Selasa, 02 Februari 2021

Emak-emak punya karya ( EOK)

 

Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?

3 Februari 2021   09:54 Diperbarui: 3 Februari 2021   10:10  8  4 2
Lihat foto
Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?
dokumen pribadi

Menulis buku populer, terlebih yang menceritakan pengalaman kehidupan atau kejadian keseharian, sangatlah mudah. Mengapa mudah? Karena semua sumber referensi dan informasi, ada dalam diri kita sendiri --atau sangat dekat dengan kita.

Tidak perlu sibuk mencari buku referensi, tidak perlu pusing menyusun daftar pustaka, tidak perlu repot menemukan kerangka analisa. Semua sudah ada dalam diri kita sendiri, dengan gaya pengungkapan sesuai ciri khas masing-masing. Justru di sini letak unik dan orisinilnya setiap buku.

Maka menulis bisa mengalir lancar, persis seperti peristiwa bercerita. Kaum perempuan pada umumnya, senang bercerita. Mereka dikaruniai kemampuan verbal yang sangat mengagumkan. Neuroscience sering menyebut, perempuan mampu memproduksi  20.000 kata setiap hari.

Dengan kemampuan verbal yang sangat bagus itu, tinggal mengubah menjadi bentuk tulisan. Para Emak terbukti sangat cepat menyelesaikan penulisan buku. Di Kelas Emak Punya Karya (EPK), saya mematok waktu santai, 100 hari. Waktu seratus hari ini adalah untuk menghasilkan 200.000 karakter tulisan --agar menjadi buku ukuran A5 setebal 200 halaman.

Nyatanya, banyak Emak yang mampu meringkas waktu. Mengagumkan. Hanya dalam waktu setengah bulan, mereka sudah menyelesaikan menulis. Sebagian lagi selesai menulis dalam waktu satu bulan sampai dua bulan. Ternyata tidak perlu 100 hari.

Saya ambil contoh 14 buku karya peserta Kelas EPK berikut. Saya belum menampilkan semua buku karya peserta EPK. Empatbelas buku tersebut, dengan ukuran standar A5, ketebalan pada kisaran 180 -- 350 halaman.

Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menulis buku? Berapa lama durasi waktu menulis setiap hari? Simak prestasi 14 emak hebat ini.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kurang Dari 20 Hari

Yulia K Rohima (aktivis perempuan, Bandung), judul buku "Catatan Pejuang Sakinah", selesai ditulis dalam 14 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Warlinah (guru, Sangatta), judul buku "Jejak Petualang tak Pernah Hilang", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 1 -- 4 jam setiap hari.

Herlin Variani (guru, Solok), judul buku "Parents Smart untuk Ananda Hebat", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 2 -- 5 jam setiap hari.

Sri Rohmatiah (pengusaha, Madiun), judul buku "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?" selesai ditulis dalam 17 hari, menulis 3 -- 4 jam, setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku 30 -- 35 Hari

Hellen Patraliza (guru, Palembang), judul buku "Self Love, Karena Hidup Itu Sangat Indah", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Yunelia Ineke (dokter gigi, Yogyakarta), judul buku "Ksatria Kedua", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Wydiesti (guru, Karanganyar), judul buku "Mendaki Sabar Menjemput Syukur", selesai ditulis dalam 31 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Khuriyatul Ainiyah (guru, Tuban), judul buku "Fandzuri Aina Anti, Meraih Surga di Rumah Sendiri", selesai ditulis dalam 35 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 40 Hari

Ummu Rochimah (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Chemistry Jiwa", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi menulis 30 menit -- 1 jam setiap hari.

Leni Cahya Pertiwi (guru, Kerinci), judul buku "Happy Mama", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi  menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Rifuwanti (pengasuh majelis taklim, Purworejo), judul buku "Great Mother", selesai ditulis dalam 42 hari, durasi menulis 2 -- 4 jam setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 50 Hari

Ida Kusdiati (ASN, Pontianak), judul buku "Khatulistiwa Cinta", selesai ditulis dalam 50 hari, durasi menulis 1 -- 3 jam setiap hari.

Syasha Lusiana (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Cahaya Dunia", selesai ditulis dalam 50 hari,  menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Endang SP Usman (pengajar tahfizh, Bekasi), judul buku "Azzam Penggenggam Quran", selesai ditulis dalam 56 hari, durasi menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Semua Orang Bisa Menulis Buku

Dari pengalaman sangat banyak Emak peserta Kelas EPK, terbukti bahwa menulis buku tidaklah sulit. Benar kata Walter Mosley, "Everyone can write a book". Persoalannya hanya, apakah mau atau tidak. Jika Anda mau menulis buku, Anda bisa mewujudkannya.

Empatbelas Emak yang berhasil menulis buku tersebut, bisa dikatakan mulai dari nol. Mereka bukanlah orang yang sudah lama malang melintang dalam dunia tulis menulis. rata-rata mereka adalah pemula.

Ummu Rochimah mulai belajar menulis dengan hasil tulisan yang berantakan. Namun karena tekun berlatih, ia mampu menerbitkan buku, di sela-sela terapi rutin kanker yang dideritanya. Saat ini Ummu Rochimah sedang menulis buku kedua.

Endang SP Usman bahkan mengaku tidak memiliki ketertarikan sama sekali dalam dunia tulis menulis. Namun didorong oleh suami yang sangat support, ia berhasil menulis buku perdana. Saat ini sedang menulis buku kedua.

Jika saya bisa membuat buku, empatbelas emak tersebut bisa membuat buku, maka Anda semua juga bisa membuat buku.

Bagaimana Cara Menulis Buku Dalam Waktu Satu Bulan?

Bagaimana cara menulis dalam waktu satu bulan bisa terbit buku? Simak kisah serunya, dalam Pembukaan Kelas Emak Punya Karya (EPK) Batch 4, pada:

Hari, tanggal : Jumat, 5 Februari 2021

Waktu             : Pk. 15.30 - 17.30 WIB

Tema              : Sebulan Menulis Buku, Bisa !

Mentor            : Cahyadi Takariawan

Media             : Melalui Zoom Meeting

Link Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/83881284196?pwd=Zjk1cCs3RGNlTzJpSkw1VWFSL2RXZz09

Meeting ID: 838 8128 4196

Passcode: berkarya

Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?

3 Februari 2021   09:54 Diperbarui: 3 Februari 2021   10:10  8  4 2
Lihat foto
Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?
dokumen pribadi

Menulis buku populer, terlebih yang menceritakan pengalaman kehidupan atau kejadian keseharian, sangatlah mudah. Mengapa mudah? Karena semua sumber referensi dan informasi, ada dalam diri kita sendiri --atau sangat dekat dengan kita.

Tidak perlu sibuk mencari buku referensi, tidak perlu pusing menyusun daftar pustaka, tidak perlu repot menemukan kerangka analisa. Semua sudah ada dalam diri kita sendiri, dengan gaya pengungkapan sesuai ciri khas masing-masing. Justru di sini letak unik dan orisinilnya setiap buku.

Maka menulis bisa mengalir lancar, persis seperti peristiwa bercerita. Kaum perempuan pada umumnya, senang bercerita. Mereka dikaruniai kemampuan verbal yang sangat mengagumkan. Neuroscience sering menyebut, perempuan mampu memproduksi  20.000 kata setiap hari.

Dengan kemampuan verbal yang sangat bagus itu, tinggal mengubah menjadi bentuk tulisan. Para Emak terbukti sangat cepat menyelesaikan penulisan buku. Di Kelas Emak Punya Karya (EPK), saya mematok waktu santai, 100 hari. Waktu seratus hari ini adalah untuk menghasilkan 200.000 karakter tulisan --agar menjadi buku ukuran A5 setebal 200 halaman.

Nyatanya, banyak Emak yang mampu meringkas waktu. Mengagumkan. Hanya dalam waktu setengah bulan, mereka sudah menyelesaikan menulis. Sebagian lagi selesai menulis dalam waktu satu bulan sampai dua bulan. Ternyata tidak perlu 100 hari.

Saya ambil contoh 14 buku karya peserta Kelas EPK berikut. Saya belum menampilkan semua buku karya peserta EPK. Empatbelas buku tersebut, dengan ukuran standar A5, ketebalan pada kisaran 180 -- 350 halaman.

Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menulis buku? Berapa lama durasi waktu menulis setiap hari? Simak prestasi 14 emak hebat ini.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kurang Dari 20 Hari

Yulia K Rohima (aktivis perempuan, Bandung), judul buku "Catatan Pejuang Sakinah", selesai ditulis dalam 14 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Warlinah (guru, Sangatta), judul buku "Jejak Petualang tak Pernah Hilang", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 1 -- 4 jam setiap hari.

Herlin Variani (guru, Solok), judul buku "Parents Smart untuk Ananda Hebat", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 2 -- 5 jam setiap hari.

Sri Rohmatiah (pengusaha, Madiun), judul buku "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?" selesai ditulis dalam 17 hari, menulis 3 -- 4 jam, setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku 30 -- 35 Hari

Hellen Patraliza (guru, Palembang), judul buku "Self Love, Karena Hidup Itu Sangat Indah", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Yunelia Ineke (dokter gigi, Yogyakarta), judul buku "Ksatria Kedua", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Wydiesti (guru, Karanganyar), judul buku "Mendaki Sabar Menjemput Syukur", selesai ditulis dalam 31 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Khuriyatul Ainiyah (guru, Tuban), judul buku "Fandzuri Aina Anti, Meraih Surga di Rumah Sendiri", selesai ditulis dalam 35 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 40 Hari

Ummu Rochimah (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Chemistry Jiwa", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi menulis 30 menit -- 1 jam setiap hari.

Leni Cahya Pertiwi (guru, Kerinci), judul buku "Happy Mama", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi  menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Rifuwanti (pengasuh majelis taklim, Purworejo), judul buku "Great Mother", selesai ditulis dalam 42 hari, durasi menulis 2 -- 4 jam setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 50 Hari

Ida Kusdiati (ASN, Pontianak), judul buku "Khatulistiwa Cinta", selesai ditulis dalam 50 hari, durasi menulis 1 -- 3 jam setiap hari.

Syasha Lusiana (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Cahaya Dunia", selesai ditulis dalam 50 hari,  menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Endang SP Usman (pengajar tahfizh, Bekasi), judul buku "Azzam Penggenggam Quran", selesai ditulis dalam 56 hari, durasi menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Semua Orang Bisa Menulis Buku

Dari pengalaman sangat banyak Emak peserta Kelas EPK, terbukti bahwa menulis buku tidaklah sulit. Benar kata Walter Mosley, "Everyone can write a book". Persoalannya hanya, apakah mau atau tidak. Jika Anda mau menulis buku, Anda bisa mewujudkannya.

Empatbelas Emak yang berhasil menulis buku tersebut, bisa dikatakan mulai dari nol. Mereka bukanlah orang yang sudah lama malang melintang dalam dunia tulis menulis. rata-rata mereka adalah pemula.

Ummu Rochimah mulai belajar menulis dengan hasil tulisan yang berantakan. Namun karena tekun berlatih, ia mampu menerbitkan buku, di sela-sela terapi rutin kanker yang dideritanya. Saat ini Ummu Rochimah sedang menulis buku kedua.

Endang SP Usman bahkan mengaku tidak memiliki ketertarikan sama sekali dalam dunia tulis menulis. Namun didorong oleh suami yang sangat support, ia berhasil menulis buku perdana. Saat ini sedang menulis buku kedua.

Jika saya bisa membuat buku, empatbelas emak tersebut bisa membuat buku, maka Anda semua juga bisa membuat buku.

Bagaimana Cara Menulis Buku Dalam Waktu Satu Bulan?

Bagaimana cara menulis dalam waktu satu bulan bisa terbit buku? Simak kisah serunya, dalam Pembukaan Kelas Emak Punya Karya (EPK) Batch 4, pada:

Hari, tanggal : Jumat, 5 Februari 2021

Waktu             : Pk. 15.30 - 17.30 WIB

Tema              : Sebulan Menulis Buku, Bisa !

Mentor            : Cahyadi Takariawan

Media             : Melalui Zoom Meeting

Link Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/83881284196?pwd=Zjk1cCs3RGNlTzJpSkw1VWFSL2RXZz09

Meeting ID: 838 8128 4196

Passcode: berkarya

Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?

3 Februari 2021   09:54 Diperbarui: 3 Februari 2021   10:10  8  4 2
Lihat foto
Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?
dokumen pribadi

Menulis buku populer, terlebih yang menceritakan pengalaman kehidupan atau kejadian keseharian, sangatlah mudah. Mengapa mudah? Karena semua sumber referensi dan informasi, ada dalam diri kita sendiri --atau sangat dekat dengan kita.

Tidak perlu sibuk mencari buku referensi, tidak perlu pusing menyusun daftar pustaka, tidak perlu repot menemukan kerangka analisa. Semua sudah ada dalam diri kita sendiri, dengan gaya pengungkapan sesuai ciri khas masing-masing. Justru di sini letak unik dan orisinilnya setiap buku.

Maka menulis bisa mengalir lancar, persis seperti peristiwa bercerita. Kaum perempuan pada umumnya, senang bercerita. Mereka dikaruniai kemampuan verbal yang sangat mengagumkan. Neuroscience sering menyebut, perempuan mampu memproduksi  20.000 kata setiap hari.

Dengan kemampuan verbal yang sangat bagus itu, tinggal mengubah menjadi bentuk tulisan. Para Emak terbukti sangat cepat menyelesaikan penulisan buku. Di Kelas Emak Punya Karya (EPK), saya mematok waktu santai, 100 hari. Waktu seratus hari ini adalah untuk menghasilkan 200.000 karakter tulisan --agar menjadi buku ukuran A5 setebal 200 halaman.

Nyatanya, banyak Emak yang mampu meringkas waktu. Mengagumkan. Hanya dalam waktu setengah bulan, mereka sudah menyelesaikan menulis. Sebagian lagi selesai menulis dalam waktu satu bulan sampai dua bulan. Ternyata tidak perlu 100 hari.

Saya ambil contoh 14 buku karya peserta Kelas EPK berikut. Saya belum menampilkan semua buku karya peserta EPK. Empatbelas buku tersebut, dengan ukuran standar A5, ketebalan pada kisaran 180 -- 350 halaman.

Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menulis buku? Berapa lama durasi waktu menulis setiap hari? Simak prestasi 14 emak hebat ini.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kurang Dari 20 Hari

Yulia K Rohima (aktivis perempuan, Bandung), judul buku "Catatan Pejuang Sakinah", selesai ditulis dalam 14 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Warlinah (guru, Sangatta), judul buku "Jejak Petualang tak Pernah Hilang", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 1 -- 4 jam setiap hari.

Herlin Variani (guru, Solok), judul buku "Parents Smart untuk Ananda Hebat", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 2 -- 5 jam setiap hari.

Sri Rohmatiah (pengusaha, Madiun), judul buku "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?" selesai ditulis dalam 17 hari, menulis 3 -- 4 jam, setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku 30 -- 35 Hari

Hellen Patraliza (guru, Palembang), judul buku "Self Love, Karena Hidup Itu Sangat Indah", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Yunelia Ineke (dokter gigi, Yogyakarta), judul buku "Ksatria Kedua", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Wydiesti (guru, Karanganyar), judul buku "Mendaki Sabar Menjemput Syukur", selesai ditulis dalam 31 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Khuriyatul Ainiyah (guru, Tuban), judul buku "Fandzuri Aina Anti, Meraih Surga di Rumah Sendiri", selesai ditulis dalam 35 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 40 Hari

Ummu Rochimah (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Chemistry Jiwa", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi menulis 30 menit -- 1 jam setiap hari.

