Saya bergitu
terkesan dengan kata-kata yang
disampaikan oleh pak Dahlan Iksan
tentang kehidupan bunyinya begini:
Ketika
kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketulusan.
Ketika
usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar keikhlasan.
Ketika
hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan.
Ketika
kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan.
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang
ketangguhan.
Ketika
kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat
itu kamu sedang belajar tentang kemurahan hati.
Tetap
semangat. Tetap sabar. Tetap tersenyum. Karena kamu sedang menimba ilmu di
Universitas Kehidupan.
Hidup kita harus dijalani dengan penuh syukur.
Di hari minggu pagi-pagi suasana cerah, burung pipit berbunyi indah menyambut pagi
menambah suasana sejuknya pagi, disusul
yang mentari yang tersenyum dari
peraduannya. Oh Tuhan bahagianya hari ini. Aku tersenyum dan bersyukur padaNya untuk hari
baru ini.
saat itu
aku bangun tidur aku melihat mbak-mbak
sayur lewat depan rumahku dengan memikul
ember besar berisi sayuran diatas kepalanya sambil menggandeng anaknya
yang balita. Sambil berteriak, sayur....
sayur.........Sedih melihat
perjuangan hidup mereka. Dengan
begitu saya jadi terus berucap syukur atas nikmat Tuhan, saya masih punya kehidupan yang lebih baik dari
dia.
Ada saja
orang yang miskin, hari-hari
sebagai seorang pemulung, pemungut botol
dan gelas air mineral. Mereka rutin
setiap hari kulihat seorang bapak dan 2 orang anak yang bersamanya. Mereka mengorek sampah san mengambil barang yang
bisa dijual di pengampu. Tapi mereka
masih bisa bilang bersyukur tidak jadi pengemis yang hanya meminta-minta.
Pada suatu hari seorang pengemis jalan-jalan menyusuri trotoar dan meloihat ambulan berjalan cepat dengan bunyi sirine dari mobilnya, nguing,nguing,
nguing....pastinya mobil itu membawa
orang sakit berat. Sang pengemis masih
mengurut dada, dan berkata “ Syukur
Tuhan saya masih diberikan kesehatan”.
Disebuah rumah sakit umum saya
menjaga
suami di ruang ICU, beliau sakit
jantung dan akan operasi bentall prosedural. Kata dokter itu adalah oprasi yang sangat
beresiko. Cobaan berat bagiku Aku melihat satu
ruangan denganku meninggal. Keluarga mereka
menangis histeris Saya hanya bisa
meratapi, tak kuasa menahan tangis ......tapi
syukurlah Tuhan masih memberikan kehidupan
pada suami. Kami bisa pulang
dan sehat sampai hari ini.
Ternyata hanya orang yang
sudah mati yang tidak dapat berkata , ‘syukurlah’
Semoga kita
selalu bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita.
Tuhan masih memberikan nafas, kesehatan dan kesempatan hidup untuk kita.
Atau sesekali kita berkunjunglah
ke-3 tempat, Yaitu rumah sakit, penjara
dan kuburan. Kita akan
merasa terus bersyukur dan bersyukur......
Kita
akan selalu merasa bahagia jika kita
terus bersyukur.
Di rumah sakit kita akan
memahami bahwa tidak ada yang lebih berharga dari pada kesehatan
Di penjara kita akan menyadari
bahwa kebebasan adalah hal yang paling
berharga.
Di kuburan kita akan menyadari
bahwa hidup ini tidak berarti apa-apa
Karena
tanah yang kita pijak hari ini akan menjadi atap kita di esok hari
selagi
kita masih diberi waktu dan kesempatan perbanyaklah
berbuat baik pada orang lain
hendaklah
kita selalu bersyukur terlepas dari apapun
keadaan kita.
Salam Sehat,
teruslah berbuat baik.
Tuhan akan
senantiasa melindungi dan memberkati
kita semua.
#ArtiKehidupan
Hidup adalah
anugerah, terimalah.
Hidup adalah
tantangan, hadapilah.
Hidup adalah
penderitaan, atasilah.
Hidup adalah
pertandingan, menangkanlah
Hidup adalah
kewajiban, lakukanlah
Hidup adalah
kesukaan, nikmatilah
Hidup adalah janji,
penuhilah
Hidup adalah kasih,
bagikanlah
Hidup adalah
kesempatan, gunakanlah
Isilah hidup ini
dengan kebaikan dan bersyukur bagi kemuliaan
Tuhan. Hiduplah dengan selalu
mengandalkan Tuhan dalam segala hal dan
berbuatlah yang menyenagkan hati Tuhan.
Berkatilah semua
orang yang kami jumpai hari ini semoga kami selalu bisa menunjukkan
kebaikan seperti Tuhan baik kepada kami.
Selamat Hari Sabtu, Salam
sehat, semoga corona cepat berlalu.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge
- 7
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
#Sabtu14Mei2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar