Oleh : Ledwina Eti Wuryani,
Pada suatu
hari seorang bupati blusukan dengan sepeda
motornya di suatu desa terpencil.
Beliau sengaja pergi sendirian
tanpa ditemani aparat. Di tengah
jalan yang sepi dia berhenti.
Dalam hati dia berpikir untuk
menguji penduduk di desa itu. Ia mendorong sebuah batu besar dan di taruhnya di tengah jalan. Ia ingin mengetahui sejauh mana penduduk
menyikapi keadaan itu nantinya.
Setelah batu besar didorong dan ditaruh di tengah
jalan, pak Bupati sengaja sembunyi
di semak pinggir jalan untuk
melihat reaksi orang yang melewati.
Orang pertama datang dengan
sepeda, ia nyantai saja dan sili tanpa peduli dengan
melihat batu besar yang di tengah jalan itu. Orang keduapun lewat,
Eh!! Dia maki-maki dan mengomel “Kenapa
aja saja orang jahat, taruh baru di tengah
jalan!!, “hanya orang gila saja yang
taruh batu gede segini di tengah
jalan!!” katanya sambil teiak lalu lewat
terus. Tibalah orang ketiga, seorang bapak
yang sudah renta dengan sepeda oncelnya sepertinya mau ke sawah. Bapak tua itu berhenti dan menyandarkan sepedanya dengan tenang ia mendorong batu ke
pinggir dengan kekuatan tenaganya yang ada. Dia sampai keringatnya bercucuran
tapi terlihat bapak tua itu tulus tanpa ada kekekasalan sedikitpun..
Dari semak pak bupati memperhatikan
semua yang dilakukan bapak tua tadi. Akhirnya
pak bupati naik dari pematang sawah
menuju ke jalan tersebut. Kagetlah bapak
tua. Kedua bapak tersebut saling
berjabatan tangan dan mereka tak saling
mengenal. Setelah beberapa saat berbincang bincang, bapak bupati memperkenalkan diri dan memberikan ‘hadiah’ berupa amplop yang terntunya berisi sejumah
uang. Tak terasa Pak tua menitikkan air
matanya, terharu dan bersujud syukur
hingga mencium tanah untuk rejeki yang diterima hari itu. Rejeki memang
tak pernah salah alamat, siapapun yang mau peduli, rendah hati pasti akan dapat imbalan. Entah Rejeki itu dari mana, kita tetap harus terus
bersyukur, bersyukur dengan yang ada. Berbuatlah yang Tuhan suka, Tuhan akan
melimpahkan Berkatnya. Semoga!
Waingapu, 12 September 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar