Ditinggalkan oleh
orang yang disayangi pasti rasa
sedih. Hal ini biasa berefek terhadap diri kita. Meski demikian akan ada
pelajaran baru yang bisa kita ambil. Kita perlu butuh waktu untuk menyembuhkan. Tetap sabar dan tawakal. Selalu melakukan yang terbaik
kepada almarhum seningga saat dia meninggal tidak terlalu menyesal. Kita merasa hidup sudah berguna dan berbuat
baik untuknya.
Hidup ini sangat
singkat tak perlu kita berlarut-larut
bersedih. Hapuslah segera
kenangan bersama almarhum dan buatlah
hal lebih berguna. Temukan Jati
diri kita yang sebenarnya. Terus bangkit dan semangat.
Saya tulis kenangan
saat ibuku meninggal di naskah agar, saya
selalu mengingat seandainya tulisan ini
dibukukan. Insa Allah.
"Aku telah
mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah
memelihara Iman " ( 2 Timotius 4:7 )
Telah pulang ke
Rumah Bapa di Surga dalam damai sejahtera Kristus pada hari Sabtu, 16
Oktober 2021 pukul 02.20 WIB. Ibu/Eyang
kami yang terkasih :Almarhum meninggal di RS Sint. Carolus JakartaCAECILIA
SUTARI. Usia : 76 Tahun
Kami yang mengasihi
:
#Anak : Ledwina Eti
Wuryani, Rita Eli Wuryandari,Laurentius Edy Wuryanto,Albertus Rudy Wurdiyanto
#Menantu : Adi Christian
Muhu, Wachid Hamidhi, Yunita Ekasari, Margaretha Rini Dwi Lestari
#Cucu: Marcel A.N
Hunga Meha, Dwi Ananto Tehu Manja, Devina Hapsari, Yoga Wikandaru, Yasinta
Maharani, Vincencia Laura Padmanaba, Marcelline Calya padmarini, S. Damar Aji
Wicaksono (alm), B. Evan Aji Prasetyo
Selamat Jalan
Ibu/Eyang...kami semua menyayangimu, tapi Tuhan lebih sayang, Selamat
beristirahat dalam Damai Tuhan. Kami
segenap keluaga: Eti, Rita, Edi dan Rudi serta para mantu dan anak cucu mohon
dukungan doa dan mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya jika ada khilaf dan kesalahan ibu kami....
#70harimenulis
#70haripunyanaskah
#siapataujadibuku
#PMAchallenge - 49
#alineakuLedwinaEti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar