Kamis, 07 Oktober 2021

Bangga namaku disebut # 12

 


Mulai hari senin,  4  Oktober di SMA Negeri 2  Waingapu, NTT  tempat saya mengajar  sudah mulai dengan  PTM ( pertemuan tatap muka ).  Jadi  Minggu malam guru-guru sudah mulai disibukkan dengan persiapan untuk mengajar. Menyusun perangkat dan merekap nilai-nilai selama BDR untuk disampaikan keanak-anak. Buat laporan  BDR dan persiapan review pembelajaran  selama BDR.

Malam itu  tiba-tiba  ada chat masuk  ternyata pak Sahat (Sahat Serasi Naibaho,S.Si.,GR.). seorang penulis dari  Sumatra tepatnya di Dolok Sigompulon, kab. Padang Lawas,  Provinsi  Sumatra utara. Beliau minta tolong saya membuatkan endors untuk buku yang mau diterbitkan.

 Di malam yang sama  disusul Bunda Lilis.  Beliau pengurus AGUPENA NTT sekaligus pengurus AGUPENA pusat , kepala Perbukuan dan pelatihan minta saya juga membuatkan endors untuk  buku  yang berjudul   ‘Hadiah untuk bundaku’ dan membuat Sinopsis dari buku “ Seorang Lelaki pemantik  mimpi” yang saja jadi editornya.

Ini adalah tantangan bagi saya.  Bunda  Lilis  bilang  mohon  ‘disegerakan’ .....bukunya sudah  siap naik  cetak.  Waduh!!  Jadi dalam waktu yang sempit paling tidak saya harus mengetahui gambaran  buku keseluruhan sekitar 150-an halaman. Dengan mata  yang sudah lelah, super ngantuk  kupaksakan  melek.  Saya cuci muka ulang-ulang...buat teh panas tengah malam,  buat susu.  Demi sebuah tanggung jawab dan kepercayaan.... Buku yang 1 lagi milik pak Sahat  malam ini juga  harus kelar. Sudah terlanjur janji. Janji adalah hutang, harus  konsekuen.  Hampir tak tidur semalam. syukurlah , akhirnya  selesai. Ini adalah  pembelajaran supaya saya terus belajar menulis dan  bermanfaat  untuk  orang lain.

Biarlah nanti tulisanku akan menemui takdirnya sendiri.  Kapanpun tak masalah,  yang penting saya sudah membuktikannya dengan menulis. Sebuah kebanggaan, namaku disebut dalam buku-bukunya penulis hebat....tetap semangat!!. Sampai saat  ini  saya  sudah  jadi editor 1 buku yang berjudul “ Sang Lelaki Pemantik Mimpi”  dari MBI ( Menulis Buku Inspirasi) AGUPENA . Jadi kurator 1 buku  yang berjudul “Pandemi bukan Mimpi” bersama Ibu Kanjeng ( Dra  Sri Sugiastuti, M.Pd).  Menulis endors sebanyak 5 buku 1). ‘Hadiah untuk Bundaku”  2). Trimakasih Guruku. 3). Lelaki Tiga Rupa. 4). Guruku Inspirasiku. 5).  Menebar inspirasi di Masa Pandemi.  Sebuah Kenangan sebagai penulis pemula. Biar  ilmu masih seujung kuku  tapi sudah bisa memberi bermanfaat.

Kusertakan disini 2 Endorsnya supaya bisa tersimpan jadi kenangan.

Endors  Buku Berjudul ‘Hadiah untuk Bundaku”

Membaca  kisah dalam buku yang berjudul “Hadiah Untuk Bundaku” Jilid  3,  sebagai penikmat literasi sungguh saya sangat  terinspirasi.  Buku ini berkisah tentang kehidupan bersama ibunda tercinta.  Ada suka cita, duka cita  dan perjuangan  hidup  yang dirangkai dengan kata  indah dan  membuat  saya terbawa  emosi  saat membacanya.  Kisah tentang pergulatan hidup  dengan berbagai rintangan yang semuanya untuk ‘mencapai tujuan’ ......  meraih  surga.

Buku  ini berisi  tentang senandung  kisah  kompleks, rumit  tapi dikemas  dengan indah dan menarik. Bunda Lilis yang bercerita  tentang Mama Mantu, Wanita hebat, gigih menjalani hidup  demi mencapaii kesuksesan  keluarga. Memang  benar, keberhasilan seorang suami itu karena ada  istri di belakang yang selalu mendukung.

Lembar demi lembar  kubaca asyik  hingga lupa waktu,  ada yang lucu, sendu, sedih  bahagia. Perjuangan  hidup itu semata  demi membahagiakan  sang  ‘ibunda’ tercinta.   Saya tak bosan untuk terus dan terus membaca hingga  di halaman terakhir.

Proficiat  dan salut kusampaikan   kepada  bapak/ibu 11 penulis hebat.  Cerita  tentang  jasa dari ibundanya memang tak akan pernah Habis.  Masing-masing  kita punya cerita yang berbeda.  Kita  tak pernah bisa  ‘menolak’ lupa untuk diceritakan.  Kita semua  dilahirkan dari rahim ‘sosok” seorang ibu. Mereka rela mengorbankan  jiwa raganya demi sang buah hatinya, yaitu kita.

Semua cerita dari buku ini  sangat menginspirasi  pembaca. Trimakasih Mama mantu, trimakasih inangku, Trimakasih Simbok, Trimakasih ibu, Emak,   bundaku  Engkaulah bidadari syurgaku. Semoga disisa hidupmu Engkau selalu  sehat dan diberkati.  Bagimu bunda yang  sudah meninggalkan kami semoga  engkau sudah mendapatkan tempat terindah di alam kekal.

Hidup adalah perjuangan,  hidup adalah   rintangan,  nanum akhirnya kita  bisa bangkit  menjadi sosok yang tegar, iklas hati  dan  berupaya selalu berbaik sangka pada Tuhan. Begitu menyejukkan hati  dan  sekaligus bangga   jika kita sebagai anak bisa membahagiakan  ibu kita masing-masing  di sisa hidupnya.

Anda  pasti penasaran!! Bacalah  buku ini temukan  mutiara-mutiara hikmah  yang terdapat dalam setiap  kisah para penulis hebat.  Kisah nyata yang  ditorehkan  lewat cerita  tersuguh  apik , memikat setiap pembaca. Ayo Jangan ketinggalan,  beli bukunya.

Selamat membaca,  Jayalah literasiku. Salam

 

Endors  Buku Berjudul  “Trimakasih Guruku”

 

Semua orang sukses adalah pemimpi besar. Mereka membayangkan apa yang akan terjadi di masa depan. Idealis dalam setiap penghargaan. Mereka  bekerja setiap hari  menuju visi  mereka yang jauh ke depan, untuk goal mereka atau  tujuan mereka .(Brian Tracy )

 

Nah , untuk menumbuhkan mental dan mewujudkan mimpi apa yang diperlukan ?

*      Berpikirlah tentang kelimpahan bukan kekurangan

*      Berpikirlah tentang peluang bukan hambatan

*      Berpikirlah tentang masa depan bukan  masa lalu yang kurang menyenangkan

*      Berbicara tentang peluang bukan tantangan

*      Berbicara tentang harapan bukan keputusasaan

*      Pilih cepat bertindak bukan menunda-nunda.

*      Berbicara tentang hal yang positif  bukan yang negatif.

 

Di dalam buku   antologi “Trimakasih guruku” terungkap  bagaimana seorang  mantan siswa mengagumi gurunya  atau seorang  anak yang mengagumi orang tuanya.  Mereka para  guru adalah teladan. Mereka adalah orang hebat.  Karena ‘sang guru’  yang mereka  kagumi membuat  anak didiknya  berhasil dan mencapai  impiannya.  Mereka  bisa meraih cita-citanya.

 

Tulisan-tulisan dalam buku ini benar-benar membuka cakarawala pendidikan.  Guru bukan harus dari sekolah yang berdiri di depan kelas.  Tapi guru adalah  yang  bisa membentuk, mengembangkan  ahklak yang baik,  minat dan bakat  anak.

 

Sungguh !! setelah saya  membaca  kasil karya dari buku  ini, saya jadi terkesima. Begitu hebatnya seorang guru.  Mereka berjasa begitu besar. Akhirnya  kini para siswa  tak lupa mengucapkan ‘trimakasih’ nya yang berlimpah. Disampaikan dengan tulisan indah. Berupa cerita yang menarik untuk disimak dengan  kata-kata yang menyejukkan hati. Sangatlah  pantas  jika buku ini sebagai hadiah untuk ‘Sang Guru’ yang sudah banyak  jasanya.

 

Kepandaian seorang penulis mengolah kata membuat pembaca suka. Menikmati sajian  cerita yang membuat  terpesoan untuk dibaca.  Kepiawaian merangkai  kalimat perlu diapresiasi dan  angkat jempol dua.

 

Dalam buku ini juga  berisi rekam jejak  11  penulis hebat  se-nusantara.  Berkolaborasi membuka cakrawala. Semoga buku ini  menginspirasi pembaca dan mengambil langkah yang sama untuk mewarnai  dunia pendidikan kita .

 

Mari kita giatkan literasi. Kalau bukan kita siapa lagi. Berpartisipasi membangun negeri.  Rajin membaca karya teman sendiri. Yuk  kita beli  buku ini, ceritanya asyik  dan penuh  inspirasi.

 

Sebagai  sesama  pegiat literasi  saya  sampaikan  apresiasi  dengan sepenuh hati  untuk  penulis buku ini.

 

Salam literasi!

 

 

Waingapu, 4 Oktober 2021

 Ledwina Eti Wuryani, S.Pd

( Guru, blogger,Penulis dan Editor, pegiat literasi)

 

 

 Apakah sebuah kesombongan jika  saya  menyampaikan  buku saya yang sudah terbit?  Ini sekedar kenangan supaya  nanti anak cucu  tahu  kalau  neneknya  nama “Ledwina Eti”  telah meninggalkan jejaknya berupa karya. Yaitu berupa buku ber-ISBN.  Semoga terus bisa berguna, bermanfaat dan menginspirasi  generasi berikutnya.

Selama ini memang  tak pernah kuhitung buku-bukuku,  kusimpan saja, kurapikan dilemariku.  Sekedar  untuk  tahu  ternyata  sudah  lumayan  banyak.  Untuk  kenangan  maka kusebut satu-per satu. Buku hasil menyalurkan hobi. Kenangan di Masa Pandemi melanda negeri.  Aku mencoba mengukir karya, meraih cita. Belajar menjadi penulis pinggiran.  siapa tahu  kelak bisa berguna, untuk  keluarga, agama, bangsa  syukur negara  haha... pasti bangga  deh sebagai  anak bangsa. Orang yang ‘kuper’ seperti saya melahirkan karya.   

Kusadari  saya bukan siapa-siapa.  Bahkan  tak pernah dikenal karena di rumah saja. Mengajar  yang jaraknya  tak sampai 500 m dari rumah.  Sisa mengajar  ya di rumah,  urus keluarga.  Tapi boleh kan semua orang punya mimpi.  Siapapun  bisa  jadi ‘penulis’, tentunya termasuk saya. Benar adanya Untuk  mencapai  langkah seribu harus mulai  dari langkah pertama, kucoba-kucoba terus....biar usia tak lagi muda  bangga bisa  berkarya.  Menulis adalah  berteriak dalam  diam.  Saya  memang  bukan pembicara. Saya  guru matematika yang tak banyak bicara. Jadi wajarlah  kalau saya tak bicara  cukup kutuliskan saja.

Dengan menulis jadi banyak teman menulis. Jadi suka membaca dan bertambah  wawasan. Bisa menguji   nyali pribadi supaya  hidup lebih ‘berarti’. Berlatih  terus dan aktif sebagai pegiat literasi ,  mengabdi untuk negeri yang kita cintai,  tanah airku, tumpah darahku, semangatku untuk  ibu pertiwi.

 Ini buku  karyaku  sedikit demi sedkit tak terasa  ternyata  sudah lumayan banyaknya .  Semoga Challenge  Menulis  30 hari ini menjadi buku yang ke-25. Untuk menemani buku yang sudah ada.  aku hanya mencoba  belajar  menulis, menulis dan terus menulis , ini buktinya:

1.       Untaian Pelangi Nusantara, Antologi . ISBN : 978-623-6606-74-2. Penerbit PT Era Adicitra Intermedia. Cetakan pertama, November 2020

2.       Menuai Berkah Bertaut Aksara, Antologi . ISBN  : 978-623-95076-2-6 Penerbit: CV. Pustaka El Queena, cetakan pertama  Februari 2020

3.       Kidung Rindu, Antologi Puisi , ISBN : 978-623-95076-6-4     Penerbit: CV. Pustaka El Queena, cetakan pertama  Februari 2020

4.       Refleksi dan Resolusi Saat Pandemi, Antologi ISBN : 978-602-457-683-7. Penerbit CV  Oase Pustaka, cetakan pertama  Januari 2020  

5.       Belajar di tengah Corona, Antologi  ISBN   978-602-457-714-8, Penerbit CV Oase Pustaka Palur Wetan Mojolaban Sukoharjo 0271-8205349 cetakan 1 .  ( Februari 2021)

6.       Dermaga Hati Kumpulan cerpen, Antologi  ISBN  978-602-457-759-9, Penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

0271-8205349   085 732-288-767, cetakan pertama ,   2021

7.       Geliat Perempuan Milenial dalam narasi , ISBN  978-602-457-792-6 CV Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban, Sukoharjo  0271-8205349 cetakan pertama  Mei 2021

8.       Kumpulan Cerpen “Untaian Cinta di Batas Cakrawala” ISBN : 978-623-95076-7-1 Penerbit: CV. Pustaka El Quena, cetakan pertama      Maret  2021

9.        Kumpulan Puisi  “ Inspirasi dalam Untaian Puisi” ISBN  978-602-457-797-1 CV Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban, Sukoharjo  0271-8205349 cetakan pertama  Mei 2021

10.   Menulis NTT ( dibukukan ) “ Langit dan Bumi NTT “ ISBN:   978-623-65216-3-2  Terbit   2021 Penerbit Garudahawaca Yogyakarta www.penerbitgarudhawaca.com

11.   Antologi Catatan Buah Hati Dalam Puisi “ Selasih Bertunas Emas” ISBN : 978-602-457-965-4, Penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

0271-8205349 - 085 732-288-767 cetakan pertama , Agustus 2021

12.   “Menggapai Harapan” ISBN: 978 – 623 – 029-5 Penerbit Farha pustaka, cetakan pertama Agustus 2021 Anggota IKAPI  Nomor  376/JBA/2020 Nangkrak Jl. Taman Bahagia, Benteng, Warudoyong, Sukabumi, WA 087 707 431 469

13.   “Purwakarya Literasi”  Antologi Belajar Menulis  Bersama Bu Kanjeng  ISBN 978-602-457-838-1 penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

0271-8205349   085 732-288-767, cetakan pertama ,   2021

14.   “Menerobos Jeruji Era Digital “ ISBN 978-602-457-923-4 Penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

0271-8205349   085 732-288-767, cetakan pertama ,   Juli 2021

15.   ‘Writing Is My Passion 2 ” Antologi Praktik Menulis Peserta Menulis Bersama Om Jay dan PGRI

ISBN 978-602-457-987-6 Penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

0271-8205349   085 732-288-767, cetakan pertama ,   Agustus 2021

16.   Pandemi Bukan Mimpi” Antologi   ISBN 978-623-378-006-3   Penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

17.   Antologi Cerpen “ Kisah Inspirasi Menggugah hati penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo  ( MBI )

18.   “Tantangan Pendidikan Abad Ke-21”   Antologi Artikel Pendidikan Indonesia di Era Digital ISBN 978-623-378-029-2 penerbit CV  Oase Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo

19.   Choose Your Self   SKIL  Team Collab  978-623-6310-84-7,  penerbit Cahaya Pelangi Media  Rt.16 Rw.4     Bocor Kulon , Kec. Pakuniran Kab Probolinggo Jawa Timur. No HP 082 237 906 670

20.   “UMMI”  Antologi  bersama Pak Naf Penerbit Farha pustaka, cetakan pertama Oktober 2021 Anggota IKAPI  Nomor  376/JBA/2020 Nangkrak Jl. Taman Bahagia, Benteng, Warudoyong, Sukabumi, WA 087 707 431 469

21.   Penuh kenangan dan Syarat makna “Mengungkap Rahasia”( kumpulan cerpen) Editor ibu kanjeng ( Ibu Sri Sugiastuti) dan Kata Pengantar: Mbak Pipin ( Ibu Dra Lilis Sutikni, SH )ISBN : 978-602-457-750-6  Penerbit: CV. Oase Pustaka , Palur Wetan, Mojolaban, Sukoharjo,cetakan pertama   Maret 2020

22.   “Dari Goresan ujung Pena mengukir Prestasi”, kumpulan artikel  Pustaka Ilalang  Penerbit: Kamila Press Jl. A. Yani Ds Tlanak RT.04/RW.03 . Kec.  Kedungpring-lamongan  62272  ISBN : 978-623-6253-34-2

 e-mail : gusmukminin@gmail.com FB. Cakinin Mukminin IG. WA 081 330 944 498. Kata Pengantar:  Mukminin, S.Pd. M.Pd

 

23.   Aku Bangga Menjadi Penulis Penerbit: Haura Publishing Jl.  Taman bahagia, benteng, Warudoyong, kota SukaBuni

e-mail : haurapublishing@gmail.com. ISBN :  978-623-93419-7-8 , Kata pengantar : Nafrizal Eka Putra, M.Pd.

24.   Trik Jitu menjadi penulis Masa Kini. Penerbit : CV OASE Pustaka. Palur Wetan Mojolaban , Sukoharjo  0271-8205349 atau

 085 732 288 767. Kata pengantar : Dra Sri Sugiastuti, M.Pd ( Penulis, Narsum nasional, Bloger dan Motivator)

Trimakasih  sahabat Alineku  saya sudah bisa menuangkan  isi hatiku, semoga  tulisan juga bisa menginpirasi pembaca  yang masih ragu–ragu menulis.

#30harimenulis

#30haripunyanaskah

#siapataujadibuku

#alineakuchallenge - 12

#alineakuwriter

 

#alineakuLedwinaEti  

 

Waingapi 4 Oktober 2021




 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...