Serial Self Editing – 3 

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Mengedit adalah upaya untuk menjadikan tulisan kita menjadi layak dan enak dibaca. Dalam postingan sebelumnya telah saya sampaikan tujuh kriteria tulisan yang layak dan enak dibaca. Kali ini akan saya ajak Anda untuk mulai memasuki proses editing.

Mengedit hendaknya Anda lakukan setelah Anda selesai menulis. Jangan mencampuradukkan antara aktivitas menulis dengan mengedit. Saat menulis, berkonsentrasilah untuk menulis. Usai menulis, barulah Anda melakukan editing.

First Reading

Langkah pertama dalam proses self editing, adalah sesi first reading. Yang dimaksud dengan first reading adalah membaca ulang tulisan secara menyeluruh. Baca ulang semua tulisan Anda, sejak huruf dan kata pertama sampai huruf dan kata terakhir dalam tulisan Anda.

Cermatlah dalam melakukan first reading, agar Anda bisa merasakan dan menghayati keseluruhan tulisan Anda. Terlebih untuk tulisan yang sangat panjang, seperti bahan untuk buku.

Dengan melakukan first reading, Anda menjadi tahu bagian mana yang melenceng dari jalur. Anda akan menemukan bagian mana yang kurang pas logikanya, atau tidak nyambung. Anda juga bisa menemukan bagian yang banyak unsur kesalahan tulisan.

Dengan melakukan first reading, akan lebih mudah bagi Anda untuk menemukan bagian yang harus Anda prioritaskan untuk didahulukan editingnya. Atau bahkan Anda merasa bahwa semua sudah baik-baik saja, tidak perlu lagi ada yang diedit.

Secara teknis, first reading bisa Anda lakukan dengan berbagai cara sesuai kebiasaan masing-masing. Sebagian Anda melakukan first reading melalui gadget atau laptop. Kemudian memberikan tanda-tanda tertentu pada bagian yang akan diedit.

Sebagian dari Anda –termasuk saya, lebih mudah melakukan first reading dengan jalan print out. Semua tulisan dicetak di kertas, baru dibaca ulang dan dicermati dari awal sampai akhir. Sekaligus memberikan tanda dengan pulpen pada bagian-bagian tertentu yang memerlukan editing.

Menetralkan Perasaan

Ada tiga ‘penyakit’ yang sering muncul saat mengedit tulisan sendiri, yaitu ilfeel, kurang puas, dan terlalu puas. Ketika Anda membaca ulang tulisan sendiri, ketiganya adalah penyakit yang menciptakan mental block saat mengedit.

Sebenarnya, jika Anda ingin mengedit tulisan sendiri, tidak terlalu rumit. Tinggal buka KBBI dan PUEBI Daring –kalau gak punya bukunya, untuk referensi. Baca artikelnya lalu ambil tindakan di bagian-bagian tulisan yang harus dirapikan. Semudah itu!

Cuma sayangnya, kita –yang mengedit tulisan sendiri—tidak tahu cara memanajemen perasaan ketika menghadapi tulisan pribadi. Oleh karena itu, Anda perlu set mode netral saat first-reading tulisan.

Hilangkan perasaan ilfeel, seperti “duh, pas dibaca lagi kok geli ya?” atau, “kok jelek banget ya”, atau “malu aku baca tulisanku”. Perasaan semacam ini menciptakan mental block setelah menulis, yang membuat Anda menjadi ragu atas tulisan sendiri.

Suasana ilfeel membuat Anda merasa memberontak, malu, tidak percaya diri, atas tulisan yang sudah Anda hasilkan. Anda harus bisa mengatasinya. Jika tidak, bisa-bisa Anda memutuskan untuk membuang tulisan sendiri.

Sering penulis menjadi berhenti lama di sini, bahkan bisa berbalik arah. Diteruskan mengedit atau tidak ya? Atau mending menulis tema yang lain saja, semoga bisa lebih baik hasilnya? Pikiran-pikiran seperti ini membuat Anda berada dalam ketidakpastian, dan itu artinya membuat Anda tidak produktif.

Di sisi lain, terkadang seorang penulis merasa kepedean. Merasa sudah sempurna tulisannya, tak ada kekurangan apapun. Ia ‘terlalu puas’ dengan tulisan yang telah dihasilkan. Semua yang ‘terlalu’, pasti tidak baik.

Kondisi terlalu puas inipun berarti Anda tidak netral. Sama dengan ketika merasa ilfeel atau merasa kurang puas. Semua berada dalam kondisi perasaan yang tidak netral. Saat mengedit, anggap saja itu tulisan orang lain. Anggap Anda tengah melakukan tugas profesional untuk melakukan editing.

Usai membaca lagi tulisan kita, hindari tiga penyakit itu. Katakan kepada diri sendiri, “Oke, bagian mana yang perlu diperbaiki supaya layak enak dibaca?”

Anda sudah menghabiskan waktu selama beberapa menit atau beberapa jam untuk menulis, maka selesaikanlah apa yang sudah Anda mulai. Jangan berbalik arah karena merasa tidak puas dengan hasil tulisan Anda.

Tetaplah mengedit, tetaplah berusaha memperbaiki bagian yang kurang sempurna, semampu Anda. Setelah itu, publikasikan tulisan Anda. Ini yang namanya menghargai hasil karya sendiri.

Selamat menulis, selamat mengedit.