Selasa, 26 April 2022

CINTA LAMA BERSEMI LAGI

 


Oleh : Ledwina Eti Wuryani

 

Suatu hari teman dekatku Yohana Tanti telpon ke aku. Dia telpon bisa sampai 2 jam. Tanti curhat tentang suaminya. Dia sudah lima tahun menikah, sampai sekarang belum dikaruniai momongan. Dia cerita bahwa suaminya sering melakukan KDRT. Suaminya suka memukul, minum-minum dan pulang malam. Sedih saya mendengar curahan hati Tanti.

 

            Suaminya memang seorang  sarjana. Dia anak manja dan  mungkin karena kurang perhatian dari orang tua dimasa kecilnya. Bahkan menurut  kabarnya dia pernah  mengkonsumsi  narkoba.  Tanti dari  keluarga  religius, orang tua keduanya adalah tokoh gereja. Memang sih  dari keluarga  sederhana.  Bapak Tanti guru SD dan mamanya ibu rumah tangga. Mereka  dihormati  oleh warga sekitarnya, Sudah 3 kali  Hanis,  suami Tanti ikut tes  CPNS tapi tak pernah beruntung. Yah, nasib belum berpihak padanya. Tanti hanya kuliah PGSD di Universitas Terbuka UPBJJ Kupang. Dia dapat beasiswa lantaran Indeks Prestasinya bagus. IP komulatif 3,8. Lebih beruntung lagi ia dapat beasiswa untuk ikut wisuda di Jakarta. Woww..!  keren!! Setelah wisuda tak berapa lama  ada  tes  P3K, karena otak memang encer  diapun lulus mulus. Alhamdullilah!.

 

            Kini Tanti jadi pegawai negeri. Bukannya suami tambah menghargai atau menghormati, tapi kini  suami tambah gila. Hari-hari tak pernah di rumah. Jika  di rumah Hanis  hanya marah-marah dan minta uang. Tanti tidak bisa menasehati. Dia hanya bisa  menangis saja. Tanti tak berani lapor pada orang tuanya apalagi  bapak/mama mantunya. Suatu saat Tanti ingat mantan pacarnya dulu, Ridwan. Orangnya baik, setia dan pengertian. Gara-gara Tanti dijodohkan dengan Hanis akhirnya dia harus meninggalkan Ridwan. Iseng-iseng dia chat ke Ridwan. Ternyata langsung ada Jawaban dari Ridwan. Hati bergetar antara gugup dan takut.  Hallo  sayangku…. Tantiku tercinta. Aku masih merindukanmu terus menerus. Cintaku tak pernah pupus. Hanya dirimu yang selalu dihati sampai aku mati. Tanti tersenyum bangga. Ia merasa tersanjung dan begitu berharga. Hidung kembang kempis. Hati berbunga-bunga. Burungpun  seolah ikut gembira ria  dengan menunjukkan  kicauannya yang bersautan.  Tanti jadi teringat kenangan-kenangan indah saat bersama Ridwan. Ia tersenyum sendiri setiap ahri.  Sejak itu ia merasa jadi orang yang paling bahagia. Tanti chat sama Ridwan, “ Kutunggu engkau di tempat yang dulu”.

 

Radamata, ruang XVI US 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...