Jumat, 20 Mei 2022

Agar Sukses Menerbitkan Tulisan

 

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

What does it mean to be a successful author? To be honest, it’s different for each person” –Aigner Loren Wilson, 2021.

.

Apa kriteria penulis yang disebut sukses? Sebagaimana telah kita bahas dalam postingan sebelumnya, tolok ukur ukur sukses itu berbeda untuk setiap orang. Pada beberapa kalangan penulis, sukses berarti mampu menulis sebiah puisi, cerpen, atau novel. Penulis lainnya menyebut sukses jika tulisannya bisa dimuat koran atau majalah.

Sebagian lainnya menyebut sukses jika naskah bukunya diterima penerbit mayor untuk diterbitkan. Sebagian berobsesi sukses jika buku yang telah diterbitkan mendapat penilaian best seller dari lembaga penerbitan. Ada pula  penulis yang spesialis mengikuti kejuaraan atau perlombaan. Sukses artinya memenangkan penghargaan dan menjadi teh best dalam perlombaan tersebut.

Victoria Randall, penulis novel ‘A Pony in The Picture’ memiliki definisi sendiri tentang sukses. “(Fokus saya) adalah menciptakan sesuatu yang layak dibaca oleh khalayak, sehingga satu atau dua orang yang memerlukan akan menemukan tulisan saya,” ujarnya. Jika ada satu atau dua orang yang membaca tulisan Randall dan mendapat manfaat dari tulisan tersebut, maka itu sudah sukses baginya.

Bahkan pada sebagian penulis, kalaupun tidak ada orang yang membaca tulisan mereka, atau tidak pernah menerbitkan karya tulis mereka, sepanjang mereka rutin menulis, sudah dianggap sebagai sukses. Sebab mereka memiliki target menciptakan habit menulis rutin setiap hari.

Agar Tulisan Anda Layak Diterbitkan

Confidence is what is going to keep you writing, submitting, and publishing after your 1,000th rejection. It is the spark that keeps you going” –Aigner Loren Wilson, 2021.

Aigner Loren Wilson, seorang bloger dan kontributor di The Writing Cooperative berbagi tips bagi Anda yang ingin sukses menerbitkan tulisan. Ia menyebutkan 7 langkah yang bisa ditempuh penulis agar bisa menjadi penulis sukses, di mana tulisannya bisa diterbitkan oleh lembaga penerbitan. Terutama untuk para penulis pemula.

  • Banyak membaca dan menganalisa

Apakah orang yang tidak pernah membaca akan bisa menulis? Tentu saja bisa. Sebab kita bisa menuliskan pengalaman kehidupan, yang bahannya ada dalam diri kita sendiri. Tidak perlu membaca referensi apapun, sudah akan bisa menulis buku berjilid-jilid.

Namun akan sangat beda kualitasnya –antara penulis yang tak pernah membaca, dengan penulis yang banyak membaca. Terlebih lagi, banyak membaca dan menganalisa karya orang lain yang sudah lebih hebat. Nuansa luasnya ilmu pengetahuan, akan tampak pada tulisan yang dihasilkan.

Orang yang banyak membaca dan menganalisa, akan lebih mampu menghubungkan satu hal dengan hal lainnya. Menghubungkan satu ilmu atau informasi, dengan ilmu dan informasi lainnya. Terjalin kekayaan khasanah pengetahuan yang luas, sehingga memberikan nilai kepuasan pada pembaca.

  • Bangun kepercayaan diri Anda

Yakin dan percaya diri adalah faktor yang akan membuat Anda tetap menulis, mengirimkan tulisan, dan menerbitkannya meskipun telah mengalami seribu kali penolakan. Ini adalah motivasi yang membuat Anda terus menulis serta tidak mudah putus asa.

Anda dapat membangun kepercayaan diri dengan berbagai cara. Aigner Loren Wilson menyarankan agar Anda membangun kepercayaan diri dengan banyak belajar membuat cerita dan berpikir kreatif. “Dengan cara ini Anda dapat memahami kapan dan mengapa tidak bisa menghasilkan karya tulis”, ujarnya.

Tentu saja Anda bisa membangun percaya diri dengan berbagai cara lainnya. Salah satunya adalah belajar dari para penulis lainnya. Anda bisa menemukan banyak penulis yang menghasilkan karya dengan sepenuh perjuangan karena keterbatasan fisik mereka. Ternyata mereka yang memiliki keterbatasan fisik saja mampu menghasilkan karya tulis.

  • Pelajari buku yang telah diterbitkan sesuai genre pilihan Anda

Anda bukanlah orang pertama yang menulis pada genre pilihan Anda. Sudah ada banyak penulis yang membuat karya sebelum Anda pada genre itu. Maka baca dan pelajari karya mereka, baik yang sudah lama terbit di masa lalu, maupun yang baru saja terbit di masa sekarang.

Datang ke perpustakaan, cari buku-buku lama yang sesuai genre pilihan Anda, dan pelajari kecenderungannya. Datang ke toko buku, cari buku-buku terbaru dari genre pilihan Anda, dan pelajari perkembangannya. Perbandingan antar waktu seperti ini akan sangat memberikan kekayaan pengetahuan dan khasanah bagi Anda dalam menciptakan karya berkualitas, yang layak diterbitkan.

Analyzing publishing trends, themes, and buying habits within your genre or niche will allow you to see where your work fits in your genre and if it has a chance at finding an audience” –Aigner Loren Wilson, 2021.

“Menganalisa tren penerbitan, tema, dan kebiasaan membeli dalam genre tulisan Anda akan memungkinkan Anda melihat di mana karya Anda cocok dengan genre Anda dan apakah karya tersebut memiliki peluang untuk menemukan segmen pembaca,” ungkap Wilson.

Empat langkah lainnya akan saya sampaikan dalam postingan berikutnya, insyaallah. Bagaimana dengan Anda? Siap menghasilkan karya tulis terbaik yang patut diterbitkan luas?

Bahan Bacaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...