.
Writing for Wellness – 20
Oleh : Cahyadi Takariawan
The last reason to write about life: it helps you study your emotions, which makes you wiser, faster –Drake Baer, 2013
.
Ada sangat banyak kemanfaatan menulis dalam kehidupan manusia. Sejak dari kemanfaatan secara akademik, kesehatan, manajerial maupun sosial. Amat disayangkan jika kita masih mengabaikan kegiatan menulis, mengingat banyaknya manfaat yang bisa kita dapatkan darinya.
Drake Baer (2013) menyatakan, alasan penting untuk rutin menulis adalah, bisa membantu mengenali kondisi emosi Anda, yang membuat Anda lebih bijaksana dan lebih cepat dalam mengambil keputusan.
Bagaimana Menulis Bisa Meningkatkan Kebijaksanaan?
Menurut ahli saraf Antonio Damasio, “Apa yang kita bangun sebagai kebijaksanaan dari waktu ke waktu sebenarnya adalah hasil dari menumbuhkan pengetahuan tentang bagaimana emosi kita berperilaku, dan apa yang kita pelajari darinya.”
Ini memperkuat cara yang direkomendasikan pemenang Hadiah Nobel, Daniel Kahneman. Ketika Michael J. Mauboussin bertemu Kahneman, ia bertanya bagaimana cara terbaik untuk meningkatkan pengambilan keputusan? Kahneman menjawab tanpa keraguan: Pergi ke toko obat, beli buku catatan.
“Go down to a local drugstore and buy a very cheap notebook and start keeping track of your decisions. Pergilah ke toko obat dan beli buku catatan yang murah saja, dan mulailah mencatat keputusan Anda”, ujar Kahneman.
Mauboussin menjelaskan, “Kapanpun Anda akan membuat keputusan, luangkan waktu sejenak untuk berpikir. Tuliskan apa yang Anda harapkan akan terjadi dan mengapa Anda mengharapkannya terjadi? Tuliskan juga perasaan Anda tentang situasi tersebut –baik secara fisik maupun emosional, bagaimana perasaanmu? Misalnya, aku merasa lelah, aku merasa baik-baik saja, atau kegiatan ini benar-benar menguras tenagaku –tulis apapun yang Anda pikirkan”.
Whenever you’re making a consequential decision, just take a moment to think, write down what you expect to happen – Michael J. Mauboussin.
Drake Baer menjelaskan, mengapa menulis bisa meningkatkan kebijaksanaan. Menurutnya, “Writing helps us absorb information better and learn significantly more”. Menulis membantu kita menyerap informasi dengan lebih baik dan belajar lebih banyak.
Saat menulis, kita bisa melihat rencana dengan lebih jelas. Di saat yang sama kita juga mampu menyerap informasi dengan lebih detail dan belajar lebih banyak. Hal ini telah dijelaskan dalam berbagai studi, bahwa mahasiswa yang mencatat perkuliahan menyerap informasi penting lebih banyak daripada mereka yang hanya mendengarkan kuliah dan tidak menulis apapun.
Pemikiran yang Jernih
There’s a reason why so many successful people write everyday — whether it’s a diary they keep or a blog they write. Writing things down forces you to clarify your thoughts into more concrete representations. It takes a lot of effort. But over time, it’ll become easier, and you start to notice that your thoughts become more crispy. You’ll also have fewer doubts about your own thoughts – Claudia Altucher
Claudia Altucher, penulis buku “Become An Idea Machine” (2015) menjelaskan, “Ada alasan mengapa begitu banyak orang sukses menulis setiap hari –baik berupa buku harian ataupun blog. Menuliskan sesuatu akan memaksa Anda untuk mengklarifikasi pikiran menjadi representasi yang lebih konkret”.
“Hal ini memerlukan banyak usaha. Seiring berjalannya waktu, menulis akan menjadi lebih mudah Anda lakukan. Anda mulai merasakan bahwa pikiran Anda menjadi lebih jernih. Anda juga akan memiliki lebih sedikit keraguan tentang pemikiran Anda sendiri”.
Dengan cara berpikir yang jernih, ditambah dengan semakin yakin akan kualitas pemikiran, membuat Anda semakin bijaksana dalam mengambil keputusan. Semakin bijaksana pula dalam bertindak.
Selamat menulis, selamat meraih kebijaksanaan.
Bahan Bacaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar