Rabu, 21 April 2021

MENULIS RESUME UNTUK JADI BUKU

 Resume ke : 5

Tanggal : 16 April  2021

Tema  : Menulis Resume Jadi Buku

Nara Sumber : Aam Nurhasanah, S.Pd

Moderator     : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd

Pertemuan ke-6 Gelombang  18


MENULIS  RESUME  UNTUK JADI BUKU

(Aam Nushasanah, S.Pd)

Disaat menghadapi dampak dari Banjir bandang dan Badai Seroja yang  dahsyat. Saya  pribadi harus menyadari kenyataan. Listrik masih padam Internet hilang total. Kabel-kabel listrik dan telpon  terhambur di jalan-jalan karena amukan angin. 

Ditemani sentolop bateray (agak modern)  dan temaran lilin kukerjakan PR membuat Resume materi belajar  yang diberikan bu Aam Nurhasanah. Untung saya sempat screenshot  materinya, jadi  ada bahan. Resume masih  belum terkirim mengingat sinyal masih  hilang muncul-hilang muncul. Untuk  cas HP numpang di teman yang  listriknya  tidak padam.  Kata-kata terbaca, tapi gambar muter -muter terus. Lola (loading lama). Tak  sabarlah aku menunggu. Biarlah nanti di rapel aja  deh kirimnya.

Saya belum terlalu menguasai blog, masih taraf belajar. Rasa gugup, minder dan takut salah  sangat terasa dihati. Apalagi  lihat teman-teman peserta lainnya blognya begitu keren. Penampilannya indah dan mempesonaku.  Bikin hati ini keder. Kucoba  terjang untuk memberanikan diri dengan bekal ilmu yg seujung kuku. Ya...itu untuk sekedar  menghibur diri supaya tidak tetap dilandasan.

Menulis Resume untuk menjadi buku, adalah resume ke-5 yang kubuat. Ternyata setiap peserta mulai membuat resume berbeda-beda. Saya  baru tahu. Setiap peserta tidak ‘serentak’ mengikuti materi belajar ini. Seperti halnya saya, resume saya dari materi yang diberikan Bunda Lilis Awal april 2021.  Ada juga teman yang  mulai bergabung  di pertengahan  belajar menulis gelombang 17.  Baiklah, hati jadi  tidak terburu-buru. 

Sebelum masuk ke materi narasumber memperkenalkan diri. Aam Nur hasanah, S.Pd. Lahir di Cipanas 12 Agustus 1988. Jebolan STKIP SETIA  BUdHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini beliau menjabat Kepala sekolah di SMPS Mathala Ul Hidayah Cipanas ( SMPS Mahida), sampai sekarang di Kampung.  Hamberang, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, kab. Lebak, Propinsi Banten. Sejak bergabung di kelas Om jay dan PGRI, penulis telah melahirkan 15 buku. Luar biasa!. Keren!. Mantaap!. Salut pula pada beliau, masih muda  sudah jadi kepala sekolah dan banyak prestasi  pula. 

Dengan antusias saya menulis resume ini. Jangan hanya  mimpi, buktikan saja nanti apa yang akan terjadi. Semoga pandemi ini membawa ‘berkah’, mewujudkan mimpi mempunyai buku solo. Cukup 20 Resume siap jadi buku, siapa takut!. 

Untuk persiapan membuat buku  harus  rajin mengumpulkan resume-resume ini. Resume masih diketik di word. Ceritakan aturan mainnya pelatihan belajar menulis ini. Dari waktu, siapa narasumbernya, moderator, materi yang  diberikan dan gelombang keberapa. Kembangkan kalau perlu yang penulis tahu supaya  lebih  orisinil menarik.

Menentukan tema. Caranya adalah dengan membaca keseluruhan cerita dan memahaminya,  kalau perlu baca  ulang-ulang. Tentukan tokoh utama yang mengalami kejadian/masalah. Tema berkaitan dengan permasalahan.

Membuat TOC ( Tabel Of Content)  dalam Bahasa Indonesia  disebut juga  dengan nama Daftar isi, yaitu  kumpulan atau susunan judul dan nomor halaman yang menjadi  tema utama pada Bab ( Chapter)  tertentu dan menggambarkan  atau menjelaskan point penting dari bab tersebut.

TOC dikembangkan sendiri oleh penulis. Dibuat sedemikian hingga  agar menarik untuk dibaca. Dengan kata  baku yang sesuai dengan KBBI. Jika perlu  kita jalan-jalan untuk  membaca resume teman atau googling internet.

Review , revisi dan sunting naskah. Pastikan naskah  sudah layak  untuk dibaca.  Sesuai dengan  kata baku (KBBI). Disarankan  sudah mengikuti  aturan baku. Misal, Setiap  paragraf  maksimal 7 kalimat.  Rata kiri kanan, TNR,  Spasi 1,5. Siapkan  biodara narasi dengan  50 karakter.

Melengkapi  sinopsis buku.  Setiap buku pada halaman belakang biasanya ditulis sinopsis. Ringkasan isi buku. Hal itu dimaksudkan supaya  pembaca bisa mengetahui  apa isi tulisan yang ada dalam buku tersebut.

Langkah terakhir, kalau memang sudah dilengkapi: Mengumpulkan resume sesuai dengan topiknya. Menentukan tema dan Judul. Membuat TOC. Mengembangkan TOC. Review, revisi, sunting naskah. Lengkap dengan Sinopsis. Siap!. Kirimkan  ke penerbit.

Kadang ada penulis yang hanya mengcopy secara utuh materi yang disampaikan oleh nara sumber. Sebenarnya  membuat resume itu  meringkas materi yang diberikan oleh nara sumber dan ditulis kembali  dengan kata-kata sendiri. Caranya mengambil intisari materi atau point-pont penting yang menjadi garis besar ide tulisan.  Jika perlu dengan menambahkan sentuhan pengalaman pribadi ( true story) supaya lebih menarik untuk dibaca. 

Menulislah agar hidupmu bermakna.Menulislah agar hidupmu berwarna.Menulislah hari ini agar kau dikenal esok hari”.



Salam blogger persahabatan

Salam Hormat untuk Om Jay

#Masih taraf belajar blog harap dimaklumi

#21April 2021


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...