Puisi
adalah seni memotret kehidupan dengan kata-kata. Larik – larik puisi adalah
untaian kata indah, tak ubahnya nada-nada lagu
pengisi jiwa yang hampa. Bait
demi bait yang di tulis oleh Bunda Yosefina ini memotret dengan tajam berbagai pemikiran, perasaan
bahkan curahan hati.
Hidup
ini bagai merangkai kata, menjalani
cerita . Hidup manusia juga punya
kuajiban untuk melewati berbagai kisah. Ada suka cita, kegembiraan.
Ada duka cita bahkan sedu sedan tangis dan air mata. Itu akan selalu dialami
oleh setiap kita.
Menulis
itu mudah. Semua orang bisa menulis.
Tapi tak semua orang berani
menulis. Berbanggalah kita sudah bisa menjadi salah satu dari
orang yang ‘berani’ menulis. Apalagi sudah bisa menunjukkan karya kita, buku solo kita. Wow!! Akan ada kebanggaan tersendiri yang
sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Kita sudah bisa andil dalam berkarya, jadi pegiat literasi Indonesia. Biarlah karya kita jadi kenangan jika kelak kita sudah tiada.
Kini
seorang ibu guru Yosefina Hoar Klau, S.Pd sudah membuktikan karya terbaiknya. Buku solo
kumpulan puisi yang berjudul “GELORA PAGI”. Proficiat Bunda!!.
Engkau adalah sahabat terbaikku. Motivatorku. Dimana saya merasa
sudah kenal lebih dari puluhan tahun
walau sejatinya belum pernah
bertatap muka. Trimakasih saya ucapkan, berkat berteman lewat WA Group
Agupena saya jadi banyak kenal para penulis hebat NTT. Bunda Lilis, Pak
Thomas, Pak Yolis, Ibu Lily, Pak Adri,
Ibu Mul, Pak Sahat, Ibu Fien dan masih banyak lagi.. Kami terasa dekat, terasa
akrab hingga bisa saja curhat walau tak pernah saling lihat.
Bu Fien adalah pegiat literasi, seorang penulis hebat, seorang moderator andalan
agupena NTT. Berkat sang motivator andalan kami ‘ Bunda Lilis Sutikno’ kini kami jadi berani menulis. Kini ibu Fien sudah melangkah lebih maju,
sebagai penulis buku solo. Semangat bu Fien tak pernah redup untuk berkarya dan menginspirasi. Sebagai
penulis berkeyakinan dengan menulis akan
membuat kita naik kelas.
Dalam kumpulan puisi di buku ini, kita akan diajak oleh
ibunda Yosefina Klau merenungi makna kehidupan. Suguhan puisi ini sungguh
menarik hati, hingga saat membaca
terbawa emosi. Di setiap lembarannya penuh ilusi.
Kata-katanya indah. Kalimatnya tertata
rapi. Dari membacapuisi-puisinya terasa sejuk menyentuh hingga ke hati.
Anda
Penasaran? Tak akan kecewa mengoleksi buku ini.
Turut bangga lho bu Fien telah
menjadi penulis sejati. Terus berkarya bunda!!
sukses terus ke depan.
Semoga buku ini dapat mewarnai
dunia literasi yang sedang kita
perjuangkan bersama. Mari kita
saling bergandengan tangan. Kita saling memotivasi. Bersama-sama terus menulis
setiap hari, semangatkan diri untuk Gerakan Literasi Nasional (GLN)!. Semangat untuk Literasi
Agupena NTT!.
Kita
semua menunggu karya buku solo Bunda
Fien berikutnya. Salam literasi, Maju
terus Literasi Indonesia!
Ledwina
Eti,
Guru
SMA Negeri 2 Waingapu, NTT
Penulis
dan pegiat literasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar