Sabtu, 23 April 2022

PENANTIAN

 


Oleh. Agus Yuwantoro

 

      Dua tahun yang lalu Fely Angreni mengirim kabar bahwa selama menjalani hidup baru dengan Wisnu. Mantan pacar SPG Negri Temanggung merasa tidak nyaman hidupnya. Bahkan sering bertengkar dari hal-hal sepele. Suaminya sering memperlakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga. Gara-gara suaminya beberapa kali ikut seleksi CPNS selalu tidak beruntung. Tidak lulus. Beda dengan istrinya setelah tamat SPG melanjutkan D.2 Di Universitas Terbuka Falkutas PGSD. Ikut tes pertama langsung lulus. Diangkat menjadi guru Negri.

     Semenjak istrinya menjadi guru Negri suaminya bukannya bersyukur. Tapi tiap hari kerjanya marah-marah melulu. Untung belum punya anak. Istrinya tetap setia menerima apa adanya suami. Tidak menuntut macam-macam. Justru sebaliknya perlakuan suaminya dari hari kehari semakin tidak terkontrol.

     Ketika senja datang bersama air hujan gerimis. Semilir angin membelai rambutnya Fely Angreni. Duduk di depan teras rumah. Teringat teman SPG Parmin setia mendampingi belajar di rumah. Bahkan sering membantu mata pelajaran yang sulit. Pernah waktu kegiatan pramuka. Di bawah pohon asam jawa. Menyatakan rasa cintanya. Tapi Fely Angreni tidak mampu menjawab. Sebab Wisnu selalu mendekatinya. Di saat hatinya goncang. Remuk redam. Ingat Parmin. Fely Angreni sms pada Parmin. “ Tolong temui aku di bawah bukit penantian, ya. Trimss “

Temanggung, 29 Desember 2021

 

MALAM PERTAMA

Oleh. Agus Yuwantoro

 

      Tarjo anak lelaki tunggal Pak Kades Desa Wungkal. Wajahnya bercahaya cerah penuh mengumbar senyum bahagia. Ketika bergandengan tangan dengan Yati. Turun dari tangga panggung jejer manten. Berhias bunga warna warni. Kanan kiri hiasan janur kuning berbalut beraneka buah. Tarjo selalu melirik wajah istrinya. Bibirnya merah basah. Kedua pipinya penuh bedak. Rambut kepala penuh hiasan bunga dan tiga konde berbentuk bunga.

     Ketika senja datang bersama tenggelamnya cahaya matahari. Burung-burung berterbangan di bawah dinding langit jingga. Tarjo selalu memandang bibir dan wajah istrinya. Bunga desa dari Desa Wungkal menjadi incaran setiap cowok.

    Sisa-sisa bunga mawar dan melati masih terasa harum melekat di setiap dinding. Bercampur bau parfum. Tarjo masuk kamar. Rasanya Ingin memeluk mencium istrinya. Dengan sabar menunggu di bibir ranjang penganten. Menunggu dan menunggu istrinya masuk. Di bawah cahaya lampu balon lima watt. Istrinya masuk kamar. Tersenyum lewat bibirnya merah basah. Kemudian tertunduk sambil berucap” Maaf ya Kang, Yati sekarang sudah hamil tiga bulan, maaf ya Kang “. Tarjo mlongo mlompong. Diam seketika. Sambil memandang wajah dan bibir merah basah istrinya. Istrinya tertunduk bahkan takut memandang suaminya di bibir ranjang penganten.

 

Temanggung, 29 Desember 2021

 

PILKADES

Oleh. Agus Yuwantoro

 

     Hasil pemungutan suara dua menit lagi dibuka. Panita pilkades sudah siap membawa kotak pemungutan suara. Satu persatu dibuka. Jantungku selalu berdetak kencang ketika panita membuka isi suara dalam kotak.

     Akhirnya aku terpilih menjadi Kades. Dengan hasil suara terbanyak dari calon kades lainnya. Aku merasa senang puas. Semua gogol atau tiem sukses dan pendukungku memeluk satu persatu. Satu minggu mengadakan acara selamatan atas kemenanganku.

     Dua tahun setelah menjabat kepala desa. Aku malah digugat cerai istri di Pengadilan Agama Kabupaten. Istriku tetep minta cerai, Bukan semua hartanya habis. Tapi aku tertangkap basah oleh Limas. Semalam habis tidur bercinta bersama penari tayub dari Wonogiri.

 

Sapuran, 29 Desember 2021

 

KEJUJURAN

Oleh. Agus Yuwantoro

 

      “ Jujur aja ya Mas “

      “ Ada apa ?”

     “ Sebelum melamarku, aku  ingin membuat pengakuan “

     “ Gak apa-apa silahkan “

     “ Mas mau menerima dan tidak itu hak mas “

    “ Pasti menerima “

      “ Bener Mas “

      “ Ya “

     “ Jujur lima tahun yang lalu aku punya pacar Sony putranya H. Soleh. Imam masjid At Taqwa di kampungku. Kesan pertama orangnya baik. Aku sangat percaya segala ucapannya. Pada akhirnya malam itu atas janji-janjinya. Aku serahkan darah perawanku pada Sony pacarku. Entah sudah beberapa kali aku melakukan itu lagi. Sampai Lupa. Ketika rasa cintaku memuncak. Sony malah mengahimili gadis dari desa sebelah. Hamil empat bulan. Aku kecewa. Limbung. Patah hati. Semenjak itu aku sudah menunutup hati itu semua laki-laki. Itu pengakuanku. Tinggal mas mau menerima aku atau tidak. Silahkan “

      “ Wajahnya memerah penuh air mata, bibirnya basah bergetar. Lubang hidungnya kempas kempis bergerak. Kepala tertunduk. Malu. Bakhan takut memandang Masnya. Di bawah pohon cemara angin semakin berjalan semilir. Menyapu rambut panjangnya. Di dekapnya pelan-pelan sambil berbisik “ Aku siap menerima apa adanya, sebab kejujuranmu “

 

Sapuran, Desember 2021

 

 

PERTEMUAN

Oleh. Agus Yuwantoro

 

    Kurang lima menit lagi aku menemui temen kecilku. Hampir tiga puluh tahun belum pernah ketemu. Rasa kangen. Kerinduan. Memuncak ketika satu pesan mengoncangkan detak jantungku. Besok kita ketemuan di rumahku.

    Dengan sebungkus kerinduan dan rasa penasaranku. Aku melangkah kaki menuju area pertemuanku. Dengan temen kecilku. Sekarang sudah bersuami punya anak dua. Tinggal bersama suaminya meningalkan rumah desanya.

    Aku datang rumah desanya berwarna hijau segar. Di samping rumah ada dua pohon durian lokal. Di belakang berdiri tofer indosat berdiri lurus menyaingi pohon kelapa. Saat gerimis kecil aku masuk pintu ruamh. Kawan kecilku sudah menunggu dengan setia. Ketika aku datang tanganku di cium. Bahkan kepala menunduk pelan didepanku. Memberikan izin mencium jidatnya. Berpelukan titis. Kemudian duduk berhadapan. Ada sepasang bola mata saling berbicara sendiri. Bergejolak hati. Terasa indah. Bersinergi sepasang bola mata. Bercumbu dalam sepi sunyi. Ohh kawan kecilku. Ada perasan rindu yang menggebu.

 

                                                                                                           Desember 2021

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...