1. MENGEDIT TULISAN
Menyimak Materi menulis yang disampaikan oleh Pak Cahyadi Takariawan dapat disampaikan hal-hal penting dalam rangkuman sebagai berikut :
Editing Tulisan
Setelah naskah tulisan kita selesai dan sebelum tulisan tersebut dicetak atau diterbitkan hal yang perlu pertama kita lakukan adalah melakukan proses editing yaitu proses mengedit tulisan, yang menjadi perhatian dalam editing yang dilakukan penulis ini adalah editing yang terutama terkait dengan pesan yang ingin disampaikan didalam tulisan tersebut.
Ada 7 bagian dalam proses editing yang dilakukan penulis yaitu :
1. Edit Esensi/isi/pesan
Menulis itu adalah proses atau sedang menyampaikan sebuah pesan kepada halayak/pembaca. Mengedit itu penting agar tulisan yang akan kita sampaikan tidak salah persepsi. Agar lebih jelas dan bisa dimengerti oleh pembaca.
2. Edit Gaya Bahasa
Karena banyaknya ragam gaya bahasa yang ada sehingga pilihlah ragam gaya bahasa-bahasa yang bijak dan serasi. Diharapkan dalam tulisan kita ada keserasian dan kesesuaian dari awal hingga akhir. Kita usahakan tulisan kita mengalir, ringan, mudah dipahami dengan menggunakan gaya bahasa yang sama.
3. Edit Kosakata
Usahakan
menggunakan Kosakata yang tidak berulang-ulang sehingga perlu kiranya mencari
kosakata lainnya.
4.
Edit Paragraf
Dalam hal mengedit paragraf ini bisa dengan mengedit 1 paragraf atau tiap paragraf. Perlu diperhatikan apakah paragraf tersebut sudah membentuk satu kesatuan makna atau belum. Hal ini perlu diusahakan agar setiap paragraf sudah menjadi satu kesatuan.
5. Edit Sistematika Tulisan
Jika menemukan hal-hal yang tidak menyambung atau tulisan terasa terbalik dalam susunannya (tidak sesuai Outline).
6. Edit Tanda-tanda Baca
Tentunya dalam hal edit tanda-tanda baca ini perlu diperhatikan, yaitu tanda baca yang sesuai dengan KBBI.
7.
Editing Akhir
Bacalah ulang
keseluruhan tulisan sehingga
penulis yakin bahwa tulisan sudah baik dan bisa dipahami oleh pembaca.
Kesimpulan :
Mengedit
itu lebih sulit dari menulis.
Pisahkanlah
antara pekerjaan Menulis dengan Mengedit
2.
MENULIS SEMUDAH BERNAFAS
Bagaimana
caranya agar kita lancar menulis seperti bernafas?
Bernafas
itu mudah ataukah sulit?
Tentu
jawabannya bernafas itu mudah. Bernafas tidak perlu berpikir.
Bernafas
akan menjadi sulit apabila kita berpikir. Berapa kali kita akan bernafas dalam satu menit?
Jadi
bernafas akan sangat mudah jika dilakukan secara Natural.
Begitu
pula menulis.
Menulis akan menjadi sulit apabila kita menulis
dipikirkan, Kenapa dipikirkan? Karena kita mencampuradukkan antara pekerjaan menulis dan mengedit.
Maka
sepanjang kita ‘tidak’ mencampuradukkan
menulis dan mengedit maka menulis akan menjadi mudah.
10 Contoh agar menulis menjadi
mudah seperti bernafas antara lain:
1. Tuliskan Kegiatan anda Kemarin tanpa Berpikir
2. Tuliskan rencana kegiatan
seharian untuk besok pagi
3. Baca sebuah buku, cukup satu bagian, tuliskan ulang atau ringkas bagian
buku tersebut dengan bahasa sendiri.
4. Baca satu artikel kemudian tuliskan ulang artikel tersebut dengan
bahasa sendiri.
5. Ikuti suatu forum kegiatan dimana saja, kemudian tuliskan isi atau
materi apa yang disampaikan atau yang didapat ( meresume).
6. Mendengarkan cerita dari orang lain/siapa saja, kemudian tuliskan
kembali cerita tersebut.
7. Lihat atau tontonlah sebuah
film, kemudian tulislah inti dari cerita film tersebut.
8. Tuliskan riwayat hidup anda atau keluarga dalam hal ini tuliskan cerita
orang-orang terdekat anda
yang anda ketahui.
9. Tuliskan cerita/kisah pertemuan pertama kali yang terkesan dengan
pasangan anda, itu apabila anda sudah menikah atau tuliskan cerita pengalaman
berkesan bagi yang belum menikah.
10. Tuliskan hal-hal yang sulit dalam menulis
Apabila
dengan 10 contoh hal-hal tema atau judul yang di jelaskan diatas, anda juga
belum bisa membuat atau menulis semudah bernafas maka masih ada satu cara
formula dari pak cahyadi yaitu BRT
Apa itu BRT?
Bicaralah,
Rekam Pembicaraan anda, Transkrip
Kesimpulan:
1. Pisahkan antara kegiatan menulis dengan mengedit
2. Konsentrasi menulis
3. Merutinkan menulis setiap hari
Mari Latihan, latihan dan latihan.
Mari Menulis, menulis dan menulis.
Sukses,
sukses dan sukses
Terimakasih
Latihan Menulis bersama Sahabat
Aleniaku
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge - 34
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEti
#Jumat,10Juni2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar