Kamis, 23 Juni 2022

A48. BencanaBanjirBandangdanBadai SerojaNTT2021 Day48

 


 

Ketika itu ……………

Saat kutatap hamparan luas padang sabana,

Tempat ku mengabdi  sebagai abdi negara,

Di Tanah Marapu,  Matawai Amahu pada Njara Hamu,

 

Kulihat Bendungan yang saat itu hancur,

Luluh lantak dan porak poranda,

Rumah-rumah  tenggelam, banjir dengan ganas menerjang

Para penghuni rumah berlari kencang

Mencari aman di tanah ketinggian yang lapang.

 

Sedih… perih…. dan penuh duka lara

Cerita ini menolak lupa

Kisah bencana banjir bandang dan badai membuka ingatan di dalam sanubariku

Luka lama Corona  masih membekas, bencana lain datang

Hati masih terasa sakitdan  belum  tersembuhkan

 

Hati resah, pikiran gelisah, tugas tertunda  tidurku slalu terjaga

Jalan yang sering  kulalui tuk mencari nafkah rusak parah

Jembatan penopang kehidupan hancur tak tertahankan

Rebah terhanyut....

 Rumah   tempat  ku bernaung dihempas badai 

dalam  kesendirian  menatapkan hamparan hampa

 

gemuruh amukan alam sungguh mengerikan

menabur duka dibumi flobamorata

raga tak bersalah  banyak jiwa malang menjadai korban

Pekik bersahut tangisan

Ratapan  menggema dibukit Flobamorata

 

Ceria yang kemarin hilang

Tangisan  pilu, airmata  duka mengalir tak henti

Kematian saudara sungguh menyayat hati

kepadamu Tuhan kupanjatkan doa dan pengharapan

uluran tangan dan kasihmu  sangat berarti  bagiku

jamahan kasihmu akan membalut luka ini

sembuhkan lara hati ini agar bumi ini

kembali tersenyum

 

Kini,

Hari ini Jumat, 24 Juni 2022

Sumbaku sudah kembali berseri

Sebagai infrastruktur sudah terbangan kembali

Bendungan yang hancur tak tersisa kini sudah ada

Para petani tersenyum lega

 

Aktivitas mulai ada

Padi sayuran  ikut berseri tersenyum dihempas angin

Trimakasih kuucapkan kepada pemerintah

Trimakasih para pejabat yang sudah membangun kembali,

Kami rakyat kecil sudah bernafas lega

Siap melanjutkan tugas kami yang tertunda

 

 

Catatan: Flobamorata

Flores, Sumba, Timor, Alor, Atambua

 

#70harimenulis
#70haripunyanaskah
#siapataujadibuku
#PMAchallenge - 48
#LedwinaEti  
#Waingapu, 24Juni 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...