Jumat, 03 Juli 2020

T U G A S 6 . Teknik menulis Artikel



Ledwina Eti Wuryani  /  Materi  8 / KMO BASIC  BATCH 33

Teknik menulis Artikel 
**^*^*^*^*^*^*^*^*^

Materi 8 ( Bag. 1)

Jenis Tulisan :

1.       F i k s i

Cerita yang bersifat imajimatif ( secara umum) ada pula yang  berdasarkan  kejadian  
nyata atau ilmiah
Contoh : Novel, Puisi,  cerpen,  prosa, klise  dst

2.       Non - Fiksi

Akademis dan berdasarkan  kejadian nyata,  bukti fisik  ada, data juga ada.
Contoh: Artikel ilmiah murni, artikel populer  murni, Artikel  ilmiah populer.

Bentuk Tulisan. Non-Fiksi.

1)       Artikel Ilmiah Murni
Contoh penulisan  tugas akhir dari kuliah  untuk S1 ( skripsi), S2(Tesis),S3 ( Desertasi)
Ciri-ciri Artikel ilmiah  murni
-          Punya  aturan  tertentu dari lembaga yang memilikinya : Sistematika, Hipotesis, Metode  Penelitian , cara mencantumkan rujukan, standart jelas jadi tidak boleh melanggar, Sesuai dengan ketentuan ada ada di masing-masing lembaga yang memilikinya. Sangat ketat aturan, pedoman tidak boleh menyimpang.
-          Banyak menggunakan istilah –istilah akademis dan hanya dipahami oleh  kalangan akademis yang sama. Jadi  yang punya  latar belakang  akademis berbeda  pasti  mempunyai istilah-istilah yang berbeda.  Contoh dalam penulisan ilmiah  kedokteran  filsafat,  hukum, Arkeologi, arsitektur, teknik sipil, keguruan  dll. Jurnal tentunya akan berbeda. Orang  kedokteran tidak mungkin paham dengan istilah  dari filsafat.


2)      Artikel Populer Murni
-          Tulisan yang bebas  tidak perlu menggunakan kaidah tertentu
-          Bentuk  tulisan dan gaya bahasa  lebih bebas
-          Bisa menggunakan gaya bahasa   dan kosa kata apa saja, santai, semau gue.(orang curhat, orang menyampaikan kejengkelannya,  kesenangannya). Tidak  perlu menggunakan kaidah.  Hal ini tak butuh referensi.
-          Mengekspresikan  sesuatu  pemikiran , gagasan ide dan perasaan sesuai dengan kemauan penulis
-          Artikel ini biasa ditemuakn di FB, WA, IG, atau medsos yang lainya.

3)      Artikel Ilmiah Populer
Tulisannya Ilmiah tetapi gaya bahasanya populer.
Caranya:
-          Kurangi  istilah populer diganti dengan  kata-kata yang  lebih umum, mudah dipahami, dimengerti oleh  umum
-          Kurangi  gaya  bahasa yang akademis diganti bahasa yang lebih santai  agar mudah dipahami oleh umum tidak selalu  mencampumkan rujukan.
-          lebih sederhana, gaya yang mengalir, gaya yang ringan, gaya yang lancar. Jadi orang yang awam menjadi lebih dimengerti oleh orang umum, masyarakat luas.
-          Sesekali  boleh menyampaikan rujukan tetapi tidak selalu. Karena gaya kita sendiri.

Sistematika :
Karya  ilmiah Populer :

I.                    Judul
Fungsi  judul adalah tentang apa, menceritakan tentang apa, temanya apa, yang akan dibahas dalam artikel itu  mengenai apa. Jadi penulisan judul tidak  selalu  yang pertama, jadi boleh  kemudian, setelah  semuanya selesai baru judulnya di tulis, yang penting  judul jangan ‘lari’ atau menyimpang dari tema, pilih  judul yang menarik.  Jika judulnya menarik tentunya  akan  ‘menggugah’  pembaca untuk  penasaran  ingin membaca. Untuk menulis judul  ada beberapa macam , antara lain:
a.       Yang memberikan daya tarik
Contoh:  menjadi guru Manusia, 
b.      Menggunakan angka
Contoh: 5 tips menjadi  kaya, 4 cara jitu mengatasi stroke.
c.       Mengungkapkan  Rahasia / keajaban tertentu.
Contoh: Mengungkap Misteri Gunung lawu, Keajaiban Rezeki
Malam pertama di alam Kubur.
d.      Memberikan Mimpi Indah
Contoh :Kaya mendadak dari face book
e.      Judul berupa pertanyaan
Contoh : Ingin bebas dari Riba ? Lakukan hal berikut:
f.        Judul yang sensasional
Contoh : Nikmatnya Ngopi bersana Despacito.
g.       Judul yang unik
Contoh : The Power Of Kepepet

Sebagai penulis  kita tetap harus memiliki prinsip Kebenaran, etis..  Jangan menyinggung ,  tentang keimanan. Nanti penulis jadi bermasalah.


II.                  Pendahuluan
Setelah judul tentu pembaca langsung membaca pendahuluan, di situ letak pembaca akan meneruskan  membacanya atau  malas melanjutkan membaca.  Jadi pendahuluan  juga ada hendaknya ada  daya darik, tips  membuat pendahuluan adalah sebagai berikut:
a.       Dengan mencantumkan angka-angka yang berasal dari sebuah  survey yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survey
b.      Sebuah ringkasan yang memberikan gambaran tentang isi Tulisan
c.       Berupa kutipan -kutipan dari orang-orang terkenal
d.      Berupa penngambaran , misalnya konflik – konflik dan cara  menyelesaikannya
e.      Berupa anekdot, bisa  dari cerita – cerita yang  ada di sekitar kita.
f.        Berupa pertanyaan  tentang hal-hal yang terjadi, penyebab dan alternatifnya

Materi 8 ( Bag. 2)

III.                Isi
Ada 6  pola penulisan Isi
a.       Pola pembagian gagasan
Contoh kita akan  menulis artikel dengan  tema ‘wanita Soleha’ maka dari tema  dan sub tema itu kita bagi menjadi beberapa gagasan:
ü  Definisi Wanita Soleha
ü  Bagaimana membantu menjadi wanita  soleha
ü  Kriteria Wanita Soleha
ü  Peran Wanita Soleha
Setelah  dibagi seperti di atas, penulis tinggal mau di taruh dimana untuk awal, pertengahan atau akhir. Dan  setiap gagasan bisa  di atur  dalam setiap paragraf. Jadi jangan di  campur untuk setiap gagasan supaya pembaca enak membacanya. Begitu pula dengan Sub tema. Jika  setiap sub tema ada beberapa gagalan, ya  tentunya di atur juga dalam paragraf masing-masiing, supaya  bisa menjadi  satu kesatuan yang terpisah.

b.      Pola Masalah Pemecahan
Contoh ada Kemacetan lalu lintan yang macetnya  parah, dari situ  kita  bisa mencari  akar masalahnya,  Kenapa bisa macet? sebutkan setiap  alternatif pemecahan masalahnya. Bagimana Penyelesaiannya.

c.       Pola Kronologis
Contoh Judul : bagaimana menjadi Ibu Rumah tangga Yang Baik
ü  Dari kecil sudah dididik menjadi ibu yang baik
ü  Di rumah tangga  sudah di terapkan  keluarga yang  ibunya mendidik anak-anak dengan baik
ü  Menerapkan kehidupan rumah tangga yang baik dari cerminan ibunya
ü  Ketika kuliah mencari kriteria menjadi ibu yang baik
ü  Ketika mempunyai  suami, berusaha menjadi istri yang baik
ü  Setelah berumah tangga bisa mengendalikan  keluarga ke dalam kehidupan yang baik bagi anak-anaknya. 

d.      Pola Pendapat dan Alasan
Contoh: 
Pendapat :Di Jogyakarta ditemukan bahwa di tempat-tempat kos banyak  terjadi pergaulan bebas ,  banyak anak-anak kos yang kecanduan narkoba,  suka minuman keras.
Alasan : Mungkin karena  pemilik kos kurang  perhatian, tidak ada aturan,  kurang pengawasan, atau  mungkin pengaruh lingkungan yang kurang sehat, RT yang kurang  tegas  menertibkan warganya.
Jadi  kalau kita membuat artikel , kita memberikan pendapat harus lengkap dengan alasannya dan sampai pada solusinya penurut kita sebagai penulis.  Tunjukkan data-data  dan bukti fisik yang jelas.

e.      Pola PerbandinganTuliskan bagian isi dengan perbandingan,  contoh  2 orang  mempunyai  pendapat yang berbeda tentang suatu hal.

f.        Pola penuturan
Pola ini  berpola  memaparkan isi artikel dengan cara  menuturkan gagasan kita seperti kita sedang menasehati seseorang. Kita bertutur dengan apa adanya.

IV.                Penutup

Beberapa pola dari penutup adalah:
a.       Berbicara tentang kesimpulan
Kita tulis kesimpulan dengan beberapa paragraf
b.      Berisi tentang saran
Saran –saran  kita tulis untuk pembaca tentang isi dari artikel kita
c.       Berisi harapan
Harapan dari pembaca setelah mebaca  artikel kita
d.      Berisi tentang  pamitan
Kata pamitan biasa ditulis denga., demikianlah,,,,,,

V.                  Daftar Pustka ( Opsional)

Kesimpulan :

Jika kita akan menulis  Artikel hendaknya kita harus memilih dulu, mana di antara 3 model artikel.  Selanjutnya ikut  kaidah yang  sudah tertera di atas. Pertama tentukan  tema,  isi kemudian  buat judul yang menarik, sehingga pembaca  merasa tertarik untuk membacanya.  Saran pak Cah adalah : Menulis  bagian yang mudah terlebih dahulu.
                                                    

Waingapu, 3  Juli 2020,
Salam  * Kelas Menulis Online ( KMO) * !

Materi 8 {bag.1 Teknik Menulis Artikel}

https://youtu.be/U-GjyCSh8IU





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...