.
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Ketika Anda sudah berada dalam “mode menulis”, maka Anda berkonsentrasi untuk menuangkan ide. Tujuan sudah ditetapkan, outline sudah dibuat, maka proses menulis pun dimulai. Sebuah journey, perjalanan mencapai tujuan yang menyenangkan.
Namun perjalanan tak selalu menyenangkan. Kadang mengalami saat ketegangan, karena berbagai sebab yang ada dalam perjalanan. Misalnya saja, perjalanan mengalami kemacetan yang parah. Seperti saat tragedi tol Brexit beberapa tahun yang lalu, menjelang lebaran.
Perjalanan mudik yang semestinya menyenangkan, berubah total menjadi menegangkan. Menulis juga bisa mengalami peristiwa demikian. Sedang asyik menulis, awalnya lancar, ternyata di tengah perjalanan mengalami kemacetan. Di saat macet saat sedang menulis, apa yang harus Anda lakukan?
Meskipun macet, pastikan jangan sampai Anda mengalami kebingungan. Sebab bingung ini yang membuat kemacetan menjadi lebnih sulit untuk diuraikan. Boleh macet, tapi jangan panik, dan jangan bingung. Jika Anda tenang, berpikir mencari solusinya, pasti akan ketemu solusi.
Manfaatkan Kerangka Tulisan
Pada tulisan sebelumnya, telah saya sampaikan cara mengatasi kebingungan, adalah dengan mendetailkan rencana tulisan. Dimulai dari tema, lalu ditetapkan who and do, serta dijabarkan ke dalam outline atau kerangka tulisan. Simak kembali di sini.
Apa guna outline atau kerangka tulisan? Salah satu manfaat outline adalah, untuk mengatasi kebingungan dalam menulis. Bagaimana outline mengatasi kebingungan menulis? Perhatikan contoh sebuah outline tulisan di bawah ini.
***********
Tema : Membangun Kepribadian Orangtua
Who (segmen pembaca) : calon orangtua dan para orangtua
Do (yang diharapkan dari pembaca) : mengetahui kepribadian yang perlu dimiliki orangtua, dan mampu mewujudkannya
Outline :
Pendahuluan
- Spiritualitas Orangtua
- Pentingnya spiritualitas bagi orangtua
- Spiritualitas dalam mendidik anak
- Cara menguatkan spiritualitas
- Intelektualitas Orangtua
- Pengertian intelektualitas
- Urgensi intelektualitas bagi orangtua
- Mendidik anak dengan cerdas dan intelek
- Integritas Orangtua
- Pengertian integritas
- Orangtua adalah Teladan bagi Anak
- Cara Menumbuhkan Integritas
- Sinergitas Orangtua
- Urgensi Sinergi Ayah dan Ibu
- Cara Menghadirkan Sinergi Ayah dan Ibu
- Mendidik Anak dengan Sinergi Ayah dan Ibu
- Ketrampilan Praktis Orangtua
- Jenis Ketrampilan Praktis yang Diperlukan Orangtua
- Cara Mendapatkan Ketrampilan Praktis
- Pemanfaatan dalam Pendidikan Anak
Penutup
**************
Coba simak contoh outline di atas. Tulisan dibagi menjadi lima bagian. Setiap bagian, diperinci lagi menjadi sub-bagian. Jika kita telah memiliki outline yang detail seperti contoh di atas, maka kita akan bisa memulai menulis dengan leluasa. Mengapa leluasa?
Karena kita bisa mulai menulis dari mana saja. Kita tidak harus urut menulis, dari bagian pertama, lalu lanjut bagian kedua, dan seterusnya sampai bagian terakhir. Kita bisa mulai menulis dari bagian mana pun, dan dijamin hasil akhir tulisannya akan tetap sistematis. Inilah manfaat outline.
Sebagai contoh, jika Anda menulis bab satu sampai selesai, lalu Anda mulai masuk bab dua. Ketika menulis poin 2.b, Anda kesulitan, tidak bisa menuliskan. Di titik ini Anda akan banyak membuang waktu apabila memaksa diri untuk menyelesaikan. Tenang, tidak perlu bingung.
Anda boleh menulis bagian lain terlebih dahulu. Lihat kembali outline. Cermati bagian demi bagian, sampai sub-bagian. Pilih bagian mana yang paling mudah untuk Anda tuliskan terlebih dahulu. Nah, kebingungan menulis sudah terjawab. Anda bisa melanjutkan menulis, pada bagian yang Anda mudah menuliskannya.
Hal seperti ini bisa Anda terapkan untuk semua bagian. Apabila Anda kesulitan di bagian itu, berpindahlah ke bagian lain terlebih dahulu. Sampai semua bagian yang bisa Anda tulis, sudah selesai tertuliskan. Dengan demikian, Anda tidak membuang waktu untuk bingung pada bagian yang sulit tersebut.
Inilah keajaiban outline tulisan. Bisa menolong kita saat sedang mengalami kemacetan. Kita akan keluar dari kebingungan karena dipandu oleh outline. Maka meskipun tidak wajib dan tidak harus, membuat outline yang detail adalah cara untuk mengatasi kebingungan menulis.
Lalu bagaimana dengan bagian yang sulit tersebut? Setelah semua bagian yang mudah selesai dituliskan, sampailah pada bagian atau sub-bagian yang menjadi pokok kesulitan. Untuk mengatasi kebingungan menyelesaikan di bagian yang paling sulit tersebut, Anda bisa menyimak tulisan saya pada postingan selenjutnya.
Bersambung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar