Nikmati Hidup dengan terus bersyukur
pada Tuhan
Niatkan dalam hati kita harus terus
bangkit berdiri dan terus berjalan
Seribu harapan menunggu dihadapan
Hanya doa dan ihtiar yang jadi jawaban
Apakah yang sudah kita syukuri hari ini?
Apakah Kita sudah melakukan yg terbaik beramal'
hari ini?
Baik dengan: Materi,……dengan Ilmu….,
Dengan Tenaga, atau Minimal dengan
Senyumanmu yang Tulus?
Bila 'Hati
Kita Bersih',
Tak ada
Waktu untuk:
Berpikir
Licik,Curang, dengki, iri dan tinggi hati
sekalipun
terhadap Orang lain.
Jangan memelihara kebencian atau dendam
Akibatnya :
seluruh
Waktu dan
Pikiran kita akan
habis sia-sia
dan juga tak akan pernah menjadi orang
yang produktif dan punya karya nyata
Anggaplah Kekurangan orang Lain adalah ladang
pahala' bagi kita
Kita rela Memaafkan,
Kita doakan mereka
Ceritakan kebaikan saja dan kita jaga aibnya jika ada
Bukan
Gelar, dan bukan Jabatan
dan kekayaan yang
menjadikan Orang
Menjadi Mulia
Tapi karakter kita yang orang lain menjadi hormat dan
segan kepada kita.
Jika
kualitas pribadi kita kurang baik , orang tak akan ‘menganggap’ kita.
Orang akan melihat kita dengan ‘sebelah mata’
Ciri
Seseorang pemimpin yang baik akan tampak
dari
Kematangan Pribadi,
Komitmen
kerja, kondite dan buah karyanya
Serta tak boleh
lupa integrasi
antara Kata, perbuatan dan
tingkahlakunya.
Jika Kita
Belum bisa membagikan Harta atau
Kekayaan
Tanamkan 'Contoh Kebaikan' karena Hal itu akan 'Menjadi
Tauladan'.
Tak perlu menyuruh orang lain untuk berbuat Baik, sebelum
diri Sendiri merasa sudah baik
Kita orang tak sempurnya, hanya Tuhan yang Maha Sempurna.
Bila
Memiliki 'Banyak Harta', maka Kita lah yang akan 'Menjaga Harta'.
Namun Jika
Kita Memiliki 'Banyak Ilmu', maka Ilmu lah yang akan 'Menjaga Kita'.
Bekerja
Keras adalah 'Bagian Dari Fisik,
Bekerja
Cerdas merupakan 'Bagian dari Otak',
sedangkan
Bekerja Ikhlas adalah
'Bagian
dari Hati'.
Jadikanlah
setiap 'Kritik' bahkan 'Penghinaan' yang kita terima
Sebagai bekal dan Jalan untuk memperbaiki
diri.
Kita tdk
pernah tahu Kapan 'Kematian' akan menjemput
kita,
tapi yang Kita tahu adalah kematian itu
pasti datang
Seberapa banyak bekal
rohani yang kita Miliki untuk Menghadapinya?
Para
Pembohong akan
'Dipenjara
oleh Kebohongannya' sendiri.
Orang yg
Jujur akan
'Menikmati
Kemerdekaan' dalam Hidupnya.
Jatuh bangun itu biasa
Tap perlu ada yang ditakutkan
Berbuat baik itu penting
Bertingkahlakulah seolah-olah besok kita akan mati.
#70harimenulis
#siapataujadibuku
#challenge-57
#RumahLiterasiPMA
#LedwinaEtiWuryani
#Minggu3Juli2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar