Selasa, 08 Juni 2021

Manfaat Menulis bagi Balita Hingga Lansia

 


Di era digital yang serba paperless ini, kegiatan menulis lebih banyak dilakukan dengan alat teknologi seperti handphone maupun laptop. Meski demikian, banyak sekali manfaat menulis yang bisa dirasakan mulai dari balita bahkan hingga lansia.

Manfaat Menulis untuk Balita

Kegiatan menulis untuk balita maupun anak usia SD sebaiknya diutamakan menulis dengan tangan (menggunakan pinsil, ballpoint, dsb). Karena bagi mereka, menulis dengan tangan dapat mengasah kemampuan motoriknya.

Dengan menulis menggunakan tangan, mereka akan belajar memahami konsep dengan baik. Menghubungkan apa yang dilihat, dirasa, didengar dengan huruf-huruf dalam tulisan.

Dilansir dari parenting.co.id, saat anak makin besar, kemampuan motorik dan komunikasi yang didapat dari kebiasaan menulis tangan akan membantunya lebih mudah menuangkan ide ke kalimat. Kemampuan menulis dengan tangan merupakan kunci untuk meningkatkan kemampuan membaca dan berkomunikasi.

Seorang psikolog anak, Alzena Masykouri menyatakan bahwa "Memang banyak fungsi menulis digantikan oleh tombol di papan ketik. Tetapi, anak tetap harus bisa menulis tangan. Mereka akan lebih cepat menulis dengan tangan ketika mencatat. Dan, mereka akan punya keterampilan hidup yang tidak tergantikan oleh teknologi."

Menulis untuk Terapi Diri

Pernahkah Anda menyimak channel YouTube Hujan Tanda Tanya? Ternyata, sang pemilik akun, Fikri pernah melakukan terapi dengan menulis di blog loh!

Seperti dikisahkan di website pahamify.com, Fikri yang masuk ITB di usia 15 tahun ini pernah berkonsultasi dengan psikolog. Sang psikolog mengatakan bahwa indeks prestasi (IP) Fikri bagus, tapi seharusnya ia masih bisa meraih nilai sempurna, 4,00.

Psikolog tersebut akhirnya menyarankan Fikri untuk menulis di blog demi mengatasi masalah lemahnya Fikri dalam mengelola mood atau emosi.

Berdasarkan saran tersebut, Fikri akhirnya menulis. Mulanya hanya menulis sesuai apa yang dirasakan saja alias curhat (tulisan ekspresif). Tapi lama kelamaan, ia pun mulai menuliskan pemikiran-pemikirannya.

Beberapa manfaat yang Fikri dapatkan dari menulis di blog antara lain :

1. Melatih kecerdasan kognitif. Jika kita terbiasa menulis, maka otak kita akan terbiasa belajar runut dan logis. Jika terus di asah, otak kita akan mampu membuat kerangka tulisan bahkan tanpa harus menuangkannya terlebih dahulu. Dengan demikian, jika kita tiba-tiba diminta menjelaskan sesuatu, otak kita sudah siap menghadapinya. Insya Allah bahkan dengan urutan yang runut dan logis.

2. Meningkatkan kecerdasan linguistik. Selain menulis dalam bahasa Indonesia, Fikri juga sering menulis dalam bahasa Inggris. Setiap mendapat kata baru dalam bahasa Inggris, ia akan menuliskannya dalam bentuk artikel untuk di-posting di blog.

Fikri tidak merasa malu jika masih terdapat kesalahan dalam penulisannya. Karena yang namanya belajar selalu butuh proses, toh?

Ia hanya yakin, bahwa dengan sering menulis berbahasa Inggris, maka lama lama ia akan menjadi pandai berbahasa. Yup. Menulis akan meningkatkan kecerdasan linguistik kita.

Tak hanya bahasa Inggris, saat kita menulis dalam bahasa Indonesia pun, kita selalu bisa menelaah kembali hasil tulisan kita. Mengeceknya dengan KBBI atau PUEBI sehingga hari demi hari, tulisan kita akan semakin baik dari segi tata bahasa. Bahkan akan selalu meningkat terutama dalam penggunaan diksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...