Resume ke : 5
Tanggal : 16 April 2021
Tema : Menulis Resume Jadi Buku
Nara Sumber : Aam Nurhasanah, S.Pd
Moderator : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd
Pertemuan ke-6 Gelombang 18
MENULIS RESUME UNTUK JADI BUKU
(Aam Nushasanah, S.Pd)
Disaat menghadapi dampak dari Banjir bandang dan Badai Seroja yang dahsyat. Saya pribadi harus menyadari kenyataan. Listrik masih padam Internet hilang total. Kabel-kabel listrik dan telpon terhambur di jalan-jalan karena amukan angin.
Ditemani sentolop bateray (agak modern) dan temaran lilin kukerjakan PR membuat Resume materi belajar yang diberikan bu Aam Nurhasanah. Untung saya sempat screenshot materinya, jadi ada bahan. Resume masih belum terkirim mengingat sinyal masih hilang muncul-hilang muncul. Untuk cas HP numpang di teman yang listriknya tidak padam. Kata-kata terbaca, tapi gambar muter -muter terus. Lola (loading lama). Tak sabarlah aku menunggu. Biarlah nanti di rapel aja deh kirimnya.
Saya belum terlalu menguasai blog, masih taraf belajar. Rasa gugup, minder dan takut salah sangat terasa dihati. Apalagi lihat teman-teman peserta lainnya blognya begitu keren. Penampilannya indah dan mempesonaku. Bikin hati ini keder. Kucoba terjang untuk memberanikan diri dengan bekal ilmu yg seujung kuku. Ya...itu untuk sekedar menghibur diri supaya tidak tetap dilandasan.
Menulis Resume untuk menjadi buku, adalah resume ke-5 yang kubuat. Ternyata setiap peserta mulai membuat resume berbeda-beda. Saya baru tahu. Setiap peserta tidak ‘serentak’ mengikuti materi belajar ini. Seperti halnya saya, resume saya dari materi yang diberikan Bunda Lilis Awal april 2021. Ada juga teman yang mulai bergabung di pertengahan belajar menulis gelombang 17. Baiklah, hati jadi tidak terburu-buru.
Sebelum masuk ke materi narasumber memperkenalkan diri. Aam Nur hasanah, S.Pd. Lahir di Cipanas 12 Agustus 1988. Jebolan STKIP SETIA BUdHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini beliau menjabat Kepala sekolah di SMPS Mathala Ul Hidayah Cipanas ( SMPS Mahida), sampai sekarang di Kampung. Hamberang, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, kab. Lebak, Propinsi Banten. Sejak bergabung di kelas Om jay dan PGRI, penulis telah melahirkan 15 buku. Luar biasa!. Keren!. Mantaap!. Salut pula pada beliau, masih muda sudah jadi kepala sekolah dan banyak prestasi pula.
Dengan antusias saya menulis resume ini. Jangan hanya mimpi, buktikan saja nanti apa yang akan terjadi. Semoga pandemi ini membawa ‘berkah’, mewujudkan mimpi mempunyai buku solo. Cukup 20 Resume siap jadi buku, siapa takut!.
Untuk persiapan membuat buku harus rajin mengumpulkan resume-resume ini. Resume masih diketik di word. Ceritakan aturan mainnya pelatihan belajar menulis ini. Dari waktu, siapa narasumbernya, moderator, materi yang diberikan dan gelombang keberapa. Kembangkan kalau perlu yang penulis tahu supaya lebih orisinil menarik.
Menentukan tema. Caranya adalah dengan membaca keseluruhan cerita dan memahaminya, kalau perlu baca ulang-ulang. Tentukan tokoh utama yang mengalami kejadian/masalah. Tema berkaitan dengan permasalahan.
Membuat TOC ( Tabel Of Content) dalam Bahasa Indonesia disebut juga dengan nama Daftar isi, yaitu kumpulan atau susunan judul dan nomor halaman yang menjadi tema utama pada Bab ( Chapter) tertentu dan menggambarkan atau menjelaskan point penting dari bab tersebut.
TOC dikembangkan sendiri oleh penulis. Dibuat sedemikian hingga agar menarik untuk dibaca. Dengan kata baku yang sesuai dengan KBBI. Jika perlu kita jalan-jalan untuk membaca resume teman atau googling internet.
Review , revisi dan sunting naskah. Pastikan naskah sudah layak untuk dibaca. Sesuai dengan kata baku (KBBI). Disarankan sudah mengikuti aturan baku. Misal, Setiap paragraf maksimal 7 kalimat. Rata kiri kanan, TNR, Spasi 1,5. Siapkan biodara narasi dengan 50 karakter.
Melengkapi sinopsis buku. Setiap buku pada halaman belakang biasanya ditulis sinopsis. Ringkasan isi buku. Hal itu dimaksudkan supaya pembaca bisa mengetahui apa isi tulisan yang ada dalam buku tersebut.
Langkah terakhir, kalau memang sudah dilengkapi: Mengumpulkan resume sesuai dengan topiknya. Menentukan tema dan Judul. Membuat TOC. Mengembangkan TOC. Review, revisi, sunting naskah. Lengkap dengan Sinopsis. Siap!. Kirimkan ke penerbit.
Kadang ada penulis yang hanya mengcopy secara utuh materi yang disampaikan oleh nara sumber. Sebenarnya membuat resume itu meringkas materi yang diberikan oleh nara sumber dan ditulis kembali dengan kata-kata sendiri. Caranya mengambil intisari materi atau point-pont penting yang menjadi garis besar ide tulisan. Jika perlu dengan menambahkan sentuhan pengalaman pribadi ( true story) supaya lebih menarik untuk dibaca.
“Menulislah agar hidupmu bermakna.Menulislah agar hidupmu berwarna.Menulislah hari ini agar kau dikenal esok hari”.
Salam blogger persahabatan
Salam Hormat untuk Om Jay
#Masih taraf belajar blog harap dimaklumi
#21April 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar