisa belajar  tentang arti kesabaran, kerendahan hati, atau minimal  kita bisa belajar, betapa buruknya  jika kita  juga seperti mereka. Maka, betapa pentingnya kita  memperlakukan  orang lain dengan penuh respek dan cinta, Siapapu  Dia.

Ketenangan dan manisnya  kebahagiaan  kan kita dapatkan  ketika kita mampu membebaskan diri  dari kuasa kebencian, dendam Nafsu, hasrat  yang  gelap dan menggantikannya  dengan memandang  dunia  dengan  #cinta  dan #kasihsayang , serta merasakan  setiap berkat yang kita  terima. Yakinlah bahwa Tuhan  senantiasa memberkati langkah Kita dan selalu memberikan kebahagiaan . #Semoga!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...