Leni Cahya Pertiwi (guru, Kerinci), judul buku "Happy Mama", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi  menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Rifuwanti (pengasuh majelis taklim, Purworejo), judul buku "Great Mother", selesai ditulis dalam 42 hari, durasi menulis 2 -- 4 jam setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 50 Hari

Ida Kusdiati (ASN, Pontianak), judul buku "Khatulistiwa Cinta", selesai ditulis dalam 50 hari, durasi menulis 1 -- 3 jam setiap hari.

Syasha Lusiana (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Cahaya Dunia", selesai ditulis dalam 50 hari,  menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Endang SP Usman (pengajar tahfizh, Bekasi), judul buku "Azzam Penggenggam Quran", selesai ditulis dalam 56 hari, durasi menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Semua Orang Bisa Menulis Buku

Dari pengalaman sangat banyak Emak peserta Kelas EPK, terbukti bahwa menulis buku tidaklah sulit. Benar kata Walter Mosley, "Everyone can write a book". Persoalannya hanya, apakah mau atau tidak. Jika Anda mau menulis buku, Anda bisa mewujudkannya.

Empatbelas Emak yang berhasil menulis buku tersebut, bisa dikatakan mulai dari nol. Mereka bukanlah orang yang sudah lama malang melintang dalam dunia tulis menulis. rata-rata mereka adalah pemula.

Ummu Rochimah mulai belajar menulis dengan hasil tulisan yang berantakan. Namun karena tekun berlatih, ia mampu menerbitkan buku, di sela-sela terapi rutin kanker yang dideritanya. Saat ini Ummu Rochimah sedang menulis buku kedua.

Endang SP Usman bahkan mengaku tidak memiliki ketertarikan sama sekali dalam dunia tulis menulis. Namun didorong oleh suami yang sangat support, ia berhasil menulis buku perdana. Saat ini sedang menulis buku kedua.

Jika saya bisa membuat buku, empatbelas emak tersebut bisa membuat buku, maka Anda semua juga bisa membuat buku.

Bagaimana Cara Menulis Buku Dalam Waktu Satu Bulan?

Bagaimana cara menulis dalam waktu satu bulan bisa terbit buku? Simak kisah serunya, dalam Pembukaan Kelas Emak Punya Karya (EPK) Batch 4, pada:

Hari, tanggal : Jumat, 5 Februari 2021

Waktu             : Pk. 15.30 - 17.30 WIB

Tema              : Sebulan Menulis Buku, Bisa !

Mentor            : Cahyadi Takariawan

Media             : Melalui Zoom Meeting

Link Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/83881284196?pwd=Zjk1cCs3RGNlTzJpSkw1VWFSL2RXZz09

Meeting ID: 838 8128 4196

Passcode: berkarya

Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?

3 Februari 2021   09:54 Diperbarui: 3 Februari 2021   10:10  8  4 2
Lihat foto
Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?
dokumen pribadi

Menulis buku populer, terlebih yang menceritakan pengalaman kehidupan atau kejadian keseharian, sangatlah mudah. Mengapa mudah? Karena semua sumber referensi dan informasi, ada dalam diri kita sendiri --atau sangat dekat dengan kita.

Tidak perlu sibuk mencari buku referensi, tidak perlu pusing menyusun daftar pustaka, tidak perlu repot menemukan kerangka analisa. Semua sudah ada dalam diri kita sendiri, dengan gaya pengungkapan sesuai ciri khas masing-masing. Justru di sini letak unik dan orisinilnya setiap buku.

Maka menulis bisa mengalir lancar, persis seperti peristiwa bercerita. Kaum perempuan pada umumnya, senang bercerita. Mereka dikaruniai kemampuan verbal yang sangat mengagumkan. Neuroscience sering menyebut, perempuan mampu memproduksi  20.000 kata setiap hari.

