Sebagai seorang guru, Ibu Lusia Daga adalah
seorang pendidik sang pemilik
masa masa depan yaitu siswanya. Ia berdedikasi terhadap
dunia pendidikan. Ia membuktikan untuk menjadi guru yang berinovasi. Guru yang mau berkontribusi menjadi pegiat
literasi. Kini telah terbukti, buku hadir ditengah-tengah kita .
Dari buku ini saya belajar betapa
dalamya Cinta dan karakter manusia. Indahnya alam dan dan penghuni serta
kisah-kisahnya. Sebuah karya tak bisa hanya dimilki
oleh penulisnya. Selalu ada ruang
kreatif bagi kebebasan para pembacanya
untuk berinteraksi dan
berinterpretasi. Itulah ruang cinta, ruang kedekatan
batin antara pembaca dengan
penulisnya.
Saya suka membaca cerpen ,
saya begitu tertarik karena
dari cerita itu memiliki kekuatan
kata-kata magis yang mampu membuat
siapapun bisa tersenyum, terbahak,
terkagum, terinspirasi bahkan
bisa hati berbunga-bunga. Kitapun bahkan
bisa ikut meneteskan airmata duka
karena larut menikmati isi
dan alur ceritanya. Ini benar-benar saya rasakan dalam kumpulan cerpen indah
dalam bukunya ibu Lusia Daga.
Di dalam buku ini ada 10 kisah
cerita pendek yang menyentuh hati dan syarat makna. Ada pula cerita
lucu, cerita romantis dan cerita
lain yang menarik untuk dibaca.
Saya membaca lembar demi lembar
hingga lupa tahu-tahu sudah malam dan
gelap gulita. Setelah menyimak buku
ini saya sesama pegiat literasi merasa bahwa
ibu lusia Daga bisa turut serta
berbagi ilmu, berbagi cerita , meninggalkan jejak berupa karya yang sedang
anda baca .
Saya sangat mengapresiasi
untuk terbitnya buku ini.
Teruslah berproses untuk menerbikan
buku-buku berikutnya. Jadikan waktu yang
24 Jam ini bermanfaat tidak membuat kita rugi di dunia maupun di akhirat, ada
karya yang kita tinggalkan untuk generasi berikutnya. Gajah mati meninggalkan
gading, harimau mati meninggalkan belang,
manusia mati meninggalkan karya.
Semoga buku ini memenui takdirnya. Bermanfaat buat penikmat buku, terutama para guru dan
peserta didik di seluruh tanah air. Setelah membaca buku ini ada ilmu yang kita
petik dan sadar betapa pentingnya
literasi. Proficiat guru cantik , ibu
Lusia Daga, sukses terus ke depan,
Waingapu, 28 September 2021
Ledwina
Eti Wuryani, S.Pd
Guru SMA Negeri 2 Waingapu, Sumba Timur, penulis 4
buku solo dan 19 buku antologi, pegiat literasi Nusantara, blogger. etiastiwi66.blogspot.com, penikmat buku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar