.

Writing for Wellness – 75

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Ketika hamil, wanita akan mengalami perubahan fisik dan fisiologis. Perubahan ini, berimbas kepada perubahan emosional dan psikologis. Pada dasarnya, berbagai perubahan ini disebabkan oleh lonjakan hormon, yang bercorak normal dan alami. Maka semua perubahan ini akan berlalu saat bayi dilahirkan (Afani, 2020).

Dilansir dari Parenting First Cry, perubahan-perubahan akibat lonjakan hormon ini memiliki tahap yang memengaruhi psikologis sesuai dengan trimester kehamilan. Pada trimester pertama, ibu hamil akan mengalami kelelahan, mual, nyeri punggung bawah dan sebagainya.

Progesteron juga dikaitkan dengan perubahan suasana hati, kewaspadaan, dan menangis tanpa alasan. Sangat umum bagi ibu yang baru pertama kali mengalami gejala kecemasan atau depresi ringan.

Pada trimester ketiga, ibu hamil mulai mengalami sedikit kecemasan tentang persalinan. Ibu hamil juga akan mengalami lebih banyak sakit fisik, seperti sakit punggung, leher, kaki dan tulang rusuk. Rasa sakit ini bisa memperburuk suasana hati (Afani, 2020).

Menulis untuk Meredakan Kecemasan Ibu Hamil

Sebagai salah satu pengalaman hidup yang membahagiakan, kehamilan dapat disertai berbagai perubahan fisiologis dan psikologis. Dampaknya, bisa membuat wanita rentan mengalami gangguan kesehatan jiwa seperti kecemasan. Terlebih ketika kehamilan berada dalam kondisi yang khusus.

Ada sangat banyak metode intervensi untuk memperbaiki kesehatan jiwa. Metode nonfarmakologis seperti terapi menulis merupakan salah satu cara untuk mengatasi kecemasan. Maryam Montazeri dan tim (2020) melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi menulis terhadap kecemasan pada wanita selama kehamilan.

Menggunakan uji coba terkontrol secara acak terhadap 70 ibu hamil dengan usia kehamilan antara 28 – 31 minggu. Para peserta ditugaskan ke kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan desain blok acak.

“According to the results, writing therapy can reduce anxiety in pregnant women; however, further studies are needed before a definitive conclusion” – Maryam Montazeri dkk, 2020

Kelompok intervensi menerima tiga sesi konseling berbasis terapi menulis secara langsung dan dua panggilan telepon antar sesi, sedangkan kelompok kontrol menerima perawatan kehamilan rutin. Berdasarkan hasil penelitian, terapi menulis dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil.

Wanita Hamil di Daerah Bencana

Aktivitas spiritual yang dilakukan selama kehamilan dapat memperkuat sisi spiritualitas wanita dan meningkatkan perawatan diri. Bencana alam dapat membuat wanita hamil dan anak-anak mereka yang belum lahir menjadi rentan.

Stres yang terkait dengan bencana alam selama kehamilan dapat mengakibatkan hasil akhir kehamilan yang negatif, kelahiran prematur, keterlambatan kognitif masa kanak-kanak, dan implikasi antargenerasi yang potensial (Bremault-Phillips dkk, 2018).

Pengalaman hamil dan terpapar bencana alam memiliki kesamaan dalam hal spiritualitas. Ada minat yang semakin besar terhadap kemampuan orang dan komunitas — termasuk wanita hamil — untuk menjadi tangguh dan mengalami pertumbuhan dalam menghadapi trauma. Praktik dan ritual keagamaan dapat menumbuhkan rasa kesadaran, hubungan dengan, dan hubungan dengan diri sendiri, orang lain, dan yang sakral dan / atau transenden (Bremault-Phillips dkk, 2018).  

Menulis jurnal adalah salah satu praktik yang dapat membantu membangun ketahanan, menumbuhkan pertumbuhan pasca trauma (PTG), dan memungkinkan orang untuk mengatasi gangguan stres pasca trauma (PTSD). Hasil penelitian Bremault-Phillips dan tim menunjukkan, wanita hamil pada umumnya, dan mereka yang terpapar bencana alam khususnya, dapat direkomendasikan untuk mendapatkan intervensi menulis ekspresif.

Kehamilan dengan Kelainan Janin

“Expressive writing is an acceptable and feasible form of intervention for women with foetal abnormalities undergoing pregnancy termination” – Jialu Qian dkk (2019)

Jialu Qian dan tim (2019) melakukan penelitian untuk mengetahui efektivitas dan penerapan tulisan ekspresif terhadap perempuan hamil dengan kelainan janin. Penilitian kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan fenomenologi, dengan wawancara di sebuah rumah sakit di Cina. Melibatkan 14 wanita dengan kelainan janin

Para partisipan diminta untuk menulis tiga esai berdurasi masing-masing 15 menit, terkait pengalaman mereka hamil dengan kelainan janin. Proses menulis dilakukan sebelum terminasi kehamilan, selama proses dan setelah terminasi kehamilan.

“Expressive writing practices may contribute to the psychological health of women with foetal abnormalities undergoing pregnancy termination. Based on the research, the intervention of expressive writing was optimized to provide a basis for the formulation of psychological intervention strategies and the promotion of psychological rehabilitation for vulnerable women” – Jialu Qian dkk (2019)

Praktik menulis ekspresif terbukti dapat memberikan kontribusi kesehatan psikologis wanita dengan kelainan janin yang menjalani terminasi kehamilan. Qian dan tim merekomendasikan, intervensi menulis ekspresif bisa dioptimalkan untuk menjadi dasar perumusan strategi intervensi psikologis dan promosi rehabilitasi bagi perempuan dengan kelainan janin yang menjalani terminasi kehamilan.

Selamat menulis, selamat menikmati kesehatan jiwa.

Bahan Bacaan

Annisa Afani, Perubahan Psikologis pada Ibu Hamil Tiap Trimester dan  Cara Mengatasinya, 25 Juni 2020, https://www.haibunda.com/

Brémault-Phillips, Suzette Pike dkk, Expressive Writing as a Spiritual Practice to Promote Resilience and Posttraumatic Growth Among Disaster-exposed Pregnant Women, 2018,  https://psycnet.apa.org

Jialu Qian dkk, Expressive Writing for Chinese Women with Foetal Abnormalities Undergoing Pregnancy Termination: An Interview Study of Women’s Perceptionshttps://doi.org/10.1016/j.midw.2019.102548, Desember 2019, diakses dari  https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Maryam Montazeri dkk, The Effect of Writing Therapy on Anxiety in Pregnant Women: A Randomized Controlled Trial, DOI: 10.5812/ijpbs.98256, April 2020, diakses dari  https://www.researchgate.net/

.

Ilustrasi : https://electricliterature.com/

  6 kali dilihat