Dengan kemampuan verbal yang sangat bagus itu, tinggal mengubah menjadi bentuk tulisan. Para Emak terbukti sangat cepat menyelesaikan penulisan buku. Di Kelas Emak Punya Karya (EPK), saya mematok waktu santai, 100 hari. Waktu seratus hari ini adalah untuk menghasilkan 200.000 karakter tulisan --agar menjadi buku ukuran A5 setebal 200 halaman.

Nyatanya, banyak Emak yang mampu meringkas waktu. Mengagumkan. Hanya dalam waktu setengah bulan, mereka sudah menyelesaikan menulis. Sebagian lagi selesai menulis dalam waktu satu bulan sampai dua bulan. Ternyata tidak perlu 100 hari.

Saya ambil contoh 14 buku karya peserta Kelas EPK berikut. Saya belum menampilkan semua buku karya peserta EPK. Empatbelas buku tersebut, dengan ukuran standar A5, ketebalan pada kisaran 180 -- 350 halaman.

Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menulis buku? Berapa lama durasi waktu menulis setiap hari? Simak prestasi 14 emak hebat ini.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kurang Dari 20 Hari

Yulia K Rohima (aktivis perempuan, Bandung), judul buku "Catatan Pejuang Sakinah", selesai ditulis dalam 14 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Warlinah (guru, Sangatta), judul buku "Jejak Petualang tak Pernah Hilang", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 1 -- 4 jam setiap hari.

Herlin Variani (guru, Solok), judul buku "Parents Smart untuk Ananda Hebat", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 2 -- 5 jam setiap hari.

Sri Rohmatiah (pengusaha, Madiun), judul buku "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?" selesai ditulis dalam 17 hari, menulis 3 -- 4 jam, setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku 30 -- 35 Hari

Hellen Patraliza (guru, Palembang), judul buku "Self Love, Karena Hidup Itu Sangat Indah", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Yunelia Ineke (dokter gigi, Yogyakarta), judul buku "Ksatria Kedua", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Wydiesti (guru, Karanganyar), judul buku "Mendaki Sabar Menjemput Syukur", selesai ditulis dalam 31 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Khuriyatul Ainiyah (guru, Tuban), judul buku "Fandzuri Aina Anti, Meraih Surga di Rumah Sendiri", selesai ditulis dalam 35 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 40 Hari

Ummu Rochimah (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Chemistry Jiwa", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi menulis 30 menit -- 1 jam setiap hari.

Leni Cahya Pertiwi (guru, Kerinci), judul buku "Happy Mama", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi  menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Rifuwanti (pengasuh majelis taklim, Purworejo), judul buku "Great Mother", selesai ditulis dalam 42 hari, durasi menulis 2 -- 4 jam setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 50 Hari

Ida Kusdiati (ASN, Pontianak), judul buku "Khatulistiwa Cinta", selesai ditulis dalam 50 hari, durasi menulis 1 -- 3 jam setiap hari.

Syasha Lusiana (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Cahaya Dunia", selesai ditulis dalam 50 hari,  menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Endang SP Usman (pengajar tahfizh, Bekasi), judul buku "Azzam Penggenggam Quran", selesai ditulis dalam 56 hari, durasi menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Semua Orang Bisa Menulis Buku

Dari pengalaman sangat banyak Emak peserta Kelas EPK, terbukti bahwa menulis buku tidaklah sulit. Benar kata Walter Mosley, "Everyone can write a book". Persoalannya hanya, apakah mau atau tidak. Jika Anda mau menulis buku, Anda bisa mewujudkannya.

Empatbelas Emak yang berhasil menulis buku tersebut, bisa dikatakan mulai dari nol. Mereka bukanlah orang yang sudah lama malang melintang dalam dunia tulis menulis. rata-rata mereka adalah pemula.

Ummu Rochimah mulai belajar menulis dengan hasil tulisan yang berantakan. Namun karena tekun berlatih, ia mampu menerbitkan buku, di sela-sela terapi rutin kanker yang dideritanya. Saat ini Ummu Rochimah sedang menulis buku kedua.

Endang SP Usman bahkan mengaku tidak memiliki ketertarikan sama sekali dalam dunia tulis menulis. Namun didorong oleh suami yang sangat support, ia berhasil menulis buku perdana. Saat ini sedang menulis buku kedua.

Jika saya bisa membuat buku, empatbelas emak tersebut bisa membuat buku, maka Anda semua juga bisa membuat buku.

Bagaimana Cara Menulis Buku Dalam Waktu Satu Bulan?

Bagaimana cara menulis dalam waktu satu bulan bisa terbit buku? Simak kisah serunya, dalam Pembukaan Kelas Emak Punya Karya (EPK) Batch 4, pada:

Hari, tanggal : Jumat, 5 Februari 2021

Waktu             : Pk. 15.30 - 17.30 WIB

Tema              : Sebulan Menulis Buku, Bisa !

Mentor            : Cahyadi Takariawan

Media             : Melalui Zoom Meeting

Link Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/83881284196?pwd=Zjk1cCs3RGNlTzJpSkw1VWFSL2RXZz09

Meeting ID: 838 8128 4196

Passcode: berkarya

Berapa Lama Emak-Emak Menyelesaikan Menulis Buku?

3 Februari 2021   09:54 Diperbarui: 3 Februari 2021   10:10  8  4 2
L

Menulis buku populer, terlebih yang menceritakan pengalaman kehidupan atau kejadian keseharian, sangatlah mudah. Mengapa mudah? Karena semua sumber referensi dan informasi, ada dalam diri kita sendiri --atau sangat dekat dengan kita.

Tidak perlu sibuk mencari buku referensi, tidak perlu pusing menyusun daftar pustaka, tidak perlu repot menemukan kerangka analisa. Semua sudah ada dalam diri kita sendiri, dengan gaya pengungkapan sesuai ciri khas masing-masing. Justru di sini letak unik dan orisinilnya setiap buku.

Maka menulis bisa mengalir lancar, persis seperti peristiwa bercerita. Kaum perempuan pada umumnya, senang bercerita. Mereka dikaruniai kemampuan verbal yang sangat mengagumkan. Neuroscience sering menyebut, perempuan mampu memproduksi  20.000 kata setiap hari.

Dengan kemampuan verbal yang sangat bagus itu, tinggal mengubah menjadi bentuk tulisan. Para Emak terbukti sangat cepat menyelesaikan penulisan buku. Di Kelas Emak Punya Karya (EPK), saya mematok waktu santai, 100 hari. Waktu seratus hari ini adalah untuk menghasilkan 200.000 karakter tulisan --agar menjadi buku ukuran A5 setebal 200 halaman.

Nyatanya, banyak Emak yang mampu meringkas waktu. Mengagumkan. Hanya dalam waktu setengah bulan, mereka sudah menyelesaikan menulis. Sebagian lagi selesai menulis dalam waktu satu bulan sampai dua bulan. Ternyata tidak perlu 100 hari.

Saya ambil contoh 14 buku karya peserta Kelas EPK berikut. Saya belum menampilkan semua buku karya peserta EPK. Empatbelas buku tersebut, dengan ukuran standar A5, ketebalan pada kisaran 180 -- 350 halaman.

Berapa lama waktu yang mereka perlukan untuk menulis buku? Berapa lama durasi waktu menulis setiap hari? Simak prestasi 14 emak hebat ini.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kurang Dari 20 Hari

Yulia K Rohima (aktivis perempuan, Bandung), judul buku "Catatan Pejuang Sakinah", selesai ditulis dalam 14 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Warlinah (guru, Sangatta), judul buku "Jejak Petualang tak Pernah Hilang", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 1 -- 4 jam setiap hari.

Herlin Variani (guru, Solok), judul buku "Parents Smart untuk Ananda Hebat", selesai ditulis dalam 15 hari, durasi menulis 2 -- 5 jam setiap hari.

Sri Rohmatiah (pengusaha, Madiun), judul buku "Kalau Berbeda, Lalu Kenapa?" selesai ditulis dalam 17 hari, menulis 3 -- 4 jam, setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku 30 -- 35 Hari

Hellen Patraliza (guru, Palembang), judul buku "Self Love, Karena Hidup Itu Sangat Indah", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Yunelia Ineke (dokter gigi, Yogyakarta), judul buku "Ksatria Kedua", selesai ditulis dalam 30 hari, durasi menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Wydiesti (guru, Karanganyar), judul buku "Mendaki Sabar Menjemput Syukur", selesai ditulis dalam 31 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Khuriyatul Ainiyah (guru, Tuban), judul buku "Fandzuri Aina Anti, Meraih Surga di Rumah Sendiri", selesai ditulis dalam 35 hari, menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 40 Hari

Ummu Rochimah (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Chemistry Jiwa", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi menulis 30 menit -- 1 jam setiap hari.

Leni Cahya Pertiwi (guru, Kerinci), judul buku "Happy Mama", selesai ditulis dalam 40 hari, durasi  menulis 2 -- 3 jam setiap hari.

Rifuwanti (pengasuh majelis taklim, Purworejo), judul buku "Great Mother", selesai ditulis dalam 42 hari, durasi menulis 2 -- 4 jam setiap hari.

Menyelesaikan Menulis Buku Kisaran 50 Hari

Ida Kusdiati (ASN, Pontianak), judul buku "Khatulistiwa Cinta", selesai ditulis dalam 50 hari, durasi menulis 1 -- 3 jam setiap hari.

Syasha Lusiana (konselor keluarga, Jakarta), judul buku "Cahaya Dunia", selesai ditulis dalam 50 hari,  menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Endang SP Usman (pengajar tahfizh, Bekasi), judul buku "Azzam Penggenggam Quran", selesai ditulis dalam 56 hari, durasi menulis 1 -- 2 jam setiap hari.

Semua Orang Bisa Menulis Buku

Dari pengalaman sangat banyak Emak peserta Kelas EPK, terbukti bahwa menulis buku tidaklah sulit. Benar kata Walter Mosley, "Everyone can write a book". Persoalannya hanya, apakah mau atau tidak. Jika Anda mau menulis buku, Anda bisa mewujudkannya.

Empatbelas Emak yang berhasil menulis buku tersebut, bisa dikatakan mulai dari nol. Mereka bukanlah orang yang sudah lama malang melintang dalam dunia tulis menulis. rata-rata mereka adalah pemula.

Ummu Rochimah mulai belajar menulis dengan hasil tulisan yang berantakan. Namun karena tekun berlatih, ia mampu menerbitkan buku, di sela-sela terapi rutin kanker yang dideritanya. Saat ini Ummu Rochimah sedang menulis buku kedua.

Endang SP Usman bahkan mengaku tidak memiliki ketertarikan sama sekali dalam dunia tulis menulis. Namun didorong oleh suami yang sangat support, ia berhasil menulis buku perdana. Saat ini sedang menulis buku kedua.

Jika saya bisa membuat buku, empatbelas emak tersebut bisa membuat buku, maka Anda semua juga bisa membuat buku.

Bagaimana Cara Menulis Buku Dalam Waktu Satu Bulan?

Bagaimana cara menulis dalam waktu satu bulan bisa terbit buku? Simak kisah serunya, dalam Pembukaan Kelas Emak Punya Karya (EPK) Batch 4, pada:

Hari, tanggal : Jumat, 5 Februari 2021

Waktu             : Pk. 15.30 - 17.30 WIB

Tema              : Sebulan Menulis Buku, Bisa !

Mentor            : Cahyadi Takariawan

Media             : Melalui Zoom Meeting

Link Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/83881284196?pwd=Zjk1cCs3RGNlTzJpSkw1VWFSL2RXZz09

Meeting ID: 838 8128 4196

Passcode: berkarya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...