Hamparan
padang tanah Tuta Hamapenji yang luas membentang ......
bersamamu sapi, kerbau yang bersuka, berkejaran disana.......
mengingatkanku
pada senyumanmu.....
Engkau
torehkan indahnya lesung pipimu....
Tersentak
degup jantungku saat memandangmu...Sejak itu,
Aku
terus merindu .......ya, sejak itu aku selalu membayangkanmu !!!
Sepintas kau menatapku tak sengaja.....
Debaran
jantungku tak kuasa kutahan....
desiran
angin yang lewat ....menambah kerasnya
degupnya jantungku ini
Lembah dan garai yang terpahat pada hamparan padang sabana itu,
Kupanggil
namamu perlahan.......
Pernahkan
kau dengar derap langkah sandel wood bergemuruh di padang
sabana?
Atau
angin kencang menghardik seluruh pepohonan dibelantara?
Oh Rambu,....
Aku
akan merindumu bagai tanah gersang Purkam merindukan datangnya sumber air.
Pantai
Loda lima Merindukan datangnya angin sejuk sepoi-sepoi....
Bagaikan padang padas kerontang mendambakan
datangnya hujan.
Biar setetes............akan menyiran dahaga hati ini.
Nyungga
ku mbuhanggau nyumu.... nyumu manandang
angu rambu....
Aku akan terus merindumu....menunggumu....hingga
kau datang mau mengisi hatiku...........
Waingapu, 19 Mei 2022
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-11
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Rabu18Mei2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar