Kegiatan menulis seharusnya adalah kegiatan yang tidak sulit karena setiap kita, sudah biasa menulis. Baik menulis di buku, sms atau chatt, menulis surat. Menulis di situ terasa enak dan sangat mudah.
Menulis jadi sulit jika isi tulisannya ditujukan untuk dibaca oleh khalayak ramai atau dutujukan untuk banyak orang. Perasaan jadi tidak percaya diri, merasa takut salah atau bahkan merasa tak mungkin dibaca oleh orang lain, takut dicela dll. Lebih parahnya jadi takut menulis alias batal membuat tulisan. Pupuslah riwayatnya. Batal jadi penulis.
Pada malam hari ini, Pelatihan menulis Buku Ber-ISBN, bersama AGUPENA NTT Pak Rahmadi sebagai narasumber akan membawakan Materi “ Menulis dari Nol”. Seperti tertulis dalam judul Buku beliau. Ditemani oleh Moderator cantik dan baik hati Ibu Liliyanti Idris, S.Pd atau bisa kami sebut dengan bunda Mallyou.
Pak Rahmadi, S.Ag. M.Pd.I, lahir 5 Maret 1973, dikabupaten Tapin kalimanatan Selatan. Seorang guru PAI di SMP Negeri 1 Lampihong kab Balangan kemudian mutasi di SMP Negeri 4 paringin Kab. Balangan ( 2007-2015) pada tahun 2015 mutasi ke MTsN lampihong sampai 2016 dan sekarang sebagai guru di MAN Insan Cendikia Tanah Laut kalimanatan Selatan.Beliau adalah seorang penulis buku dan blogger. Sudah banyak buku yang beliau terbitkan yaitu buku solo dan buku Antologi. Prinsip Hidup pak Rahmadi adalah “Terus Memberi manfaat dan menginspirasi” Kontak person 085 249 992 917 surel mubaraknaufal@gmail.com.
Sebelum kegiatan bunda moderator mengabsen peserta.
Asyik. Peserta dari seluruh Indonesia
siap menyimak materi malam ini. Tepat pukul 20.30 pak sahat sebagai sekretaris diklat mengubah setelan grup mengizinkan
hanya admin yang dapat mengirim
pesan. Bunda Mallyou menyapa Assalamualaikum kepada kita peserta sambil
menunggu kedatangan bapak Narasumber
hebat kita.
Sebelum mulai kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh pak Sahat.
Sebelum narasumber menyampaikan paparannya kita dijamu dengan penampilan Tarian yang Indah dari siswa berupa tagian ( penilaian) diampu oleh Ibu
Dewi Rukmini. Tarian ini dari siswanya
pak Rahmadi.
Bagaimana
Menulis dari Nol ?
Nol bukan berarti kosong. Akan tetapi setiap manusia
dianugerahi Tuhan Potensi diri, potensi yang sangat luar biasa yaitu potensi
skill (keterampilan). Jika digali dan dikembangkan akan menjadi kekuatan yg
luar biasa. Termasuk potensi menulis.
|
|
|
Sebuah buku yang berisi paparan para pakar penulis saat narasumber mengikuti belajar menulis bersama Om Jay dan PGRI melalui WA Grup angkatan 13. Salah satu
narasumbernya adalah bunda kita yg hebat guru Cantik Inspiratif bunda @Ibu
LILIS MBI
Kita menyadari bahwa sekarang kita bukan siapa-siapa
dan sesungguhnya bukan anak raja atau presiden atau bukan anak ulama besar.
Jadi pas saja jika kita menulis dan menulis. Selain itu juga pernah teringat sebuah Qoute seorang penulis Menulis adalah membuat
peradaban, membaca adalah melestarikan peradaban. Banyak hal yang bisa kita tulis. Ternyata banyak ragam yang bisa ditulis,
seperti menulis cerita cinta, menulis cerita galau, menulis cerita kehidupan,
menulis cerita perjalanan, menulis cerita duka, menulis cerita bahagia, menulis
cerita karir dan lain sebagainya.
Langkah Jitu Menjadi Penulis dari Nol,
berikut langkah-langkahnya:
Pertama,
Tentukan topik apa yang akan ditulis
Ketika anda sudah dapat menentuka topik yang akan ditulis maka dengan mudah kita menuliskan kerangka tulisan. Misalnya topik tentang PJJ, maka akan terbayang dalam benak kita bagaimana PJJ tersebut, apa saja yang ada dlm PJJ, kendala apa dalam PJJ dan Bagaimana mengelola PJJ dsb.
Kedua,
Rumuskan kerangka tulisan atau outline tulisan
Merumuskan kerangka tulisan sesungguhnya mudah saja. Yaitu dengan menggunakan poin-poin penting atau garis besar yang akan ditulis nantinya. Sebagai contoh adalah seperti daftar isi dalam sebuah buku atau makalah.
Ketiga,
tulis dan tulis apa yang anda rumuskan
Bagaimana menulis apa yang kita tentukan dan rumuskan? Caranya mudah, jangan ragu apa yang ada tulis, yakinlah bahwa tulisan kita akan dibawa dan bermanfaat. Tidak ada yang tidak bermanfaat sebuah tulisan. Karena tulisan itu adalah ruh dari buah pikiran dan gagasan kita.
Keempat,
bagikan dan untuk mendapatkan kesan dari tulisan kita
Sebuah tulisan akan mendapatkan manfaat dan kesan jika tulisan kita dibagikan ke media-media sosial atau grup-grup yang kita punya. Jika tidak, maka tulisan akan menjadi sebuah tulisan yang hanya bisa kita sendiri yang akan menikmatinya. Padahal tujuan tulisan itu adalah mengungkapkan ide dan gagasan kita menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat dan akhirnya menginspirasi orang lain atau pembaca. Apalagi kita punya blog, maka bagikan link blog tersebut agar banyak orang mendapatkan manfaat dari tulisan kita. Jangan takut dikritik atau dikoreksi.
Kelima, ikut komunitas untuk dapat berbagi dan menginspirasi orang-orang
Kenapa harus gabung di sebuah komunitas? Karena kalau mau menjadi seorang ahli mesin maka gabung dengan komunitas ahli mesin. Kalau mau jadi penulis hebat, maka gabung di komunitas penulis. Karena dengan gabung di komunitas penulis banyak hal yang di dapat. Banyak hal yang dipelajari. Banyak hal yang dibagikan. Banyak hal yang diikuti sebagai contoh, saya gabung dengan komunitas belajar menulis bersama Omjay dan PRGI, guru berani menulis, Yayasan Pustaka Tamrin Dahlan, Ikatan Penulis Tanah Laut, dan sekarang ikut jg gabung dengan Komunitas dengan penulis best seller AKbar Zainuddin Penulis buku MAN JADDA WAJADA.
Keenam,
menulis dan menulislah serta menulis lagi .
Menulis setiap hari dan jangan pernah berhenti. Alangkah baiknya jika
mengikuti sebuah tantangan menulis selama 1 bulan atau 40 hari dan seterusnya.
Sekarang tergantung kepada Kita mau gak untuk menulis?
Begitu banyak pelajaran yang berharga yang dapat saya terima malam hari
ini . Hal ini akan menjadi motivasi untuk saya
lebih giat lagi menulis. Semoga
bisa bermanfat dan menginspirasi.
Trimakasih untuk paparan yang luar biasa saya sampaikan kepada pak Rahmadi, Bunda
Mallyou Bunda Lilis, pak Sahat sebagai
Pengurus AGUPENA NTT sekaligus panitia
Kegiatan diklat ini. Trimakasih juga saya sampaikan kepada teman-teman sesama peserta untuk kebersamaan malam hari
ini. Semua bersemangat. Semoga semua kebaikan untuk rela berbagi dan iklas
memberi akan menjadi amal jariah,
pahala yang tak terputus hingga hari akhir nanti. Terus
semangat. Salam Literasi.
Waingapu, Kamis
2 September 2021
Ledwina Eti Wuryani
Salam Blogger
S e s i t a n y a j a w a b
Pertanyaan dari
ibu Ledwina Eti, dari Waingapu NTT
Trimakasih Pak Rahmadi paparannya luar biasa. Menambah wawasan dan menambah semangat untuk menulis. Sukses terus pak. Saya
sudah beli bukunya bapak juga untuk belajar.
Pertanyaan:
1.
Bagaimana cara bapak menjaga komitmen untuk menulis
dan terus menulis ditengah padatnya
kegiatan rutin kita dan mengikuti berbagai komunitas juga, apakah ada waktu
khusus atau mungkin ada trik jitunya pak ?
2.
Bagaimana cara membuat tulisan kita ‘berkesan’
atau menarik untuk dibaca? Mohon
pencerahannya.
Salam literasi. Trimakasih banyak untuk jawabannya.
Jawaban dari Pak Rahmadi
1.
Komitmen menulis setiap hari adalah harus kita
tanamkan dalam jiwa. melalui motivasi para penulis-penulis hebat maka akan
terus bersemangat utk menjaga komitmen tsb. Bagi saya triknya kita tetapkan
Waktu yg nyaman untuk menulis misalnya pagi hari habis shalat subuh kalau kami
muslim.
2.
Untuk membuat tulisan kita menjadi menarik dan
berkesan adalah diawali dengan udul yang seksi artinya judul tersbut menarik
hati. kemudian tulislah dengan bahasa yang renyah atau ringan. Hindari tulisan
yg berat-berat atau terlalu ilmiah
Trimakasih
pak, jawabannya memuaskan hehe...
Pertanyaan dari ibu Umatun Asal : Magelang
Bagaimana langkah paling mudah agar bisa menulis tiap hari, Sehari
paling tidak menulis berapa
Jawaban
Adapun langkah paling mudah utk menulis setiap hari adalah
jangan berpikir menulis-menulis hal-hal yang tidak dikuasai. Misal menulis 5 paragraf setiap hari.







Mantap,,, Terima kasih buat resumenya bu... Semangat selalu.. Salam Literasi
BalasHapusHehe..trimakasih kunjungannya pak guru, pak Narsum bilang harus rajin menulis, dan terus menulis
HapusSangat menginspirasi , terimakasih telah dapat mengunjungi blpg ini
BalasHapus(anitra w)
Trimakasih bunda Anitra berkenan mengunjungi blog saya....salam kenal
HapusTrimakasih banyak bapak memotivasi, ππ€πͺπͺπͺ
BalasHapusSalut bu.menjafi motivasi saya untuk bisa menulis.
BalasHapusAyo semangat ibu, asyik lho menulis banyak manfaatnya...sy juga maaih belajar
BalasHapusGrup yang hebat akan melahirkan penulis -penulis hebat.Mantap Mom Ledwina kita saling berbagi dan belajar untuk kebaikan bersama. πππ
BalasHapusBenar bunda, beruntung bisa bergabung dengan sahabat penulis hebag disini...πͺπΉ
HapusLuar biasa ibu Ledwina. Sangat menarik ulasannya.
BalasHapusTrimakasih pak Theo sudah mampir dan meninggalkan jejak, saling memotivasi utk semangat menulia pak ππͺ
Hapusluar biasa, mantabbb sekali resumenya.
BalasHapusSangat padat dan berisi keren
Manttap narsumnya pak, semangat menyimak πππͺπ
BalasHapus