.
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Awalnya, menulis itu terasa sulit. Terutama bagi pemula. Namun setelah mulai membiasakan diri rutin berlatih menulis, akhirnya menjadi tak bisa dihentikan. Mulai terbangun habit menulis. Mulai muncul insting sebagai penulis.
Saya sering menggambarkan orang yang belajar mengendarai mobil. Awalnya, mengendari mobil itu tampak sulit, bagi mereka yang belum bisa melakukannya. Setelah belajar menyetir mobil, ia mulai terbiasa dengan mobil beserta segala peralatannya. Namun masih terasa kaku dan belum berani membawa ke jalan raya.
Begitu ia rutin berlatih setiap hari, tak terasa ia mulai mahir menyetir. Ia mulai berani keluar dari arena berlatih, dan masuk ke jalan raya. Makin lama, ia makin pandai melaju, dengan kecepatan makin tinggi. Bahkan mulai berani mendahului mobil-mobil yang ada di depannya.
Begitu pula dengan menulis. Ketika Anda mulai disiplin berlatih menulis setiap hari, akan terbentuk habit menulis yang membuat Anda semakin lancar dalam menulis. Anda akan semakin pandai menangkap ide menulis dari segala sesuatu yang ada di sekitar Anda. Anda akan semakin terasah untuk menangkan inspirasi dari kejadian sehari-hari.
Di titik ini, Anda benar-benar telah mahir menulis. Anda telah bisa menulis di semua situasi dan kondisi. Anda bisa menulis di sembarang tempat dan waktu. Telah terbentuk kepribadian sebagai penulis pada diri Anda. terbentuk sudut pandang sebagai penulis pada semua aktivitas yang Anda lakukan.
Semua Menjadi Bahan Tulisan
Suatu hari Angela DiTerlizzi tersentak. Putrinya sangat sedih karena telah sering mengikuti pertandingan basket, namun selalu kalah. Timnya tidak pernah menang sekalipun, di semua pertandingan.
Pada pertandingan terakhir, kembali mengalami kekalahan. Sang putri yang berusia 9 tahun itu merajuk. Rupanya sang putri merasa berada pada tim yang salah, maka saat pertandingan selalu kalah. Andai saja berada dalam tim yang tepat dan hebat, pasti akan selalu menang, begitu pikirnya.
Selama perjalanan pulang, DiTerlizzi terus mengobrol di mobil dengan sang putri. Ia berusaha menghibur dan membesarkan hati sang putri. Ia tidak ingin sang putri mengalami kekecewaan berlebihan.
“You’re not there yet, but you will be. Kamu belum mencapai kemenangan, namun kamu akan sampai di sana,” demikian nasihat DiTerlizzi kepada putrinya.
Nasihat itu spontan ia sampaikan, tetapi justru mengetuk dirinya untuk merenungi kata “yet” –belum. “Kamu belum menang, namun suatu ketika kamu akan mencapainya”. Mendadak ia menemukan ide untuk menuliskan nasihat tersebut.
Ternyata ia menemukan ada kekuatan di balik kata “Yet”. Belum –adalah kekuatan. Kamu belum menang, namun kamu akan mencapainya. Sekarang hanya “belum”. Maka jadilah buku “The Magical of Yet” yang best seller.
Sukses menulis buku The Magical Yet, Angela DiTerlizzi melaju dengan puluhan buku lainnya. Ia adalah istri dan ibu, yang rutin menulis di sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga.
Coba kita cermati. Ide menulis buku The Magical Yet muncul dari diskusi dengan putrinya di mobil, sepulang dari pertandingan basket. Sang putri mengeluh karena sudah sering bertanding, namun belum pernah menjadi pemenang. Kalimat “yet” / belum, muncul dari nasihat yang ia berikan secara spontan.
Beginilah jika habit menulis telah dimiliki. Dari sebuah obrolan, berubah menjadi tulisan. Dari satu nasihat kepada putrinya, bisa diolah menjadi buku yang menawan. Buku yang bisa memotivasi sangat banyak orang lainnya.
Jika dilacak lagi, nasihat tersebut terkait dengan kegagalan. Yaitu gagal memenangkan pertandingan basket. Gagal menang –disebutnya sebagai belum menang. Dari sebuah kegagalan, bisa menjadi tulisan yang memotivasi banyak kalangan.
Anda semua, pasti punya cerita. Pasti punya kisah, Pasti punya ketertarikan atas sesuatu. Punya minat atas sesuatu. Tuliskan, dan rasakan sensasinya.
Daftar Bacaan
McKinzie Bean, How To Write A Book (Even If You’re A Busy Mom), https://momsmakecents.com, 26 Juli 2018
Scott Allan, Time for Writing: How to Make Time to Write in Your Busy Life, www.self-publishingschool.com, 22 Agustus 2019
Val Breit, 10 Steps to Write a Book (Even As A Busy Mom), https://momsmakecents.com, 26 Juli 2018
4 kali dilihat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar