Oleh : Cahyadi Takariawan
The Trollope Society melaporkan, “Anthony Trollope menulis selama tiga jam setiap pagi dari pukul 5 hingga 8 pagi, dan kemudian pergi bekerja”.
Untuk membuatnya bangun tepat waktu, Trollope rela mengeluarkan uang tambahan untuk menggaji pembantu. “Ia membayar £5 ekstra dalam setahun kepada seorang pembantu, untuk membangunkannya di pagi hari dengan secangkir kopi.”
Dalam otobiografinya, Trollope mengamati bahwa pembantu itu “tidak pernah terlambat membuatkan kopi”. Maka Trollope memberikan apresiasi yang tinggi kepadanya.
“Saya tidak tahu bahwa saya seharusnya tidak merasa bahwa saya berhutang lebih banyak padanya daripada orang lain, atas kesuksesan yang saya miliki. Mulai jam itu saya bisa menyelesaikan karya sastra saya sebelum saya berpakaian untuk sarapan,” ujar Trollope.
Nicole Bianchi menuturkan, banyak penulis berjanji akan bangun pagi-pagi dan mulai menulis terlebih dahulu sebelum hal lain dalam jadwal mereka. Ini mungkin berhasil untuk sebagian orang, namun tidak bisa berlaku untuk orang lain.
Tetapi langkah-langkah Trollope sangat disiplin, yang memungkinkan memberikan produktivitas bagi dirinya. Kedisiplinan ini yang sering kali tidak bisa ditiru orang lain.
Bagaimana dengan Anda? https://ruangmenulis.id/agar-selalu-produktif-menulis-63/
Agar Selalu Produktif Menulis – 62
Oleh : Cahyadi Takariawan
Anthony Trollope mengukur kemajuan menulis tidak dalam satuan hari. Namun dalam satuan menit, yaitu setiap 15 menit.
Menurut James Clear, pendekatan ini memungkinkan Trollope untuk menikmati perasaan puas dan pencapaian dengan sangat cepat sambil terus mengerjakan tugas besar menulis buku.
Meninjau kemajuan setiap 15 menit, ini yang disebut oleh Clear sebagai “tonggak kecil”. Tidak perlu menunggu hari, pekan apalagi bulan. Tiap 15 menit Trollope melakukan peninjauan progres menulisnya.
Ini adalah strategi untuk meningkatkan produktivitas menulis. Saat ia merasa mampu mencapai target produktivitas dalam 15 menit tersebut, ia akan merasakan kebahagiaan.
Trollope adalah seorang penulis yang disiplin dalam segala hal. Ketika berbicara tentang rutinitas menulisnya, dia berkata, “Sudah menjadi kebiasaan saya untuk berada di meja saya setiap pagi pada pukul 05.30 pagi; dan itu juga merupakan praktik saya untuk tidak membiarkan diri saya mendapat belas kasihan.”
Kecepatan Trollope menyelesaikan tulisan, ditopang oleh kedisiplinan tinggi menciptakan blok 15 menit. Sepertinya hal sederhana, namun ternyata memberikan capaian besar pada produktivitas menulis Trollope.
Bagaimana dengan Anda? https://ruangmenulis.id/agar-selalu-produktif-menulis-62/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar