Sabtu, 25 Juni 2022

A53. PENCURI

  


 Pentigraf

                   Suasana Kampung Matawai  itu terasa gelap.  Hanya ada  satu lampu disudut  jalan  yang menyala.  Selebihnya sudah pada rusak karena beberapa bulan lalu ada angin puting beliung yang memporak-porandakan infrastruktur. Langit malam itu sebagian berawan hanya beberapa kerlip bintang saja yang mengintip dari balik gumpalana awan.  Malam itu adalah malam jumat kliwon.  Pos ronda sepi.Ttidak seperti biasanya, malam ini tidak berpenghuni. Sementara seminggu lalu tetangga rumah  kehilangan motor, dua hari lalu depan rumah kehilangan Kulkas. Kok Bisa e…  sungguh perampok yang biadab.  Akhir-akhir ini memang kampung itu sering kecurian.

                     Pencuri sampai sekarang belum tertangkap.  Polisi kewalahan saking banyaknya laporan warga yang kecurian. Saat saya hendak melangkah tiba-tiba terlihat bayangan orang yang bergerak dari arah selatan rumah Bapak lala, dia merupakan orang terkaya dikampung itu orangnya  gak bergaul plus pelit. Rumah itu yang biasa jadi sasaran utama para pencuri. Saya dan  teman ronda yang lain memutar arah melintasi salah satu pinggir pagar menuju  arah mesjid, terlihat salah seorang dari mereka mulai bergerak memasuki rumah pelan-pelan. Ternyata pencuri sudah hilang.

              Hari semakin malam susana semakin gelap, saya pulang sudah mengantuk berat. Eh!! Anakku  kasih tahu bahwa ketiga pencuri ada sembunyi di  dapur rumahku.  Anakku yang satu dipegang kedua tangannya dan ditutup mulutnya agar tak teriak. Saya jadi bingung dan pusing mendadak.  Dari pada anakku yang jadi korban akhirnya aku menurut saja kata pencuri dan pelan-pelan mereka kubiarkan lari lewat legong. Kebetulan belakang rumahku adalah legong curam hanya  para pencuri yang berani lewat jalan itu.  Yang aneh,   tetanggaku hampir semua pernah kecurian, hanya dirumahku saja yang belum pernah kecurian. Karena pencurinya baik saya tidak berani lapor polisi. “Dosa nggak ya kalau begitu kasusnya??”pikirku dalam hati.  Saya sendiri dan seluruh penghuni rumahku tak pernah kenal dengan para pencuri itu.

 


  • #70harimenulis
  • #siapataujadibuku
  • #challenge - 53
  • #RumahLiterasiPMA
  • #LedwinaEti
  • # WaingapuRabu29Juni  2022



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulis untuk Menyiapkan Generasi Literasi Masa Depan

   RUANGMENULIS    4 SEPTEMBER 2022  3 MIN READ   Oleh: Eli Halimah “ The youth today are the leader tomorrow” Ungkapan di atas artinya, “Pe...